Rabu, 17 Desember 2008

KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN; SEJARAH YANG SELALU BERULANG (?)

Oleh : Archa (swaramuslim)

Dari Al-Qur’an kita bisa menemukan ‘sinyal-sinyal’ sejarah manusia mulai dari manusia pertama, yaitu Adam dan Hawa. Sebagai suatu kitab petunjuk, Al-Qur’an tidaklah memuat peristiwa tentang manusia dan kaum terdahulu dari aspek pengungkapan data dan fakta, namun catatan peristiwa tersebut selalu dilihat dari sisi ‘keta’atan dan kemungkaran’ kepada Allah sebagai Tuhan tempat manusia mengabdi/beribadah. Catatan keta’atan dan kemungkaran tersebut diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi umat yang datang belakangan. Terdapat beberapa catatan sejarah yang memuat nama tempat dan data-data tokohnya, namun hal tersebut kelihatan untuk ‘memandu’ orang-orang yang datang belakangan untuk mendapatkan bukti arkeologisnya. Misalnya dalam ayat : bukit Judi dalam kisah Nuh [QS 11:44], Fir’aun yang memiliki autad/pasak/bangunan [QS 89:10], bukit Thur dalam kisah nabi Musa [QS 4:154], dll. Al-Qur’an menyampaikan :

laqad kaana fii qashashihim 'ibratun li-ulii al-albaabi maa kaana hadiitsan yuftaraa walaakin tashdiiqa alladzii bayna yadayhi watafshiila kulli syay-in wahudan warahmatan liqawmin yu/minuuna
[12:111] Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman


Al-Qur’an menyebut ‘qashash’ untuk mewakili cerita/peristiwa yang terjadi pada masa sebelumnya. Dalam pengertian bahasa, kata ‘qashash’ yang merupakan bentuk jamak dari kata ‘qishash’ berarti ‘mengikuti jejak’ atau juga bisa diartikan ‘berita yang bersifat kronologis’. Qishash yang digunakan untuk menceritakan peristiwa yang benar-benar terjadi dimasa lalu dinamakan ‘waaqi’iyah’ misalnya qishash nabi Isa AS dan nabi Musa AS [QS 3:62]. [QS 7:176], [QS 12:3], [QS 28:25]. Dari penjelasan tersebut sejarah adalah ‘catatan peristiwa yang terjadi pada masa lalu’. Ini sejalan dengan asal mula kata ‘sejarah’, yaitu ‘sajaratun’ yang berasal dari bahasa Arab, artinya ‘pohon’. Bangsa Arab adalah bangsa yang punya kebudayaan yang bangga dengan garis keturunan, makanya pada umumnya seorang Arab akan bisa menjelaskan silsilah nenek moyang mereka, apalagi kalau nenek moyang tersebut tercatat sebagai orang-orang ternama atau terkemuka. Kita bisa menemukan nama seorang Arab dengan silsilah yang lengkap seperti A bin B bin C bin D, dst, dst. Silsilah tersebut diibaratkan sebagai ‘sajaratun’ atau ‘pohon’ yang mempunyai batang, dahan, ranting, kebawahpun digambarkan mempunyai akar yang makin lama makin bercabang banyak. Sejarah dimaksudkan merupakan cerita dan kisah terkait dengan orang-orang yang ada dalam silsilah.



Dalam bahasa Inggeris sejarah disebut sebagai ‘history’ :

merupakan terjemahan dari kata dalam bahasa Yunani yakni Histories yang memberikan arti atau bermakna suatu penyelidikan ataupun pengkajian. Menurut “Bapak Sejarah” Herodotus, Sejarah ialah satu kajian untuk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban.

Mengikut definisi yang diberikan oleh Aristotle, bahwa Sejarah merupakan satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama, menurut beliau juga Sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit.

Menurut R. G. Collingwood, Sejarah ialah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau. Shefer juga berpendapat bahwa Sejarah adalah peristiwa yang telah lalu dan benar-benar berterjadi. Sementara itu, Drs. Sidi Gazalba mencoba menggambarkan sejarah sebagai masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan kefahaman tentang apa yang berlaku. Sebagai usaha susulan dalam memahami sejarah.


http://lpsa.wordpress.com/2007/11/14/definisi-sejarah/

Dari penjelasan diatas, terlihat bahwa sejarah tidak mungkin berulang karena sejarah itu sendiri tidak bisa dilepaskan dari kurun waktu tertentu yaitu ‘masa lampau’. Namun disisi lain, Al-Qur’an banyak memuat kisah tentang kemungkaran pada kaum terdahulu yang seolah-olah merupakan ‘pengulangan sejarah’, lalu bagaimana cara kita menjelaskannya..???

Hal ini sebenarnya bermula dari sudut pandang kita dalam menilai suatu peristiwa dan keadaan. Umumnya kita terjebak membuat suatu dikotomi terhadap peristiwa/keadaan kepada : sejahtera dan sengsara, makmur dan melarat, berkuasa dan tertindas, aman damai dan penuh bencana, maju dan terbelakang. Keadaan Yahudi yang ‘tertindas’ pada jaman nabi Musa disamakan dengan ‘tertindas’ dijaman Isa Amasih, sebaliknya kemungkaran Yahudi pada nabi Isa Almasih merupakan ‘pengulangan sejarah’ dari kemungkaran nenek moyang mereka kepada nabi Musa. Peradaban maju pada jaman Mesopotamia disimilarkan dengan peradaban maju pada bangsa Eropah sekarang. Bencana yang ditimpakan bagi kaum Luth jaman dahulu disejajarkan dengan Tsunami Aceh diabad ke-21. Pengulangan sejarah tidak hanya digambarkan dengan ‘kondisi yang diterima’ suatu kaum/masyarakat, namun juga ‘aktifitas dari musuh-musuh Allah’ yang selalu muncul untuk menyesatkan umat manusia agar mereka kembali terpuruk dalam keadaan yang negatif dan sengsara. Maka aktifitas tersebut juga disebut sebagai ‘sejarah yang berulang’. Ketika hal tersebut dikaitkan dengan pemaparan kisah dalam Al-Qur’an maka anggapan tersebut seolah-olah punya ‘landasan Qur’ani’ dan muncullah suatu kesimpulan, bahwa peristiwa/keadaan yang negatif terjadi karena masyarakat telah menjauh dari ajaran Allah, sedangkan kondisi positif yang ada menunjukkan masyarakat yang telah memanfaatkan ilmu Allah, sekalipun mereka bukan pemeluk Islam. Orang Amerika, Eropah dan Jepang dikatakan merupakan komunitas non-Muslim yang menerapkan ajaran Islam, makanya mereka menjadi sejahtera dan makmur. Sedangkan Indonesia yang mayoritas menganut Islam justru tidak menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan mereka sehingga dinyatakan terpuruk dan tenggelam dalam kebodohan. Semua peristiwa dan keadaan tersebut digambarkan sebagai suatu ‘pengulangan sejarah’.

Biasanya pengulangan aktifitas musuh-musuh Allah tersebut disandarkan kepada [QS 29:52] dan ‘ayat paling populer untuk mengkafirkan orang lain’, yaitu [QS 4:51] tentang adanya orang yang menyembah ‘jibt dan taghut’. Ketika pemahaman ini dipertemukan dengan pandangan dikotomis terhadap peristiwa/kejadian tersebut, ini ibarat ‘botol ketemu tutup’, menghasilkan kesimpulan adanya suatu pengulangan sejarah karena manusia tidak menjalankan ajaran yang disampaikan Allah melalui nabi Muhammad SAW.

Al-Qur’an sendiri mengajarkan, disamping semua kondisi dan peristiwa sebagai akibat keta’atan dan kemungkaran manusia kepada Allah, seperti dalam [QS 16:112] dan [QS 7:96], namun pada ayat lain Allah memerintahkan kita untuk mempunyai sudut pandang lain dalam melihat suatu kondisi/peristiwa :

alladziina yadzkuruuna allaaha qiyaaman waqu'uudan wa'alaa junuubihim wayatafakkaruuna fii khalqi alssamaawaati waal-ardhi rabbanaa maa khalaqta haadzaa baathilan subhaanaka faqinaa 'adzaaba alnnaari
[3:191] (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

walanabluwannakum bisyay-in mina alkhawfi waaljuu'i wanaqshin mina al-amwaali waal-anfusi waaltstsamaraati wabasysyiri alshshaabiriina
[2:155] Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

liyakfuruu bimaa aataynaahum waliyatamatta'uu fasawfa ya'lamuuna awa lam yaraw annaa ja'alnaa haraman aaminan wayutakhaththhafu alnnaasu min hawlihim afabialbaathili yu/minuuna wabini'mati allaahi yakfuruuna
[29:66] agar mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalam kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya). [29:67] Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rampok-merampok. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah?


Dari ketiga kelompok ayat diatas, kita diinformasikan bahwa sisi negatif dan positif dari peristiwa dan keadaan BUKAN HANYA disebabkan karena kita menjauh atau ta’at dari ajaran Allah, namun punya dimensi lain sebagai ujian untuk memperkuat keimanan kita. Apapun yang ditimpakan Allah kepada manusia bukanlah suatu hal yang sia-sia, tetapi selalu mempunyai hikmah. Nikmat tidak selalu identik dengan keta’atan, sebaliknya kemiskinan dan kesengsaraan juga tidak bisa diasosiasikan melulu karena kemungkaran. Lebih hebat lagi, tiap orang tidak selalu memandang sama suatu keadaan yang sejahtera ataupun sebaliknya. Kita bisa saja ‘tidak bisa tidur’ memikirkan orang lain yang melarat, ternyata si melarat tersebut malah tidur enak digubuknya yang reyot. Dalam ayat lain Allah menyatakan :

fa-inna ma'a al'usri yusraan inna ma'a al'usri yusraan
[94:5] Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, [94:6] sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.


Terjemahan ayat ini tidak tepat, karena kata ‘ma’a’ seharusnya diterjemahkan ‘bersama’ – sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Ayat ini menyampaikan dalam semua peristiwa/kejadian terdapat dua unsur yang berlawanan sekaligus : kesulitan dan kemudahan. Sepuluh tahun lalu rakyat Indonesia menjerit karena ‘Krismon’, pada saat yang sama banyak orang-orang menjadi kaya mendadak karena berbisnis dollar. Bencana tsunami di Aceh membunuh ratusan ribu manusia, dalam saat yang bersamaan kedermawanan dan kesalehan juga meningkat. Orang bicara tentang rakyat miskin, apa yang dimaksudkan dengan ‘kemiskinan’..?? menurut aturan Bank Dunia ukurannya adalah orang yang berpenghasilan USD 2 perkapita perhari. Banyak orang yang berpenghasilan dibawah USD 2 perhari menolak menerima sumbangan dan bantuan orang lain, dan lebih memilih mencari nafkah sendiri, sebaliknya baru-baru ini kita membaca anggota DPR-RI yang bergaji puluhan juta sebulan, menjerit-jerit minta kenaikan gaji, karena menganggap gaji yang diterima tidak cukup. Menurut anda siapa sebenarnya orang yang miskin..?? Rasulullah tidur diatas anyaman pelepah korma dirumahnya yang kecil, apakah anda akan mengatakan Rasulullah termasuk orang miskin..?? Disisi lain kita menilai masyarakat Barat dan Amerika adalah masyarakat yang maju, pintar dan sejahtera, faktanya mereka banyak memenuhi tempat-tempat hiburan penuh maksiat untuk ‘mengais-ngais’ kebahagiaan yang mungkin masih tersisa. Orang Jepang dikatakan maju dalam ilmu dan teknologi, tapi tetap beribadah kepada gunung, matahari dan benda-benda alam lainnya. Karena kekosongan ruhaniah, di dunia Barat banyak ditemukan sekte-sekte atau ‘cult’ penyembah setan dengan tata-cara peribadatan yang sudah tidak bisa dirujuk kepada ajaran agama manapun.

Orang-orang Islam yang menjadikan ajaran Islam sebagai dasar suatu gerakan politik gemar menjadikan ‘Negara Madinah’ sebagi contoh ideal suatu pemerintahan yang masyarakatnya sejahtera, aman dan makmur sentosa karena sudah menjalankan ajaran Allah dengan sempurna. Dari sisi ‘das sein’ tentu saja bisa dinilai demikian karena ada ‘Piagam Madinah’ yang memuat tentang aturan ketata-negaraan yang adil, melindungi pemeluk agama minoritas, dll, sebagai suatu landasan cita-cita. Namun ‘das sollen’ sejak Rasulullah hijrah ke Madinah selalu diisi dengan peperangan, selama sepuluh tahun sejak Hijrah (622-632M) tercatat hampir setiap tahun terjadi peperangan besar, termasuk didalamnya pengkhianatan kaum Yahudi Madinah sendiri. Namun disisi lain, masa 10 tahun Rasulullah di Madinah ditandai juga dengan perkembangan ‘prototype’ masyarakat Muslim yang dilandasi ukhuwah keimanan, menjadi ‘masa emas’ para syuhada, proses implemantasi ajaran Islam dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Setelah Rasulullah wafatpun keadaan ‘negatif’ tidak terlepas dari rakyat, Khalifah Abu Bakar dalam masa pemerintahannya yang singkat (2 tahun) sibuk memerangi orang-orang yang murtad yang melakukan gerakan permusuhan, munculnya nabi-nabi palsu, dll. Dalam waktu yang bersamaan pada masa kekhalifahan ini suku Arabia diseluruh jazirah dipersatukan. Di Jaman Umar terjadi wabah penyakit dan kelaparan yang panjang, disisi lain Islam menyebar-luas sampai ke Mesir dan Persia. Khalifah Usman terbunuh serta terjadi perpecahan umat dijaman Ali bin Abi Thalib, Ali-pun tidak terlepas dari pembunuhan, muncul kaum khawarij yang mengkafirkan siapapun kelompok Islam diluar mereka. Terdapat 2 hal positif yang bisa dijadikan contoh dari ‘Negara Madinah’, yaitu : (1) Keagungan dan kebaikan akhlak dari para pemimpinnya, yaitu Rasulullah dan para Khalifah Rasyidin (2) sudah terdapat landasan kenegaraan yang Islami berupa ‘Piagam Madinah’. Selebihnya adalah cerita soal perjuangan agar landasan tersebut bisa diwujudkan , dan dalam perjuangan terdapat pengorbanan, kesulitan, kesengsaraan, kematian, dll.

Dalam dunia Islam sendiri sudah terjadi banyak usaha untuk memunculkan apa yang disebut sebagai ‘Negara Madinah’, ada gerakan Wahabi di Arab Saudi yang menghasilkan kekuasaan absolut dinasti Ibnu Saud, ada revolusi Iran yang memunculkan Republik kaum Mulah, ada gerakan Taliban di Afganistan, ada yang melalui konsep demokrasi seperti yang dicoba di Pakistan, semuanya bercita-cita mendirikan model ‘Negara Madinah’, namun sama sekali tidak ada kesamaan sedikitpun dari bentuk-bentuk negara tersebut, disamping keta’atan dan kemungkaran, kesejahteraan dan bencana, kemahsyuran dan keterpurukan selalu menimpa silih berganti, tidak ada bedanya dengan ‘Negara Madinah’ dijaman Rasulullah dan Khalifah Rasyidin.

Al-Qur’an sendiri ketika menggambarkan tentang ‘pengulangan sejarah’ kaum terdahulu sebenarnya lebih terfokus kepada penyampaian teladan tentang keta’atan dan kemungkaran individunya. Kedua hal ini sudah di desain Allah memang terdapat dalam diri manusia :

fa-alhamahaa fujuurahaa wataqwaahaa
[91:8] maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.


Untuk ‘melengkapi’ sifat-sifat yang sudah ada tersebut, Allah memenuhi tuntutan Iblis untuk mengambil ‘posisi’ keberadaannya sebagai makhluk yang akan selalu mendorong sifat negatif manusia tersebut kearah keingkaran kepada Allah [QS 7:16-17], [QS 15:36-39], [QS 17:63], [QS 38:82]

Kisah Al-Qur’an tentang ‘pengulangan sejarah’ lebih banyak mengungkapkan kelakuan dan tabiat individu-individu yang ada dalam masyarakat. Ketika Al-Qur’an menyampaikan tentang kisah kaum terdahulu yang selalu saja ‘bolak-balik’ melakukan kemungkaran setelah datangnya para nabi dan rasul (dan sebagian besar terjadi pada kelompok umat yang sama, yaitu : Yahudi), kemungkaran digambarkan merupakan ‘kemungkaran kelompok’ yang berasal dari ‘kemungkaran pribadi’, artinya hal tersebut tidak bisa dilihat sebagai sifat suatu masyarakat, namun terarah kepada sifat individu yang ada dalam masyarakat yang mempunyai kesamaan karakter penyimpangan. Kemungkaran akan tetap terjadi sekalipun didalamnya hanya ada seorang manusia saja, ini digambarkan Allah melalui kisah anak-anak Adam [QS 5:27-31]. Dalam hal ini Allah menjelaskan bahwa Dia tidak akan menghukum suatu kaum yang kebanyakan ingkar, sepanjang di dalamnya masih ada individu-individu yang taat dan selalu mengusahakan perbaikan [QS 11:116-117]] dan dalam [QS 66:6] Allah menjelaskan proses keta’atan adalah melalui pihak terdekat dengan diri sendiri, yaitu pihak keluarga, dan meluas kepada lingkungan dan masyarakat.

Ketika Allah berbicara tentang jalan ‘jibt dan taghut’, maka hal tersebut ditujukan kepada individu manusia, bahwa dalam diri kita ada potensi untuk mengikuti ‘jibt dan taghut’ dan kadang-kadang sebagai manusia kita memang tidak berjalan dijalan yang telah ditetapkan Allah, artinya otomatis berjalan menurut ‘jibt dan taghut’. Kesan yang dimunculkan dari ayat ini adalah ‘Jibt dan taghut’ ada dalam diri setiap manusia. Kadang muncul mengatur kita, kadang keimanan kita kepada Allah bisa mengalahkannya, terkadang tidak. Ketika kita lebih tunduk kepada orang lain dibandingkan tunduk kepada Allah, ketika itu juga kita berjalan diatas jalan jibt dan taghut, ketika kita lebih mementingkan harta dan pekerjaan sehingga ‘menyingkirkan’ ingatan kita terhadap Allah, pada waktu itu kita sedang berjalan diatas jalan jibt dan taghut. Sesuatu yang mendominasi pikiran kita melebihi Allah, itulah yang dinamakan jalan ‘jibt dan taghut’. Kita belajar Al-Qur’an demi Al-Qur’an itu sendiri dan bukan karena Allah, maka kita tanpa disadari telah berjalan diatas jalan jibt dan taghut.

Kalau kita mengatakan adanya pengulangan sejarah dari cerita yang terdapat dalam Al-Qur’an, itu sebenarnya merupakan tindakan yang ‘mempersempit’ makna kisah tersebut sebagai ‘hudan’ – petunjuk (dalam pengertiannya yang sangat luas dari aspek aturan bertingkah-laku, aturan kemasyarakatan sampai dengan ‘sinyal-sinyal’ ilmu pengetahuan) , menghasilkan makna yang hanya bernuansa ‘aturan kemasyarakatan’ – sama fungsinya dengan peraturan perundang-undangan. Kesamaan yang terjadi bukanlah karena sejarahnya yang selalu berulang, namun ‘potensi kemungkaran dan kebaikan’ yang ada dalam diri manusia-lah yang selalu muncul dan bisa menjadi karakter masyarakat, dan itu tidak akan habis sampai kiamat. Selama di dunia ini masih ada manusia, keta’atan dan kemungkaran akan tetap ada.

Setelah disampaikan bahwa istilah ‘sejarah berulang’ yang sama sekali tidak punya landasan yang kuat tentang keberadaannya, baik dari sisi asal istilahnya, pandangan para ahli sejarah sendiri, penjelasan Al-Qur’an, maupun fakta-fakta tentang keadaan dan peristiwa, kita bisa mengajukan pertanyaan : lalu darimana munculnya istilah tersebut…??

Ungkapan ‘sejarah berulang’ sebenarnya adalah ungkapan yang kerap disampaikan oleh dunia politik dan tokoh-tokoh politik. Dunia politik adalah dunia yang terkait dengan kekuasaan, bagaimana cara merebut dan mempertahankan kekuasaan. Maka suatu kelompok gerakan politik, apapun dasar gerakannya, membutuhkan adanya identitas yang jelas, siapa ‘kita’ dan siapa ‘mereka’, dan antara keduanya harus ada garis pemisah yang jelas, ringkasnya, harus ada ‘musuh bersama’ yang membedakan antara ‘kita’ dengan ‘mereka’. Tentu saja agar orang-orang yang ada dalam kelompok bisa merasakan diri mereka sebagai orang ‘yang berada dijalan yang benar’ maka stigma-stigma negatif harus disematkan kepada kelompok diluar itu terlepas apakah stigma tersebut benar atau salah, tergantung ajaran/isme mana yang diusung. Penganut demokrasi seperti Amerika Serikat menciptakan stigma totaliter, komunis, penindasan hak azazi manusia dan radikalisme terhadap kelompok ‘lawan’. Jaman perang kemerdekaan, kelompok Nasionalis menyematkan stigma : penjajah asing dan penindas kepada pasukan Belanda. Bagi kelompok yang mengusung Islam sebagai dasarnya, stigma negatif yang disematkan kepada kelompok diluar adalah : tidak sejalan dengan Al-Qur’an dan sunnah Rasul, pengikut jibt dan taghut, kafir, tersesat dari shiraat al mustaqiim, bahkan stigma ini juga ditujukan kepada orang-orang Islam sendiri yang tidak ikut kelompok.

Garis pemisah dan stigma-stigma ini berguna buat mengkonsolidasikan diri dan anggota kelompok sehingga merasa terikat ke dalam persatuan yang kuat. Perkataan ‘bangsa terjajah’ dan ‘bangsa penjajah’ membuat rakyat Indonesia yang sebenarnya berbeda-beda merasa berada dalam ‘satu nasib’ dan mengelompokkan diri kedalam satu komando. Garis pemisah yang tegas antara ‘pengikut Al-Qur’an dan sunnah Rasul yang benar’ dengan ‘pengikut jibt dan taghut’ menciptakan munculnya kekompakan kelompok. Ini adalah sesuatu yang dibutuhkan dalam suatu gerakan politik untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan. Maka jargon’ sejarah berulang’ dilontarkan sebagai alat untuk selalu mengingatkan kelompok bahwa pihak ‘mereka’ tidak henti-hentinya menyerang ‘kita’, ‘mereka’ menunggu disetiap kesempatan untuk menghancurkan ‘kita’, hal tersebut selalu diulang-ulang dan ditanamkan kepada anggota kelompok. Diambang akhir jabatannya Bung Karno mengeluarkan pidato berjudul ‘Jasmerah’ – jangan sekali-kali melupakan sejarah, suatu bentuk lain dari konsep ‘sejarah berulang’, kelompok lain menyampaikan hal yang sama, lalu memberikan gambaran sejarah yang dikotomis, yang baik silih berganti dengan yang buruk. Lalu bagaimana caranya agar yang buruk kembali menjadi baik..??? tentu saja dengan mengikuti kelompok dan berjuang bersama-sama kelompok untuk merebut kekuasaan…

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box