Kamis, 08 Januari 2009

Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel

oleh : Paul Findley
(mantan anggota Kongres AS)

DUA PULUH DELAPAN
ILUSI NILAI-NILAI BERSAMA

Salah satu omong kosong yang paling berbahaya dan paling luas diyakini mengenai hubungan AS-Israel adalah bahwa kedua negara itu mempunyai cita-cita, struktur demokrasi, dan penghargaan pada hak-hak asasi manusia yang sama. Ini merupakan khayalan yang menyulitkan setiap upaya perdamaian. Israel bukan negara demokrasi. Ia. tidak mempunyai konstitusi. Ia melancarkan diskriminasi terutama atas dasar agama dan bersikap kasar bahkan brutal terhadap kelompok minoritas. Ia adalah sebuah negara yang bersifat eksklusif dan ekspansionis. Selama hampir setengah abad praktek-praktek Israel telah berkali-kali dikecam oleh masyarakat dunia sebagai pelanggaran-pelanggaran terhadap hukum internasional. Meskipun praktek-praktek ini bertentangan dengan hukum Amerika, Amerika Serikat, bagai mencoreng muka sendiri, selalu melindungi Israel.


OMONG KOSONG

"[Amerika Serikat mempunyai suatu] hubungan khusus dengan Israel, yang didasarkan atas nilai-nilai yang sama, perjanjian timbal balik untuk mendukung demokrasi, dan suatu persekutuan strategis." --Program Partai Demokrat, 1992 1)

FAKTA

Israel tidak mempunyai sebuah konstitusi tertulis atau pernyataan hak-hak asasi manusia, dan pemerintahannya sebagian benar-benar merupakan suatu teokrasi.2Menurut Hukum Yurisdiksi Pemerintahan Rabbi tahun 1953, semua penduduk Yahudi berada di bawah pemerintahan rabbi dalam bidang-bidang domestik dan sosial. Dengan demikian hanya daging yang halal saja yang diperbolehkan di Israel dan usaha-usaha yang dilakukan oleh orang-orang beragama Kristen atau beragama lain untuk menarik masuk orang Yahudi merupakan suatu kejahatan yang dapat dihukum penjara lima tahun.3 Seorang hakim agama dapat memerintahkan seorang suami agar menceraikan istrinya atau menolak menceraikan istri yang diperlakukan tidak adil, dan seorang ipar lelaki boleh mencegah seorang janda tanpa anak untuk menikah lagi.4 Orang-orang Kristen atau Muslim tidak boleh menikahi orang-orang Yahudi di Israel, dan jika mereka menikah di tempat lain maka ikatan mereka tidak diakui oleh pengadilan rabbi di Israel.

Pada Desember 1990, para pemimpin gereja Kristen di Jerusalem sangat prihatin dengan gangguan-gangguan Yahudi terhadap institusi-institusi tradisional Kristen sehingga mereka membatasi perayaan-perayaan Kristen dengan doa-doa "tanpa mewujudkannya dalam suasana penuh kegembiraan." Orang-orang Kristen sangat mengkhawatirkan usaha-usaha yang dilakukan para pemukim Yahudi untuk pindah ke wilayah Kristen di Kota Tua dan adanya "pengikisan hak-hak tradisional serta hak-hak istimewa gereja yang telah berumur berabad-abad," termasuk pengenaan pajak kotapraja dan pajak negara. Pernyataan mereka berbunyi, sebagian: "Kami mengungkapkan keprihatinan kami yang mendalam atas masalah-masalah baru yang dihadapi gereja setempat. Mereka ikut campur dalam menjalankan fungsi lembaga-lembaga agama kami, dan kami menyerukan pada otoritas sipil di negeri ini untuk melindungi hak-hak historis kami dan status kami yang dihormati oleh semua pemerintahan."5

Untuk menangkap betapa tidak masuk akalnya pendapat yang mengatakan bahwa Israel itu seperti Amerika, kita hanya perlu membayangkan akan seperti apa jadinya hidup ini jika Amerika dioperasikan dengan kitab undang-undang Israel. Di bawah undang-undang itu, orang-orang Kristen Amerika, masyarakat keagamaan yang dominan, akan menikmati status yang sangat tinggi. Mereka sajalah yang dapat menyita harta kekayaan orang-orang non-Kristen, membawa-bawa senjata api, membeli atau menyewa tanah dan bangunan pemerintah, mendapatkan perumahan yang disubsidi, dan menikmati keuntungan-keuntungan sosial lainnya. Orang-orang non-Kristen boleh ditembak karena dicurigai membawa sebuah senjata atau koktil molotov. Tulang-tulang mereka boleh dipatahkan sebagai sarana pendidikan disiplin. Rumah-rumah mereka boleh dimasuki dengan paksa tanpa Surat perintah, didinamit, atau disegel. Mereka boleh ditangkap dan dipenjarakan untuk waktu yang sangat lama tanpa proses yang layak.

Di bawah undang-undang Israel, orang-orang non-Kristen yang tinggal di wilayah yang telah ditaklukkan oleh pasukan militer AS bertahun-tahun yang lalu tidak akan pernah menjadi warga negara Amerika Serikat atau mempunyai hak untuk menentukan masa depan politik mereka sendiri, bebas dari otoritas AS. Pun orang-orang non-Kristen yang lari selama terjadinya penaklukan militer ini tidak diperbolehkan untuk kembali ke rumah-rumah mereka.


OMONG KOSONG

"Hubungan ini didasarkan atas kesetiaan yang sama pada demokrasi dan nilai-nilai bersama." --Presiden George Bush, 1992 6

FAKTA

Israel mempraktekkan sejumlah aturan yang tidak sah di Amerika Serikat dan di negara-negara Barat lainnya sebagai kebijakan negara. Termasuk pembunuhan, penculikan, pengusiran, penahanan tanpa tuduhan atau pengadilan, penyitaan tanah, dan hukuman kolektif-belum lagi praktek spionase yang telah lama dilancarkan Israel terhadap Amerika Serikat, dermawan terbesarnya. Lebih-lebih, Israel adalah satu-satunya negara yang secara resmi menyetujui penyiksaan. 7

Perdana Menteri Yitzhak Shamir dan Menachem Begin, para pemimpin dari kelompok teroris Yahudi terbesar di Palestina, sebelum terbentuknya Israel, tidak pernah mengungkapkan penyesalan mengenai aktivitas-aktivitas berdarah mereka. Dalam kenyataannya, Shamir justru pergi menghadiri konferensi perdamaian di Madrid pada 1991 untuk mengemukakan tanggapannya atas tuduhan-tuduhan menyangkut masa lalunya sebagai teroris: "Saya telah selalu mengatakan, saya selalu mengatakan, saya bangga akan segala sesuatu yang telah saya lakukan di masa lalu. Saya tidak memungkiri satu langkah pun... Saya bangga dengan apa yang telah saya lakukan dan saya tidak berkewajiban untuk memberi penjelasan kepada siapa pun."8

Beberapa tahun sebelumnya Shamir mengatakan pada seorang pewawancara: "Ada orang-orang yang mengatakan bahwa membunuh [seorang individu] adalah terorisme, namun menyerang sebuah kamp angkatan bersenjata adalah perang gerilya dan membom orang-orang sipil adalah perang profesional. Tetapi saya rasa hal itu sama dari sudut pandang moral... Akan lebih efisien dan lebih bermoral jika kita menentukan sasaran-sasaran terpilih."9

Sikap semacam itu telah mendorong Israel untuk mempraktekkan pembunuhan atas lawan-lawannya. Di antara operasi-operasi yang terdokumentasi, pada awal 1960-an Israel melancarkan suatu kampanye teror melawan para ilmuwan Jerman yang bekerja di Mesir,10 termasuk paling sedikit lima orang terbunuh oleh sebuah bom surat. Seorang ilmuwan Mesir terbunuh pada 1979 ketika sedang bekerja untuk Irak.11 Pada 1990 Gerald Vincent Bull, seorang ahli artileri Kanada, tertembak mati di luar apartemennya di Brussels setelah secara terbuka dikaitkan dengan program senjata Irak. Bull dilaporkan sebagai korban dari para pembunuh Israel.12

Selama beberapa dasawarsa Israel telah melancarkan suatu kampanye pembunuhan yang tak henti-hentinya terhadap orang-orang Palestina yang tergabung dalam Organisasi Pembebasan Palestina, termasuk pembunuhan yang salah sasaran atas seorang pelayan Arab di Lillehammer, Norwegia, pada 1973,13 dan pembunuhan pada 1991 atas kepala militer PLO Khalil Wazir, yang lebih dikenal dengan nama Abu Jihad (Bapak Perjuangan), di rumahnya di Tunis.14


OMONG KOSONG

"Dasar hubungan antara Israel dan Amerika Serikat adalah landasan yang tak tergoyahkan dari nilai-nilai dan harapan-harapan yang sama. Kesetiaan bersama kami pada demokrasi dan kebebasan berdiri di atas batu yang kuat dan permanen yang di atasnya hubungan kami dibangun." --Yitzhak Rabin, perdana menteri Israel, 1992 15

FAKTA

Kebijaksanaan negara Israel yang mentolerir penculikan telah mempengaruhi keamanan AS dan meminta korban nyawa orang-orang Amerika. Contoh yang paling terkenal dan mutakhir dari praktek ini adalah penculikan atas seorang Syeikh Syi'ah Abdul Karim Obeid dari rumahnya di Lebanon Selatan. Sebagai tindak pembalasan, seorang sandera Amerika yang ditahan di Lebanon, Letnan Kolonel Marinir William R. Higgins, digantung oleh para penahannya yaitu orang-orang Muslim Syi'ah.16

Setelah Higgins digantung, Presiden Bush berbicara secara terbuka: "Pada hari Jumat, saya katakan bahwa mengambil seorang sandera tidak akan dapat membantu proses perdamaian Timur Tengah. Peristiwa brutal dan tragis hari ini telah menegaskan kebenaran pernyataan itu. Malam ini, saya ingin melangkah melampaui pernyataan itu dengan suatu seruan mendesak pada semua-semua-pihak yang menahan sandera-sandera di Timur Tengah, agar membebaskan mereka dengan segera sebagai isyarat kemanusiaan, untuk mulai memutar balik lingkaran kekerasan di wilayah itu."17

Israel menolak untuk membebaskan Obeid dan beratus-ratus orang Palestina lainnya yang ditahan sebagai sandera. Ini mendorong keluarnya kecaman dari pemimpin Republik Senat Bob Dole, yang menuduh bahwa aksi-aksi Israel "membahayakan nyawa orang-orang Amerika." Dia menambahkan bahwa "sedikit rasa tanggung jawab di pihak orang-orang Israel di saat-saat sekarang ini akan sangat melegakan."18

Israel juga secara rutin melancarkan tindakan-tindakan yang begitu biadab seperti hukuman kolektif, "penahanan administratif," penyiksaan, dan pengusiran dalam usahanya untuk menekan pemberontakan Palestina.19 Pembakaran buku adalah tanda lain dari pendudukan Israel. Israel Shahak, seorang ilmuwan Israel yang berhasil lolos dari kamp pembasmian Nazi dan kini berkampanye untuk membela hak-hak Palestina, melaporkan: "Para serdadu Israel memasuki sebuah perpustakaan Palestina, umum maupun pribadi, mengumpulkan semua buku, menumpukkannya di luar, dan membakarnya. Karena mereka tidak bisa membaca tulisan Arab, kata mereka, maka mereka harus membakar semua buku, untuk memastikan bahwa kejahatan telah dihancurkan."20


OMONG KOSONG

"Israel... telah terbukti sebagai salah satu penerima bantuan asing AS yang telah menanggapi secara positif tawaran AS untuk melakukan pembaruan-pembaruan besar dalam ekonominya." --AIPAC, 1992 21

FAKTA

Israel adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang berpegang pada ekonomi sosialis.2223 Meskipun ada usaha-usaha keras dari Washington untuk memperbarui sistem Israel yang ketinggalan zaman dan tidak efisien, keterlibatan pemerintah yang sangat besar mendominasi ekonominya. Pada akhir 1991 sebuah telaah oleh Export-Import Bank mencatat bahwa Israel selama dua dasawarsa telah "menangguhkan pembaruan-pembaruan pasar bebas" dan akibatnya ia semakin tergantung pada bantuan AS.

Laporan lain yang dikeluarkan kira-kira pada waktu yang sama oleh Pelayanan Riset Kongres (CRS), suatu bagian dari Kongres di Perpustakaan Kongres, menyimpulkan bahwa "Israel secara ekonomis tidak mampu mencukupi dirinya sendiri, dan tergantung pada bantuan dan pinjaman luar negeri untuk mempertahankan ekonominya." Laporan CRS itu menambahkan bahwa ekonomi Israel didorong menuju krisis oleh "biaya-biaya pelayanan utang yang terus bertambah, pengeluaran-pengeluaran pelayanan sosial pemerintah yang terus membumbung, tingkat pembelanjaan pertahanan yang sangat tinggi, dan ekonomi dalam negeri yang mandeg digabung dengan inflasi di seluruh dunia dan jatuhnya pasar luar negeri bagi barang-barang Israel." Angka inflasinya rata-rata 20 persen di tahun-tahun belakangan ini, suatu angka yang tinggi bagi kebanyakan negara namun itu sudah merupakan perkembangan dibanding tahun 1984 ketika inflasi Israel mencapai angka rekor 445 persen.24

Ekonomi Israel yang boros merupakan alasan utama mengapa negara Yahudi itu tidak mampu menutup biaya penyerapan imigran-imigran dari bekas Uni Soviet dan harus mencari bermilyar-milyar dollar dalam bentuk garansi pinjaman dari Amerika Serikat. Situasinya begitu buruk sehingga Bank Israel meramalkan dalam suatu laporan bahwa sebanyak 200.000 imigran baru akan pergi di tahun-tahun mendatang jika lapangan kerja tidak tercipta. Laporan tahun 1991 menyatakan bahwa inflasi mencapai dua digit dan pengangguran mencapai angka 11 persen dan dapat naik sampai 18 persen.25

Menurut pendapat ahli ekonomi Israel Steven Pault, "Kebijaksanaan ekonomi Israel terdiri atas pemanfaatan dana politik yang gila-gilaan... Sementara kebanyakan negara melancarkan dengan giat kebijaksanaan anti-trust dengan agen-agen pelaksana yang kuat, kebijaksanaan ekonomi di Israel jelas pro-trust... Produksi, pemasaran, kuota-kuota ekspor, dan pembagian air dan tanah dilakukan sebagai perlindungan; mereka tidak pernah dilelang... Kebijaksanaan perdagangan Israel adalah yang paling proteksionis di dunia demokrasi... Semua negara lain akan terkena sanksi perdagangan internasional bahkan untuk adanya sedikit pembatasan impor dan manipulasi ekspor yang tetap dipertahankan Israel." Dia menambahkan, "Para pembuat kebijaksanaan Israel sendiri telah membuktikan mereka tidak bersedia atau tidak mampu menghasilkan pembaruan-pembaruan ekonomi." Namun, Pault menyimpulkan, Amerika Serikat tidak berusaha untuk memanfaatkan program bantuannya yang sangat besar untuk menekan Israel agar melancarkan pembaruan-pembaruan, yang tanpa itu Israel akan menjadi semakin tergantung.26


OMONG KOSONG

"Orang-orang Israel telah lama mengakui adanya kebutuhan untuk memperbarui ekonomi mereka secara drastis." --AIPAC,199227

FAKTA

Meskipun ada usaha-usaha keras Amerika Serikat pada 1980an untuk memperbarui sosialisme Israel, lebih dari 60 persen aktivitas ekonomi Israel pada 1991 tetap didasarkan atas subsidi-subsidi pemerintah dan pembelanjaan yang selalu dikaitkan dengan pemerintah. Menurut kesimpulan suatu telaah oleh Institut di Jerusalem untuk Strategi Maju dan Telaah-telaah Politik: "Bayangan Israel mengenai masa depan adalah melanjutkan jalan suram dan rusak yang sama dari pemerintahan yang lebih besar. "28

Export-Import Bank dalam telaah tahun 1991-nya mencatat bahwa Israel telah menentang pembaruan-pembaruan dan sebagai gantinya memanfaatkan utang "untuk membiayai pengeluaran pertahanan yang tinggi, sistem kesejahteraan sosial yang ekstensif, dan standar hidup yang relatif tinggi... Jika pinjaman baru ditingkatkan secara tajam... besar kemungkinan menjelang akhir dasawarsa itu pemerintah AS akan berada dalam posisi di mana pelunasan-pelunasan yang dijadwalkan melampaui pengeluaran. Dengan demikian pemerintah AS akan menjadi importir modal bersih dari Israel."29

Suatu telaah oleh para ahli AS pada 1989 melaporkan kesalahan-kesalahan yang sama yang menekan ekonomi Israel yang dikendalikan pemerintah. Ini termasuk kesalahan manajemen pemerintahan dan tidak adanya program ekonomi jangka panjang; ketergantungan yang sangat besar pada pembelanjaan pemerintah, yang mencapai dua pertiga dari GNP Israel; pengeluaran pemerintah yang sangat bebas untuk bisnis-bisnis yang gagal; dan kecenderungan di kalangan orang-orang Israel untuk lebih suka menganggur daripada menerima pekerjaan dengan gaji rendah.30

Dalam Skala besar, ketidakefisienan ini merupakan akibat pengaruh yang luar biasa dari Histadrut, Federasi Kaum Pekerja Yahudi, yang sangat besar dalam ekonomi Israel.31 Histadrut telah mendominasi ekonomi Israel sejak awal berdirinya negara Yahudi itu. Ia telah menjadi penyerap tenaga kerja yang paling luas di Israel dan usaha-usahanya meliputi bangunan, bank, asuransi, dan pemasaran serta koperasi konsumen terbesar di Israel.32

Ahli sejarah Howard M. Sachar mencatat pada pertengahan 1970-an bahwa Israel telah mengalami apa yang dinamakannya keruntuhan etika kerja di dalam tenaga kerjanya, sebagian akibat kekuatan Histadrut: "Tentu saja para pemimpin Histadrut tidak dapat menghindari tanggung jawab besar terhadap keruntuhan etika kerja itu. Dengan hak-hak pekerja yang dijamin dan dilembagakan sampai pada tingkat terakhir selama bertahun-tahun, maka menjadi mustahil bagi majikan untuk memecat orang-orang yang selalu berlagak sakit dan pemalas. Kecenderungan para pekerja di pabrik-pabrik, toko-toko, dan juga kantor-kantor, serta tak ketinggalan di lingkungan pemerintahan, untuk bekerja dengan sesedikit mungkin mengerahkan tenaga dan ketelitian jelas mempengaruhi masyarakat secara luas."33

Hampir dua puluh tahun kemudian, gambaran suram itu belum banyak berubah. Ini terutama karena kesalahan dari bantuan AS, yang mendorong Israel untuk mengabaikan masalah-masalah mendasarnya, di antaranya bukan hanya kelambanan birokratis melainkan juga korupsi yang merajalela.34 Kata Senator Republik Malcolm Wallop dari Wyoming: "Dunia sedang berpacu menjauhi sosialisme, namun kita justru menopang sebuah negara yang jelas-jelas sosialis, Israel, yang tidak mau berubah. Ia hanya mempunyai sedikit usaha bebas dan subsidi-subsidi yang sangat besar dan menyimpang melalui ekonominya. Dalam banyak hal, bantuan kita mendukung itu."35

Atau, dalam kata-kata ahli ekonomi Israel Alvin Rabushka: "Kita dapat mempertanyakan kebijaksanaan para pembayar pajak AS yang memberi subsidi pada pemerintah Israel, yang pada gilirannya menggunakan uang itu untuk mensubsidi ekonomi sosialistiknya sendiri."36


OMONG KOSONG

"Terutama akibat beban pertahanan yang luar biasa dari pemerintah, orang-orang Israel melihat standar hidup mereka dengan perlahan-lahan melorot." --AIPAC, 199237

FAKTA

Orang-orang Israel belakangan ini menikmati standar hidup yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.38 Ini akibat bantuan AS yang sangat besar dan juga dana sekitar $1 milyar setiap tahun dalam bentuk sumbangan-sumbangan serta pembelian-pembelian mengikat dari para pendukung Yahudi di luar negeri.39 Sebagian besar dari pembelajaan pertahanan Israel sesungguhnya juga dibayar oleh Amerika Serikat. Suatu telaah oleh Kantor Akunting Umum AS melaporkan bahwa pada 1983 Amerika Serikat telah membiayai 37 persen dari anggaran militer Israel 40

Menurut laporan Jackson Diehl dari The Washington Post pada pertengahan 1992: "Dalam waktu 25 tahun sejak memenangkan perang Arab-Israel 1967, Israel telah berubah dari sebuah negara Spartan, sosialis, terisolasi, dan sangat militeris menjadi suatu masyarakat konsumen modern yang dijajah dengan kebudayaan sekular Barat. Dalam dasawarsa terakhir, terutama, telah terjadi ledakan kekayaan dan konsumsi."41

Namun ekonomi sosialis yang mendasar di Israel tengah mengalami kejatuhan. Sebagaimana pengamatan Martin Baral, orang yang selamat dari bencana itu dan kini menjadi industrialis di Amerika: "Israel telah melakukan bunuh diri ekonomi sejak awal mula berdirinya negara itu."42 Dia mencatat bahwa David Ben-Gurion dan semua pemukim Zionis pertama di Palestina adalah orang-orang sosialis dan komunis dari Eropa Timur yang mengabdi pada ekonomi terkontrol. Nasihat Baral, seperti juga nasihat banyak ahli ekonomi yang telah menelaah kekacauan ekonomi Israel, adalah menjual perusahaan-perusahaan milik negara seperti telepon, kimia, pesawat terbang, pertahanan, dan industri-industri lain ke pihak swasta; mengurangi birokrasi yang berlebihan, yang menghalangi usaha bebas secara drastis; dan menurunkan pajak.

Satu akibat dari sistem arahan pemerintah itu adalah bahwa Israel secara proporsional mempunyai bisnis kecil yang lebih sedikit dibanding negara-negara Barat. Angka pengangguran Israel yang tetap bertahan di atas 10 persen bisa sangat dikurangi jika bisnis kecil dibiarkan berkembang, menurut Baral, sebab bisnis semacam itu dapat menyediakan "jalan tercepat untuk mengurangi pengangguran."

Seperti dikatakan Perdana Menteri Yitzhak Rabin dalam pidato pelantikannya pada pertengahan 1992: "Terdapat terlalu banyak pekerjaan tulis menulis dan terlalu sedikit produktivitas."43


OMONG KOSONG

"Amerika dan Israel mempunyai ikatan khusus yang sama. Hubungan kami unik di antara semua negara." --Bill Clinton, kandidat presiden Demokrat,199244

FAKTA

Para pemimpin Israel secara teratur dan kasar mengecam Amerika Serikat dengan cara-cara yang digambarkan oleh penulis Inggris Eric Silver sebagai "serangan paling tajam yang pernah diarahkan oleh seorang mitra yunior kepada pelindungnya yang kuat dan kaya."45

Silver mengacu pada serangan Perdana Menteri Menachem Begin terhadap Duta Besar AS Samuel Lewis, salah seorang sahabat terdekat Israel, setelah Amerika Serikat untuk sementara menangguhkan persetujuan persekutuan strategis barunya dengan Israel pada 1981. Begin memanggil Lewis ke rumahnya dan menyatakan: "Kalian tidak mempunyai hak moral untuk mengkhutbahi kami mengenai korban-korban sipil. Kami telah membaca sejarah Perang Dunia Kedua dan kami tahu apa yang terjadi pada penduduk sipil ketika kalian menjalankan aksi terhadap musuh. Kami juga telah membaca sejarah tentang Perang Vietnam dan frasa kalian 'penghitungan mayat.'... Apakah kami sebuah negara pengikut? Sebuah republik mainan? Apakah kami pemuda empat belas tahun, sehingga jika kami tidak bertingkah laku baik buku-buku jari kami akan dipukul?... Bangsa Israel telah hidup selama 3.700 tahun tanpa memorandum of understanding dengan Amerika --dan ia akan terus hidup tanpa itu untuk masa 3.700 tahun lagi."46

Ketika Menteri Luar Negeri Alexander Haig, yang oleh sejumlah kritikus diyakini telah secara rahasia memberi lampu hijau pada Israel untuk menyerang Lebanon pada 1982, secara resmi mendesak Begin untuk tidak melaksanakan serangan itu, Perdana Menteri itu menembak balik:"47 Tuan Menteri, sahabat baik saya, belum pernah ada orang yang akan mendapatkan persetujuan dari saya untuk membiarkan orang-orang Yahudi dibunuh oleh musuh yang haus darah dan membiarkan mereka yang bertanggung jawab terhadap mengalirnya darah itu untuk menikmati kekebalan hukum."48

Menteri Luar Negeri George Shultz, yang dianggap oleh orang-orang Israel sebagai salah seorang sahabat terbaik mereka di Washington, memperingatkan Israel pada akhir 1984 bahwa ia tidak akan mendapatkan tambahan dana darurat sebanyak $800 juta --memuncaki $2,6 milyar dana bantuan regularnya tahun itu-- kecuali jika ia menjalankan upaya pengetatan ekonomi. Sebagai jawaban atas nasihat itu, Menteri Koordinasi Ekonomi Israel Gad Yaacovi berkata: "Israel tidak membutuhkan khutbah moral dari Amerika Serikat. Tanggung jawab terhadap bangsa Yahudi berada di tangan bangsa Yahudi semata."49

Ketika Pemerintahan Carter mendesak Israel agar mundur dari Tepi Barat, Menteri Luar Negeri Moshe Dayan dengan angkuhnya menyatakan pada 1979: "Saya tahu kalian orang-orang Amerika mengira kalian akan memaksa kami keluar dari Tepi Barat. Tetapi kami di sini dan kalian di Washington. Apa yang akan kalian lakukan kalau kami mempertahankan pemukiman-pemukiman? Menjerit-jerit? Apa yang akan kalian lakukan jika kami menahan angkatan bersenjata di sana? Mengirim pasukan?"50

Hinaan-hinaan itu tak juga berhenti. Seorang anggota kabinet Shamir, Menteri Ilmu Pengetahuan Yuval Neeman, mengatakan tentang Presiden George Bush pada 1992: "Kami belum pernah melihat di Amerika Serikat sebuah rezim anti-Yahudi dan anti-Israel seperti yang sekarang ini."51

Catatan kaki:

1 Teks itu terdapat dalam Near East Report, 13 luli 1992.

2 Ball, The Passionate Attachment, 153- 54; Keller, Terrible Days, 78-86.

3 Nyrop, Israel: A Country Study, 105.

4 Sachar, A History of Israel, 379.

5 Teks itu terdapat dalam Journal of Palestine Studies, Musim Semi 1991, 139.

6 Konferensi pers, disiarkan oleh CNN, 11 Agustus 1992.

7 Glenn Frankel, Washington Post, 31 Oktober 1987. Juga lihat Thomas L. Friedman, New York Times, 8 November 1987; Amnesti Internasional, Amnesty Report: 1988,139; Stanley Cohen, "Talking about Torture in Israel;" Tikkun, November/ Desember 1992.

8 Jack Redden, Washington Post, 5 November 1991.

9 Bethell, The Palestine Triangle, 277-78.

10 Steven, The Spymasters of Israel, 145-47. Juga lihat Ball, The Passionate Attachment, 251-52; Bar-Zohar, Ben-Gurion, 301-2; Nakhleh, Encyclopedia of the Palestine Problem, 832; Neff, Warriors for Jerusalem, 101-2; Raviv dan Melman, Every Spy a Prince, 122-25.

11 Ostrovsky dan Hoy, By Way of Deception, 23.

12 William Scott Malone, David Halevy dan Sam Hemmingway, Washington Post rubrik Outlook, 10 Februari 1991. Juga lihat Glenn Frankel, Washington Post, 16 Januari 1992; Kevin Toolis, "The Man behind Iraq's Supergun," New York Times Magazine, 26 Agustus 1990; Cockburn, Dangerous Liaison, 301-6.

13 David Halevy dan Neil C. Livingstone, 'The Killing of Abu Jihad," Washingtonian, Juni 1988; Peter Kerr, New York Times, 17 April 1988.

14 Livingstone dan Halevy, Inside the PLO, 43-58; Raviv dan Melman, Every Spy a Prince, 397.

15 Konferensi pers, disiarkan oleh CNN, 11 Agustus 1992.

16 Nora Boustany, Washington Post, 1 Agustus 1989. Juga lihat Jackson Diehl, Washington Post, 29 Juli 1989; Ball, The Passionate Attachment, 251-52; Cooley, Payback, 155-56, 169.

17 David Hoffman dan Ann Devroy, Washington Post, 1 Agustus 1989

18 Donald Lamboro, Washington Times, 7 Agustus 1989.

19 Kementerian Luar Negeri AS, Country Report on Human Rights Practices for 1991, Februari 1992, 1440-55; teks itu direproduksi dalam Journal of Palestine Studies, Musim Semi 1992,114-24. Juga lihat laporan untuk tahun- tahun sebelumnya,1990, 1989, dan 1988.

20 Pidato pertemuan makan siang di Capitol Hill, Rayburn Building, 14 Juni 1989.

21 Bard dan Himelfarb, Myths and Facts, 249.

22 Ahli ekonomi Israel Steven Pault, seorang dosen senior di University of Haifa, mengatakan bahwa ekonomi Israel bukanlah sosialis dalam pengertian tradisional, melainkan lebih tepat "politikalis." Yang dimaksudkannya dengan itu adalah "sumber-sumber dialokasikan dan harga ditetapkan melalui suatu proses politik yang sangat rumit... Proses itu mencakup keadaan politik yang saling mempengaruhi dari berbagai kelompok kepentingan dan agen yang bersaing dalam sektor pemerintahan." Akibatnya, kata Pault, "jumlah pasar dan keputusan ekonomi yang tergantung pada janji yang diberikan atau uang pemerintah pusat yang disediakan untuk mendapatkan popularitas dalam pemilihan umum di Israel yang belum pernah terjadi di dunia demokrasi." Lihat Steven Pault, "Pork in Israel," National Interest, Musim Panas 1992.

23 Jim McGee, Washington Post, 3 Oktober 1991.

24 Clyde Mark, "Israel: U.S. Foreign Assistance Facts," Divisi Pertahanan Nasional dan Urusan Luar Negeri, Pelayanan Riset Kongres, diperbarui 5 juli 1991.

25 Joel Brinkley, New York Times, 4 Mei 1991.

26 Steven Pault, "Pork in Israel," National Interest, Musim Panas 1992.

27 Bard dan Himelfarb, Myths and Facts, 248.

28 Joel Brinkley, New York Times, 4 Mei 1991.

29 Jim McGee, Washington Post, 3 Oktober 1991.

30 Joel Brinkley, New York Times, 5 Oktober 1989.

31 Keller, Terrible Days, 17-19.

32 Sachar, A History of Israel, 412. Juga lihat Alvin Rabushka, Scoreboard on the Israeli Economy: A Review of 1989, Institut untuk Telaah-telaah Politik dan Strategi Maju (Jerusalem), Februari 1990.

33 Sachar, A History of Israel, 833.

34 Ball, The Passionate Attachment, 302.

35 Ralph Z. Hallow, Washington Times, 15 Februari 1990.

36 Dikutip dalam Ibid.

37 Bard dan Himelfarb, Myths and Facts, 249.

38 Telaah Export-Import Bank tahun 1991, dilaporkan dalam Jim McGee, Washington Post, 3 Oktober 1991.

39 Ball, The Passionate Attachment, 168.

40 Kantor Akunting Umum AS, "US Assistance to the State of Israel, Report by the Comptroller General of the United States;" GAO/ID-85-51, 24 Juni 1983. Konsep awal yang belum disensor dari laporan itu dapat ditemukan dalam El-Khawas dan Abed-Rabbo, American Aid to Israel, 114-91. Juga lihat Fred Hiatt, Washington Post, 25 Juni 1983. The New York Times mencetak kisah tentang telaah itu, 26 Juni 1983, sebagaimana Claudia Wright, "US Assistance to the State of Israel: US General Accounting Office Report," Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1983,123-36.

41 Jackson Diehl, Washington Post, 8 Juni 1992.

42Wawancara dengan penulis, 22 Maret 1992.

43 Dan pidato pelantikan Rabin pada 1992, teks dalam Pelayanan Informasi Siaran Luar Negeri, 14 Juli 1992, 23-27.

44 Dari perkataan Clinton pada konvensi B'nai B'rith pada 1992, Washington, D.C., 9 September 1992.

45 Silver, Begin, 145.

46 Kutipan itu terdapat dalam New York Times, 21 Desember 1981, dan Institute for Palestinian Studies, International Documents on Palestine 1981, 429-31. Juga lihat Silver, Begin, 45-46.

47 Lihat, sebagai contoh, Schiff dan Ya'ari, Israel's Lebanon War, 74, dan Cockburn, Dangerous Liaison, 328.

48 Ball, Error and Betrayal in Lebanon, 35.

49 Editorial, Washington Post, 3 Januari 1985.

50 Tillman, The United States in the Middle East, 166.

51 Jackson Diehl, Washington Post, 20 Januari 1992.



Diplomasi Munafik ala Yahudi -
Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel oleh Paul Findley
Judul Asli: Deliberate Deceptions:
Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship by Paul Findley
Terbitan Lawrence Hill Brooks, Brooklyn, New York 1993
Penterjemah: Rahmani Astuti, Penyunting: Yuliani L.
Penerbit Mizan, Jln. Yodkali No. 16, Bandung 40124
Cetakan 1, Dzulhijjah 1415/Mei 1995
Telp.(022) 700931 Fax.(022) 707038

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box