Minggu, 11 Januari 2009

KLAIM-KLAIM ISRAEL TERHADAP JERUSALEM

KLAIM-KLAIM ISRAEL TERHADAP JERUSALEM

Halangan utama dalam mencapai perdamaian adalah perjuangan status Jerusalem. Kenyataan bahwa Jerusalem disucikan oleh orang-orang Kristen, Yahudi, dan Muslim mengandung arti bahwa statusnya berkaitan dengan masyarakat internasional. Rencana Pembagian PBB tahun 1947 menyadari adanya kepentingan seluruh dunia atas Jerusalem dengan menetapkan kota itu sebagai corpus separatum, sebuah kota yang terpisah dan tidak boleh dikuasai baik oleh bangsa Arab maupun Yahudi melainkan oleh suatu rezim internasional di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa. Israel menerima pengaturan ini ketika ia menerima rencana pembagian dan juga ketika ia diterima menjadi anggota PBB pada 1949. Namun, Israel secara konsisten selalu bertindak sebaliknya, dengan menyatakan bahwa Jerusalem merupakan ibukota abadi bangsa Yahudi. Sejak 1967, Israel telah menguasai seluruh Jerusalem. Pada 10 Juli 1980, ia secara resmi mencaplok kota itu dan menyatakan bahwa "Seluruh Jerusalem adalah ibukota Israel."1 Ia terus mempertahankan pendapat itu hingga sekarang.


OMONG KOSONG

"Jerusalem Yahudi merupakan bagian organik dan tak terpisahkan dari Negara Israel." --David Ben-Gurion, perdana menteri Israel pertama,19492

FAKTA

Dalam menyetujui Rencana Pembagian PBB tahun 1947, orang-orang Yahudi menerima penetapan badan dunia itu atas Jerusalem sebagai suatu corpus separatum di bawah kontrol internasional tanpa bangsa Arab maupun Yahudi bisa menuntut kekuasaan atasnya. Ikrar ini ditegaskan kembali ketika Israel akhirnya diterima Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 11 Mei 1949, setelah tiga kali mengajukan permintaan untuk menjadi anggota. Permintaan-permintaan sebelumnya tidak dikabulkan sebagian karena adanya kecurigaan internasional mengenai maksud-maksud Israel atas Jerusalem.3

Gerak cepat Israel untuk mengklaim Jerusalem sebagai miliknya bertentangan dengan pendapat masyarakat dunia.4 Pada 5 Desember 1949, pemimpin Israel David Ben-Gurion menyatakan: "Jerusalem adalah jantung dari jantungnya Israel... Kita tidak membayangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan berusaha memisahkan Jerusalem dari Israel, atau mencurigai kedaulatan Israel atas ibukota abadinya itu."5

Sebagai reaksi, Majelis Umum PBB empat hari kemudian menegaskan kembali penetapan rencana pembagian yang menetapkan seluruh kota Jerusalem sebagai corpus separatum, dengan menolak klaim Israel. Namun Israel menanggapi dengan berani. Ia mengabaikan badan dunia itu dan pada 11 Desember secara resmi menyatakan bahwa Jerusalem telah menjadi ibukota Israel sejak hari pertama Israel berdiri.6

Pada 16 Desember, Ben-Gurion menantang masyarakat dunia dengan memindahkan kantor perdana menteri ke Jerusalem. Dia menyatakan awal tahun baru 1950 sebagai hari perpindahan semua kantor pemerintah ke Jerusalem kecuali kementerian luar negeri dan kementerian pertahanan serta markas besar polisi nasional.7 Pemindahan kantor-kantor pemerintah Israel ke Jerusalem tetap tak terbendung oleh tuntutan Dewan Perwalian PBB pada 20 Desember agar Israel memindahkan kantor-kantor itu dari Jerusalem karena tidak sesuai dengan janji-janjinya pada Perserikatan Bangsa-Bangsa.8 Pada 31 Desember, Israel secara resmi memberitahu dewan itu bahwa ia tidak akan memindahkan pemerintahan dari Jerusalem.9

Tentangan Israel terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa terbukti berhasil. Sejak Desember 1949 dan seterusnya, Israel telah bertindak seakan-akan ibukotanya yang sah dan diakui adalah Jerusalem.


OMONG KOSONG

"Istilah 'pencaplokan'... itu tidak pada tempatnya. Sarana-sarana yang dipakai [pada akhir perang 1967] ditujukan untuk menyatukan Jerusalem ke dalam bidang administratif dan kotapraja, dan menjadi landasan sah bagi perlindungan terhadap Tempat-tempat Suci di Jerusalem." --Abba Eban, menteri luar negeri Israel, 196710

FAKTA

Pada akhir Perang 1967, Israel bergerak cepat untuk memperluas batas-batas kota dan mencaplok seluruh Jerusalem sebagai "ibukota abadi."11 Hingga 1967, Jerusalem terdiri atas Kota Tua dengan tembok bersejarahnya, yang terbagi menjadi wilayah-wilayah Armenia, Kristen, Yahudi, dan Muslim, dan kota yang mengelilinginya, yang dibagi untuk orang-orang Arab di sebelah timur dan orang-orang Israel di sebelah barat.

Dalam kegelapan dinihari tanggal 11 Juni, hari setelah berakhirnya pertempuran, pasukan Israel memberi peringatan tiga jam untuk mengosongkan rumah-rumah kepada orang-orang Palestina yang tinggal di seksi Mughrabi dari Kota Tua Jerusalem, di sebelah Tembok (Ratapan) Barat dari Temple Mount/Haram Al-Syarif. Lalu buldoser-buldoser Israel menghancurkan tempat-tempat tinggal dan dua masjid, membuat 135 keluarga --650 pria, wanita, dan anak-anak-- menjadi tunawisma. Itu merupakan penyitaan pertama atas hak milik Palestina setelah perang.12

Seminggu kemudian, pada 18 Juni, para serdadu Israel mulai memerintahkan orang-orang Palestina untuk meninggalkan wilayah Yahudi di Kota Tua. Pada mulanya, pengusiran itu hanya menimpa beberapa ratus orang saja, namun dalam tahun-tahun selanjutnya menimpa pula seluruh penduduk Palestina di wilayah tersebut yang berjumlah kira-kira 6.500 orang. Orang-orang Yahudi mulai pindah ke wilayah itu sejak Oktober 1967.13

Israel bergerak dengan yakin untuk menguatkan cengkeramannya atas Jerusalem Timur Arab dua minggu setelah perang dengan diloloskannya dua ordonansi dasar oleh Knesset pada 27 Juni: Ordonansi Hukum dan Administrasi dan Ordonansi Korporasi Kotapraja. Hukum korporasi itu memungkinkan menteri dalam negeri untuk mengubah Batas-Batas Jerusalem, dan ordonansi administrasi memungkinkannya untuk memberlakukan hukum Israel ke wilayah kotapraja yang diperluas itu.14 Menteri dalam negeri melakukan kedua-duanya satu hari kemudian, pada 28 Juni. Dia lebih dari sekadar menggandakan ukuran Jerusalem dengan jalan memperluas batas-batas ke utara sembilan mil dan ke selatan sepuluh mil, meningkatkan batas-batas kotapraja Jerusalem dari empat puluh kilometer persegi menjadi seratus kilometer persegi.15

Batas-batas baru Jerusalem secara hati-hati ditetapkan untuk memastikan, sebagaimana dilaporkan Wakil Walikota Meron Benvenisti di kemudian hari, "mayoritas Yahudi yang melimpah" di dalam batas-batas yang baru itu.16 Daerah-daerah dengan penduduk Palestina yang padat dihapuskan sementara tanah yang berbatasan dengan desa-desa Arab disatukan ke dalam kota yang diperluas itu.17 Akibatnya batas-batas kota Jerusalem yang diperluas itu kini menampung 197.000 orang Yahudi dan 68.000 orang Palestina18 --suatu perubahan dramatis dari masa-masa pra-pembagian tahun 1947 ketika ada sekitar 105.000 orang Palestina dan 100.000 orang Yahudi di Jerusalem Besar. Di dalam batas-batas kota dari kekotaprajaan lama proporsinya kini adalah 60.000 orang Palestina dan 100.000 orang Yahudi.19

Majelis Umum PBB pada 14 Juli 1967 menyesalkan penolakan Israel untuk mematuhi resolusi Majelis tanggal 4 Juli, yang memerintahkan Israel untuk membatalkan semua upaya untuk mengubah status Jerusalem dan menganggap semua upaya itu tidak sah. Majelis juga meminta sekretaris jenderal untuk melaporkan tentang situasi di jerusalem.20

Duta Besar Ernesto Thalmann dari Swiss dipilih sebagai wakil khusus sekretaris jenderal. Dia melaporkan bahwa "dijelaskan tanpa keraguan sama sekali bahwa Israel tengah mengambil setiap langkah untuk menempatkan bagian-bagian kota yang tidak dikontrol oleh Israel sebelum Juni 1967 di bawah kekuasaannya... Para pejabat Israel menyatakan secara tegas bahwa proses integrasi tidak dapat diubah dan tidak dapat dirundingkan."21

Meskipun Menteri Luar Negeri Israel Abba Eban meyakinkan Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa Israel tidak mencaplok Jerusalem Timur Arab, pencaplokan merupakan akibat praktis dari aksi-aksinya. Untuk selanjutnya, Jerusalem Timur Arab dihubungkan dengan pasokan air Israel dan, seluruh kota dianggap oleh Israel seakan-akan bagian integral dari negara Yahudi.

Baru setelah 30 Juli 1980 Israel secara resmi dan terbuka mencaplok seluruh Jerusalem dengan menyatakan bahwa "Seluruh Jerusalem adalah ibukota Israel." Dengan menetapkan ordonansi itu sebagai "hukum dasar," Knesset memberinya peringkat konstitusional-semu.22Tindakan itu diambil satu hari setelah Majelis Umum PBB mengadakan pemungutan suara bagi Palestina dan penarikan mundur Israel dari seluruh wilayah pendudukan, termasuk Jerusalem Timur Arab.23

Pencaplokan itu merupakan patok yang menandai perjuangan panjang oleh Israel melawan tentangan masyarakat dunia atas dikuasainya seluruh kota Jerusalem oleh Israel. Meskipun pencaplokan itu menimbulkan kegemparan internasional, Israel tetap menolak untuk mundur dan mempertahankan cengkeramannya atas Kota Suci itu.24


OMONG KOSONG

"[Tahun 1967] mengawali suatu kebijaksanaan baru Amerika yang tetap tak berubah hingga hari ini; yaitu, penerimaan secara tersirat kontrol de facto Israel atas Jerusalem yang bersatu." --Yossi Feintuch, ilmuwan Israel, 198725

FAKTA

Amerika Serikat telah secara konsisten menentang klaim Israel atas seluruh kota Jerusalem. Ia telah, bersama dengan hampir semua negara lain, mempertahankan kedutaan besarnya di Tel Aviv dan bukan di Jerusalem sebagai lambang penentangannya terhadap pemaksaan kekuasaan Israel atas seluruh kota Jerusalem.

Pada awal 1950-an pemerintahan Eisenhower melangkah sangat jauh dengan melarang para diplomat Amerika agar tidak berurusan dengan para pejabat Israel di Jerusalem. Tindakan drastis itu muncul sebagai reaksi atas dipindahkannya Kementerian Luar Negeri Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem pada 13 Juli 1953. Menanggapi tindakan Amerika Serikat itu, Inggris, dan negara-negara lain memboikot semua fungsi di Jerusalem dan menolak untuk mengunjungi kementerian luar negeri, yang perpindahannya ke Jerusalem dipandang sebagai upaya untuk mendukung klaim Israel atas Jerusalem sebagai ibukotanya.26

Menteri Luar Negeri John Foster Dulles mempertahankan boikot itu selama satu setengah tahun sebelum menyerah pada kekerasan sikap Israel dan ketidaknyamanan-ketidaknyamanan praktis dari situasi itu. Pada 12 November 1954, dia membolehkan Duta Besar Amerika yang baru untuk Israel, Edward Lawson, untuk menyerahkan surat-surat kepercayaannya di Jerusalem, dan secara efektif mengakhiri boikot itu.27

Namun Kementerian Luar Negeri tetap berpegang teguh pada kata-kata dari suatu memo abadi, "membiarkan masalah Jerusalem sebagai masalah yang masih terbuka dan mencegahnya terselesaikan semata-mata melalui proses keausan dan fait acompli."28 Maka ketika Israel membuka gedung Knessetnya yang baru di Jerusalem pada 30 Agustus 1966, tidak ada diplomat AS yang hadir, meskipun sekelompok wakil Kongres menghadirinya.29

Sekalipun demikian, kebijaksanaan Washington mengenai Jerusalem melemah dari tahun ke tahun. Sejak 1949 pemerintah mengabaikan penetapan Jerusalem sebagai sebuah kota internasional yang telah disetujuinya dalam Rencana Pembagian tahun 1947, dan sebagai gantinya menyetujui usulan bahwa akan ditetapkan zona-zona pemerintahan lokal Arab dan Israel dengan seorang komisaris PBB yang bertanggung jawab atas tempat-tempat suci dan permasalahan internasional sementara Jerusalem tetap tidak boleh dijadikan ibukota negara mana pun.30

Kemunduran kebijaksanaan AS lainnya muncul 1969 di bawah pemerintahan Nixon ketika Amerika Serikat melepaskan diri dari ucapan seorang komisaris PBB, mengabaikan ketetapannya bahwa Jerusalem merupakan sebuah kota internasional, dan menurunkan posisinya menjadi sekedar rumusan bahwa Jerusalem tetap merupakan kota yang terbagi yang masa depannya ditentukan oleh pihak-pihak yang terkait.31 Tetapi pemerintah juga menyatakan pada 1969 bahwa Jerusalem Timur Arab, yang telah direbut Israel pada 1967, merupakan "wilayah pendudukan [yang serupa] dengan daerah-daerah lain yang diduduki oleh Israel."32

Presiden George Bush secara terbuka menegaskan kembali kebijaksanaan ini pada 3 Maret 1990, serta penetapan Jerusalem Timur Arab sebagai wilayah pendudukan.33


OMONG KOSONG

"Jerusalem adalah dan harus tetap menjadi ibukota Israel." --Resolusi Senat dan Dewan Perwakilan AS, 199034

FAKTA

Sementara kebijaksanaan AS telah secara konsisten menentang klaim Israel atas Jerusalem sebagai ibukotanya, Kongres secara rutin mengeluarkan resolusi-resolusi tidak mengikat yang memintakan pengakuan atas Jerusalem sebagai ibukota Israel. Pada 1988 Senator Republik Jesse Helms dari North Carolina melangkah demikian jauh dengan menambahkan suatu amandemen bagi Akta Apropriasi Kementerian Luar Negeri yang meminta dibangunnya dua fasilitas diplomatik yang terpisah di Israel, satu di Tel Aviv dan satu lagi di Jerusalem "atau Tepi Barat." Para pengecam menyatakan amandemen itu merupakan upaya lain dari para pendukung Israel agar Kedutaan Besar AS dipindahkan ke Jerusalem.35 Pemimpin minoritas republik Robert Dole dari Kansas mengeluh pada 1990 bahwa Kongres bertindak tidak bertanggung jawab dengan mengeluarkan resolusi-resolusi yang "mengalir lancar dalam waktu sekitar 15 detik [tanpa] perdebatan." Dole mengemukakan bahwa resolusi 1990 "menyatakan Jerusalem sebagai ibukota Israel --tempat kedudukan pemerintahan Israel; suatu posisi yang bertentangan 180 derajat dengan pandangan negara-negara Arab dan bangsa Palestina. Yang paling penting, resolusi itu menyatakan bahwa pemerintah --AS dan banyak pengamat luar-- menganggap lebih baik masalah itu diserahkan kepada pihak-pihak yang terkait agar dirundingkan, dan bukannya diputuskan melalui aksi unilateral."36

Pada saat yang sama, Partai Demokrat telah secara resmi mendukung posisi Israel dalam program politik partainya, dengan meminta dipindahkannya Kedutaan Besar AS ke Jerusalem. Prinsip dasar politik Demokrat pada 1984 berbunyi: "Partai Demokrat mengakui dan mendukung status pasti Jerusalem sebagai ibukota Israel. Sebagai lambang dari pendirian ini, Kedutaan Besar AS harus dipindahkan dari Tel Aviv ke Jerusalem."37

Pada tahun yang sama, subkomite Permasalahan Luar Negeri DPR mengenai operasi-operasi internasional dan mengenai Eropa serta Timur Tengah mengeluarkan sebuah resolusi tidak mengikat yang menyatakan bahwa Kongres menetapkan Kedutaan Besar dipindahkan ke Jerusalem "secepat mungkin."38 Ini merupakan salah satu tujuan utama Komite Urusan Publik IsraelAmerika (AIPAC), sarana lobi resmi Israel.39 Bahkan Menteri Luar Negeri George Shultz, salah seorang pendukung paling hangat Israel, memperingatkan Kongres bahwa gerakan semacam itu tidak akan bijaksana.40

Sekalipun demikian, Partai Demokrat terus mendukung kebijaksanaan Israel dalam masalah Jerusalem. Pada 1988 kandidat presiden Demokrat Michael Dukakis menunjukkan kesediaannya untuk memindahkan Kedutaan Besar ke Jerusalem, begitu pula Bill Clinton pada 1992. Program Partai Demokrat pada 1992 menyebut Jerusalem sebagai ibukota Israel, namun tidak melangkah terlalu jauh dengan mendesak agar Kedutaan Besar AS dipindahkan ke sana.

Catatan kaki:

1 New York Times, 31 Juli 1980.

2 Benvenisti, Jerusalem, 11-12. Teks pidato Ben-Gurion terdapat dalam Medzini, Israel's Foreign Relations, 1: 223-24.

3 George Barrett, New York Times, 30 April 1949; Bailey, Four Arab-Israeli Wars, 64.

4 Pasukan Israel telah gagal dalam kampanye mereka merebut Kota Tua Jerusalem dalam perang 1948, dan Kota Tua itu tetap di bawah kontrol Legiun Arab Yordania. Maka ketika orang-orang Israel menyebut Jerusalem antara 1949 dan 1967, ketika mereka akhimya merebut Kota Tua tersebut, mereka mengacu pada Jerusalem Barat milik Yahudi, bagian baru dari kota itu.

5 Benvenisti, Jerusalem, 11-12. Teks itu terdapat dalam Medzini, Israel's Foreign Relations, 1: 223-24.

6 Brecher, Desicions in Israel's Foreign Policy, 12. Juga lihat Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 210-14.

7 New York Times, 21 Desember 1949; Benvenisti, Jerusalem, 12; Feintuch, U.S. Policy on Jerusalem, 88. Juga lihat Cattan, Jerusalem, 55-65; Mallison dan Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 214.

8 Resolusi 114 (S-2). Teks itu terdapat dalam Tomeh, United Nations Resolutions on Palestine and the Arab-Israeli Conflict, 1: 176.

9 New York Times, 1 Januari 1950.

10 Surat Abba Eban kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa,10 Juli 1967, dalam Medzini, Israel's Foreign Relations, 1: 49.

11 Benvenisti, Jerusalem, 117; Brecher, Decisions to Israel's Foreign Policy, 39-40. Juga lihat Cattan, "The Status of Jerusalem under Intemational Law and United Nations Resolutions;" Journal of Palestine Studies, Musim Semi 1981, 3-15, serta buku Cattan Jerusalem; Ibrahim Dakkak, "The Transformation of Jerusalem: Juridical Status and Physical Change;" dalam Aruri, Occupation, 67-96; Hirst, "Rush to Annexation: Israel in Jerusalem," Journal of Palestina Studies, Musim Panas 1974, 3-31; Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 207-39; Ghada Talhami, "Between Development and Preservation: Jerusalem under Three Regimes," American-Arab Affairs, Musim Semi 1986, 93-107.

12 Halabi, The West Bank Story, 35-36. Juga lihat Hirst, "Rush to Annexation: Israel in Jerusalem;" Journal ofPalestine Studies, Musim Panas 19741- Neff, Warriors for Jerusalem, 289-90. Teks pernyataan Walikota Rouhi Khatib dari Jerusalem Timur di hadapan rapat Dewan Keamanan PBB tanggal 3 Mei 1968, mengenai aksi-aksi Israel di Jerusalem selama dua minggu pertama pendudukan, terdapat dalam Nakhleh, Encyclopedia of Palestine Problem, 374-77. Nakhleh juga mengambil kutipan- kutipan yang sangat banyak dari saksi-saksi lain mengenai aksi- aksi Israel di Jerusalem sebagaimana dinyatakan dalam Dokumen PBB S/13450 dan Addendum 1 tanggal 12 Juli 1979. Komisi itu didirikan melalui Resolusi Dewan Keamanan 446 tanggal 22 Maret 1979 "untuk memeriksa situasi yang berkaitan dengan pemukimanpemukiman di wilayah-wilayah Arab yang diduduki sejak 1967 termasuk Jerusalem."

13 Ann Lesch, "Israeli Settlements in the Occupied Territories;" Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1978. Juga lihat Dayan, Story of My Life, 372.

14 Brecher, Decisions in Israel's Foreign Policy, 39-40. Juga lihat Feintuch, U.S. Policy on Jerusalem, 127-29.

15 Cattan, Jerusalem, 72. Juga lihat Joseph Judge, 'This Year in Jerusalem," National Geographic, April 1983, 479-514. Jerusalem Timur milik Yordania pada waktu itu hanya seluas enam kilometer persegi; lihat Yayasan untuk Perdamaian Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Musim Dingin 1991-1992.

16 Benvenisti, Jerusalem, 251.

17 Ibrahim Mattar, "From Palestinian to Israeli: Jerusalem 1948-1982, " Journal of Palestine Studies, Musim Panas 1983,57-63. Juga lihat Neff, Warriors for Jerusalem, 312.

18 Benvenisti, Jerusalem, 251.

19 Michael C. Hudson,'The Transformation of Jerusalem: 1917-1987 AD;" dalam Asali, Jerusalem in History, 259,269.

20 Resolusi 2254 (ES-V). Teks itu terdapat dalam Tomeh, United Nations Resolutions on Palestine and tire Arab-Israeli Conflict, 1: 68. Juga lihat Mallison dan Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 215-16.

21 PBB A/6793. Kutipan-kutipan dalam "Documents Concerning the Status of Jerusalem," Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1971, 178-82, dan Medzini, Israel's Foreign Relations, 1: 251-53.

22 Aronson, Creating facts, 137-39. Teks itu terdapat dalam New York Times, 31 Juli 1980. Juga lihat Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 443; Quigley, Palestine and Israel, 172.

23 Khouri, The Arab-Israeli Dilemma, 418-19.

24 Latar belakang mengenai Jerusalem oleh David Shipler, New York Times Magazine, 14 Desember 1980. Juga lihat Cattan, Jerusalem, 223. Kutipan-kutipan panjang dari sebuah surat dari Presiden Mesir Anwar Sadat kepada Perdana Menteri Israel Menachem Begin yang memprotes pencaplokan itu terdapat dalam "Documents and Source Material;" Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1980, 202-4.

25 Feintuch, U.S. Policy on Jerusalem, xi.

26 Dana Adams Schmidt, New York Times, 11 Juli 1953; New York Times, 16 Juli 1953; keputusan Israel diumumkan pada 10 Juli 1953. Posisi AS mengenai masalah itu dikemukakan dalam dua pernyataan Kementerian Luar Negeri pada 28 Juli 1953, dan 3 November 1954; lihat Kementerian Luar Negeri AS, American Foreign Policy 1950-1955, 2254-55. Juga lihat Brecher, Decisions in Israel's Foreign Policy, 34; Feintuch, U.S. Policy on Jerusalem, 116; Neff, Warriors at Suez, 43. Kumpulan yang sangat berharga dari dokumen-dokumen sejarah yang berkaitan dengap Jerusalem, terutama setelah 1967, dapat ditemukan dalam "Documents concerning the Status of Jerusalem;" Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1971, 171-94.

27 Feintuch, U.S. Policy on Jerusalem, 116.

28 Ibid., 117.

29 James Feron, New York Times, 31 Agustus 1966. Kisah Feron mencatat kehadiran sejumlah besar tamu intemasional, tetapi tidak menyebut-nyebut tentang kenyataan bahwa Amerika Serikat secara resmi memboikot pembukaan itu.

30 Fentuch, U.S. Policy on Jerusalem, 72.

31 Sheehan, The Arabs, Israelis, and Kissinger, Lampiran 2. Juga lihat Brecher, Decisions in Israel's Foreign Policy, 479-80.

32 Feinteuch, U.S. Policy on Jerusalem, 137. Juga lihat Yodfat dan Amon-Ohanna, PLO,136-37.

33 Transkrip, ucapan Presiden di Palm Springs, California, New York Times, 5 Maret 1990. Teks itu terdapat dalam "Documents and Source Material," Journal of Palestine Studies, Musim Panas 1990,179. Juga lihat John M. Goshko, Washington Post, 7 Maret 1990.

34 Resolusi yang dikeluarkan bersama-lama S.106 dan H.290, 1990. Teks itu terdapat dalam "Documents and Source Material;" Journal of Palestine Studies, Musim Panas 1990,182-83.

35 Lihat memorandum Francis A. Boyle untuk Wakil Lee Hamilton, 21 Juh 1989, Arab-American Affairs, Musim Gugur 1989, 126. Teks perkataan Helms mengenai amandemennya terdapat dalam Congressional Record, SS9919, 26 juli 1988.

36 Helen Dewar, Washington Post, 20 April 1990; Donald Neff, Middle East International, 27 April 1990. Teks perkataan Dole itu terdapat dalam Congressional Record, 20 April 1990.

37 Teks itu terdapat dalam New York Times, 18 Juli 1984.

38 Bernard Gwertzman, New York Times, 3 Oktober 1984.

39 Lihat, misalnya, kutlpan-kutipan dari pernyataan politik AIPAC dalam "Documents and Source Materials," Journal of Palestine Studies, Musim Panas 1985, 220-24.

40 Bernard Gwertzman, New York Times, 19 Februari 1984, 27 Maret 1984.



Diplomasi Munafik ala Yahudi -
Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel oleh Paul Findley
Judul Asli: Deliberate Deceptions:
Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship by Paul Findley
Terbitan Lawrence Hill Brooks, Brooklyn, New York 1993
Penterjemah: Rahmani Astuti, Penyunting: Yuliani L.
Penerbit Mizan, Jln. Yodkali No. 16, Bandung 40124
Cetakan 1, Dzulhijjah 1415/Mei 1995
Telp.(022) 700931 Fax.(022) 707038

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box