Minggu, 11 Januari 2009

GARANSI PINJAMAN UNTUK ISRAEL

GARANSI PINJAMAN UNTUK ISRAEL

Salah satu perjuangan Israel yang paling sengit melawan Amerika Serikat adalah akibat tuntutannya pada 1991 atas $10 milyar dalam bentuk garansi pinjaman untuk memperluas perumahan dan infrastruktur lainnya bagi para imigran baru. Dikarenakan rating kreditnya yang buruk, Israel tidak memperoleh pemberi utang dengan tingkat bunga menarik tanpa garansi dari AS.1 Konfrontasi itu berlangsung selama lebih dari setahun, dengan Presiden Bush berkeras bahwa pembangunan semua perumahan Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan harus dihentikan. Perdana Menteri Yitzhak Shamir menolak pengaitan semacam itu. Setelah Yitzhak Rabin berkuasa pada Juni 1992, Bush pada pokoknya membatalkan setiap pengaitan. Kongres setuju untuk memberikan garansi pada 1 Oktober 1992.


OMONG KOSONG

"Garansi pinjaman untuk Israel merupakan bantuan kemanusiaan yang tidak membebani para pembayar pajak Amerika." --Senator Robert W. Kasten, Jr., Republikan dari Wisconsin, 19922

FAKTA

Rancangan undang-undang Kongres yang mengesahkan $10 milyar dalam bentuk garansi pinjaman untuk Israel secara khusus menyatakan bahwa Israel akan membayar semua biaya administrasi dan biaya-biaya lain yang dibutuhkan untuk garansi itu. Namun, bagian lain dari undang-undang itu menyatakan bahwa Israel boleh membayar biaya-biaya ini dengan dana-dana yang diterimanya sebagai bantuan ekonomi dari Amerika Serikat.3 Pesannya adalah bahwa pada akhirnya, lepas dari mana pun anggaran itu berasal, pembayar pajak Amerika akan membayar garansi itu, termasuk "biaya penghitungan;" berapa pun jumlah keseluruhannya. Lebih-lebih, pemerintah AS berkewajiban "menyisihkan" sejumlah tertentu dari anggarannya sendiri untuk menutup kerugian akibat kelalaian yang mungkin dilakukan oleh setiap peminjam yang menerima garansi AS. Dalam kasus garansi untuk Israel ini, jumlah pengganti kerugian itu dapat berkisar dari beberapa juta dollar hingga lebih dari $800 juta. Jumlah yang tepat tergantung pada bagaimana faktor risiko kelalaian itu pada akhirnya dihitung.4 Para pembayar pajak Amerika diwajibkan untuk membayar seluruh kelalaian tersebut.

Berapa pun jumlahnya, uang yang disisihkan untuk membayar risiko garansi pinjaman itu akan diambilkan dari anggaran khusus dari departemen internasional, pertahanan, dan dalam negeri. Itu berarti bahwa ia akan bersaing dengan pembelanjaan bagi proyek-proyek dalam negeri dan pertahanan serta proyek-proyek internasional. Di samping itu, garansi tersebut mencakup segi-segi yang menguntungkan bagi Israel yang biasanya tidak merupakan bagian dari pengaturan-pengaturan semacam itu. Ini termasuk keputusan Kongres untuk menjamin 100 persen pinjaman-pinjaman Israel dan pembayaran-pembayaran bunganya.5 Tanggal 11 Februari 1993, isu dari Washington Jewish Week mengumumkan bahwa garansi pinjaman itu akan digunakan di Israel untuk tujuan-tujuan yang tidak berperikemanusiaan sama sekali: "investasi dalam infrastruktur, mendukung cadangan mata uang asing, dan memberikan pinjaman-pinjaman murah yang dapat dimanfaatkan masyarakat bisnis."


OMONG KOSONG

"Belum pernah terjadi penyalahgunaan yang mencolok dan terang-terangan dari bantuan kemanusiaan untuk memaksa Israel agar mengambil jalan tertentu." --Yitzhak Shamir, perdana menteri Israel, 19926

FAKTA

Bukan bantuan kemanusiaan yang menjadi tujuan utama Israel melalui tuntutan Perdana Menteri Yitzhak Shamir untuk mendapatkan garansi pinjaman AS. Yang dicari adalah uang untuk membiayai, secara langsung maupun tak langsung, pemukiman-pemukiman ilegalnya di wilayah-wilayah pendudukan dan untuk mendukung ekonomi sosialisnya yang gagal. Berulangkali pemerintahan Bush menjelaskan bahwa mereka bersedia memberikan garansi bagi penyediaan perumahan orang-orang Yahudi Soviet yang berimigrasi ke Israel --jika Israel menghentikan pembangunan pemukiman di wilayah-wilayah pendudukan. Namun Shamir menolak.

Meskipun banyak orang Yahudi Amerika menentang desakan Bush terhadap pengaitan, perlu dicatat bahwa sejumlah juru bicara Yahudi yang berpengaruh tidaklah demikian. Pertama adalah Michael Lerner, editor Yahudi untuk Tikkun, sebuah majalah liberal, yang menulis: "Ini adalah kesalahan Shamir, bukan Bush... Shamir berusaha menciptakan fakta-fakta di Tepi Barat yang akan membuat pertukaran tanah untuk perdamaian menjadi mustahil. Kini dia menuntut agar Amerika Serikat memberinya uang untuk menumbangkan kebijaksanaan Amerika sendiri. Chutzpah macam apa itu?"7

Dua wartawan Israel secara sarkastik mengomentari kepongahan Shamir dalam upayanya mencari pinjaman: "Pesan kita kepada orang-orang Amerika sangat khas Israel: 'Beri kami uang dan percayalah pada kami! Segala sesuatunya akan beres. Dan di samping itu, mengapa kalian mesti khawatir? Apa sih artinya $10 milyar untuk sahabat?' Selama orang-orang Amerika menginginkan demikian, mereka akan terus menelan semua tipuan itu."8

Shamir juga menegaskan bahwa Amerika Serikat mempunyai suatu "kewajiban moral" untuk memberi Israel garansi pinjaman.9 Keyakinan semacam itu mengandung simpul yang ironis, sebab kebijaksanaan-kebijaksanaan Israel sendirilah yang telah mengakibatkan begitu banyak orang Yahudi Soviet pindah ke Israel. Selama bertahun-tahun Israel telah menekan Amerika Serikat agar membatasi penerimaannya terhadap imigran Yahudi Soviet sehingga, sebagai gantinya, mereka akan pergi ke Israel.10 Alasan pemikiran Israel itu adalah bahwa sebanyak 91 persen orang Yahudi yang meninggalkan Uni Soviet pergi ke negeri-negeri selain Israel pada 1988; tahun sebelumnya angka itu mencapai 70 persen, dan orang-orang Israel khawatir kecenderungan itu akan menjadi 100 persen.11

Washington akhirnya meluluskan keinginan Israel dan pada tanggal 1 Oktober 1989 menentukan pembatasan imigrasi atas orang-orang Yahudi Soviet ke Amerika sebanyak 50.000 orang setahun. Ini mengakibatkan kebanyakan orang Yahudi yang meninggalkan Uni Soviet terpaksa pergi ke Israel, dan memang itulah yang diinginkan Israel.12

Sekalipun demikian, kegagalan Israel untuk menyediakan lapangan kerja dan rencana-rencana yang memadai untuk memberikan akomodasi pada imigran-imigran baru secara signifikan telah mengecilkan ramalan-ramalan sebelumnya bahwa satu juta orang Soviet akan tiba di Israel dalam tiga hingga lima tahun. Antara September 1989, ketika gelombang imigrasi dimulai, hingga akhir 1991, jumlah keseluruhan yang datang adalah 328.187 orang.13 Pada bulan fanuari 1992, angka bulanan turun menjadi 6.237, jumlah paling rendah dalam dua tahun.14 Pada bulan Mei 1992 angka itu turun lagi menjadi 3.360 dan beribu-ribu orang dilaporkan kembali dengan kecewa ke bekas Uni Soviet.15 Ilmuwan dari Cato Institute, Sheldon L. Richman, memperkirakan dalam bulan Agustus 1992 bahwa "aliran keluar melampaui imigrasi... [sebab] hampir separuh imigran dari bekas Uni Soviet menjadi penganggur."16

Dengan demikian perkiraan awal imigrasi yang mendasari garansi pinjaman $10 milyar itu terbukti hanya terpenuhi separuhnya saja. Tampaknya mungkin bahwa kurang dari setengah juta orang Yahudi Soviet akan berimigrasi ke Israel pada 1994. Atas dasar itu garansi AS --jika memang dibenarkan, yang patut saya pertanyakan-- mestinya tidak lebih dari $5 milyar.

Pada akhirnya Israel tidak dapat berbuat apa-apa tanpa garansi pinjaman AS. Para pemberi suara Israel menegaskan hal ini dengan menurunkan Yitzhak Shamir dari kursi Perdana Menteri Israel setelah tantangannya pada Presiden Bush untuk mendukung garansi tersebut. Berkebalikan dengan pernyataan-pernyataan yang sering dikeluarkan oleh para pejabat Israel bahwa mereka sesungguhnya tidak membutuhkan bantuan Amerika, Israel tidak mempunyai sumber untuk meneruskan rencana pemukiman wilayah-wilayah pendudukan pada tingkat yang belum pernah ada sebelumnya tanpa bantuan AS. Pun Shamir tidak akan memperoleh dukungan yang dibutuhkannya di kalangan orang-orang Israel agar terpilih kembali pada 1992.

Meskipun demikian, Shamir telah mencoba segalanya. Harian Israel berbahasa Ibrani Hadashot melaporkan bahwa organisasi-organisasi Yahudi utama di Amerika berusaha untuk menemukan pemberi garansi pinjaman di kalangan orang-orang Yahudi Amerika yang kaya setelah pemerintah Bush mendesak dihentikannya pembangunan pemukiman. Namun, orang-orang Yahudi Amerika ini tidak mau menerima Israel sebagai risiko kredit. Hadashot melaporkan bahwa kelompok Yahudi itu "mendekati dua puluh milyarder Yahudi di AS yang dipilih dari 500 orang terkaya di dunia, meminta mereka agar menjamin pinjaman-pinjaman Israel untuk menyerap imigran Soviet. Kedua puluh orang itu, yang secara politis mendukung Israel, menolak mentah-mentah. Mereka menyatakan bahwa sebagai pengusaha dengan motivasi utama untuk memperoleh keuntungan, mereka tidak mau menjamin pinjaman kepada suatu negara dengan risiko sedemikian rupa dalam kaitannya dengan kemampuan pengembaliannya."17


OMONG KOSONG

"Saya percaya bahwa pendirian cabang eksekutif [untuk mengaitkan garansi pinjaman dengan penghentian pembangunan pemukiman Israel] akan sangat mengganggu pembicaraan perdamaian Timur Tengah yang sedang berlangsung, karena bisa merusak posisi AS sebagai pihak penengah yang jujur." --Senator Arlen Specter, Republikan dari Pennsylvania, 199218

FAKTA

Kenyataannya, dengan memberikan garansi pinjaman, Kongres dan pemerintahan Bush lagi-lagi membuktikan bahwa Amerika Serikat pada dasarnya bukan pihak penengah yang jujur dalam masalah Timur Tengah. Sejak pendudukan Israel pada 1967 atas tanah-tanah Arab, kebijaksanaan AS --sejalan dengan kebijaksanaan dari bagian dunia lainnya-- secara resmi menentang pemukiman Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan, termasuk Jerusalem Timur Arab. Namun Kongres terus membiayai Israel dengan bantuan dana yang melimpah. Israel secara rutin berjanji tidak akan menggunakan bantuan ini untuk wilayah-wilayah pendudukan, secara rutin pula ia mengingkari janjinya sementara Washington hanya menutup mata.19 Tidak mungkin Israel dapat melanjutkan penjajahannya atas wilayah-wilayah pendudukan tanpa bantuan AS.


OMONG KOSONG

"Dengan garis-garis pedoman yang ada, tidak ada bantuan luar negeri AS untuk Israel yang dapat digunakan di luar perbatasan-perbatasan Israel sebelum 1967. Israel dengan ketat mematuhi garis-garis pedoman ini dan setiap tahun memberikan laporan lengkap dan terinci mengenai pembelanjaan seluruh bantuan AS." --AIPAC,199220

FAKTA

Pemerintahan Bush mendapati bahwa janji-janji Israel di bawah Perdana Menteri Likud Yitzhak Shamir tidak dapat dipercaya. Ini menjadi jelas setelah Gedung Putih mengeluarkan $400 juta dalam bentuk garansi pinjaman pada 1991 dengan janji Israel bahwa ia tidak akan menggunakan uang tersebut untuk wilayah-wilayah pendudukan. Ternyata Israel ingkar.

Sebuah laporan tahun 1992 oleh Kantor Akunting Umum mengenai ikrar Israel mendapati bahwa Israel telah ingkar untuk memberikan informasi yang dijanjikan mengenai pembelanjaan pemerintah di wilayah-wilayah pendudukan. Laporan itu menyimpulkan: "Kami mendapati bahwa program garansi $400 juta tidak mempunyai pengaruh yang dapat dilihat dalam kaitan dengan kebijaksanaan perumahan Israel dan tidak mempengaruhi keputusan-keputusan pemerintah Israel mengenai tempat membangun perumahan baru atau banyaknya aktivitas pemukiman yang harus dijalankan di wilayah-wilayah pemukiman. Pengaruh utama dari garansi pinjaman itu adalah memberi pemerintah Israel akses pada dana-dana pinjaman dengan tingkat bunga rendah."21

Telaah itu juga menemukan ketidaksesuaian yang lebar antara Israel dan Kementerian Luar Negeri menyangkut jumlah imigran baru yang masuk ke wilayah-wilayah pedudukan. Tercatat bahwa para pejabat Israel memperkirakan 1.500 orang dari para imigran baru yang telah memasuki negeri itu pada 1990 telah memilih untuk tinggal di wilayah-wilayah tersebut. Namun dikatakan, "perkiraan Kementerian Luar Negeri jauh lebih tinggi; Kementerian percaya bahwa sekitar 8.800 orang dari 185.000 imigran Soviet yang memasuki Israel pada 1990 tinggal di wilayah-wilayah pendudukan. Kami tidak dapat mengakurkan perbedaan ini."22

Senator Demokrat dari Virginia Barat, Robert C. Byrd, ketua Komite Derma Senat, mengatakan bahwa janji Israel untuk tidak menggunakan uang itu di wilayah-wilayah pendudukan adalah seperti "membangun sebuah bendungan kertas. Uang yang dipinjam Israel di bawah program garansi masuk langsung ke perbendaharaan Israel dan dengan segera kehilangan identitasnya."23 Byrd di kemudian hari menambahkan: "Sayangnya, pengaitan ini tidak cukup dapat mempengaruhi kebijaksanaan Israel dengan cara apa pun... Sesungguhnyalah, jumlah pemukim di wilayah-wilayah pendudukan telah meningkat dari 75.000 orang pada 1989 menjadi 104.000 pada 1991."24

Pada awal 1992 ada 242.000 orang Yahudi yang tinggal di wilayah Arab yang diduduki pada 1967, 129.000 orang Yahudi di Jerusalem Timur Arab, 97.000 orang di 180 pemukiman di Tepi Barat, 14.000 orang di 20 pemukiman di Dataran Tinggi Golan, dan 5.000 orang di 16 pemukiman di Jalur Gaza. Penduduk Palestina berjumlah 1 juta orang di Tepi Barat, 750.000 orang di Jalur Gaza, dan 150.000 orang di Jerusalem Timur. Sebagai tambahan, ada 15.000 orang Syria di dataran Tinggi Golan. Ariel Sharon, menteri perumahan pemerintahan Shamir, mengatakan pada akhir 1991 bahwa rencana-rencana pembangunan mutakhirnya mencakup pembangunan unit-unit di wilayah-wilayah pendudukan untuk mengakomodasi antara 40.000 hingga 120.000 lebih pemukim Yahudi setiap tahun untuk masa tiga tahun mendatang.25

Pada 22 Januari 1992, sebuah telaah oleh kelompok Peace Now dari Israel menunjukkan bahwa Israel telah memulai 13.650 unit perumahan di wilayah-wilayah pendudukan pada 1991 dengan biaya $1 milyar. Unit-unit baru itu mewakili 65 persen pertumbuhan dalam satu tahun dari seluruh unit yang didirikan selama lebih dari dua puluh tiga tahun sebelumnya di wilayah-wilayah tersebut.26 Angka-angka itu tidak mencakup lebih dari 10.000 unit yang sedang dibangun di Jerusalem Timur Arab atau di Dataran Tinggi Golan.27

Dalam kata-kata koresponden Washington Post Jackson Diehl pada awal 1992: "Dalam 18 bulan terakhir, pemerintah [Perdana Menteri Yitzhak] Shamir telah melancarkan kampanye pembangunan perumahan terbesar dalam 24 tahun sejarah pendudukan atas wilayah-wilayah itu."28 Diehl menambahkan: "Pemerintah Shamir telah terbukti menjalankan kebijaksanaan yang mengaburkan skala dan biaya kampanye yang sesungguhnya."29

Dalam suatu pidato di Senat, Senator Byrd mengatakan bahwa biaya keseluruhan program pemukiman Israel pada 1991 di wilayah-wilayah pendudukan, termasuk Jerusalem Timur Arab, mencapai $3 milyar.30

Francis A. Boyle, seorang ahli dalam bidang hukum internasional, mengatakan bahwa garansi pinjaman itu membantu dan bersekongkol dengan Israel dalam melanggar hak-hak asasi bangsa Palestina.

Sepuluh milyar dolar dalam bentuk garansi pinjaman itu mengkekalkan kolusi Amerika dalam pendudukan Israel. Meskipun undang-undang pengesahnya menetapkan bahwa pinjaman-pinjaman itu tidak boleh digunakan di luar perbatasan-perbatasan Israel sebelum 5 Juni 1967, ketentuan ini tidak ada artinya. Perdana Menteri Yitzhak Rabin secara terbuka menyatakan bahwa Israel akan mengizinkan diselesaikannya sekitar 11.000 unit perumahan yang belum jadi di Tepi Barat dan tidak akan membatasi pembangunan perumahan Yahudi yang baru di Jerusalem Timur Arab atau di "pemukiman-pemukiman keamanan" yang baru di Lembah Yordania dan Dataran Tinggi Golan.31

Dia mengatakan bahwa pemerintah Israel akan memberikan hak untuk memutuskan pemukiman mana yang dibutuhkan untuk "keamanan." Kebijaksanaan ini memungkinkan Israel untuk meneruskan ekspansi perumahan Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan tanpa ada pembatasan serius. Sebagai bukti dari pengaruh kepentingan-kepentingan pro Israel, pengumuman Rabin tidak mengundang protes dari kedua ujung jalan Pennsylvania Avenue dan hanya sedikit dari daerah pinggiran.

Catatan kaki:

1 Keith Brasher, New York Times, 23 September 1991. Rating kredit Israel adalah "minus BBB rendah" --jika dibandingkan dengan "AAA" untuk para pengutang tertinggi. Karenanya ia terpaksa membayar premi 2 persen atas pinjaman dan dibatasi dalam jumlah uang yang dapat dipinjamnya.

2 Near East Report, 2 Maret 1992.

3 Hak VI di bawah Rancangan Undang-undang Bantuan Luar Negeri 1 Oktober 1992.

4 Rowland Evans dan Robert Novak, Washington Post, 2 September 1991.

5 Keith Brasher, New York Times, 23 September 1991.

6 Washington Times, 28 Februari 1992.

7 Michael Lerner, dikutip dalam Fox Butterfield, New York Times, 16 September 1991.

8 Nehama Duek dan Gideon Eshet, Yediot Aharonot (Tel Aviv), 10 Januari 1992.

9 Jackson Diehl, Washington Post, 9 September 1991.

10 Ball, Passionate Attatchment, 298.

11 Joel Brinkley, New York Times, 19 Juni 1988; John M. Goshko, Washington Post, 24 Oktober 1988.

12 Robert Pear, New York Times, 24 September 1992.

13 Near East Report, 13 Januari 1992.

14 Clyde Haberman, New York Times, 14 Februari 1992.

15 John Asfour, "Soviet Immigration to Israel Continues to Plummet," Washington Report on Middle East Affairs, Juli 1992. Juga lihat Frank Collins, "If Soviet Jews Have Stopped Coming, Does Israel Need Loan Guarantees?" Washington Report on Middle East Affairs, Agustus/September 1992.

16 Sheldon L. Richman, USA Today, 11 Agustus 1992.

17 Hadashot (Tel Aviv), 29 September 1991

18 Near East Report, 2 Maret 1992.

19 Kantor Akunting Umum AS, "Israel: U.S. Loan Guarantees for Immigrant Absorbtion;" GAO/NSIAD-92-119,12 Februari 1992,5.

20 Bard dan Himelfarb, Myths and Facts, 244.

21 Kantor Akunting Umum, "Israel: U.S. Loan Guarantees;"4.

22 Ibid., 5.

23 John M. Goshko, Washington Post, 20 Februari 1992.

24 Congressional Record, Kongr. ke-102, sesi ke-2, 1 April 1992.

25 Yayasan untuk Perdamaian Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Laporan Khusus, Musim Dingin 1991-1992.

26 Clyde Haberman, New York Times, 23 Januari 1992. Haberman membulatkan angka itu menjadi 13.000 namun Jackson Diehl melaporkan angka khusus di Washington Post, 27 Januari 1992 dan 29 Januari 1992. Lihat Peace Now (Jerusalem dan Washington D.C.), "Report Number Four of Settlements Watch Committee," 22 Januari 1992.

27 Jackson Diehl, Washington Post, 29 Januari 1992.

28 Jackson Diehl, Washington Post, 27 Januari 1992.

29 Jackson Diehl, Washington Post, 29 Januari 1992.

30 Congressional Record, Kongr. ke-102, sesi ke-2, 1 April 1992.

31 Pidato pelantikan Rabin tahun 1992, teks itu ada pada Pelayanan Informasi Siaran Luar Negeri, 14 Juli 1992, 23- 27.



Diplomasi Munafik ala Yahudi -
Mengungkap Fakta
Hubungan AS-Israel oleh Paul Findley
Judul Asli: Deliberate Deceptions:
Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship by Paul Findley
Terbitan Lawrence Hill Brooks, Brooklyn, New York 1993
Penterjemah: Rahmani Astuti, Penyunting: Yuliani L.
Penerbit Mizan, Jln. Yodkali No. 16, Bandung 40124
Cetakan 1, Dzulhijjah 1415/Mei 1995
Telp.(022) 700931 Fax.(022) 707038

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box