Senin, 08 Desember 2008

SEJARAH AWAL KRISTEN: SELAYANG PANDANG

Penganut Trinitas meyakini bahwa seorang perawan menjadi ibu seorang anak yang merupakan penciptanya.1

Membuktikan eksistensi seorang Yesus historis (historical Jesus) hampir tidak mungkin; ada beberapa teolog Kristen sekarang yang percaya kepada seorang Yesus berdasarkan iman kepada seorang tokoh yang hidup secara aktual dalam sejarah.2 Jadi, saya akan mulai pasal ini dengan pertanyaan, apakah Yesus pernah ada? Dan jika ya, bukti apakah yang kita miliki dari sumbersumber non-Kristen (kriteria “revisionis” yang sama dibuat oleh sarjanasarjana Yudeo-Kristen melawan Islam)? Apa kata sebagian orang Kristen mengenai Yesus? Hal ini akan banyak memberikan penerangan tentang betapa sedikitnya yang diketahui tentangnya dan tentang ketidak jelasan yang menyelimuti kalangan-kalangan Kristen awal. Juga, apakah risalah dia yang sebenarnya? Apakah risalah ini telah hilang pada tahap-tahap awalnya dan tak bisa dikembalikan lagi ataukah masih terpelihara utuh di dalam sebuah buku yang terinspirasikan? Ini adalah sebagian dari pertanyaan-pertanyaan dan topiktopik yang ingin saya garap dalam pasal ini.

1. Apakah Yesus Pemah Ada?

Isu mendasar pertama yang mesti dimunculkan adalah apakah Yesus benar-benar merupakan sebuah figur hidup yang nyata. Orang-orang Islam tanpa ragu-ragu beriman kepada eksistensi Yesus, kelahirannya dari Perawan Suci Maryam dan perannya sebagai salah seorang dari nabi-nabi mulia yang diutus kepada orang-orang Yahudi. Beberapa sarjana Kristen justru lebih banyak ragu tentang historisitas Yesus.

Selama tiga puluh tahun yang lalu para teolog semakin kuat mengakui bahwa tidak mungkin lagi menulis sebuah biografi Yesus, sebab dokumen-dokumen yang lebih awal dari kitab-kitab Injil hampir tidak menerangkan sama sekali tentang kehidupannya, sementara itu kitabkitab Injil hanya menyuguhkan ‘Kerygma’ atau proklamasi keimanan, dan tidak sejarah Yesus.3

i. Referensi-Referensi tentang Yesus dalam Buku-Buku Non-Kristen dari Abad Pertama

Tulisan-tulisan sejarawan Yahudi Josephus (± 100 M.), yang meliputi masa sampai dengan tahun 70 M., memang benar-benar memuat dua bagian mengenai Yesus Kristus. Bagian yang lebih panjang dari keduanya sangat jelas merupakan interpolasi atau penambahan Kristen, karena merupakan “sebuah deskripsi yang menyala-nyala yang tak mungkin ditulis oleh seorang Yahudi ortodoks.”4 Sedangkan bagian yang kedua telah diteliti oleh Schuror, Zahn, von Dobschutz, Juster, dan beberapa sarjana yang lain, dan mereka menganggap kata-kata “saudara laki-laki Yesus, yang disebut Kristus” sebagai sebuah interpolasi lebih lanjut.5 Satu-satunya referensi pagan yang masih disebut secara umum adalah statemen Tacitus,

bahwa orang-orang Kristen `mengambil nama dan asal mereka dari Kristus (Christ), yang, pada masa pemerintahan Tiberius, telah meninggal dunia karena hukuman yang dijatuhkan oleh prokurator Pontius Pilate.’ Tacitus menulis ini sekitar tahun 120 M., dan sejak itu orangorang Kristen sendiri menjadi percaya bahwa Yesus telah mati dengan cara seperti ini. Saya berusaha menunjukkan… bahwa di sana terdapat alasan-alasan yang bagus untuk menduga bahwa Tacitus hanyalah mengulang apa yang waktu itu merupakan pandangan Kristen, dan bahwa dia oleh karena itu bukanlah seorang saksi yang netral.6

ii. Kristus Historis di Lingkungan Kristen

Jadi, kita saksikan bahwa membuktikan Yesus sebagai seorang figur historis menggunakan sumber-sumber utama adalah mustahil. Berasumsi bahwa dia benar-benar telah berjalan di bumi, dan merupakan sebuah figur sentral dalam Ketuhanan, maka agaknya natural belaka bahwa komunitas Kristen harus memelihara segala informasi berkenaan dengannya. Seperti layaknya srornng tigur sport masa kini atau bintang film internasional, segala tetekbengek Yang berhubungan dengannya mesti dikoleksi, dipelihara, dicermati, dan disimpan Akan tetapi, realitasnya sangat berlawanan.

Kehidupan Yesus: Sumber-Sumber Sekunder

Pengaruh Yesus Kristus pada peradaban Barat tidak dapat dikalkulasi, dan dengan begitu mengumpulkan material-material tentang kehidupannya dan ajaran-ajarannya bukanlah permasalahan yang esensial sekali bagi sarjana modern. Akan tetapi pekerjaan ini diliputi dengan banyak kesulitan. Material sumbernya hanya terbatas pada Perjanjian Baru (PB), dan lebih spesifik lagi pada empat Injil. Karena utamanya ditulis untuk mengonversi orang-orang kafir (menjadi Kristen) dan memperteguh orang beriman, Injil-injil ini gagal memberikan banyak hal tentang informasi historis yang krusial yang dibutuhkan para penulis biografi. Dengan demikian, karya-karya itu terbuka untuk berbagai interpretasi, dan para interpreter (penafsir) sering melakukan kesalahan melihat teks melalui filter keyakinan masing-masing mengenai Yesus, menemukan di dalam teks persis seperti apa yang semula ingin mereka temukan.7

Sumber-sumber kanonikal ini, empat Injil dan kitab-kitab PB yang lain, sangat tidak lengkap dan tidak memungkinkan kompilasi objektif tentang sebuah biografi yang utuh. Pada kenyataannya, kehidupan Yesus hanya dianggap relevan sepanjang mendukung dogma Kristen; dengan hanya segenggam dari beberapa bagian Injil yang ditekankan dalam konggregasi (sebagaimana yang diamati Maurice Bucaille),8 tertarik tentang historis Yesus paling sekadar tambahan.

Herman Reimarus, Profesor Bahasa-bahasa Timur di Hamburg pada masa 1700-an, merupakan orang pertama yang berusaha merekonstruksi kehidupan historis Yesus.9 Sebelum Reimarus, “Satu-satunya biografi Yesus… yang penting bagi kita disusun oleh seorang Yesuit dalam bahasa Persi.”10 Biografi ini ditulis pada paruh kedua tahun 1500 dan didesain secara spesifik untuk kebutuhan Akbar, Emperor Moghul. Biografi ini adalah,

sebuah pemalsuan cerdik mengenai kehidupan Yesus di mana penghapusan-penghapusan dan penambahan-penambahan yang diambil dari Apocrypha, diilhami oleh tujuan satu-satunya, yaitu menyuguhkan kebesaran Yesus kepada seorang penguasa yang open-minded, yang mana tidak boleh ada sesuatu apa pun yang melukai perasaannya. 11

Kondisi karya yang meragukan ini tidak menghalanginya untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Latin satu abad berikutnya oleh seorang teolog Gereja Pembaruan yang ingin mendiskreditkan Katolik.12 Oleh karena itu, usaha pertama pada biografi, ditulis enam belas abad penuh setelah kehidupan aktual Yesus yang menapaki lorong-lorong berliku-liku Yerusalem, adalah tidak lebih dari sebuah teks misionaris yang secara historis invalid yang telah menjadi bidak lain dalam perang doktrinal antara Katolik dan Protestan. Bahkan sarjana-sarjana berikutnya telah gagal menyusun sebuah biografi yang viable. Tampaknya setelah hilangnya lnjil yang asli,13 dalam masa dua ribu tahun ini tidak ada satu pun usaha yang berhasil mengompilasi sebuah gambaran ringkas historis tentang Yesus. Robert Funk menjelaskan masalah ini sebagai berikut:

Sejauh yang bisa saya temukan, tak seorang pun yang pernah menyusun [sebuah] daftar tentang semua kata-kata yang dihubungkan atau dinisbatkan kepada Yesus dalam masa tiga ratus tahun pertama menyusul kematiannya…. Di antara buku-buku ilmiah yang ditulis tentang Yesus pada sekitar abad yang lalu… saya tidak dapat menemukan satu pun daftar yang kritis tentang ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan (Yesus)… Tidak ada satu pun [diantara kolega saya] yang menyusun sebuah daftar kasar (mengenai Yesus)… [padahal] kebanyakan dari mereka memberi kuliah atau menulis tentang Yesus hampir setiap harinya.14

Setelah dua puluh abad material historis itu masih senantiasa sangat kurang yang untuk membuat sketsa sebuah kerangka dasar saja menjadi problematika, kecuali jika seseorang memilih mengabaikan historisitas dan sebagai gantinya hanya bersandar pada “Yesus keimanan” (Jesus of taith) seperti yang tergambar dalam PB.15

iii. Kristus dan bahasa-Ibunya

Kekurangan informasi ini begitu meluas sampai-sampai kita tidak tahu hanyak tentang sifat-sifat Yesus yang paling fundamental. .jika daftar lengkap mengenai ucapan-ucapannya saja tidak pernah diketahui para pengikutnya, apakah para sarjana bersepakai tentang bahasa tertentu yang mungkin dahulu digunakan Yesus dalam ucapan-ucapannya? Kitab-kitab Injil, begitu juga penulis-penulis Kristen dahulu maupun kini, telah gagal memberi jawaban yang pasti. Di antara dugaan-dugaan para sarjana awal dalam hal ini, kita mempunyai: dialek Galil bangsa Kaldan (J.J. Scalinger); Suriah (Claude Saumaise); dialek Onkelos dan Jonathan (Brian Walton); Yunani Kuno (Vossius); Ibrani (Delitzsch dan Resch); Aram (Meyer); dan bahkan Latin. (Inchofer, sebab “Tuhan tidak boleh menggunakan bahasa lain apa pun di bumi, karena ini adalah bahasa orang-orang suci di langit”).16

iv. Kristus: Sifat-sifat Moral Tuhan?

Kristus dikatakan sebagai salah saw dari tiga unsur Ketuhanan (Godhead). Siapa pun yang masuk ke sebuah gereja, gereja mana pun yang diakui secara tradisional, bagaimana pun juga akan segera melihat absennya dua per tiga dari Ketuhanan ini secara telanjang, dengan hanya figur satu-satunya yang terpampang, Yesus. Bapak dan Roh Tuhan telah dilupakan hampir sepenuhnya, dan sebagai gantinya Yesus Kristus mendapatkan kedudukan terkemuka. Meskipun peran yang besar ini, perlakuan terhadapnya oleh sebagian penulis Kristen meninggalkan noda-noda hitam dalam warisannya, yang sehingga menjadi sulit untuk menerimanya sebagai seorang figur yang secara universal dicintai orang-orang Kristen-atau setidaknya sebagai seseorang yang moralitasnya mereka anggap pantas diikuti.

a) Canon Montefiore: Yesus Seorang Gay?

Berbicara tentang Yesus pada konferensi the Modern Churchmen di Oxford, 1967, Canon Hugh Montefiore, Pendeta Great St. Mary, Cambridge, menyatakan:

Kawan-kawannya adalah perempuan, tapi dia mencintai laki-laki. Satu fakta yang mencolok adalah bahwa dia tidak kawin, dan kaum lelaki yang tidak kawin biasanya memiliki satu dari tiga sebab: mereka tidak mampu menempuhnya; tidak terdapat gadis; atau mereka secara natural Homoseksual.17

b) Martin Luther: Yesus Berzina Tiga Kali

Martin Luther juga menegasikan image Yesus yang suci. Ini bisa ditemukan dalam Table-Talk-nya Luther,18 yang autentisitasnya tidak pernah diragukan meskipun bagian-bagian tertentu mempermalukan. Arnold Lunn menulis:

Weimer menyitir satu nukilan dari Table-Talk di mana Luther menyatakan bahwa Kristus berzina tiga kali, pertama dengan perempuan di sumur, kedua dengan Mary Magdalena, dan ketiga dengan perempuan yang diambil dalam perzinaan, “Yang dia lepaskan begitu saja. Dengan demikian, Kristus yang begitu suci telah berzina sebelum meninggal.19

2. Murid-Murid Yesus

Mari kita buang tuduhan-tuduhan ini sekarang dan mencermati PB. Barangkali sangat baik memulai diskusi ini dengan mengulas beberapa peristiwa utama menjelang hari-hari akhir hayat Yesus (sebagaimana dijelaskan dalam empat Injil). Sebagai hasil karya keimanan, Injil-injil itu berusaha menggambarkan kedamaian batin Yesus secerah mungkin, sebagaimana yang seharusnya dilakukan. Mari kita teliti gambar-gambar ini untuk mengetahui dengan pasti bukan sifat-sifat Yesus, tapi sifat-sifat para muridnya yang memikul beban menyebarluaskan pesan Yesus. Berdasarkan gambar-gambar mereka di dalam Injil kita akan dapatkan satu ide yang konkret bagaimana PB memandang dirinya sendiri, karena orang-orang ini merupakan cikal-bakal (nucleus) yang melaluinya agama Kristen bersemi.

Matius 26 (Contemporary English Version)

20-21 Sementara Yesus makan [hidangan Paskah] bersama dengan dua belas muridnya petang itu, dia berkata, “Seorang dari antara kalian akan menyerahkan aku kepada musuh-musuhku.”

22 Murid-rnurid menjadi sangat sedih, dan seorang demi seorang berkata kepada Yesus, “Tentu hukan saya yang Bapak maksudkan.”

23 Dia menjawab, “Orang yang makan bersama saya dari tempat makan yang sama akan Mengkhianatiku.”…..

25 Yudas berkata, “Bapak Guru, tentu bukan saya yang Bapak maksudkan!” Yesus menjawab, “Begitulah katamu!” Tapi kemudian, Yudas benar-benar mengkhianatinya.

31 Yesus berkata kepada murid-muridnya, “Pada malam ini juga kamu semua akan lari meninggalkan aku, karena dalam Alkitab tertulis,

‘Aku akan membunuh gembala itu, dan kawanan dombanya akan tercerai-berai.’

32 Tetapi setelah aku dibangkitkan kembali, aku akan mendahului kalian ke Galilea.”

33 Petrus berkata, “Biar semua meninggalkan Bapak, saya sekali-kali tidak!”

34 Yesus menjawab, “Saya ingatkan bahwa sebelum ayam berkokok malam ini juga, engkau tiga kali mengingkari aku.”

35 Tetapi Petrus berkata, “Sekalipun saya harus mati bersama Bapak, saya tidak akan berkata bahwa saya tidak mengenal Bapak.” Dan semua murid yang lain berkata begitu juga.

36 Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-muridnya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Ketika sampai di sana ia berkata kepada mereka, “Duduklah di sini sementara aku pergi berdoa.”

37 Lalu ia mengajak Petrus dan kedua saudara laki-laki (anak Zabedeus), James dan Yohanes, pergi bersama-sama dengan dia. la merasa sedih sekali dan gelisah,

38 dan ia berkata kepada mereka, “Aku sangat sedih serasa akan mati saja. Tinggallah di sini dan turutlah berjaga-jaga dengan aku.”

39 Kemudian Yesus pergi lebih jauh sedikit. Lalu ia tersungkur ke tanah dan berdoa, “Bapa, kalau boleh, janganlah membuatku menderita dengan membuatku minum dari gelas ini. Tetapi lakukan apa yang Engkau inginkan, dan bukan yang aku inginkan.”

40 Yesus kembali dan mendapati murid-muridnya sedang tidur. Kemudian ia berkata kepada Petrus, “Hanya satu jam saja kalian bertiga tidak dapat berjaga dengan aku?

41 Berjaga jagalah dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang kalian mau melakukan yang benar, tapi kalian lemah.”
42 Sekali lagi Yesus pergi berdoa, katanya, “Bapa, kalau penderitaan ini harus aku alami, dan tidak dapat dielakkan, biarlah kemauan Bapa yang jadi.”

43 Yesus kernbali lagi dan mendapati rnereka masih juga tidur, karena mereka terlalu mengantuk.

44 Sekali lagi Yesus meninggalkan mereka untuk berdoa dengan mengucapkan kata-kata yang sama.

45 Akhirnya, Yesus kembali kepada murid-muridnya dan berkata, “Masihkah kalian tidur dan istirahat? Lihat, sudah tiba waktunya Anak Manusia diserahkan kepada kuasa orang-orang berdosa.”…

47 Sementara Yesus masih berbicara, Yudas sang pengkhianat itu datang. Dia adalah seorang dari kedua belas murid, dan bersama-sama dengannya datang juga banyak orang yang membawa pedang dan pentungan. Mereka disuruh oleh imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi.

48 Yudas sudah memberitahukan kepada mereka sebelumnya, “Orang yang saya cium, itulah orangnya, tangkaplah dia.”

49 Yudas langsung pergi kepada Yesus dan berkata, “Salam, Guru.” Kemudian Yudas menciumnya.

50 Yesus menjawab, “Temanku, kenapa anda kemari? Kemudian orang banyak itu maju dan menangkap Yesus.

51 Salah seorang pengikut Yesus menghunus pedangnya. Dia memarang hamba imam agung sampai putus telinganya.

52 Yesus berkata kepadanya, Masukkan kembali pedangmu ke dalam sarungnya, sebab semua orang yang menggunakan pedangnya akan mati oleh pedang….

55 Lalu Yesus berkata kepada orang banyak itu, “Apakah aku ini penjahat, sampai kalian datang dengan membawa pedang dan pentungan untuk menangkap aku? Setiap hari aku duduk dan mengajar di Rumah Tuhan, dan kalian tidak menangkap aku.

56 Tetapi memang sudah seharusnya begitu supaya terjadilah apa yang ditulis oleh nabi-nabi di dalam Alkitab.” Semua murid-muridnya lari meninggalkan Yesus.

57 Setelah Yesus ditangkap, dia dibawa ke rumah imam agung Kayafas…
58 Petrus mengikuti Yesus dari jauh sampai ke halaman rumah agung. Lalu Petrus masuk ke dalam halaman itu, dan duduk bersama-sama pengawal untuk mengetahui apa yang akan terjadi.

69 Sementara Petrus sedang duduk di luar, di halaman, salah seorang pelayan wanita datang dan berkata kepada Petrus, “Bukankah engkau juga bersama-sama Yesus orang Galilea itu?

70 Tetapi Petrus berkata di depan setiap orang, “Tidak begitu! Saya tidak tahu apa maksudmu!”

71 Ketika Petrus pergi ke pintu halaman, seorang pelayan wanita yang

lain melihat Petrus, dan berkata kepada orang-orang di situ, “Orang ini tadi juga bersama-sama dengan Yesus dari Nazaret itu.”

72 Lalu Petrus menyangkal lagi, dan bersumpah, “Sungguh-sungguh saya tidak kenal orang itu!”

73 Tidak lama sesudah itu, orang-orang yang berdiri di situ datang kepada Petrus dan berkata, “Pasti engkau salah seorang dari mereka. Itu kentara sekali dari logatmu yang seperti seseorang dari Galilea.”

74 Lalu Petrus mulai menyumpah-nyumpah dan berkata, “Saya tidak kenal orang itu!” Saat itu juga ayam berkokok,

75 dan Petrus teringat bahwa Yesus sudah berkata kepadanya, “Sebelum ayam berkokok, engkau berkata tiga kali bahwa tidak tahu Aku.” Lalu Petrus keluar dan menangis dengan sedih.

i. Beberapa Catatan Tentang Dua Belas Orang Murid

Ada dua hal yang patut dicatat di sini:

Kedua belas orang murid itu benar-benar telah menerima ajaran dan training khusus, sebab agaknya Yesus memang mempersiapkan pemimpin-pemimpin yang akan menggantikannya. Bagaimana pun juga, di dalam Markus, kedua belas orang tersebut tidak paham apa pun yang diajarkan kepada mereka.20

Gambar yang disuguhkan oleh keernpat Injilnya para murid Yesus menunjukkan beberapa contoh sikap penakut dan kurang ulet atau tidak tabah, yang meragukan sejauh mana mereka, sebagai pengikut pertama, berhasil meneladani kehidupan Yesus.

Jika kita ambil keempat Injil ini sebagai sebuah gambaran yang jujur tentang kehidupan Yesus dan peristiwa-peristiwa seputar wafatnya, maka apa yang kita baca mengenai murid-muridnya hanya akan menghancurkan kepercayaan pembaca terhadap teks, yang notabene merupakan gambaran para guru agama Kristen generasi pertama. Harus saya katakan bahwa terdapat banyak bukti yang menyangkal paparan-paparan yang diberikan Injil;21 hal ini mernpunyai pengaruh langsung terhadap apakah penggambaran rnengenai para murid itu akurat atau sebaliknya. Jika dianggap akurat, yakni para murid itu benar-benar tidak kompeten, maka berarti ajaran-ajaran Yesus memang lembek dan kompromistis; dan jika dianggap bahwa mereka itu berkompeten, tetapi telah digambarkan secara tidak jujur oleh para penulis setelah mereka, maka berarti akurasi semua Injil itu benar-henar meragukan, dan begitu juga kredo-kredonya.

The History of The Qur’anic Text hal 304 - 310

3. Yesus dan Risalahnya:
Bertobat, Karena Kerajaan Langit Berada di Tangan

Semua sumber untuk ajaran-ajaran Yesus berasal dari pengarang-pengarang yang anonim (tak jelas namanya). Sebagaimana disebutkan di atas, Hermann Reimarus (1694-1768) adalah merupakan orang pertama yang berusaha membuat sejarah Yesus. Dalam hal ini dia membedakan antara apa yang tertulis dalam kitab-kitab Injil dan apa yang diproklamasikan Yesus sendiri selama masa hidupnya, dengan menyimpulkan bahwa ajaran-ajaran aktual Yesus dapat diringkas,

dalam dua frasa dari arti yang sama, ‘Tobatlah, dan percayailah kita bkitab Injil,’ atau, seperti yang disebut di berbagai tempat, ‘Tobatlah, karena Kerajaan Langit berada di Tangan.’22

Oleh karena dia tak pernah menjelaskan salah satu pun dari kedua frasa ini, Reimarus berargumen bahwa Yesus melakukan dakwah itu sepenuhnya dalam framework Yahudi, dengan meyakini bahwa audiensnya memahami ‘Kerajaan Langit’ (the Kingdom of Heaven) dalam konteks Yahudi. Yaitu, bahwa dia merupakan Juru Selamat Bangsa Israel. Niat mendirikan sebuah agama baru tak pernah ada.23

i. Yesus dan Skup Risalahnya

Dengan mengarahkan ajaran-ajarannya pada audiens Yahudi dan mengekspresikan konsep-konsepnya dari dalam framework Yahudi yang ketat, jelas sekali Yesus membatasi risalahnya hanya pada bagian masyarakat itu. Hal ini terbaca jelas dari pernyataan-pernyataan Yesus sebagaitnana termaktub dalarn Matius 10:5-6:

5 Kedua belas murid itu kemudian diutus oleh Yesus dengan mendapat petunjuk ini, “Janganlah pergi ke daerah orang-orang yang bukan Yahudi. Jangan juga ke kota-kota orang Samaria:

6 Tetapi pergilah kepada orang-orang Israel yang sesat.”

Hal ini juga ditegaskan dalam Al-Qur’an secaru gamblang:24

Dan Allah mengajarkannya Kitab dan hikmah, Taurat dan Injil, dan /mengangkatnya/ sebagai utusan kepada anak-cucu Israel…

Sebagian sarjana Kristen modern juga mengakui hal ini; sebagaimana I Helmut Koester menulis:

Adalah sebuah fakta sejarah yang telanjang bahwa Yesus adalah seorang Israel dari Galilea, dan bahwa dia memahami dirinya tidak lebih sebagai seorang nabi di Israel dan untuk Israel-suatu tradisi yang mulia, dan dia bukanlah yang pertama dari nabi-nabi Israel yang ditampik dan dianiaya.25

Koester tidaklah sendirian. “Yesus sungguh-sungguh menganggap dirinya sebagai seorang nabi (Markus 6: 4; Lukas 13: 33) tapi ada kualitas final tentang risalah dan tugas dia yang membuat kita berhak menyimpulkan bahwa dia menganggap dirinya sebagai utusan final dan definitif Tuhan kepada Israel. “26 Luther, Voltaire, Rousseau, dan Bultmann semua berpandangan yang sama.

ii. Kredo-Kredo Kristen

Sebagaimana Yesus secara pribadi tak pernah mendefinisikan risalahnya selain sebagai Juru Selamat (Deliverer), al-Masih, begitu juga ia tak pernah menegaskan kredo tertentu, dan dalam beberapa dekade saja hal ini telah mengakibatkan chaos. Maka lahirlah beberapa kredo, dan yang termasuk Kredo-Kredo Timur yang awal-awal adalah “I. Epistola Apostolorum. II. Kredo Kuno Alexandria. III. Kredo Pendek Orde Gereja Mesir. IV. Kredo Marcosia. V. Kredo Awal Afrika. VI. Profesi Kaum ‘Presbyter’ di Smyrna.”27 Yang paling awal dari kredo-kredo ini layak dikutipkan di sini karena pendek dan simpel:

Epistola Apostolorurn

( Iman)

Kepada Tuhan Ayah yang Maha Besar;
Kepada Yesus Kristus, Juru Selamat kita;
Dan kepada Roh, yang Kudus, dan Paraclete;
Gereja yang Suci;

Pengampunan dosa.28

Bandingkan ini dengan Kredo Nicea yang sangat bertele-tele dari abad keempat:

Saya iman kepada satu Tuhan

Ayah yang maha Besar,
Pencipta langit dan bumi,

Dan segala sesuatu yang terlihat dan tak terlihat:
Dan kepada satu Tuhan Yesus Kristus,

Anak laki-laki Tuhan satu-satunya yang diperanakkan, Lahir dari Ayahnya

Sebelum alam seluruhnya,
Tuhannya Tuhan,
Cahayanya Cahaya,

Tuhan yang sebenarnya dari Tuhan yang sebenarnya,
Diperanakkan, tidak dibuat,

Satu Zat yang sama dengan Ayah,

Yang oleh-Nya segala sesuatu diciptakan:
Untuk kita manusia,

dan untuk keselamatan kita
la turun dari langit,

Dan menjelma lewat Roh Kudus
dan Perawan Suci Mary,

Dan diciptakan sebagai lelaki,
Dan disalib juga untuk kita

di bawah pemerintahan Pontius Pilate.
la
menderita

dan dikebumikan,

Dan menurut Kitab Suci bangkit kembali pada hari ketiga,
Dan naik ke langit

Dan duduk di sebelah kanan Ayah.

Dan ia akan datang lagi dengan kebesaran Untuk menghakimi yang hidup dan yang mati:
Yang kerajaannya akan abadi.

Dan saya iman kepada Roh Kudus,
Tuhan dan pemberi hidup,

Yang berasal dari Ayah dan Anak,

Yang bersama-sama dengan Ayah dan Anak disembah dan diagungkan,
Yang berkata lewat Nabi-nabi.

Dan saya iman kepada satu Gereja Katolik dan Apostolik,
Saya mengakui satu Pembaptisan

Untuk penghapusan dosa.

Dan saya mencari Kebangkitan dari mati,
Dan kehidupan yang akan datang.
Amin.29

Kedua kredo yang sangat jauh berbeda ini membuktikan bahwa Yesus tak pernah benar-benar mendefinisikan risalahnya, atau bahwa risalahnya telah mengalami distorsi yang sangat luar biasa dalam berbagai cara, sebab jika tidak, sebuah pernyataan keimanan yang simpel itu tidak akan mengembang menjadi pidato yang bertele-tele. Kredo yang terawal itu tak mencakup referensi apa pun tentang Trinitas, sementara Kredo Nicea mencakup Anak Tuhan (Son of God), Tuhannya Tuhan (God of God), dan Diperanakkan (Begotten), yang kesemuanya itu membuktikan berubah-ubahnya kepercayaan-kepercayaan Kristen mengenai Yesus pada masa-masa pertumbuhan Kristen.

iii. Beberapa Implikasi Terminologi ‘Kristeni’ pada Masa-masa Awal

Kenyataannya, istilah ‘Kristiani’ itu tampak hanyalah merupakan bikinan dari propaganda Roma, sebab pada masa-masa awal,

nama ‘Kristen’ itu diasosiasikan dengan segala macam kejahatan yang menjijikkan - hal ini juga merupakan ciri-ciri umum propaganda politis, dan pengarang 1 Petrus… mengingatkan para pembacanya agar jangan sekali-sekali menderita karena hal-hal yang menurut khalayak ramai diimplikasikan atas nama ‘Kristen’ (4:15), misalnya seperti “pembunuh, pencuri, pelaku kejelekan, atau pelaku kejahatan.”30

Gereja masa awal sibuk dengan memerangi sebutan umum ‘Kristen’ ini, yang dalam anggapan bangsa Romawi adalah sama dengan sebuah perkembangbiakan kejahatan-kejahatan. Kajian terhadap asal-usul terminologi ini mengimplikasikan bahwa bangsa Romawilah, dan bukan orang-orang Kristen generasi awal, yang berkeinginan kuat untuk membedakan para pengikut agama baru ini dari tradisi Israel kuno.31

4. Penyiksaan Orang-orang Kristen Awal

Sementara agama Yahudi dipandang sebagai gangguan, upaya-upayanya yang sporadis untuk meraih kemerdekaan politis pun ditumpas habis-habisan, meskipun ada sedikit toleransi dari bangsa Romawi terhadap upaya-upaya yang tidak membangkitkan perlawanan. Orang-orang Kristen mengalami nasib yang lain, karena mereka menyatakan kesetiaan kepada Kaisar, tetapi pada waktu yang sama “tidak berpartisipasi dalam peribadatan di rumah-rumah ibadah tuhan-tuhan (Romawi), dan-oleh karenanya-dituduh sebagai ateis.”32 Sudah barang tentu penyiksaan imperial dan publik merupakan hal yang tak terhindarkan lagi. Bahkan golongan-golongan intelektual mengejek agama Kristen sebagai takhayul atau khurafat. Orang-orang Krtisten dianggap sebagai ancaman terhadap pandangan hidup Yunani-Romawi (Greco-Roman), karena mereka memisahkan diri dari masyarakat lainnya, dan utamanya mereka melaksanakan ibadah secara rahasia, “ada laporan beredar bahwa di dalam biara mereka melakukan praktik permesuman seksual”.33 Tetapi, agama Kristen telah menyebar di sebagian besar provinsi-provinsi Imperium Romawi pada pertengahan abad ke-3, meskipun penyiksaan lokal yang berulang-ulang dan antagonisme yang meluas dari khalayak ramai.

Akhirnya, penyiksaan lokal mencapai puncaknya dalam kebijakan kekaisaran. Imperium Romawi tengah mengalami kemunduran secara nyata pada paruh kedua abad ke-3, dan untuk mengimbangi kenyataan ini maklumat kekaisaran pada tahum 249 memerintahkan seluruh bangsa taklukkan Romawi untuk berkorban demi tuhan-tuhan (Romawi). Kebijakan-kebijakan keras diterapkan kepada orang-orang Kristen, yang menolak menaati maklumat ini, sampai pada tingkat di mana seluruh orang yang menghadiri Misa di gereja diancam dengan hukuman mati. Ditangkapnya Kaisar Valerian oleh bangsa

Persia pada 260 berakhirlah rangkaian penyiksaan-penyiksaan ini, dan untuk empat dekade berikutnya gereja mengalami perkembangan cukup pesat. Akan tetapi, pada tahun 303 pengekangan terjadi lagi, dengan tingkat yang lebih parah dari pada yang dialami orang-orang Kristen sebelumnya. Beratus-ratus, jika tidak beribu-ribu, orang hinasa. Masuknya Constantine, seorang calon pewaris takhta, ke agama Kristen telah menyelamatkan toleransi Romawi pada tahun 313 dan menggalakkan penyebaran agama Kristen dengan cepat sekali.34

5. Praktik-Praktik dan Kepercayaan pada Awal Kristen dan Berikutnya

Ketidakjelasan mengenai ajaran-ajaran Yesus yang terpatri, ditambah dengan penyiksaan terus-menerus terhadap orang-orang Kristen sampai awal abad ke-4, telah mengakibatkan beragamnya praktik-praktik keagamaan di bawah bendera Kristen. Ehrman berkata:

Tentu saja terdapat orang-orang Kristen yang percaya kepada satu Tuhan; bagaimana pun juga yang lainnya percaya kepada dua Tuhan; dan yang lainnya lagi menyembah 30 tuhan, atau 365, atau lebih… Sebagian orang Kristen meyakini bahwa Kristus adalah manusia dan Tuhan sekaligus; yang lainnya mengatakan bahwa ia seorang rnanusia, bukan Tuhan; yang lainnya lagi mengklaim bahwa ia adalah Tuhan, bukan manusia; yang lainnya lagi bersikeras bahwa ia seorang manusia penjelmaan Tuhan untuk sementara waktu. Sebagian orang Kristen meyakini bahwa kematian Kristus telah mengantarkan keselamatan dunia; yang lainnya mengklaim bahwa kematian ini tidak ada pengaruhnya terhadap keselamatan; sementara yang lainnya lagi menganggap bahwa la tak pernah mati.35

Q, koleksi asli ajaran-ajaran Yesus, telah lenyap dibanjiri dengan pengaruh-pengaruh lain yang bersaing pada saat agama baru itu masih dalam taraf perkembangannya.36 Teks-teks yang muncul di kalangan-kalangan Kristen berikutnya, dalam rangka mengisi kekosongan ini, mulai mendapat status sebagai Kitab Suci. Sementara di tengah-tengah kerisauan dalam usaha menemukan basis teologis bagi keyakinan-keyakinan mereka kepada Kitab-kitab Suci, berhagai macam sekte-dengan pandangan yang sangat berbeda-beda tentang kehidupan Yesus Kristus-memainkan peran masing-masing dalam memperbaiki dan membentuk teks, dengan tujuan untuk mencapai pandangan khusus teologisnya sendiri.

Gereja Ortodoks, sebagai sebuah sekte yang akhimya menjadi dominan di atas sekte-sekte yang lain, menentang keras berbagai ide (bid’ah) yang waktu itu tengah beredar. Ide-ide tersebut meliputi Adopsionisme (ide bahwa Yesus bukanlah Tuhan, tapi seorang manusia); Dosetisme (pandangan sebaliknya, bahwa Yesus adalah Tuhan dan bukan manusia); dan Separasionisme (bahwa elemen ketuhanan dan kemanusiaan Yesus adalah dua zat yang berbeda). Dalam setiap kasus, sekte yang kemudian tumbuh menjadi Gereja Ortodoks ini, secara sengaja telah mengubah Kitab Suci agar mencerminkan pandangan-pandangan teologisnya sendiri tentang Yesus Kristus, dan sekaligus menghapus pandangan-pandangan teologis rivalnya.37

6. Kesimpulan

Perhatikan poin-poin ini: bahwa para murid Yesus, menurut Alkitab, kualitasnya tak pasti; bahwa Q, Injil Yesus yang asli, telah tersaingi oleh ideide yang lain dalam tahap-tahap Kristen yang paling awal; bahwa sebuah pernyataan iman yang simpel, karena tidak-adanya kredo yang pasti, telah menggelembung dan mencakup pandangan-pandangan teologis baru yang berkembang pada berabad-abad kemudian; bahwa keragaman pendapat yang demikian besar mengenai tabiat Ketuhanan (Godhead) telah berakibat pada perubahan teks-teks yang ada demi tujuan-tujuan teologis; dan bahwa, di atas kekacaubalauan teologis ini, tiga abad pertama dari sejarah Kristen dipenuhi dengan penyiksaan. Suatu atmosfer yang begitu sangat berubah-ubah ini tidak mungkin kondusif bagi transmisi dan perneliharaan Kitab Suci Kristen.

—————–

1. B. Montagu (ed.), The Works of Francis Bacon, Willian Pickering, London, 1831, vii:410.

2. Bultmann seperti dinukil oleh G.A. Wells, Did Jesus Exist?, edisi ke-2, Pemberton, London, 1986, hlm. 9

3. G.A. Wells, Did Jesus Exist?, hlm. 1.
4. Ibid, hlm. 10.

5. Ibid, hlm. 11.
6 Ibid, hlm. 13.

7. Dictionary of the Bible, hlm. 477.

8. Maurice Bucaille, The Bible, the Qur’an and Science, American Trust Publications, Indiana Polis, Indiana, 1978.

9. Albert Schweitzer, The Quest of the Historical Jesus, Collier Books, 1968, hlm. 13. Selanjutnya disebut Schweitzer.
10. Ibid, hlm. 13.

11. Ibid, hlm. 14.
12. Ibid, hlm. 14.

13. Yakni tulisan-tulisan para murid sendiri mengenai ajaran-ajaran Yesus. Lihat buku ini hlm. 311-312.

14. R.W. Funk, B.B. Scott dan J.R. Butts, The Parables of Jesus: Red Letter Edition, Polebridge Press, Sonoma, California, 1988, hlm. xi.

15. Bultmann, sebagaimana dirujuk oleh G.A. Wells, Did Jesus Exist?, hlm. 9.
16. Schweitrer, hlm. 271, 275.

17. The Times, July 28, 1967.
18. Edisi Weimar, ii: 107.

19. Arnold Lunn, The Revolt Against Reason, Eyes & Spottiswoode (Publishers), London, 1950, hlm. 233. Inilah aslinya: “Christus adultery. Christus ist am ersten ein ebrecher worden Joh. 4, be idem brunn cum muliere, quia illi dicebant: Nemo significant, quid tacit cum ea? Item cum Magdalena, item cum adultera Joan. 8, die er so Ieicht dauon lies. Also mus der from Christus auch am ersten ein ebrecher warden ehe er starb.”

20. B.M. Metzger dan M.D. Coogan (ed.), The Oxford Companion to the Bible, Oxford Univ. Press, 1993, hlm. 783. Selanjutnya disebut The Oxford Companion to the Bible.

21. Lihat Bab 17.

22. Schweitzer, hlm. 16. Cetakan miring ditambahkan.
23. Ibid, hlm. 16-18.

24. AI-Qur’an 3: 48-9.

25. Helmut Koester, “Historic Mistakes Haunt the Relationship of Christianity and Judaism”, Biblical Archaeology Review, vol. 21, no. 2, Mar/Apr 1995, hlm. 26. Koester, seorang pastor gereja Luther, adalah Profesor John Morrison untuk studi PB dan professor Winn untuk Sejarah Gereja pada Harvard Divinity School.

26. The Oxford Companion to the Bible, hlm. 360.

27. F.J. Badcock, The History of the Creeds, edisi ke-2, London, 1938, hlm. 24.

28. Ibid, hlm. 24.

29. Ibid, hlm. 220-1. Badcock mencetak miring perbedaan-perbedaan dari teks Yunani.
30. Dictionary of the Bible, hlm. 138.

31. Dalam faktanya, gereja masa awal cukup senang menyebut agama baru itu hanya sebagai Jalan, seperti dalam `Jalan Tuhan,’ `Jalan Kebenaran,’ ‘Jalan Keselamatan,’ dan `Jalan Kesalehan.’ lihat Dictionary of the Bible, hlm. 1391

32. K.S. Latourette, Christianity through the Ages, Harper & Row, Publishers, New York, 1965, hlm. 32; cetakan miring ditambahkan.

33. Ibid, hlm. 35.

34. Ibid, hlm. 32-36.

35. Bart D. Ehrman, The Orthodox Corruption of Scripture, Oxford Univ. Press, 1993, hlm. 3. Selanjutnya disebut The Orthodox Corruption of Scripture.

36. Burton L. Mack, The lost Gospel: The Book of Q & Christian Origins, Harper San Fransisco, 1993, hlm. 1 . Inisial Q berasal dari bahasa Jerman Quelle, yang berarti sumber. Penjelasan yang Iebih detail akan dibuat pada Pasal 17.

37. The Orthodox Corruption of Scripture, hlm. xii.


Sumber :
The History of The Qur'anic Text
- From Revelation to Compilation -
Sejarah Teks Al-Quran - Dari Wahyu Sampai Kompilasinya -
Prof. Dr. M.M al A'zami

Ebooknya dapat Anda download di www.pakdenono.com

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box