Senin, 08 Desember 2008

Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya

Setelah mengkaji sejarah awal agama Kristen dalam bab yang lalu, kita sekarang sampai pada PB itu sendiri dan memperhatikan beberapa pertanyaan: siapakah yang mengarang keempat Injil itu'? Apakah mereka percaya bahwa karangan-karangan mereka terinspirasikan (wahyu), ataukah ide ini dikembangkan oleh para generasi belakangan? Bagaimana teks itu diubah? Dan barangkali yang paling awal dari segalanya, bagaimana tabiat Injil-Injil ini berbeda dengan ajaran-ajaran Yesus yang asli?[1]

1. Injil Q yang Hilang-Sebuah Tantangan



Sebelum munculnya empat Injil yang kita kenal sekarang, para pengikut awal Yesus menyusun buku mereka masing-masing. Dalam hal ini tak ada hal yang dramatis tentang kehidupan Yesus, tak ada riwayat-riwayat mengenai pengorbanan dan penebusan spiritual. Fokusnya hanya terbatas pada ajaran­ajarannya, pikiran-pikirannya dan tata cara serta perilaku yang ia jelaskan, begitu juga pada pembaruan-pembaruan sosial yang ia canangkan.[2] Karangan ini sekarang dinamakan Injil Yesus, Q. Namun Q bukanlah sebuah teks yang stabil, sebagaimana kehidupan orang-orang Kristen yang tidak stabil, dan dengan begitu selama abad pertama orang-orang hidup dalam keadaan yang memaksa untuk menyisipkan lapisan-lapisan teks yang berbeda kepada Q. Lapisan yang asli sangat mencolok: penuh dengan kata-kata yang simpel tapi padat, tanpa ada ajakan kepada suatu agama baru dan tidak ada isyarat apa pun tentang Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan.[3]

Lapisan kedua membawa pergeseran nada, yang secara tersurat menjanjikan kehancuran bagi mereka yang menolak pergerakan itu.[4]
Namun menurut saya pergeseran yang mengherankan terjadi dalam lapisan Q yang ketiga dan terakhir, yang ditambahkan oleh orang-orang Kristen pada masa-masa percobaan pemberontakan Yahudi Pertama (66-70 M.), di bawah bayangan kehancuran Rumah Tuhan yang Kedua oleh serdadu Romawi.[5] Di sinilah Yesus di-upgrade dari seorang nabi yang bijak menjadi Anak Tuhan (Sun of God), pewaris Kerajaan Ayah, yang sukses melawan godaan-godaan di dalam hutan-belantara.[6]

Dengan begitu, buku ini telah terbukti rentan terhadap peruhahan, adalah korban dari berbagai mitos yang mulai beredar di kalangan Kristen tentang siapa sebenarnya Yesus. Tapi meski demikian, dalam lapisan ketiga ini pun tidak terdapat ajakan untuk menyembah Kristus, untuk menganggapnya sebagai seorang tuhan atau membayangkannya lewat ritual-ritual dan doa. Tidak terdapat penyaliban demi pergerakan itu sendiri, apalagi penebusan untuk seluruh manusia.[7] Markus, Matius, dan Lukas menggunakan Q ketika menulis Injil mereka menjelang akhir abad pertama, tapi mereka dengan sengaja memelintir teks itu (masing-masing dengan caranya sendiri) untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.[8] Bagaimanapun juga, Q sebagai sebuah buku yang sebenarnya telah hilang dengan cepat.[9] Teks-teks yang menggantikannya, berupa riwayat-riwayat kehidupan Kristus yang dramatis, telah mengantarkan kepada suatu pergeseran dalam fokus dan membantu menghidupkan mitos-mitos dan spekulasi yang sejak itu telah menutupi figur Yesus yang sebenarnya.



2. Pengarang Keempat Injil yang Ada Sekarang



Mitos-mitos Yesus ini masih terus beredar baik pada masa hilangnya Q maupun setelahnya, dan dari sekian banyak karya yang terinspirasikan mitos-mitos ini hanya empat yang berhasil mencuat dan menonjol: Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Semua pengarangnya tak diketahui dengan pasti. Dalam kata-kata Sir Edwyn Hoskyns dan Noel Davey:

Jika dirasakan sulit, karena bukti yang kurang memadai, untuk menamakan para pengarang Injil-Injil sinoptik*, maka lebih sulit lagi menentukan tanggal penulisannya secara pasti. Di sini tak ada bukti sama sekali; dan penentuan tanggal hanyalah suatu kemustahilan. Terminus ad quem adalah sekitar tahun 100 M.[10]

Sebagai hasil produksi gereja primitif, Injil-Injil itu merupakan tradisi lisan dari Iingkungannya, dan oleh karenanya masalah pengarang dan tanggalnya akan selalu enigmatic (menjadi teka-teki). Hoskyns dan Davey berargumen hahwa ketidakpastian ini hagaimanapun juga tidak mengurangi nilai dokumen­dukumen ini jika memang diperlakukan secara akademik.[11] Tetapi jaminan akurasi apakah yang kita miliki mengenai karya-karya anonim ini? Jika ketidakpastian pengarangnya itu sendiri gagal menunjukkan pentingnya uraian­uraian yang ada dalam Injil, bagaimana dengan ketidakpastian akurasinya? Sungguh, ini adalah masalah doktrinal yang luar biasa. Bucaille menukil pesan Bapa Kannengiesser, Professor di Institut Katolik Paris, yang,

Memperingatkan bahwa 'seseorang harus tidak mengambil secara literal' fakta-fakta yang dilaporkan tentang Yesus oleh kitab-kitab Injil, karena Injil-Injil ini adalah 'tulisan-tulisan yang disesuaikan untuk kesempatan tertentu' atau 'untuk melawan', yang para pengarangnya semata-mata hanya 'menuliskan tradisi-tradisi komunitasnya tentang Yesus.' Mengenai Kebangkitan... la menegaskan bahwa tak seorang pun dari penulis-penulis Injil yang bisa mengklaim sebagai saksi mata. Dia mengisyaratkan bahwa, mengenai kehidupan publik Yesus yang selebihnya, juga berlaku hal yang sama karena, menurut Injil, tak satu pun dari para muridnya­kecuali Yudas Iskariot-yang meninggalkan Yesus semenjak ia pertama kali mengikuti-Nya sampai keberadaannya yang terakhir di dunia.[12]

Buku-buku yang asalnya tak pasti dan akurasinya dipertanyakan ini belakangan diberi otoritas besar oleh gereja masa-masa awal melalui sebuah klaim bahwa buku-buku tersebut adalah karya-karya yang terinspirasikan Tuhan, untuk membenarkan tradisi-tradisi oral Kristen.



3. Apakah Injil-Injil itu Terinspirasikan?



Inspirasi, ide bahwa Tuhan secara nyata memberikan visi atau kemampuan atau wahyu secara langsung kepada seseorang merupakan sebuah konsep yang sentral dari semua agama monoteistik. Akan tetapi, Perjanjian Baru (PB) tidak pernah mengklaim dirinya sebagai karya dari sebuah inspirasi. Satu-satunya bagian yang mungkin menunjukkan inspirasi ini adalah 2 Timotius 3:16, bahwa, "Setiap Kitab Suci terinspirasikan dan berguna untuk pengajaran." Yang dimaksudkan di sini bagaimanapun juga adalah PL, sebab PB belum lagi dikompilasikan dalam bentuk yang kita kenal kini. Seorang penulis abad kedua, Justin Martyr, lebih lanjut mengklarifikasi bahwa inspirasi ini dimaksudkan bukan pada teks lbrani yang ada, tapi hanya pada keakuratan penerjemahannya ke dalam bahasa Yunani Kuno.[13]

Sarjana-sarjana Kristen sering membumbui tulisan-tulisan mereka dengan terminologi 'inspirasi'; misalnya P.W. Comfort menyatakan, "lndividu-individu tertentu... diberi inspirasi oleh Tuhan untuk menulis penjelasan-penjelasan Injil untuk membakukan tradisi oral.[14] Dan lagi, para juru tulis yang mengopi PB pada tahap belakangan, "Mungkin menganggap diri mereka telah terinspirasikan oleh roh dalam membuat penyesuaian-penyesuaian tertentu dengan contoh."[15] Namun, para pengarang empat Injil yang anonim itu boleh jadi sangat tidak sependapat dengan Prof. Comfort. Injil yang terawal, Markus, dianggap sebagai sumber utama oleh para pengarang Matius dan Lukas, yang telah mengubah, menghapus, dan menyingkat banyak kisah-kisah Markus. Perbuatan semacam ini tidak akan mungkin terjadi jika mereka menganggap bahwa Markus diberi inspirasi oleh Tuhan, atau bahwa kata-katanya merupakan kebenaran sejati.[16]

Setelah mengetahui bahwa klaim-klaim inspirasi dalam PB ini tidak memiliki legitimasi sama sekali, marilah sekarang kita periksa bagaimana komunitas Kristen sampai kini memperlakukan buku-buku ini, dan kita cermati apakah perlakuan ini kongruen dengan apa yang semestinya diterima oleh sebuah teks suci.



4. Transmisi Perjanjian Baru



Menurut Comfort, Injil-Injil itu pertama kali diketahui di kalangan Kristen secara oral sebelum berwujud dalam bentuk tulisan.[17] Tidak ada satu buku pun dari PB yang masih selamat dalam tulisan asli pengarangnya, dan yang paling mendekati adalah berupa sebuah fragmen (penggalan) yang bertarikh ± 100-115 M dan mengandung enam ayat dari Yohanes 18.[18]

Naskah-naskah berbagai buku dari PB dibuat secara meluas selama beberapa abad pertama, umumnya oleh orang-orang non-profesional yang jarang sekali mengecek kesalahan-kesalahan setelahnya. Memang tidak ada rangsangan sama sekali untuk melakukan hal itu: sebab hampir seluruh orang Kristen selama abad pertama mengharapkan datangnya kembali Kristus, dan kemungkinan tak pernah menyadari bahwa mereka sedang memelihara sebuah teks untuk masa depan yang jauh.[19] Setelah beberapa waktu, teks-teks yang beredar tidak lagi mengandung persamaan yang dekat dengan karya-karya aslinya, sehingga siapa saja juru tulis yang menyalin sebuah naskah dengan ketelitian yang tinggi tidak harus secara otomatis berarti membuat reproduksi yang akurat daripada aslinya.[20] Tambahan lagi, "Orang-orang Kristen masa awal tidak semestinya memperlakukan teks PB sebagai sebuah teks yang 'sakral',"[21] yang setiap hurufnya sudah tetap dan suci. Mereka boleh jadi kadang-kadang merasa terilhami (inspired) untuk membuat perubahan-perubahan pada naskah yang ada sebelumnya.[22]

Terlepas apakah mereka menganggap diri mereka terinspirasikan atau tidak, semua interpolasi penulisan harus dianggap sebagai perubahan.

  1. Pembuatan Tipe-Tipe Teks yang Berbeda

    Para sarjana berpendapat bahwa tingkat perbedaan (atau perubahan) di dalam teks PB mencapai puncaknya menjelang akhir abad kedua Masehi. Masing-masing dari pusat-pusat utama di kalangan gereja masa awal membuat variasi tekstualnya sendiri-sendiri dalam PB, yang berbeda dari teks yang ditemukan di lokalitas-lokalitas yang lain. Para akademisi telah mengategorikan teks-teks yang beragam ini menjadi empat tipe teks utama:

    1. Teks Alexandria
      Para juru tulis di Alexandria unuunnya enggan mengubah substansi teks, dan lebih senang memodifikasi grammar dan style. Manuskrip­manuskrip mereka dianggap mendekati akurasi nrtkna.[23]

    2. Teks Barat
      Teks 'Barat', berasal dari Afrika Utara dan Italia, merupakan teks yang tak terkendalikan dan populer. Teks ini mengalami interpolasi di tangan para juru tulis yang, dalam rangka mengejar akurasi, memper­kaya teks dengan menggunakan bahan tradisional, dan bahkan non­biblikal.[24]

    3. Teks Kaisar
      Tipe ini adalah merupakan sebuah kompromi antara dua tipe yang sebelumnya, dalam substansi mengikuti teks Alexandria tapi tetap memelihara teks Barat yang tidak kelihatan terlalu tidak masuk akal.[25]

    4. Teks Byzantium.
      Lucian dari Antioch, bekerja di Suriah pada masa-masa awal abad keempat, membandingkan berbagai bacaan PB untuk memproduksi sebuah bentuk teks yang revised dan kritis. Untuk tujuan ini dia lebih bersandar secara konsisten pada tipe teks Barat daripada Alexandria, dan mengambil jalan harmonisasi dan interpolasi ketika diperlukan. Hasil akhirnya segera memperoleh popular'rtas yang luas di seluruh Mediterania, menjadi teks favorit Gereja Ortodox Yunani; teks ini mengalami revisi lebih lanjut selama empat abad berikutnya sampai kemudian distandardisasikan.[26]


    Jadi, teks Byzantium yang paling tersebar luas daripada yang lain ini, ternyata banyak bersandar pada teks Barat yang diakui paling sedikit dapat dipercaya di antara keempat teks yang lain. Agaknya tak dapat dihindarkan bahwa Lucian mesti telah memasukkan ke dalam teksnya paling tidak beberapa interpolasi, dari sumber-sumber tradisional dan bahkan non-biblikal, yang membentuk sebuah tanda utama tipe teks Barat. Kenyataannya pengaruh teks Barat ini secara umum memang mengagumkan; bahkan pemula teks Kaisar telah mencampurkan teks Alexandria yang relatif murni dengan elemen­elemen populer dari teks Barat, meskipun sepenuhnya menyadari inferioritasnya teks Barat ini.


  2. Tarikh Resensi

    Resensi adalah proses sekrutinisasi (pemeriksaan dengan cermat) semua bentuk yang ada dari sebuah dokumen, dan menyeleksi yang paling dapat dipercaya di antara yang lain sebagai dasar bagi sebuah teks yang standar. Secara alami, semakin belakang tarikh resensi yang pertama kali diupayakan maka semakin memungkinkan bahwa manuskrip-manuskrip yang tengah diperiksa itu akan mengandung perubahan-perubahan. George D. Kilpatrick dari Queen's College, Oxford "menegaskan bahwa pada kira-kira tahun 200 M. mayoritas perubahan-perubahan yang disengaja telah disusupkan ke dalam alur teks PB, dan bahwa setelah itu para juru tulis mentransmisikan beberapa bentuk teks dengan ketelitian tinggi.[27] Para sarjana modern sepakat bahwa tidak ada bukti substansial yang menunjukkan adanya resensi bahkan selama abad ke-3 sekali pun.[28] Sebagaimana hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar perubahan-perubahan teologis telah dimasukkan ke dalam teks sebelum adanya usaha resensi,[29] dapat kita katakan bahwa banyak dari pada perubahan­perubahan ini telah menyusup secara permanen ke dalam PB. Dan sebagaimana akan kita lihat dalam kasus Comma Johanneum, sebuah perubahan teologis besar yang disengaja telah terjadi bahkan sampai abad ke-16.[30]




5. Perubahan Tekstual



i. Bacaan-Bacaan Beragam dalam Perjanjian Baru

Tulisan tangan Yunani kuno terdiri dari dua style. Yang pertama adalah kursif, ditulis secara cepat dan digunakan untuk urusan sehari-hari. Yang kedua, lebih formal, disebut uncial.[31]

17.1

Lambat laun skrip uncial itu mulai memburuk, yang mengharuskan adanya suatu pembaruan penulisan skrip pada abad ke-9 M. Style yang dihasilkan diberi label minuscule (kecil sekali).[32] Kira-kira terdapat 2800 potong penggalan PB yang ditulis dalam minuscule, dan kira-kira sebanyak seper­sepuluhnya yang ada di uncial, tapi jika kita membatasi diri pada mada ma­nuskrip-manuskrip yang memuat seluruh PB maka jumlahnya menurun secara dramatis: 58 di dalam minuscule, dan hanya satu di dalam uncial.[33] Angka ini merupakan penyebab keheranan; jumlah naskah-naskah yang komplet di dalam minuscule, khususnya adalah memprihatinkan, mengingat manuskrip-manuskrip ini diperkirakan ditulis pada rentang waktu antara abad ke-9 dan ke-15. Susul-menyusul para generasi Kristen yang tak terhingga jumlahnya berarti telah hidup dan mati tanpa menyaksikan sebuah naskah komplet Kitab Suci mereka.[34]


17.2

Satu ciri skrip uncial Yunani yang sangat kentara adalah tidak adanya pemisah antara kata-kata yang berdampingan, begitu juga antara kalimat­kalimat, meskipun pemisah antara kata-kata telah dipergunakan sebelumnya dalam tulisan-tulisan Ibrani, dan oleh karenanya bukannya tidak dikenal. Cacat ini telah mengakibatkan suatu perbedaan arti atau bahkan interpretasi untuk ayat-ayat tertentu. Di antara contoh yang serius dari hal ini adalah Manuskrip p75 (Bodmer Papyrus XIV-XV),[35] di mana Yohanes 1:18 bisa dibaca baik sebagai an only One, God (satu-satunya Tuhan), ataupun God, the only begotten (Tuhan, satu-satunya yang diperanakkan). Jelas sekali ada perbedaan yang mendasar dalam dua pilihan itu; sementara yang kedua mengimplikasikan eksistensi sebuah Trinitas, yang pertama sama sekali tidak (lihat gambar 17.3). Sesungguhnya terjemahan literalnya adalah 'Tuhan yang unik', meski pun hal ini tak pernah dilakukan.[36]

17.3

Perbedaan tambahan terjadi melalui perubahan-perubahan dalam teks yang disengaja maupun tak disengaja, membuat tambahnya keragaman dalam bagian-bagian yang sensitif secara khusus. Termasuk di antaranya adalah:

  • Yohanes 1: 18. Baris an only One, God (satu-satunya Tuhan) (atau bacaan alternatifnya God, the only begotten) (Tuhan, satu-satunya yang diperanakkan) mempunyai sebuah varian, the only begotten Son (Anak tunggal).[37]
  • Yohanes 1: 34. The Son of God (Anak Tuhan) juga mempunyai varian the chosen One of God (Pilihan tunggal Tuhan).[38]
  • Yohanes 7: 53-8:11. Seluruh kisah tentang Yesus dan perempuan pelacur tidak terdapat dalam manuskrip Yunani mana pun, kecuali satu pengecualian, sampai abad kesembilan-tapi sekarang dimasukkan dalam semua versi Perjanjian Baru karena kemasyhurannya, walaupun umumnya berakhir pada sebuah catatan kaki yang berhati-hati.[39]
  • Yohanes 8: 16. Frasa Bapa yang mengutusku mempunyai varian, dia yang mengutusku.[40]
  • Yohanes 1: 35. sebutan Yesus Anak Tuhan mempunyai varian dari bukti dukumenter besar, Anak manusia (suatu istilah pengganti untuk Yesus).[41]
  • Markus 16: 9-20. Dua belas ayat yang mengakhiri Markus diganti dengan penutup yang Iebih pendek dalam beberapa manuskrip, tanpa menyebut risalah munculnya kembali Yesus di depan para muridnya dan kenaikannya setelah itu.[42]
  • Lukas 3:22. Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi yang menyenangkan hati-Ku mempunyai varian Engkau adalah Anak-Ku; hari ini Aku memperanakkanmu.[43]
  • Lukas 23:34. Dan Yesus berkata, "Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan."Bagian ini dihapus dalam beberapa manuskrip yang berbeda, yang terawal di antaranya bertarikh ± 200 M. Ayat ini sangat mungkin tidak pernah menjadi bagian dari otografi asli Lukas, dan disusupkan setelah itu dari tradisi oral. Tapi kenyataannya frasa ini begitu populer, yang membuat para penerjemah enggan menghapusnya, dan sebagai gantinya, mencatatnya dalam catatan kaki mengenai absennya dalam berbagai manuskrip.[44]
  • Lukas 24:6 dan 24:12. Ia tidak ada di sini ia sudah bangkit dan seluruh ayat 12 (di mana Petrus menemukan kain kafan Yesus tanpa bodi) tidak terdapat dalam beberapa manuskrip yang lebih tua.[45]
  • Lukas 24:51 dan 24:52. Dan [Yesus] diangkat ke surga dan mereka menyembahnya tidak terdapat dalam manuskrip-manuskrip awal tertentu.[46]


ii. Perubahan-Perubahan Penulisan

Contoh-contoh di atas tadi saya kira sudah cukup, dan sekarang beralih pada kategori-kategori sejumlah perubahan penulisan yang tersengaja maupun yang tidak, sebagaimana yang diklasifikasikan oleh para sarjana PB. Hal ini akan menjelaskan kita sejauh mana kesalahan-kesalahan yang mesti dihadapi. Di dalam menjelaskan perubahan-perubahan yang tidak disengaja, para sarjana menggunakan psikologi dengan begitu mahir dalam melacak kembali kondisi mental para juru tulis yang telah meninggal lebih sepuluh abad yang lalu. Astigmatisme dipersalahkan dalam hal seringnya perubahan urutan huruf Yunani dalam manuskrip; suatu telaah singkat dapat menangkap penghapusan atau pengulangan suatu bagian secara keseluruhan. Kebingungan ketika menyalin dari pendiktean, gangguan mental yang menyebabkan perubahan dalam urutan kata-kata, dan bahkan kebodohan murni, semuanya dapat menolong menjawab bagaimana blunder ini terjadi.[47]

Sebagaimana halnya dengan PL, bagaimanapun juga perubahan-perubahan yang disengaja adalah yang paling mengganggu. P.W. Comfort membagi perubahan-perubahan ini menjadi tujuh kategori:

  1. Bahan diambil dari tradisi-tradisi oral (misalnya bagian mengenai perempuan pezina dalam Yohanes 7:53-8:11).


  2. Tambahan-tambahan yang dimaksudkan untuk pelaksanaan ibadah.
  3. Tambahan-tambahan karena menyebarnya asketisisme (misalnya penyusupan 'dan berpuasa' setelah 'sembahyang' di dalam Markus 9:29).
  4. Perubahan-perubahan yang tak sah dari sekte-sekte tertentu. (Sekte Adopsionis misalnya, meyakini bahwa Yesus menjadi Anak Tuhan pada waktu pembaptisan, telah mengubah Lukas 3:22 dari "inilah anak-Ku yang terkasih yang menyenangkan hati-Ku" menjadi "inilah anak-Ku; hari ini Aku memperanakkanmu".)
  5. Perubahan-perubahan karena prejudis, khususnya berkenaan dengan Roh.
  6. Harmonisasi.
  7. Perubahan-perubahan yang dimasukkan oleh para juru tulis yang kha­watir bahwa pembaca akan mendapatkan kesan "salah" tentang Yesus.[48]


Tidaklah mengherankan bahwa kritikus teks Origen, yang berkata pada abad ke-3, menegaskan bahwa perbedaan antara manuskrip-manuskrip itu terjadi,

baik lewat kelengahan penyalin-penyalin tertentu, atau keberanian yang jahat yang ditunjukkan oleh sebagian orang dalam mengoreksi teks, atau lewat kesalahan mereka yang, berperan sebagai para pentashih, memperpanjang atau memperpendek teks sekehendak hati.[49]

Sebagaimana telah didiskusikan sebelumnya,[50] Gereja Ortodoks telah memainkan perannya dalam menciptakan perubahan-perubahan yang disengaja, dengan suatu pertimbangan untuk meng-counter perkembanban sekte-sekte tertentu yang berakhir dengan keyakinan-keyakinan yang berlawanan tentang hakikat Yesus (seperti Adopsionisme, Dosetisme, Separasionisme, dan Patripassianisme).[51] Setiap grup secara luas dituduh mengubah bagian-bagian tertentu dalam rangka mempertahankan sikap teologisnya masing-masing,[52] dan dengan setiap munculnya varian baru akan semakin mengaburkan keaslian teks asli.



6. Bibel Erasmus dan Comma Johanneum



Erasmus menerbitkan PB-nya yang pertama dalam bahasa Yunani pada tahun 1516 dan edisi kedua tiga tahun berikutnya. Di antara beberapa kritik yang sangat serius yang dialamatkan pada Bibel ini adalah bahwa ia tidak memuat pernyataan trinitas pada akhir 1 Yohanes, yang berbunyi bahwa Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus adalah tiga dalam satu (1 Yohanes 5:7). Erasmus bersikukuh bahwa ia tidak menemukan kata-kata itu dalam manuskrip Yunani mana pun yang ia periksa, meskipun akhirnya dia menyerah dan setuju untuk menambahkan Comma Johanneum (demikian ia dikenal) jika memang ditemukan manuskrip Yunani yang memuat itu. Tidak lama kemudian manuskrip seperti itu benar-benar diberikan kepadanya. Besar kemungkinan itu adalah fabrikasi (pemalsuan), ditulis oleh seorang biarawan Fransiscan di Oxford sekitar tahun 1520. Meskipun Erasmus kemudian benar-benar memasukkan bagian itu ke dalam edisi ketiganya, dia merasa perlu membubuhkan sebuah catatan panjang yang mengekspresikan kecurigaannya bahwa manuskrip itu adalah palsu.[53]

Semenjak masa Erasmus hanya ada tiga manuskrip Yunani yang ditemukan memuat Comma Johanneum; yang paling tua di antaranya berasal dari abad ke-12, namun kemudian bagian ini berhasil dimasukkan dalam ping­girannya oleh sebuah tangan pada abad ke-17.[54] Pernyataan Trinitas dalam 1 Yohanes ini memiliki signifikansi teologis yang luar biasa; interpolasinya ke dalam manuskrip Yunani yang begitu lambat dalam sejarah (pada masa Renaissance) mengindikasikan sebuah kecairan atau kelabilan yang sangat memprihatinkan dalam teks. Dan bagaimana nasib ayat-ayat palsu ini? Dalam bahasa Inggris ayat-ayat itu berhasil masuk ke dalam Versi King James yang Sah (Authorized King James Version), yang dicetak pada 1611; tidak ada revisi kritis yang diupayakan terhadap terjemahan populer ini sampai pada 1881. Edisi yang ada dalam perpustakaan saya (Authorized Version (th 1983) memuat bagian ini:

  1. Inilah dia yang datang (ke dunia) dengan air dan darah, dialah Yesus Kristus; tidak hanya dengan air, tapi dengan air dan darah. Dan Roh sendiri yang memberi kesaksian, karena Roh adalah benar.
  2. Karena ada tiga saksi yang memberi kesaksian di langit, Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus (the Holy Ghost): dan ketiga-tiganya ini adalah satu.
  3. Dan ada tiga saksi yang memberi kesaksian di bumi, Roh Kudus (the spirit), air, dan darah: dan ketiga-tiganya bersepakat menjadi satu.[55]


Menariknya, Versi Standar yang Diperbaiki (Revised Standard Version­RSV) yang merupakan revisi tahun 1946 terhadap versi Amerika 1901 yang juga merupakan edisi perbaikan 1881 dart Versi King James (King James Version-KJV) 1611 menghapus beberapa kata-kata yang krusial:

  1. Inilah dia yang datang (ke dunia) dengan air dan darah, Yesus Kristus; tidak hanya dengan air, tapi dengan air dan darah.
  2. Dan Roh sendiri yang memberi kesaksian, karena Roh adalah benar.
  3. Ada tiga saksi, Roh Kudus (the Spirit), air, dan darah; dan ketiga­tiganya bersepakat.[56]


Kronologi yang pasti mengenai edisi yang sangat beragam ini membingungkan. Meskipun begitu kita dapat simpulkan bahwa terjemahan-terjemahan Bibel berbahasa Inggris telah harus menunggu paling kurang tiga abad, jika tidak malah lebih, sebelum membuang suatu bagian palsu yang disisipkan sampai akhir abad ke-16.



7. Perubahan Kontemporer pada Teks



Sejauh ini saya hanya membatasi diri pada pembahasan secara singkat tentang perubahan PB dalam manuskrip-manuskrip Yunani. Barangkali ada yang berargumen bahwa, bermula dengan Versi Perbaikan King James pada tahun 1881, setiap edisi mainstream telah berusaha memurnikan teks Biblikal melalui penelitian kritis terhadap manuskrip-manuskrip tua; dengan kata lain, bahwa edisi yang berturut-turut ini lebih mendekati teks Biblikal yang asli, daripada menjauhinya melalui perubahan-peruhahan baik yang sengaja atau tidak sengaja. Secana umum, kasusnya bukanlah sasedarhana ini. Setiap terjemahan adalah produk waktu dan tempat tertentu, dan sudah tentu akan dipengaruhi oleh isu-isu sosial politik apa pun yang sedang bergolak dalam psikologi sang penerjemah. Terlepas apakah studi kritis dilakukan terhadap manuskrip-manuskrip atau tidak, concern terhadap isu-isu semacam itu cukup untuk mendorong produk finalnya bahkan semakin jauh dari teks aslinya.

Dalam sebuah artikel berjudul, "The Contemporary English Version: Inaccurate Translation Tries to Soften Anti-Judaic Sentiment," Joseph Blen­kinsopp mendiskusikan sebuah contoh seperti berikut:

Versi Inggris Kontemporer dari Bibel (CEV), dipublikasikan tahun lalu oleh the American Bible Society... adalah secara aktif disponsori oleh the American Interfaith Institute... sebagai Bibel pertama yang tidak ' mengandung anti-Yudaisme. Ada kalanya hal ini disebabkan retranslasi (penerjemahan ulang), atau dalam beberapa kasus parafrasa (uraian dengan kata-kata sendiri) atau bahkan omitting (penghapusan), beberapa sindiran prejudis tertentu pada orang-orang Yahudi dalam Perjanjian Baru.[57]

Selanjutnya dia menyebutkan beberapa contoh di mana 'orang-orang Yahudi' (the Jews) telah diubah menjadi 'orang-orang' (the people), 'sekumpulan besar orang Yahudi' (a great crowd of the Jews) menjadi 'orang banyak' (a lot of people), dan seterusnya, begitu juga seperti memperlunak 'Terkutuk­lah kalian, para juru tulis dan orang-orang Farisi, orang-orang munafik!'[58] menjadi 'Celakalah kalian orang-orang Farisi dan guru-guru agama! Kalian tukang berpura-pura'. Tujuan penerjemah, dia menyimpulkan, seharusnya mengikuti teks secara tulus, bukannya membujuk atau memelintirnya menjadi sebuah ucapan yang ingin dikatakan oleh penerjemah.[59]

Barclay Newman, ketua penerjemah CEV, memberikan respons seraya menegaskan bahwa dia dan timnya tulus mengikuti kemauan teks Yunani itu.[60]

Kebanyakan dalam Perjanjian Baru, the Jews (orang-orang Yahudi) lebih tepat dipahami sebagai the other Jews (orang-orang Yahudi yang lain) atau some of the Jews (sebagian orang Yahudi) atau a few of the Jews (beberapa orang Yahudi) atau the Jewish leaders (para pemimpin Yahudi) atau some of the Jewish leaders (sebagian pemimpin Yahudi) atau a Jew of Jewish leaders (beberapa pemimpin Yahudi). Kata-kata itu tidak pernah dimaksudkan sebuah bangsa secara keseluruhan... Pontius Pilate­gubernur Romawi-yang menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus! Dan orang-orang yang memaku Yesus pada tiang salib adalah serdadu­serdadu Romawi.[61]

Membantah adanya pelunakan dalam CEV Newman menambahkan bahwa risalah Yesus adalah lebih dimaksudkan untuk menyatukan Orang­orang Yahudi dan non-Yahudi daripada memprovokasi sentimen anti-Yahudi. Penerjemahan PB yang tulus memerlukan suatu pencarian "cara-cara yang kesan-kesan yang salah dapat diminimalisasi dan kebencian dapat diatasi".[62]­Bagaimana pun juga dalam mengejar tujuan ini, tim CEV sering membuat kesan-kesan salahnya sendiri tentang orang-orang Israel dengan mengayun ke arah yang berlawanan. Sebagai contoh:

* KJV memberikan terjemahan 2 Tawarikh 21: 11-13 berikut ini:

11. Lebih dari itu [Yehoram] mendirikan tempat-tempat penyembahan berhala di daerah pegunungan Yehuda, dan menyebabkan rakyat Yerusalem, dan dari situ memaksa rakyat Yehuda, melakukan perzinaan.
12. Lalu ia mendapat sepucuk surat dari Nabi Elia, yang mengatakan, Begitulah berkata Tuhannya David ayahmu, sebab engkau tidak mengikuti jejak Yosafat ayahmu, dan jejak Asa raja Yehuda,
13. Sebaliknya engkau mengikuti jejak raja-raja Israel, dan menyebabkan rakyat Yehuda dan Yerusalem tidak setia kepada Tuhan, Engkau berbuat seperti Raja Ahab, dan juga membunuh saudara-saudaramu seayah, padahal mereka lebih balk darimu.

RSV dan New World Translation [63] keduanya kurang lebih memberikan arti yang sama ("ketidaktulusan" dan "hubungan immoral" secara berurutan).

Saya berkesimpulan demikian sebab terjemahan CEV telah mengejutkan saya karena sangat berheda:

11. Yehoram bahkan mendirikan tempat-tempat suci lokal di bukit-bukit Yehuda, dan membiarkan rakyat berdosa kepada Tuhan dengan menyembah tuhan-tuhan asing.
12. Suatu hari, Yehoram menerima sepucuk surat dari Nabi Elia yang mengatakan: Saya ada sebuah pesan untukmu dari Tuhan yang disembah nenek-moyangmu David. Dia tahu bahwa engkau tidak mengikuti jejak ayahmu Yosafat atau kakekmu Asa.
13. Sebaliknya engkau telah berbuat seperti raja-raja Israel yang berdosa dan mendorong rakyat Yehuda untuk berhenti menyembah Tuhan, persis seperti yang dilakukan oleh Ahab dan anak-cucunya. Engkau bahkan membunuh saudara-saudaramu, yang sebetulnya mereka itu lebih baik darimu.

Menghapus referensi-referensi khusus mengenai perzinaan dan pelacuran agaknya tidak mempunyai dasar apa pun selain ingin memelihara opini pembaca terhadap moralitas publik selama masa terpecahnya kerajaan dari tergelincir lebih jauh menuju yang negatif.

* Berikut ini adalah dua ayat dari Yesaya, diambil dari KJV:

(36:11) Lalu berkatalah Elyakim, sebna dan Yoah kepada Rab-Syakih, Bicaralah, aku harap, kepada para pembantumu dalam bahasa Suriah; sebab kami paham: dan janganlah bicara kepada kita dalam bahasa Yahudi, nanti dimengerti rakyat di atas tembok kota itu.
(36:13) Kemudian Rab-Shyakih berdiri dan berteriak dalam bahasa Yahudi, dan berkata, Dengarlah kata-kata raja agung, raja Asyur.

Frase yang sama, 'bahasa Yahudi' (atau 'bahasa Kanaan') bisa juga ditemukan dalam Yesaya 19:18, 2 Raja-raja 18:26, dan 2 Tawarikh 32:18; bahwa tak satu pun dari kelima ayat ini yang merujuk 'bahasa Yahudi' sebagai bahasa Ibrani agaknya lebih dari pada sekadar kebetulan.[64] New World Translation dan RSV kurang lebih mengikuti fraseologi yang sama. Bagaimana pun juga CEV menerjemahkan kelima ayat tersebut sebagai bahasa Ibrani, tanpa mem­berikan catatan lebih ]anjut. Tentu saja CEV dimaksudkan untuk bacaan verbal yang mudah dan tidak untuk studi tekstual, namun hal itu bukan lantas dapat dijadikan alasan bagi penerjemahan dan asumsi yang tak benar (khususnya ketika frasa yang benar itu begitu simpel).

Di dalam Injil Yohanes kita dapatkan:

(9:22) Ibu bapak orang [buta] itu berkata begitu sebab mereka takut kepada orang-orang Yahudi, karena orang-orang Yahudi itu sudah sepakat bahwa jika seseorang mengakui [Yesus] sebagai Kristus, dia tidak boleh lagi masuk sinagog.

Ini menurut RSV sementara di dalam CEV kita baca:

(9:22-23) Ibu bapak orang itu berkata begitu sebab mereka takut kepada para pemimpin mereka. Para pemimpin itu telah bersepakat bahwa tak seorang pun boleh berhubungan dengan siapa saja yang berkata bahwa Yesus adalah Juru Selamat.

Sudah barang tentu jika ada seseorang yang sedang menciptakan sebuah image yang salah, maka para penerjemahlah yang di sini telah membuang referensi kepada "tidak boleh lagi masuk sinagog", yang membuat bagian ini berbunyi seakan-akan para pemimpin Yahudi telah dibuat sedikit jengkel dan siap memberikan teguran pedas.

Contoh-contoh ini adalah yang ditemukan secara kebetulan ketika menulis bagian awal dari buku ini, dan secara natural seseorang yang mempunyai inklinasi dan waktu akan dapat menemukan ayat-ayat tambahan yang lebih banyak lagi di mana para penerjemah telah memperkuat impresi-impresi salah yang baru. CEV hanyalah salah satu test case yang mutakhir; lebih dari empat puluh terjemahan Inggris sendiri dicetak, masing-masing mengandung ke­khususan-kekhususannya sendiri. Sebagai contoh banyak penginj il yang meng­anggap edisi-edisi utama Revised Standard Version terlalu liberal; New Testament in Modern English mengandung susunan kata-kata yang tak lazim; Living Bible mencampur teks dengan interpretasi, memasukkan kata-kata yang membuat teks sesuai dengan pandangan fundamentalis. Sebagian besar Bibel mengadopsi suatu pandangan teologis yang berbeda tentang Yesus Kristus dengan memilih bacaan-bacaan tertentu di atas lainnya: "seorang perempuan muda akan mengandung" untuk "seorang perawan akan mengandung" (Yesaya 7:14), "anak satu-satunya" untuk (anak satu-satunya yang diperanakkan (Yohanes 1:14, 18), "Yesus Kristus", untuk "Yesus Kristus, anak Tuhan" (Markus 1:1) dan seterusnya. Perbedaan implikasi dan arti teologis yang ada dalam bibel-bibel ini - sebagai akibat dari penyusupan, penggantian, atau omisi , apalagi penggunaan varian-varian yang selektif - hanya dapat dilabeli sebagai sebuah perusakan teks original.



8. Manuskrip-Manuskrip Kuno Menolak Doktrin-Doktrin Kristen yang Tersebar Luas



Baik melalui perubahan-perubahan yang terus berlaku atau pembuangan hal-hal yang tak murni yang sebelumnya menyusup ke dalam teks, Perjanjian Baru (PB) yang ada sekarang sering merupakan sebuah antagonis yang tajam daripada doktrin­doktrin Kristen yang dimuatnya itu sendiri. Pertama-tama, mayoritas orang Kristen hanyalah familiar dengan beberapa seleksi bagian tertentu yang secara regular dibaca atau dikomentari dalam khotbah-khotbah. Sebagaimana yang dicatat Maurice Bucaille, "Dengan pengecualian orang-orang Protestan, memebaca Injil-Injil secara keseluruhan merupakan hal yang tidak biasa dilakukan orang Kristen... Di sekolah Katolik Roma saya punya buku-buku Virgil dan Plato, tapi tidak punya Perjanjian Baru."[65] Sekarang kita temukan bahwa banyak di antara bagian-bagian yang dipilih ini, favorit tradisional para peng­injil dan bangunan dasar pengetahuan orang Kristen awam tentang agamanya sendiri, pada kenyataannya adalah palsu atau sekurang-kurangnya tidak dapat dipercaya, ditambah lagi telah diperlemah melalui catatan kaki-catatan kaki yang bersifat kehati-hatian di dalam Bibel kontemporer, atau bahkan dibuang kedua-duanya. Bagian-bagian ini menyentuh esensi doktrin Kristen itu sendiri.

  • Trinitas

    Kita telah mendiskusikan panjang lebar mengenai interpolasi Comma Johaaeum pada abad ke-16 menjadi 1 Yohanes 5:7, statemen Trinitas yang berkenaan dengan "Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus, dan ketiga­tiganya adalah satu." Begitu terkenalnya interpolasi ini hingga mem­buat saya tidak menyadari adanya Bibel yang masih juga memasukkan bagian ini semata-mata untuk memelihara Authorized King James Version 1611 yang orisinal. Satu-satunya bagian yang masih mene­gaskan doktrin Trinitas secara jelas-jelasan adalah Matius 28:19, "Sebab itu pergilah kepada segala bangsa dan jadikanlah mereka pengikut-pengikutku, baptislah mereka atas nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ajarkanlah mereka menaati semua yang sudah kuperintahkan kepadamu."[66] Berdasarkan itu, Akhir perkataan paska kebangkitan ini, yang tak dijumpai di Injil lain atau tempat mana pun di dalam PB, telah dianggap oleh sebagian sarjana sebagai sebuah interpolasi yang dimasukkan ke dalam Matius. Juga dijelaskan bahwa ide 'jadikan pengikut' sebetulnya dilanjutkan dengan 'ajarkan mereka,' yang sehingga rujukan kepada pembaptisan dengan formula Trinitarian di antara kalimat-kalimat tersebut merupakan sebuah susupan yang disusupkan kemudian ke dalam ucapan tersebut.[67]


  • Ketuhanan Yesus

    Apakah Yesus pernah merujuk dirinya sendiri sebagai Anak Tuhan hampir secara eksklusif bersandar pada Lukas 10:22,

    Tidak seorang pun mengenal Anak, selain Bapa. Tidak ada juga yang mengenal Bapa selain Anak; dan orang-orang kepada siapa Anak itu mau memperkenalkan Bapa.

    Kata-kata ini diulang secara harfiah di dalam Matius 11:27, sebab Lukas dan Matius kedua-duanya mengambil bacaan ini dari Q.[68] Akan tetapi, kata­kata ini berasal dari lapisan ketiga dari Q, lapisan yang ditambahkan orang­orang Kristen sekitar tahun 70 M.[69] Tidak satu pun dari dua lapisan yang terdahulu, termasuk Q yang asli yang dipelihara oleh pengikut-pengikut awal Yesus sendiri, memuat sesuatu tentang ketuhanan Yesus Kristus. Di samping itu, frasa Anak Tuhan ditemukan dalam PB di bawah kedok-kedok dan arti-arti yang berbeda, yang tidak satu pun mengimplikasikan keperanakan secara langsung karena hal itu akan bertentangan dengan monoteisme Yahudi.[70] Dalam pemikiran Yahudi, Anak Tuhan berarti seorang manusia yang memiliki hubungan moral (bukan fisik) dengan Tuhan,[71] dan dengan demikian, sangat mungkin bahwa orang-orang Kristen awal menggunakan sebutan ini untuk Yesus dalam arti seperti itu, karena telah dibesarkan dalam tradisi Yahudi. Jika demikian masalahnya, maka pengaruh Helenisme, di mana para kaisar senang memandang diri mereka sendiri sebagai keturunan langsung dari tuhan-tuhan atau dewa-dewa, dapat dianggap sebagai yang bertanggung jawab dalam berubahnya persepsi orang-orang Kristen belakangan dari pengertian hubungan moral menjadi hubungan fisik sera langsung.

    Kembali kepada PB, terjemahan KJV 1 Timotius 3:16 mengulas ketuhanan Yesus dalam rupa manusia: "Dan tidak ada yang dapat menyangkal, betapa besarnya rahasia ketuhanan: Tuhan menampakkan diri dalam rupa manusia..." Analisis tekstual modern telah melempar bacaan ini menjadi sebuah kebingungan, dengan semua versi yang saat ini memilih sebagai gantinya untuk Dia [Siapa or Yang mana] manisfestasikan secara sempurna. Contoh-contoh lain dari kritik teks yang melemahkan ketuhanan Yesus adalah Markus 1:1 ("Anak Tuhan" dibuang); Yohanes 6:69 ("Kristus, Anak Tuhan yang hidup" menjadi "Orang Suci dari Tuhan"); Kisah Rasul-rasul 8:37 (seluruh ayat, termasuk "Aku percaya bahwa Yesus Kristus Anak Tuhan", dibuang);[72] dan 1Korintus 15:47 ("Orang kedua adalah Tuhan dari langit" menjadi "orang kedua adalah dari langit.")[73]


  • Penebusan

    Hal ini mengacu pada penebusan dosa warisan (original sin) manusia oleh Yesus bagi orang-orang yang mengimani bahwa Kristus mati (disalib) karena dosa kolektif mereka. Oleh karena itu, hal ini merupakan pertunjukan cinta dan pengorbanan yang tertinggi dalam Kristen, dengan syafaat Yesus untuk semua umat manusia di saat penderitaan yang paling besar:

    Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang sedang mereka perbuat.

    Tapi ucapan bersejarah yang ada di dalam Lukas 23:24 ini (yang tentu merupakan salah satu dari ayat-ayat dalam Bible yang paling sering dinukil) seluruhnya absen dalam berbagai manuskrip tua, dan yang paling tua adalah ± 220 M. P. W. Comfort mengamati bahwa "agaknya teks ini bukanlah bagian dari tulisan asli Lukas, tapi ditambahkan belakangan... dari tradisi oral."[74] Begitu esensialnya ayat ini bagi penjelasan-penjelasan Injil, sehingga semua penerbit memasukkannya, dengan memberikan sebuah penjelasan di catatan kaki setelahnya.[75] Begitu juga kita harus catat Yohanes 6:47 (KJV menerjemahkan: "Orang yang percaya kepadaku mempunyai kehidupan yang kekal"), di mana kritikus teks telah memengaruhi Bibel-bibel modern untuk membuang "kepadaku" sehingga ayat itu tidak lagi membedakan Kristus sebagai Penebus dosa.


  • Kenaikan

    'Tidak satu pun dari keempat Injil yang mcriwayatkan kenaikan Kristus ke langit setelah Kebangkitannya dari kubur dengan kualitas yang dapat dipercaya. Matius dan Yohanes kedua-duanya menyimpulkan tanpa mengacu pada kenaikan. Lukas 24:51 ("dan dinaikkan ke langit") tidak terdapat dalam berbagai manuskrip tua,[76] dan oleh karenanya sering cukup dicantumkan dalam catatan kaki. Namun yang benar-benar paling mengherankan adalah Markus, di mana kedua belas ayat seluruhnya - termasuk Kenaikan - tidak ditemukan di mana pun juga dalam berbagai manuskrip, yang menempatkan Bibel-bibel kontemporer dalam situasi kaku dan janggal, harus memanjangkan akhirannya atau menyingkatkannya.[77] Hasil akhirnya adalah tidak ada satu pun ayat yang secara eksplisit menyebutkan Kenaikan selamat dari pemeriksaan tekstual dalam keempat Injil.[78]




9. Kesimpulan



Masih terdapat banyak contoh-contoh lainnya, tapi permasalahannya sudah cukup jelas: beberapa fondasi doktrin Kristen yang sangat mendasar, yang diduga berasal dari penjelasan Bibel tentang kehidupan Yesus, ternyata ada kalanya tidak terbukti atau hampir tidak ada bukti tekstual sama sekali dalam edisi-edisi keempat Injil modern itu. Dengan adanya berbagai bacaan esensial dan sangat diminati yang dibuang dari KJV kemudian apa lagi dasar-dasar Kristen baru yang secara teologis lemah ini? Lagi doktrin-doktrin dan prinsip-prinsip dasar apakah yang masih dapat dipegangi gereja dengan kuat?

Sebelumnya kita sudah ketahui bahwa sejarah situasi politik Yahudi sepenuhnya tidak mendukung untuk pemeliharaan PL, dengan sebagian besar penguasa-penguasa Yahudi yang menggalakkan politeisme dalam skala luas. Teks itu telah hilang berkali-kali, dan setelah penemuannya yang terakhir pun (dari sumber apa saja) pada abad ke-5 M, la senantiasa menjadi sasaran perubahan terus-menerus.

Sekarang kita saksikan bahwa sejarah juga tak bersahabat dengan PB. Sumber utama Kristen itu sendiri, Yesus, merupakan sebuah figur yang eksistensi historisnya tidak mungkin dibuktikan lewat sumber-sumber utama.

Sebagian dari ajaran-ajarannya ditemukun dalam Q, hanya saja kemudiun Q mengalami interpolasi dalam masa beberupa dekade dan akhirnya hilang, tertimhun dengan berbagai macam mitos Yesus yang segera beredar di kalangan Kristen. Menjelang akhir abad pertama, beberapa karya biograti muncul; pengarang-pengarangnya anonim, dan tak satu pun dari mereka yang memiliki pengetahuan langsung tentang kehidupan Yesus, juga tak satu pun yang menyebutkan sumber-sumber informasinya. Sekte-sekte rival pun bermunculan, masing-masing tidak segan-segan mengubah ayat-ayat yang dianggap perlu untuk menguatkan pandangan khususnya tentang Kristus: Tipe-tipe teks berkembang, beragam, melahirkan yang lebih baru, dan menjadi populer. Resensi­resensi mulai marak, interpolasi-interpolasi terus berlangsung, analisis-analisis tekstual mulai meragukan beberapa bacaan yang signifikan. Dan sampai kini setiap Bibel dapat secara hati-hati memilih varian-variannya, susunan-susunan katanya, dan oleh karenanya sampai pada Yesus yang sedikit berbeda.

Mereka yang berargumen bahwa beberapa dari ajaran Yesus masih senantiasa ada dalam keterangan-keterangan Injil sejatinya salah menanggapi; yaitu, bahwa kata-kata ini memang ada secara huruf tapi tidak secara spirit. Apa gunanya maklumat-maklumat mengenai kebajikan dan kecintaan, ketika keseluruhan agama itu sendiri telah menyelewengkan keinginan-keinginan orisinal Yesus (sebagaimana disaksikan dalam Q) menjadi agama yang mengajarkan penyembahan Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan dan keselamatan melalui kepercayaan bahwa ia telah disalib untuk menebus dosa seluruh manusia?

Kita sesungguhnya telah beranjak sangat jauh dari dunia isnad-isnad, sertifikat-sertifikat membaca, tradisi kesaksian, kontak pribadi, huffaz, Mushaf `Uthman, dan teks suci yang kemurniannya senantiasa tidak diragukan selama lebih dari empat belas abad. Perbedaan (antara Al-Qur'an dan Bibel) ibarat terang-benderangnya sinar matahari tengah hari versus gelap-gulitanya bayang-bayang tengah malam, dan kekontrasan inilah yang menyulut kecemburuan mereka-mereka yang terbiasa dengan Kitab-kitab Suci Biblikal untuk terus berusaha memandang kemurnian Kitab Suci yang lain dan terpeliharanya dari perangkap waktu sebagai tidak dapat diterima dengan akal.





Footnotes

[1] Beberapa nukilan panjang yang saya lakukan dalam bab ini, seperti halnya Bab ke-15 dan 16, adalah terbatas dari sarjana-sarjana Yudco-Kristen (barangkali hanya ada satu pengecualian), agar sekali lagi mereka menjelaskan agama mereka sendiri kepada pembaca.
[2] Burton L. Mack, The Lost Gospel: The Book of Q & Christian Origins, hlm. 1.
[3] Ibid, hlm. 73-80.
[4] lbid, hlm. 131.
[5] Ibid, hlm. 172.
[6] Ibid, him. 82, 89, 173-4.
[7] Ibid, him. 4-5.
[8] Ibid, hlm. 177.
[9] Ibid, hlm. 1-2. Hanya berkat analisa kritis terhadap teks selama abad yang lalu, bodi Q dapat dikenali dan secara perlahan direkonstruksi.
* [Injil-injil sinoptik adalah Matius, Markus dan Lukas. (penterjemah)
[10] Sir E. Hoskyns dan N. Davcy, The Riddle of the New Testament, Faber & Faber, London. 1963, hlm. 196.
[11] Ibid, hlm. 201.
[12] Maurice Bucaille, The Bible, The Qur'an and Science, hlm. 47-48. Buku yang bagus sekali ini mengandung kekayaan informasi tidak hanya tentang sains, tapi juga sejarah Kitab Suci dan Qur'an - yang sangat banyak melengkapi bab-bab di dalam buku ini.
[13] Lihat Helmut Koester, "What Is - And Is Not - Inspired", Bible Review, vol. xi, no. 5, Oktober 1995, hlm. 18.
[14] P.W. Comfort, Early Manuscript & Modern Translations of the New Testament, Baker Books, 1990, hlm. 3. Selanjutnya disebut Comfort.
[15] Ibid, hlm. 6.
[16] H. Koester, "What Is - And Is Not - Inspired", Bible Review, vol. xi, no. 5, Oktober 1995. hlm. 18, 48.
[17] Comfort, hlm. 3.
[18] Ibid, hlm. 3-4. Di sini saya harus sisipkan bahwa tarikh ini murni dugaan, suatu hal yang subjektif yang kadang kala dapat berbeda dalam hitungan dekade sampai ratusan tahun. Di antara manuskrip PB berbahasa Yunani yang paling awal yang memuat tarikh adalah yang ditulis pada Tahun Dunia 6457 (yakni 949 M.). [Perpustakaan Vatikan No. 345. Lihat Bruce M. Metzger, The Text of the New Testament, Its Transmission, Corruption, and Restoration, edisi ke-3, Oxford Univ. Press, 1992, hlm. 56. Selanjutnya disebut Metzger.] Perhatikan bahwa manuskrip itu tidak memuat tarikh Kristen, karena sistem kalender Anno Domini ("Tahun Tuhan") belum lagi diciptakan. Lihat juga buku ini hlm. 238-9, di mana Leningrad Codex menyebutkan banyak tarikh, yang tidak satu pun di antaranya adalah tarikh Kristen. Hal ini menunjukkan bahwa, paling tidak sampai abad 11 M. (jika tidak setelahnya), sistem kalender Kristen tidak ada wujudnya, atau setidaknya tidak lazim digunakan.
[19] Ibid, hlm. 6.
[20] Ibid, hlm. 7.
[21] Ibid, him. 6.
[22] Ibid, hlm. 6.
[23] Ibid, hlm. 12.
[24] Ibid, hlm. 13.
[25] Etzger, hlm. 215.
[26] Comfort, him. 13-14.
[27] Metzger, hlm. 177.
[28] Comfort, hlm. 9.
[29] Ibid, him. 15.
[30] Lihat buku ini hlm. 323-4.
[31] Metzger, hlm. 8-9.
[32] Ibid, hlm. 9.
[33] Ibid, hlm. 262-3.
[34] Sudah barang tentu teks-teks ini tidak ditulis dalam bahasa local, sehingga meskipun seorang awam yang beruntung melihatnya secara kebetulan tidak akan dapat mengambil manfaat apa pun darinya. Tapi 58 naskah yang berada dalam rentang waktu enam abad, dan meliputi seluruh dunia Kristen, benar-benar mengundang tanda tanya yang serius mengenai persentase para pendeta pada era tersebut yang tahu persis sebuah edisi komplet teks yang mereka khotbahkan
[35] Kodex papyrus ini - disimpan pada Foundation Martin Bodmer (dekat Genewa) - dengan 15 helai yang selamat sekarang rnemuat bagian-bagian dari Lukas dan Yohanes. Setiap halaman ditulis dalam sebuah kolom tunggal terdiri dari 38 sampai 45 baris dengan 25 sampai 36 huruf pada setiap barisnya . Tulisan tangan itu terdapat dalam skrip uncial yang bertarikh sekitar 200 M
[36] Comfort, him 105
[37] Ibid, hlm. 105.
[38] Ibid, hlm. 107.
[39] Ibid, hlm. 115.
[40] Ibid, hlm. 117.
[41] Ibid, hlm. 118.
[42] Lihat buku ini hlm. 332.
[43] Comfort, him. 89.
[44] Ibid, hlm. 10 1.
[45] Ibid, hlm. 102.
[46] Ibid, hlm. 103-4.
[47] Metzger, hlm. 186-195.
[48] Comfort, hlm. 8. Untuk kajian mendalam tentang perubahan-perubahan yang disengaja,
lihat: B. D. Ehrman, The Orthodox Corruption of Scripture.
[49] Comfort, hlm. 8.
[50] Lihat buku ini, hlm. 309-310.
[51] The Orthodox Corruption of Scripture, hlm. xii.
[52] Ibid, hlm. 279.
[53] Metzger, hlm. 101-2.
[54] Ibid, hlm. 102.
[55] 1 Yohanes 5: 6-8. .
[56] RSV, Thomas Nelson & Sons, 1952, 1 Yohanes 5: 6-8.
[57] Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 42. Cetakan miring ditambahkan.
[58] Ini semua sebagaimana yang terdapat dalam Revised Standard Version, Matius 23.
[59] Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 42.
[60] B.M. Newman, "CEV's Chief Translator: We Were Faithful to the Intention of the Text", Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 43.
[61] Ibid, hlm. 43. Harus kita catat bahwa perbedaan antara pendapat Newman dan Talmud tidak mungkin dapat diakurkan. Israel Shahak menulis, "Menurut Talmud, Yesus dieksekusi oleh sebuah pengadilan rabbinikal sebagaimana mestinya karena pemberhalaan, merangsang orang-orang Yahudi yang lain kepada pemberhalaan dan penghinaan kepada otoritas rabbinical. Semua sumber Yahudi klasik yang menyebutkan eksekusinya merasa sangat puas melaksanakan tanggung jawab itu: dalam uraian Talmud tidak menyebut orang-orang Romawi sedikit pun." [Jewish History, Jewish Religion, hlm. 97-98.] Dan berkenaan dengan nasib Yesus, "Talmud menegaskan bahwa hukumannya di neraka akan sangat pedih di dalam kotoran yang mendidih." [Ibid, hlm. 20-21.]
[62] Bible Review, vol. xii, no. 5, Okt. 1996, hlm. 43.
[63] New World Translation of the Holy Scripture, Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc., 1984.
[64] Sebuah topik yang sudah dikupas sebelumnya pada halaman 259-261.
[65] Maurice Bucaille, The Bible, The Qur'an and Science, hlm. 44-45. Meskipun Bibel secara keseluruhan ada dalam 286 bahasa (pada hitungan terakhir), dan pada era penerbitan besar-besaran sekarang ini ia berhasil meraih status best-seller, ternyata sangat sedikit yang peduli membacanya. Meskipun kehadirannya yang ada di mana-mana, di supermarket, hotel, tape, dan pop culture umumnya, hanya kira-kira lima belas persen saja dari mereka yang memiliki Bible benar-benar membacanya. [M. Abu Layla, "The Qur'an: Nature, Authenticity, Authority and Influence on the Muslim Mind", The Islamic Quarterly, 4th Quarter 1992, vol. xxxvi, no. 4, him. 235. Penulis itu menukil Manfred Barthel, What Does the Bible Really Say?, England. Souvenir Press Ltd., 1982.]
[66] RSV, Matius 28:19-20.
[67] Dictionary of the Bible, hlm. 1015.
[68] Lihat buku ini hlm. 311-312.
[69] B.L. Mack, The Lost Gospel: The Book of Q & Asal-usul Kristen, hlm. 172.
[70] Lihat misalnya, Kejadian 6:2, Ayyub 38:7, dan Keluaran 4:22.
[71] Dictionary of the Bible, hlm. 143.
[72] Comfort yakin ayat ini adalah interpolasi yang gambling [hlm.128].
[73] Semua contoh diambil dari Revised Standard Version.
[74] Comfort, hlm. 101.
[75] lbid, hlm. 101.
[76] Ibid, hlm. 103.
[77] Di dalam RSV Markus 16:9-20 sudah dipindahkan ke catatan kaki dengan catatan yang hati­hati. Sementara dalam CEV ditempatkan di antara dua catatan berikut ini "Satu Akhiran Tua Untuk Injil Markus" Dan "Akhiran Tua Lainnya Untuk Injil Markus".
[78] Bagaimana pun juga, Al-Qur'an secara eksplisit menegaskan kenaikan itu (4:158), dan oleh karena itu orang-orang Islam meyakini bahwa Yesus -meski tak pemah disalib-benar-benar dinaikkan.

Sumber :
The History of The Qur'anic Text
- From Revelation to Compilation -
Sejarah Teks Al-Quran - Dari Wahyu Sampai Kompilasinya -
Prof. Dr. M.M al A'zami

Download :pakdenono.com

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box