Oleh : Faisal Rahman Abdurrahim
Kitab Suci di katakan suci karena kitab tersebut mengajarkan peraturan hidup yang baik untuk semua kalangan, mulai dari yang baru lahir sampai yang sudah di usia senja atau bahkan yang sudah meninggal. Kenapa? Karena kitab suci adalah Perkataan Tuhan yang Maha Esa, kalimat-kalimat yang indah tersebut di letakkan-Nya di mulut Nabi-nabi yang di utus-Nya, manusia-manusia pilihan yang bersih dari dosa. Ayat demi ayat yang indah dan tidak memiliki cacat sedikitpun, ayat-ayat yang penuh dengan ilmu pengetahuan yang menjadikan manusia mengenal dengan baik siapa dirinya dan siapa Tuhannya dan hubungan di antara keduanya.
KAJIAN LINTAS AGAMA
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(Qs Al Isra' 36)
Selasa, 12 Maret 2013
Senin, 18 Februari 2013
Doktrin Tentang "LOGOS"
Oleh :
A. G. Hadzarmawit Netti
Kita tidak dapat menyangkali akan adanya ‘motif akomodasi’ dan ‘motif distansi’ yang saling bergumul di dalam keseluruhan pikiran ‘apologetis’, dan di dalam usaha untuk menyesuaikan iman Kristen dengan pikiran dan kebudayaan pada waktu tertentu. Apa yang dikatakan ini selalu ada supaya Injil Yesus Kristus didengar dan dimengerti oleh manusia dengan berlatar belakang kebudayaannya pada setiap ruang dan waktu tertentu. Usaha ini jelas sekali pada para apologet. Mereka mengkonfrontasikan dan menyesuaikan Injil dengan pikiran dan ilmu (filsafat) Yunani. Peristilahan dan dunia pikiran Hellenisme digunakan untuk mengungkapkan kabar baik tentang Allah dalam Yesus Kristus. Salah satu contoh yang paling spesifik yang dapat ditunjukkan di sini ialah: doktrin tentang logos.
Kita tidak dapat menyangkali akan adanya ‘motif akomodasi’ dan ‘motif distansi’ yang saling bergumul di dalam keseluruhan pikiran ‘apologetis’, dan di dalam usaha untuk menyesuaikan iman Kristen dengan pikiran dan kebudayaan pada waktu tertentu. Apa yang dikatakan ini selalu ada supaya Injil Yesus Kristus didengar dan dimengerti oleh manusia dengan berlatar belakang kebudayaannya pada setiap ruang dan waktu tertentu. Usaha ini jelas sekali pada para apologet. Mereka mengkonfrontasikan dan menyesuaikan Injil dengan pikiran dan ilmu (filsafat) Yunani. Peristilahan dan dunia pikiran Hellenisme digunakan untuk mengungkapkan kabar baik tentang Allah dalam Yesus Kristus. Salah satu contoh yang paling spesifik yang dapat ditunjukkan di sini ialah: doktrin tentang logos.
Dalam Kamus Alkitab (BPK Gunung Mulia 2009:243), W.R.F.Browning menjelaskan sebagai berikut: “logos Kata
benda bahasa Yunani yang biasa diterjemahkan dengan ‘perkataan’, tapi
juga ‘pertimbangan/nalar’, atau ‘arti’. Lazim digunakan dalam filsafat
Yunani sejak Heraklitos (abad ke-6 sM) sampai ahli filsafat Yahudi,
Philo dari Aleksandria (abad pertama M) untuk prinsip pengikat yang
mendasari jagad raya. Dalam LXX, logos adalah terjemahan dari kata Ibrani dabar, yang adalah firman kreatif Allah dan sejajar dengan sofia (hikmat),
yaitu pengantara Allah dalam hubungan dengan ciptaanNya Amsal 9:1-2).
Dalam Injil Yohanes (Yoh. 1:14) dan dalam Kitab Wahyu (Why. 19:13),
Yesus disebut Firman Allah. Ini adalah perkembangan penting dalam
Kristologi: ini suatu pernyataan tegas bahwa firman yang adalah
pengantara Allah dalam penciptaan itu adalah sama dengan manusia Yesus
dari Nazaret (Yoh.1:46).”
Kamis, 31 Januari 2013
Perumpamaan Menurut Al Qur'an dan Al Kitab
Oleh : Arda Chandra
Sebelum kita melanjutkan menganalisa persoalan ini, ada baiknya ditegaskan disini bahwa tidak sedikitpun ada pikiran dari umat Muslim yang beranggapan bahwa Yesus memiliki kekurangan, asal ngomong, tidak konsisten, penipu dan tukang bohong, karena semua umat Islam punyai keyakinan yang sama bahwa beliau adalah Rasul Allah yang selalu diberi-Nya petunjuk, itu berarti apapun yang beliau ajarkan dan ucapkan bukanlah beliau karang-karang sendiri, namun berdasarkan apa yang telah disampaikan oleh Allah. Kalaupun ada analisa tentang ‘jejak-jejak’ omongan Yesus Kristus dalam alkitab yang mengarah mengkritisi dan mengkoreksi, itu sama sekali tidak untuk menggugat Yesus Kristus, namun lebih banyak usaha untuk memberikan masukan bahwa alkitab, terutama Injil (Matius, Markus, Lukas dan Johanes) kemungkinan mempunyai kesalahan dalam mencatat dan merekam apa yang diucapkan Yesus Kristus semasa hidupnya.
Sebelum kita melanjutkan menganalisa persoalan ini, ada baiknya ditegaskan disini bahwa tidak sedikitpun ada pikiran dari umat Muslim yang beranggapan bahwa Yesus memiliki kekurangan, asal ngomong, tidak konsisten, penipu dan tukang bohong, karena semua umat Islam punyai keyakinan yang sama bahwa beliau adalah Rasul Allah yang selalu diberi-Nya petunjuk, itu berarti apapun yang beliau ajarkan dan ucapkan bukanlah beliau karang-karang sendiri, namun berdasarkan apa yang telah disampaikan oleh Allah. Kalaupun ada analisa tentang ‘jejak-jejak’ omongan Yesus Kristus dalam alkitab yang mengarah mengkritisi dan mengkoreksi, itu sama sekali tidak untuk menggugat Yesus Kristus, namun lebih banyak usaha untuk memberikan masukan bahwa alkitab, terutama Injil (Matius, Markus, Lukas dan Johanes) kemungkinan mempunyai kesalahan dalam mencatat dan merekam apa yang diucapkan Yesus Kristus semasa hidupnya.
Selasa, 13 November 2012
Murid Yesus Vs Paulus Mengenai Hukum Taurat
Oleh : Arda Chandra
Ajaran Kristen sejak lama berusaha memberikan kesan bahwa Paulus dan ajaran-ajarannya punya keabsahan dalam ajaran Yesus Kristus yang dilanjutkan oleh para murid Yesus setelah peristiwa penyaliban. Salah satu pertautan penting dari ajaran Paulus ini adalah soal penerapan hukum Taurat. Hampir semua denominasi Kristen saat ini punya pandangan bahwa sebagai pengikut Yesus Kristus, aturan-aturan yang terdapat dalam Taurat sudah tidak lagi dijalankan dalam kehidupan mereka karena sudah ‘digenapi’ oleh Yesus Kristus. Ajaran ini dimunculkan oleh Paulus dan diyakini sesuai dengan apa yang diajarkan Yesus melalui para murid-muridnya. Bangunan sejarah yang berusaha dimunculkan untuk mengkaitkan keabsahan pendapat Paulus dengan ajaran Yesus bisa kita temukan dalam doktrin Kristen yang katanya didasari oleh ayat-ayat dalam alkitab. Tulisan ini berusaha mengungkapkan bahwa apa yang dikatakan dalam doktrin tersebut adalah salah, berdasarkan ayat-ayat alkitab sendiri.
Ajaran Kristen sejak lama berusaha memberikan kesan bahwa Paulus dan ajaran-ajarannya punya keabsahan dalam ajaran Yesus Kristus yang dilanjutkan oleh para murid Yesus setelah peristiwa penyaliban. Salah satu pertautan penting dari ajaran Paulus ini adalah soal penerapan hukum Taurat. Hampir semua denominasi Kristen saat ini punya pandangan bahwa sebagai pengikut Yesus Kristus, aturan-aturan yang terdapat dalam Taurat sudah tidak lagi dijalankan dalam kehidupan mereka karena sudah ‘digenapi’ oleh Yesus Kristus. Ajaran ini dimunculkan oleh Paulus dan diyakini sesuai dengan apa yang diajarkan Yesus melalui para murid-muridnya. Bangunan sejarah yang berusaha dimunculkan untuk mengkaitkan keabsahan pendapat Paulus dengan ajaran Yesus bisa kita temukan dalam doktrin Kristen yang katanya didasari oleh ayat-ayat dalam alkitab. Tulisan ini berusaha mengungkapkan bahwa apa yang dikatakan dalam doktrin tersebut adalah salah, berdasarkan ayat-ayat alkitab sendiri.
Senin, 12 November 2012
Salam dan Pluralisme Hindu?
Oleh: Dr. Adian Husaini
PADA hari Kamis (8/11/2012) pagi, saya berkesempatan menonton tayangan langsung acara pembukaan “Bali Democracy Forum V” di Bali. Acara itu dibuka oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri sejumlah kepala negara dan pemerintahan. Saat menyampaikan sambutan, Presiden SBY mengucapkan basmalah, salam secara Islam, dan juga ungkapan “Om Swastyastu” – sebuah salam khas agama Hindu. Pejabat sebelumnya pun melakukan hal yang sama.
Tindakan
pejabat tinggi Indonesia dalam mengucapkan salam dalam berbagai versi
agama itu sudah seringkali terdengar. Bagi kaum Hindu, “Om Swastyastu” memang ucapan ibadah dalam agama Hindu. Seorang Hindu menjelaskan tentang makna Om Swastyastu sebagai berikut:
8 Argumentasi Tak Terbantahkan ,Yesus Tidak Seperti Musa Tetapi Muhammad yang seperti Musa
Oleh : Ahmad Deedat
Melanjutkan tulisan sebelumnya yang berjudul Apa Yang Dikatakan Al-Kitab Tentang Muhammad?
1. Ayah dan Ibu
Musa mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Muhammad
juga mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi Yesus
hanya mempunyai seorang ibu, dan ayahnya bukan seorang
manusia. Apakah hal ini benar?"Dia berkata, "Ya."
Saya berkata, "Daarom is Jesus nie soos moses nie, maar Muhummed is soos moses!" artinya: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa!" (Sejak saat ini pembaca akan menyadari bahwa saya menggunakan bahasa Afika hanya bertujuan untuk latihan. Saya harus menghentikan penggunaannya dalam penjelasan ini).
Sabtu, 27 Oktober 2012
Apa Yang Dikatakan Al-Kitab Tentang Muhammad?
Oleh Ahmad Deedat
Bab 1. Pertemuan Pertamaku
"Katakanlah, 'Terangkanlah kepadaku, bagaimana-kah pendapatmu jika A1-Qur'an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani lsrail mengakui (kebenaran) yang seru-pa dengan (yang disebut dalam) Al-Qur'an…' "(QS. Al-Ahqaaf: 10).
Saudara ketua, ibu-ibu dan bapak-bapak,
Tema pembicaraan sore ini "Apa Yang Dikatakan AlKitab Tentang Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam- tiada keraguan hal ini tentu mengejutkan kebanyakan Anda kare-na pembicara adalah seorang Muslim. Bagaimana bisa ter-jadi seorang Muslim menjelaskan secara terperinci ramalan kitab orang Yahudi dan Kristen?
Bab 1. Pertemuan Pertamaku
"Katakanlah, 'Terangkanlah kepadaku, bagaimana-kah pendapatmu jika A1-Qur'an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani lsrail mengakui (kebenaran) yang seru-pa dengan (yang disebut dalam) Al-Qur'an…' "(QS. Al-Ahqaaf: 10).
Saudara ketua, ibu-ibu dan bapak-bapak,
Tema pembicaraan sore ini "Apa Yang Dikatakan AlKitab Tentang Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam- tiada keraguan hal ini tentu mengejutkan kebanyakan Anda kare-na pembicara adalah seorang Muslim. Bagaimana bisa ter-jadi seorang Muslim menjelaskan secara terperinci ramalan kitab orang Yahudi dan Kristen?
Labels:
buku,
Kristologi
Langganan:
Entri (Atom)
Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box
Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam on Facebook




