Minggu, 11 Januari 2009

PEMUKIMAN-PEMUKIMAN YAHUDI

PEMUKIMAN-PEMUKIMAN YAHUDI

Pemukiman-pemukiman Yahudi yang didirikan di atas tanah milik bangsa Palestina di wilayah-wilayah pendudukan menjadi rintangan serius bagi usaha mencapai perdamaian. Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa secara spesifik menyatakan tidak sah perebutan wilayah dengan kekerasan, dan Konvensi Jenewa Keempat tentang Perlindungan Orang-orang Sipil di Masa Perang pada 1949 secara khusus melarang kekuatan pendudukan agar tidak memindahkan bagian dari penduduknya sendiri ke wilayah yang didudukinya. Israel terus-menerus melanggar kedua perjanjian internasional ini. Sejak 1967 Israel menduduki Jerusalem Timur Arab, Tepi Barat, Dataran Tinggi Golan, dan Jalur Gaza melalui tindak kekerasan dan pada saat yang sama terus mendirikan pemukiman-pemukiman Yahudi di semua wilayah tersebut.1

Amerika Serikat juga patut dipersalahkan sebab telah berkolusi dengan Israel dalam pendudukan militer dan penjajahan atas tanah Palestina. Meskipun kebijaksanaan AS secara resmi menentang pemukiman-pemukiman Yahudi, tidak ada upaya yang pernah dilakukan untuk menahan bantuan ekonomi dan militer AS sebesar $3 milyar kepada Israel untuk membuat negara Yahudi itu menghentikan penjajahannya atas wilayah-wilayah pendudukan. Tanpa bantuan AS, Israel tidak akan mempunyai sumber-sumber untuk mendirikan dan mempertahankan pemukiman-pemukiman itu atau meneruskan pendudukan militernya.


OMONG KOSONG

"Hak kita atas tanah [pendudukan] itu tidak dapat dibantah." --Yitzhak Rabin, perdana menteri Israel, 19742

FAKTA

Sampai masa kepresidenan Reagan yang sangat pro Israel, setiap pemerintahan AS, Demokrat maupun Republik, telah menentang klaim Israel atas wilayah-wilayah yang diduduki pada 1967, menyebut pendudukan itu pelanggaran atas Piagam PBB dan Konvensi Jenewa Keempat tentang Perlindungan terhadap Orang-orang Sipil di Masa Perang dan karenanya tidak sah. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengambil posisi serupa.

Kebijaksanaan AS pertama kali disuarakan oleh Duta Besar AS untuk PBB pada masa pemerintahan Presiden Richard Nixon, Charles W. Yost. Dia mengatakan pada 1969, "Bagian Jerusalem yang berada di bawah kontrol Israel dalam Perang bulan Juni, seperti daerah-daerah lain yang diduduki Israel, merupakan wilayah pendudukan dan karenanya tunduk pada ketentuan-ketentuan hukum internasional yang mengatur hak-hak dan kewajiban-kewajiban penguasa pendudukan."3

Duta Besar AS untuk PBB pada masa pemerintahan Presiden Gerald Ford, William W. Scranton, menyatakan pada Dewan Keamanan pada 23 Maret 1976 bahwa pemukiman-pemukiman Israel di wilayah-wilayah pendudukan adalah tidak sah dan bahwa klaimnya atas seluruh Jerusalem tidak berlaku.4 Kata Scranton:" Pemerintah saya percaya bahwa hukum internasional menetapkan standar-standar yang layak [untuk mengatur pemukiman-pemukiman Israel]. Pihak yang menduduki harus mempertahankan daerah yang diduduki agar tetap utuh dan tak berubah sebisa mungkin, tanpa ikut campur dengan kehidupan adat istiadat daerah tersebut, dan setiap perubahan hanya boleh dilakukan karena adanya kebutuhan-kebutuhan segera dari pendudukan itu dan harus sesuai dengan hukum internasional. Konvensi Jenewa Keempat membicarakan secara langsung masalah pemindahan penduduk dalam Artikel 49: 'Penguasa pendudukan tidak boleh mendeportasikan atau memindahkan bagian-bagian dari penduduknya sendiri ke dalam wilayah yang didudukinya.' Maka jelaslah bahwa pemukiman kembali penduduk sipil Israel di wilayah-wilayah pendudukan, termasuk Jerusalem Timur, adalah tidak sah menurut konvensi itu dan tidak dapat dianggap telah memberikan penilaian dini atas hasil perundingan-perundingan yang akan datang antara pihak-pihak terkait atau lokasi perbatasan negara-negara Timur Tengah. Sesungguhnyalah, adanya pemukiman-pemukiman ini dipandang pemerintah saya sebagai perintang bagi keberhasilan perundingan-perundingan untuk mencapai perdamaian yang adil dan tuntas antara Israel dan tetangga-tetangganya."5

Pidato itu mengundang protes resmi dari Israel. Kementerian Luar Negeri menanggapinya dengan mengemukakan bahwa Scranton semata-mata menyatakan kembali ke kebijaksanaan AS yang telah lama diambil.6

Pemerintahan Carterlah yang paling sering mengeluarkan pernyataan-pernyataan mengenai tentangan AS terhadap pemukiman. Baik Presiden Carter maupun menteri luar negerinya, Cyrus Vance, berbicara secara terbuka dan menyatakan pemukiman-pemukiman Israel tidak sah.7 Pada 21 April 1978, penasihat hukum Kementerian Luar Negeri Herbert Hansell secara resmi mengemukakan posisi hukum Washington, dengan mengatakan bahwa pemukiman-pemukiman itu "tidak sesuai dengan hukum internasional." Opini itu juga menegaskan bahwa Konvensi Jenewa Keempat berlaku untuk Tepi Barat dan Gaza, meskipun Israel menyatakan sebaliknya sebab kekuasaan atas daerah-daerah itu masih diperselisihkan.8

Baru pada masa kepresidenan Ronald Reagan yang dimulai 1981 itulah kebijaksanaan AS tiba-tiba dibungkam oleh deklarasi mengejutkan pada 2 Februari yang menyatakan bahwa "saya tidak setuju ketika pemerintahan sebelumnya menyatakan [pemukiman-pemukiman Israel] tidak sah-mereka bukan tidak sah."9 Sedangkan mengenai status hukum dari pemukiman-pemukiman itu dalam kebijaksanaan Reagan tidak pernah jelas. Namun sejalan dengan berlalunya waktu menjadi jelaslah padanya bahwa mereka merupakan "rintangan bagi perdamaian," sebagaimana yang berulangkah dia katakan, dan bahwa "ketergesa-gesaan" Israel untuk mendirikan pemukiman-pemukiman itu "terlalu provokatif."10

Sementara itu, seluruh dunia tetap beranggapan pemukiman-pemukiman itu tidak sah dan menyatakannya demikian. Masyarakat Eropa telah secara konsisten mempertahankan bahwa "pemukiman-pemukiman Yahudi di wilayah-wilayah yang diduduki oleh Israel sejak 1967, termasuk Jerusalem Timur, adalah tidak sah di bawah hukum internasional" dan bahwa kebijaksanaan pemukiman Israel menjadi "rintangan yang sernakin mengganggu untuk mencapai perdamaian di wilayah itu."11

Setelah Reagan mengeluarkan deklarasi "bukan tidak sah"-nya, George Bush memilih untuk tidak memutar balik deklarasi tersebut di masa pemerintahannya sendiri. Tetapi para pejabat pemerintah Bush mengisyaratkan bahwa pemerintah menganggap pemukiman-pemukiman itu bukan hanya merupakan rintangan bagi perdamaian melainkan juga tidak sah. Sebagaimana dikemukakan oleh Menteri Luar Negeri James Baker pada 1991, "kami dulu menganggap [pemukiman-pemukiman Israel] tidak sah [tetapi] kini kami secara moderat menganggap [mereka] sebagai rintangan bagi perdamaian."12

Perdana Menteri Yitzhak Rabin mendapat tuntunan dari filosofi lain. Tak lama setelah kekalahannya untuk dipilih kembali pada 1992, Shamir berkata: "Likud tidak pernah menyembunyikan niatnya untuk menuntut kedaulatan atas Judea dan Samaria sewaktu mengadakan perundingan-perundingan untuk mendapatkan status final mereka. Ia menerapkan prinsip bahwa hak orang-orang Yahudi untuk bermukim di seluruh bagian Eretz Yisrael akan didukung sepanjang waktu berlangsungnya perundingan-perundingan. Satu-satunya jaminan untuk melawan kedaulatan Arab di sebelah barat sungai Yordan adalah pemukiman kota dan desa Yahudi di seluruh wilayah Judea dan Samaria."13


OMONG KOSONG

"Rakyat Yahudi [mempunyai] hak untuk bermukim di wilayah-wilayah pendudukan." --Menachem Begin, perdana menteri Israel, 198014

FAKTA

Orang-orang Yahudi tidak mempunyai "hak" untuk mendirikan pemukiman-pemukiman di wilayah-wilayah pendudukan, sebagaimana yang berulang kali diperingatkan oleh Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun Israel tetap menentang opini dunia dengan menjajah wilayah-wilayah pendudukan hampir sejak saat berakhirnya perang 1967. Kurang dari tiga minggu kemudian, pada 27 Juni, Israel telah secara efektif mencaplok Jerusalem Timur Arab, dan pada 15 Juli mendirikan pemukiman Israel yang pertama di wilayah-wilayah itu --Kibbutz Merom Hagolan dekat Quneitra di Dataran Tinggi Golan. 15

Perdana Menteri Levi Eshkol menunggu sampai 24 September sebelum dia membuat pengumuman publik pertama mengenai rencana-rencana pemukiman Israel, yang dikatakannya akan dibatasi.16 Bahkan pernyataan yang sejuk ini mengundang kecaman dari Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa pengumuman Eshkol sama artinya dengan perubahan dari posisi Israel sebelumnya yang menentang pemukiman. Pernyataan AS itu juga mengemukakan bahwa Israel tidak memberitahu Washington sebelumnya mengenai adanya perubahan tersebut. Untuk menguatkan pernyataan itu, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa kebijaksanaan Israel yang baru itu bertentangan dengan deklarasi Presiden Johnson pada 19 Juni mengenai dukungan AS untuk integritas teritorial seluruh wilayah itu.

Kecaman itu merupakan kecaman terbuka kedua terhadap Israel oleh Washington dalam waktu empat hari. Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Arthur Goldberg telah memperingatkan bahwa perdamaian tidak akan tercapai "jika keberhasilan militer membutakan sebuah negara anggota terhadap fakta bahwa tetangga-tetangganya mempunyai hak-hak dan kepentingan-kepentingan sendiri."17 Sekalipun demikian, menjelang akhir 1967 Israel telah mendirikan pemukiman-pemukiman Yahudi di semua tanah pendudukan Mesir, Yordania, dan Syria.18 Pembangunan pemukiman-pemukiman Israel itu dilangsungkan dengan langkah cepat sejak 1967.19

Sebelum 1948 hanya ada tujuh komunitas Yahudi di tanah-tanah yang diduduki pada 1967, dan pemilikan tanah Yahudi paling-paling hanya 1 persen di daerah-daerah itu.20 Seperempat abad kemudian, pada Mei 1992, Kementerian Luar Negeri melaporkan ada 129.000 orang Yahudi di Jerusalem Timur Arab (dibandingkan dengan 155.000 orang Palestina); 97.000 orang Yahudi di 180 pemukiman di Tepi Barat dengan separuh tanah berada di bawah kontrol Yahudi sepenuhnya; 3.600 di 20 pemukiman di Jalur Gaza; dan 14.000 di 30 pemukiman di Dataran Tinggi Golan.21 Menurut laporan lain, Israel dalam waktu seperempat abad itu telah menyita atau menjauhkan 55 persen dari tanah di Tepi Barat, 42 persen di Jalur Gaza, dan seluruh Dataran Tinggi Golan, yang telah dicaploknya bersama Jerusalem Timur Arab dari pemilikan bangsa Palestina. Seluruh sumber air berada di bawah kontrol Israel dan 30 persen air di Tepi Barat dialihkan ke Israel atau para pemukimnya.22

Selain itu, kaum ultranasionalis Yahudi seperti para anggota Ateret Kohanim, yang berusaha mengambil alih Temple Mount/ Haram Al-Syarif di Kota Tua Jerusalem, secara agresif bermukim di tempat itu. Pada 1992, atas dorongan pemerintahan Shamir, sekitar 600 pemukim Yahudi, terutama para siswa seminari, tinggal di sekitar 55 lokasi di luar batas-batas tradisional wilayah Yahudi di Kota Tua --yaitu di wilayah-wilayah Kristen, Armenia, dan Muslim.23

Menteri Perumahan dalam pemerintahan Shamir, Ariel Sharon, seorang pemimpin sayap kanan, mendapatkan sebuah apartemen di wilayah Muslim pada 1987.24 Sharon pernah berkata: "Kami mencanangkan suatu cita-cita dalam diri kami sendiri untuk tidak meninggalkan satu lingkungan pun di Jerusalem Timur tanpa adanya orang-orang Yahudi. Inilah satu-satunya yang dapat memastikan adanya sebuah kota yang menyatu di bawah kekuasaan Israel."25

Catatan kaki:

1 Ball, The Passionate Attachment, 178-91; Mallison dan Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 240-75; Quigley, Palestine and Israel, 216-17.

2 Medzini, Israel's Foreign Relations, 3: 58

3 Bemard Gwertzman, New York Times, 13 Maret 1980; Yodfat dan Arnon-Ohanna,PLO, 136-37.

4 Lihat Bernard Gwertzman, New York Times, 13 Maret 1980, untuk daftar pernyataan-pernyataan AS mengenai posisinya terhadap Jerusalem. Juga lihat Khouri, The Arab-Israeli Dilemma, 384; Lilienthal, The Zionist Connection, 646-49; Yayasan untuk Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Laporan Khusus, Jul! 1991.

5 Teks itu terdapat dalam Lukacs, The Israeli-Palestinian Conflict, 67-69; kutipan kutipannya terdapat di New York Times, 25 Maret 1976.

6 New York Times, 25 Maret 1976.

7 Lihat, misalnya, New York Times, 29 Juli 1977; Kementerian Luar Negeri AS, American Foreign Policy 1977- 80, 618, 650.

8 Kantor Penasihat Hukum, Kementerian Luar Negeri AS, Digest of States Practices in International Law 1978, 1575-83. Teks itu terdapat dalam Komite Dewan mengenai Hubungan Internasional, Israeli Settlements in the Occupied Territories: Hearings before the Subcommittee on International Organizations and on Europe and the Middle East of the Committee on International Relations, Kongr. ke-95, sesi pertama, 1978, 167-72, dan dalam Thorpe, Prescription for Conflict, 153- 58. Kutipan-kutipan utama terdapat dalam Yayasan untuk Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Laporan Khusus, Juli 1991. Untuk pembahasan rinci, lihat Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, bab 9.

9 New York Times, 3 Februari 1981; Tillman, United States in the Middle East, 170. Desas-desus yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya mengatakan bahwa Reagan membuat pernyataan itu untuk memenuhi janji yang diberikannya kepada para pendukung Israel semasa kampanye kepresidenannya pada 1980. Pernyataan itu menimbulkan kekhawatiran dan kekacauan di lingkungan Kementerian Luar Negeri sebab hal itu sangat bertentangan dengan kebijaksanaan yang telah dipegang teguh selama tiga belas tahun yang menyatakan pemukiman-pemukiman itu tidak sah.

10 Lihat, misalnya, New York Times, 28 Agustus 1983, dan David A. Korn, surat, New York Times, 10 Oktober 1991. Kutipan-kutipan perkataan Reagan mengenai pemukiman-pemukiman itu sebagai rintangan bagi perdamaian terdapat dalam Lukacs, The Israeli-Palestinian Conflict, 80-81.

11 Teks pernyataan Masyarakat Eropa itu terdapat dalam "Documents and Source Material;" Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1990,147-88.

12 David Hoffman dan Jackson Diehl, Washington Post, 18 September 1991.

13 Asher Wallfish dan Dan Izenberg, Jerusalem Post International Edition, 25 Juli 1992.

14 Quigley, Palestine and Israel, 175.

15 Aronson, Creating Facts, 16. Juga lihat Israel Shahak, "Memory of 1967 'Ethnic Cleansing' Fuels Ideology of Golan Settlers;' Washington Report on Middle East Affairs, November 1992.

16 Terence Smith, New York Times, 25 September 1967.

17 Hedrick Smith, New York Times, 27 September 1967.

18 18 Anne Lesch, "Israeli Settlements in the Occupied Territories," Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1978. Menteri Perumahan Israel Zeev Sharef mengungkapkan rincian dari pemukiman-pemukiman Jerusalem pada 18 Februari 1971. Lihat Facts on File 1971,123.

19 Ada sejumlah telaah bagus mengenai pemukiman-pemukiman Israel, yang pada tahun-tahun awal setelah 1967 sering didirikan secara sembunyi- sembunyi sebagai suatu cara untuk menghindari kecaman dunia. Ini berubah dengan berawalnya kekuasaan Menachem Begin. Lihat, misalnya, Aronson, Creating Facts, yang mengemukakan kronologi yang sangat bagus sejak 1967 serta peta-peta dan daftar pemukiman-pemukiman Yahudi di Tepi Barat pada 1982; pada waktu itu jumlahnya ada 110. Juga lihat yang berikut ini dalam Journal of Palestine Studies: Micahel Adams, "Israel's Treatment of the Arabs in the Occupied Territories," Musim Dingin 1972, 19-40; Anne Mosley Lesch, "Israeli Settlements in the occupied Territories, 1967-1977;" Musim Gugur 1977, 26-47; Ibrahim Matar, "Israeli Settlements in the West bank and Gaza Strip," Musim Gugur 1981, 93-110; Abu-Lughod, "Israeli Settlements in the Occupied Arab Lands: Conquest to Colony," Musim Dingin 1982, 16-54.

20 Walid Khalidi, "The Palestine Problem: An Overview," Journal of Palestine Studies, Musim Gugur 1991,9-10.

21 Kementerian Luar Negeri AS, Israeli Settlements in the Occupied Territories, Mei 1991, dikutip dalam Yayasan untuk Perdamaian Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Juli 1992.

22 Khalidi, "The Palestine Problem:"

23 Yayasan untuk Perdamaian Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Juli 1992.

24 Robert L. Friedman, Washington Post, 10 Januari 1988. Juga lihat Michael C. Hudson, "The Transformation of Jerusalem: 1917-1987 AD," dalam Asali, Jerusalem in History, 257; Stephen J. Sosebee, "Seeds of a Masacre: Israeli Violations at Haram al-Syarif;" American-Arab Affairs, Musim Semi 1991,109.

25 Yayasan untuk Perdamaian Timur Tengah, Report on Israeli Settlement in the Occupied Territories, Juli 1992.



Diplomasi Munafik ala Yahudi -
Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel oleh Paul Findley
Judul Asli: Deliberate Deceptions:
Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship by Paul Findley
Terbitan Lawrence Hill Brooks, Brooklyn, New York 1993
Penterjemah: Rahmani Astuti, Penyunting: Yuliani L.
Penerbit Mizan, Jln. Yodkali No. 16, Bandung 40124
Cetakan 1, Dzulhijjah 1415/Mei 1995
Telp.(022) 700931 Fax.(022) 707038

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box