Minggu, 04 Januari 2009

Tentang Perjanjian Lama

Asal perjanjian lama

Sebelum tersusun menjadi kumpulan fasal-fasal,
Perjanjian Lama merupakan tradisi rakyat yang tidak
mempunyai sandaran, kecuali dalam ingatan manusia,
satu-satunya faktor untuk tersiarnya idea,
tradisi-tradisi tersebut selalu dinyanyikan.

Edmond Jacob menulis: "Dalam tahap permulaan, semua
orang menyanyi; di Israil seperti di tempat lain, puisi
lebih dahulu daripada prosa. Bani Israil menyanyi baik
dan banyak. Nyanyian itu mempunyai bermacam-macam
ekspresi, tergantung kepada kejadian-kejadian dalam
sejarah dengan enthusiasme yang memuncak atau putus asa
yang menenggelamkan." Mereka menyanyi dalam keadaan
yang bermacam-macam, dan Edmond Jacob menyebutkan
sebagian di mana nyanyian yang menyertainya terdapat
dalam Perjanjian Lama: nyanyian makan pagi, nyanyian
akhir panen, nyanyian yang menyertai pekerjaan, seperti
nyanyian Sumur (Bilangan 21, 17), nyanyian perkawinan,
nyanyian kematian, nyanyian perang yang sangat banyak
dalam Bibel seperti nyanyian Debarah (Hakim-hakim 5,
1-32) yaitu nyanyian yang memuja kemenangan Israil yang
dikehendaki oleh Yahweh dalam suatu peperangan yang
dipimpin oleh Yahweh sendiri (Bilangan 10, 35). Ketika
Peti Suci sudah pergi, Musa berkata-kata: "Bangunlah
Yahweh, mudah-mudahan musuh-musuhmu terserak-serak.
Mudah-mudahan mereka yang benci kepadamu akan lari
tunggang langgang di hadapan wajahmu."

Nyanyian-nyanyian itu juga merupakan kata-kata mutiara
serta perumpamaan kata-kata yang berisi berkat atau
laknat, peraturan-peraturan yang dibikin untuk manusia
oleh para Nabi sesudah mereka itu menerima perintah
Ilahi.

Edmond Jacob mengatakan bahwa kata-kata tersebut
diwariskan dengan jalan keluarga atau melalui
rumah-rumah ibadat dalam bentuk sejarah Bangsa yang
terpilih olehTuhan. Sejarah ini kemudian menjadi
dongeng seperti dongengan Jatam (Kitab Hakim-hakim 9,
7-21) dimana tertulis: "Pohon-pohon itu berjalan untuk
mengusapkan minyak kasturi kepada raja mereka dan
mereka berkata kepada pohon Zaitun, pohon Tien, pohon
anggur dan pohon duri." Hal tersebut mendorong Edmond
Jacob untuk menulis "karena dijiwai oleh fungsi
dongeng, maka penyajian hikayat seperti tersebut di
atas tidak dirasakan janggal karena mengenai soal-soal
dan periode-periode yang sejarahnya tak dikenal orang."

Edmond Jacob kemudian menyimpulkan: "Adalah sangat
mungkin bahwa apa yang dikisahkan oleh Perjanjian Lama
tentang Nabi Musa dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi
tidak sesuai dengan yang terjadi dalam sejarah, akan
tetapi para tukang dongeng dalam masa riwayat secara
lisan sudah dapat mengisikan keindahan dan imaginasi
untuk merangkai episode yang bermacam-macam, sehingga
mereka berhasil menyajikannya sebagai sejarah yang
nampak besar kemungkinan kebenarannya bagi
pikiran-pikiran yang kritis, yaitu sejarah yang
mengenai asal alam dan manusia."

Perlu kita ingat bahwa setelah bangsa Yahudi tinggal di
Kan'an, yakni kira-kira pada akhir abad XIII sebelum al
Masih, tulisan sudah mulai dipakai untuk memelihara dan
meriwayatkan dongeng-dongeng, akan tetapi tidak secara
tepat, meskipun yang dikatakan itu mengenai hal-hal
yang harus tepat sekali, yakni soal hukum. Mengenai
hukum ini, perlu diterangkan bahwa hukum sepuluh
(Dekalog) yang dikatakan telah datang langsung dari
tangan Tuhan telah diriwayatkan dalam Perjanjian Lama
menurut dua versi yakni: Kitab Keluaran (Exodus 20,
1-21) dan Kitab Ulangan (Deuteronomy 5, 1-30). Jiwanya
sama, tetapi perbedaan tetap ada. Kemudian muncul
keinginan untuk menetapkan dokumentasi-dokumentasi
penting seperti kontrak, surat-surat, daftar
orang-orang (hakim-hakim, pegawai-pegawai tinggi di
kota-kota), daftar silsilah keturunan, daftar
kurban-kurban dan daftar harta jarahan. Dengan begitu
terjadilah arsip-arsip yang berisi dokumen-dokumen yang
kemudian mengisi kitab-kitab (fasal-fasal) Perjanjian
Lama yang sekarang ini. Dengan begitu dalam tiap-tiap
fasal terdapat bentuk literer yang tercampur. Para ahli
kemudian menyelidiki sebab-sebab yang mendorong untuk
mengumpulkan dokumen-dokumen yang berbeda-beda menjadi
satu.

Adalah sangat menarik untuk membandingkan penyusunan
Perjanjian Lama dengan dasar tradisi lisan, dengan apa
yang terjadi di bidang lain dan pada zaman yang
berlainan, yaitu masa timbulnya kesusasteraan primitif.

Marilah kita mengambil contoh dari sastra Perancis pada
zaman Kerajaan Perancis. Tradisi-tradisi lisan telah
muncul lebih dahulu sebelum peristiwa sejarah yang
besar dicatat dalam sejarah, yakni kejadian seperti
perang untuk mempertahankan agama Kristen, drama
tentang pahlawan-pahlawan yang kemudian diabadikan oleh
pengarang-pengarang dan penulis-penulis sejarah. Dengan
cara begitu mulai abad XI M timbul nyanyian dan tarian
dimana yang benar dan yang khayal menjadi satu dan
menjadi satu epik (syair kepahlawanan). Di antara epik
itu yang termasyhur adalah syair Roland (Chanson de
Roland), tentang pahlawan perang yang bernama Roland
yang menjadi komandan penjaga Kaisar Charlemagne (Karl
yang Agung) waktu kembali dari berperang di Spanyol.
Pengorbanan Roland bukannya satu dongengan yang
dibikin-bikin untuk sekedar dongengan; pengorbanan
Roland terjadi pada tanggal 5 Agustus tahun 778, yaitu
pada waktu serangan orang Basque (Penduduk pegunungan
Pyrenes). Karya kesusasteraan tidak semata-mata
bersifat legenda, tetapi mempunyai dasar sejarah;
walaupun begitu ahli-ahli sejarah, tidak-memahaminya
secara harafiah.

Persamaan antara lahirnya Bibel dan kesusasteraan yang
bukan agama nampaknya memang riil. Hal ini tidak
berarti bahwa kita menolak keseluruhan teks Bibel yang
dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai kumpulan
buku-buku mitologi, yakni seperti yang dilakukan oleh
orang-orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan; orang
dapat percaya kepada kebenaran bahwa Tuhan menciptakan
alam, bahwa Tuhan menyerahkan sepuluh perintah kepada
Musa, bahwa Tuhan mencampuri urusan-urusan manusia,
umpamanya pada ajaran Raja (Nabi) Sulaiman; orang dapat
percaya bahwa essensi dari kejadian-kejadian tersebut
telah disampaikan kepada kita, akan tetapi kita harus
ingat bahwa rincian penyajian soal tersebut harus
diperiksa dengan teliti, dengan kritik yang ketat,
karena sumbangan manusia dalam menjadikan tradisi
lisan, menjadi buku tertulis adalah sangat besar.





Siapa pengarang Perjanjian lama?



Kebanyakan pembaca Perjanjian Lama yang menerima
pertanyaan tersebut di atas akan menjawab dengan
mengulangi apa yang pernah mereka baca dalam Kata
Pengantar Bibel, yaitu yang mengatakan bahwa fasal itu
semua adalah karangan Tuhan, walaupun ditulis oleh
orang-orang yang mendapat wahyu dari Ruhul Kudus.

Kadang-kadang orang yang memperkenalkan Bibel tadi
menganggap cukup dengan keterangan singkat tersebut,
dan dengan begitu ia menutup kemungkinan untuk
pertanyaan lebih lanjut; tetapi kadang-kadang ia
menambah penjelasan bahwa mungkin ada
perincian-perincian yang ditambahkan orang dalam teks
lama, akan tetapi meskipun begitu, perbedaan faham
tentang sesuatu ayat, tidak merubah kebenaran
keseluruhan. Orang selalu menekankan kepada "Kebenaran"
yang dijamin oleh Kepala Gereja, yaitu orang yang
mendapat bantuan dari Ruhul Kudus, satu-satunya pihak
yang berhak menerangkan sesuatu kepada orang-orang yang
percaya. Bukankah Gereja, semenjak konsili-konsili abad
ke 4 telah meresmikan daftar Kitab Suci yaitu daftar
yang dikuatkan oleh konsili Florence (1441), Trente
(1546) dan Vatikan I (1870) untuk menjadi Kanon (Injil
Induk). Belum lama ini, setelah mengeluarkan
bermacam-macam encyclique (dekrit), Paus telah
mengumumkan suatu keterangan tentang Refelasi (wahyu)
dalam bentuk suatu teks yang sangat penting yang
disusun selama tiga tahun (1962 - 1965). Kebanyakan
orang yang membaca Bibel mendapatkan keterangan-
keterangan yang menenteramkan hati itu di permulaan
cetakan modern serta merasa puas dengan jaminan
kebenaran yang telah diberikan selama beberapa abad
dan mereka itu tak pernah memikirkan bahwa orang dapat
mendiskusikan isi Bibel.

Akan tetapi jika seseorang membaca buku-buku yang
ditulis oleh ahli-ahli agama, yakni buku-buku yang
tidak dimaksudkan untuk dibaca oleh orang awam, ia akan
menyadari bahwa soal autentitas kitab dalam Bibel itu
jauh lebih kompleks daripada pemikiran orang biasa.
Jika salah seorang membaca umpamanya, cetakan modern
dari pada Bibel yang diterjemahkan ke bahasa Perancis
di bawah asuhan Lembaga Bibel di Yerusalem dan
diterbitkan dalam bagian-bagian terpisah, ia akan
mendapatkan suara yang sangat berbeda, dan ia akan
mengerti bahwa Perjanjian Lama, seperti juga Perjanjian
Baru, telah menimbulkan problema-problema yang para
ahli tafsir tidak menyembunyikan unsur-unsurnya yang
menimbulkan khilaf.

Kita juga mendapatkan unsur-unsur yang pasti dalam
pembahasan yang lebih ringkas akan tetapi obyektif,
seperti dalam buku karangan Professor Edmond Yacob
"Perjanjian Lama," yang diterbitkan oleh Presse
Universitaire de France,dalam seri yang berjudul: Que
Sais-je, (apakah yang saya ketahui?). Buku tersebut
memberi gambaran yang menyeluruh.

Banyak orang yang tidak tahu bahwa pada permulaannya,
seperti yang dikatakan Edmond Jacob, terdapat beberapa
teks Perjanjian Lama dan bukan teks tunggal. Pada abad
III SM sedikitnya ada tiga teks Ibrani, yaitu teks
massorethique, teks yang dipakai untuk terjemahanYunani
dan teks kitab Taurat Samaria. Pada abad pertama SM,
ada kecenderungan untuk membentuk teks tunggal, akan
tetapi hal tersebut baru terlaksana satu abad kemudian.

Jika kita mempunyai tiga teks tersebut di atas, tentu
kita dapat melakukan studi perbandingan dan kita
mungkin dapat mempunyai idea tentang teks yang asli,
akan tetapi kita tak mempunyai teks tersebut di atas.
Selain gulungan-gulungan yang terdapat di gua Qumran
pada tahun 1947, yaitu gulungan yang berasal dari zaman
sebelum timbulnya agama Kristen, dan dekat sebelum
munculnya Nabi Isa, telah terdapat Papyrus Decalogue
berasal dari abad II M, dan mengandung
perbedaan-perbedaan dari teks klasik, begitu juga
fragmen Perjanjian Lama, yang ditulis orang pada abad V
M. (Fragmen Geniza, Cairo); selain itu semua, teks
Bibel Ibrani yang paling tua adalah teks abad IX M.

Terjemahan Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani terjadi
pada abad III sebelum Masehi. Teksnya dinamakan
Septante (berarti tujuh puluh; yakni jumlah orang yang
menterjemahkan). Terjemahan tersebut dilakukan oleh
orang-orang Yahudi di Alexandria. Pengarang-pengarang
Perjanjian Baru bersandar kepada teks tersebut, dan
teks tersebut dipakai orang sampai abad VII M. Pada
waktu sekarang teks Yunani yang dipakai Dunia Kristen
adalah manuskrip (tulisan tangan) yang dinamakan Codex
Vaticanus yang disimpan di Vatican dan Codex Sinaiticus
(berasal dari Sinai) yang disimpan di British Museum di
London. Manuskrip tersebut ditulis pada abad IV M.

Terjemahan dalam bahasa Latin dilakukan oleh Jerome
dari dokumen-dokumen Ibrani pada permulaan abad V M.
Terjemahan Latin ini kemudian dinamakan Vulgate oleh
karena telah tersebar diseluruh Dunia sesudah abad VII
M.

Perlu kita ketahui juga bahwa ada terjemahan Aramaik
dan Syriaks akan tetapi terjemahan itu hanya mengenai
beberapa bagian dari Perjanjian Lama.

Bermacam-macam terjemahan tersebut telah diolah oleh
beberapa orang ahli dan dijadikan teks tengah-tengah;
yakni yang merupakan kompromi antara bentuk-bentuk yang
berbeda-beda. Ada pula yang mengumpulkan bermacam-macam
terjemahan disamping Bibel Ibrani seperti terjemahan
Yunani, Latin, Syriak, Aramaik dan Arab. Kumpulan
itulah yang tersohor dengan nama Bibel Walton (London
tahun 1657).

Perlu kita tambahkan pula bahwa diantara Gereja-gereja
Masehi yang bermacam-macam sekarang keadaannya adalah
bahwa Gereja-gereja itu tidak menerima fasal-fasal yang
sama dalam Bibel, dan Gereja-gereja tersebut juga tidak
mempunyai pengesahan yang sama mengenai
terjemahan-terjemahan dalam satu bahasa. Usaha-usaha
untuk mempersatukan masih dilakukan dan terjemahan
Ekumenik (persatuan) yang dilakukan oleh ahli-ahli
Katolik dan Protestan mengenai Perjanjian Lama ternyata
akan meng hasilkan sintesa (perpaduan).

Dengan begitu maka usaha manusia mengenai teks
Perjanjian Lama ternyata sangat besar, dan dengan mudah
kita mengetahui bahwa sebagai akibat koreksi-koreksi
antara versi yang bermacam-macam dan terjemahan yang
bermacam-macam, teks yang asli sudah berubah selama dua
ribu tahun.

Asalnya Bibel
(Perjanjian Lama)


Sebelum tersusun menjadi kumpulan fasal-fasal,
Perjanjian Lama merupakan tradisi rakyat yang tidak
mempunyai sandaran, kecuali dalam ingatan manusia,
satu-satunya faktor untuk tersiarnya idea,
tradisi-tradisi tersebut selalu dinyanyikan.

Edmond Jacob menulis: "Dalam tahap permulaan, semua
orang menyanyi; di Israil seperti di tempat lain, puisi
lebih dahulu daripada prosa. Bani Israil menyanyi baik
dan banyak. Nyanyian itu mempunyai bermacam-macam
ekspresi, tergantung kepada kejadian-kejadian dalam
sejarah dengan enthusiasme yang memuncak atau putus asa
yang menenggelamkan." Mereka menyanyi dalam keadaan
yang bermacam-macam, dan Edmond Jacob menyebutkan
sebagian di mana nyanyian yang menyertainya terdapat
dalam Perjanjian Lama: nyanyian makan pagi, nyanyian
akhir panen, nyanyian yang menyertai pekerjaan, seperti
nyanyian Sumur (Bilangan 21, 17), nyanyian perkawinan,
nyanyian kematian, nyanyian perang yang sangat banyak
dalam Bibel seperti nyanyian Debarah (Hakim-hakim 5,
1-32) yaitu nyanyian yang memuja kemenangan Israil yang
dikehendaki oleh Yahweh dalam suatu peperangan yang
dipimpin oleh Yahweh sendiri (Bilangan 10, 35). Ketika
Peti Suci sudah pergi, Musa berkata-kata: "Bangunlah
Yahweh, mudah-mudahan musuh-musuhmu terserak-serak.
Mudah-mudahan mereka yang benci kepadamu akan lari
tunggang langgang di hadapan wajahmu."

Nyanyian-nyanyian itu juga merupakan kata-kata mutiara
serta perumpamaan kata-kata yang berisi berkat atau
laknat, peraturan-peraturan yang dibikin untuk manusia
oleh para Nabi sesudah mereka itu menerima perintah
Ilahi.

Edmond Jacob mengatakan bahwa kata-kata tersebut
diwariskan dengan jalan keluarga atau melalui
rumah-rumah ibadat dalam bentuk sejarah Bangsa yang
terpilih olehTuhan. Sejarah ini kemudian menjadi
dongeng seperti dongengan Jatam (Kitab Hakim-hakim 9,
7-21) dimana tertulis: "Pohon-pohon itu berjalan untuk
mengusapkan minyak kasturi kepada raja mereka dan
mereka berkata kepada pohon Zaitun, pohon Tien, pohon
anggur dan pohon duri." Hal tersebut mendorong Edmond
Jacob untuk menulis "karena dijiwai oleh fungsi
dongeng, maka penyajian hikayat seperti tersebut di
atas tidak dirasakan janggal karena mengenai soal-soal
dan periode-periode yang sejarahnya tak dikenal orang."

Edmond Jacob kemudian menyimpulkan: "Adalah sangat
mungkin bahwa apa yang dikisahkan oleh Perjanjian Lama
tentang Nabi Musa dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi
tidak sesuai dengan yang terjadi dalam sejarah, akan
tetapi para tukang dongeng dalam masa riwayat secara
lisan sudah dapat mengisikan keindahan dan imaginasi
untuk merangkai episode yang bermacam-macam, sehingga
mereka berhasil menyajikannya sebagai sejarah yang
nampak besar kemungkinan kebenarannya bagi
pikiran-pikiran yang kritis, yaitu sejarah yang
mengenai asal alam dan manusia."

Perlu kita ingat bahwa setelah bangsa Yahudi tinggal di
Kan'an, yakni kira-kira pada akhir abad XIII sebelum al
Masih, tulisan sudah mulai dipakai untuk memelihara dan
meriwayatkan dongeng-dongeng, akan tetapi tidak secara
tepat, meskipun yang dikatakan itu mengenai hal-hal
yang harus tepat sekali, yakni soal hukum. Mengenai
hukum ini, perlu diterangkan bahwa hukum sepuluh
(Dekalog) yang dikatakan telah datang langsung dari
tangan Tuhan telah diriwayatkan dalam Perjanjian Lama
menurut dua versi yakni: Kitab Keluaran (Exodus 20,
1-21) dan Kitab Ulangan (Deuteronomy 5, 1-30). Jiwanya
sama, tetapi perbedaan tetap ada. Kemudian muncul
keinginan untuk menetapkan dokumentasi-dokumentasi
penting seperti kontrak, surat-surat, daftar
orang-orang (hakim-hakim, pegawai-pegawai tinggi di
kota-kota), daftar silsilah keturunan, daftar
kurban-kurban dan daftar harta jarahan. Dengan begitu
terjadilah arsip-arsip yang berisi dokumen-dokumen yang
kemudian mengisi kitab-kitab (fasal-fasal) Perjanjian
Lama yang sekarang ini. Dengan begitu dalam tiap-tiap
fasal terdapat bentuk literer yang tercampur. Para ahli
kemudian menyelidiki sebab-sebab yang mendorong untuk
mengumpulkan dokumen-dokumen yang berbeda-beda menjadi
satu.

Adalah sangat menarik untuk membandingkan penyusunan
Perjanjian Lama dengan dasar tradisi lisan, dengan apa
yang terjadi di bidang lain dan pada zaman yang
berlainan, yaitu masa timbulnya kesusasteraan primitif.

Marilah kita mengambil contoh dari sastra Perancis pada
zaman Kerajaan Perancis. Tradisi-tradisi lisan telah
muncul lebih dahulu sebelum peristiwa sejarah yang
besar dicatat dalam sejarah, yakni kejadian seperti
perang untuk mempertahankan agama Kristen, drama
tentang pahlawan-pahlawan yang kemudian diabadikan oleh
pengarang-pengarang dan penulis-penulis sejarah. Dengan
cara begitu mulai abad XI M timbul nyanyian dan tarian
dimana yang benar dan yang khayal menjadi satu dan
menjadi satu epik (syair kepahlawanan). Di antara epik
itu yang termasyhur adalah syair Roland (Chanson de
Roland), tentang pahlawan perang yang bernama Roland
yang menjadi komandan penjaga Kaisar Charlemagne (Karl
yang Agung) waktu kembali dari berperang di Spanyol.
Pengorbanan Roland bukannya satu dongengan yang
dibikin-bikin untuk sekedar dongengan; pengorbanan
Roland terjadi pada tanggal 5 Agustus tahun 778, yaitu
pada waktu serangan orang Basque (Penduduk pegunungan
Pyrenes). Karya kesusasteraan tidak semata-mata
bersifat legenda, tetapi mempunyai dasar sejarah;
walaupun begitu ahli-ahli sejarah, tidak-memahaminya
secara harafiah.

Persamaan antara lahirnya Bibel dan kesusasteraan yang
bukan agama nampaknya memang riil. Hal ini tidak
berarti bahwa kita menolak keseluruhan teks Bibel yang
dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai kumpulan
buku-buku mitologi, yakni seperti yang dilakukan oleh
orang-orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan; orang
dapat percaya kepada kebenaran bahwa Tuhan menciptakan
alam, bahwa Tuhan menyerahkan sepuluh perintah kepada
Musa, bahwa Tuhan mencampuri urusan-urusan manusia,
umpamanya pada ajaran Raja (Nabi) Sulaiman; orang dapat
percaya bahwa essensi dari kejadian-kejadian tersebut
telah disampaikan kepada kita, akan tetapi kita harus
ingat bahwa rincian penyajian soal tersebut harus
diperiksa dengan teliti, dengan kritik yang ketat,
karena sumbangan manusia dalam menjadikan tradisi
lisan, menjadi buku tertulis adalah sangat besar.


Perjanjian Lama merupakan kumpulan fasal-fasal yang
panjangnya tidak sama dan isinya bermacam-macam,
ditulis selama lebih dari sembilan abad dalam beberapa
bahasa dan dimulai dengan tradisi lisan. Fasal-fasal
itu banyak yang telah dikoreksi dan dilengkapkan sesuai
dengan kejadian-kejadian atau kebutuhan-kebutuhan
tertentu, pada waktu-waktu yang berjauhan jaraknya
antara satu dengan lainnya.

Sangat boleh jadi bahwa munculnya literatur yang
melimpah ini terjadi pada permulaan monarki Yahudi pada
abad XI SM, yaitu pada waktu timbulnya kelompok
pegawai-pegawai Raja yang merupakan
sekretaris-sekretaris, yakni orang-orang pandai yang
pekerjaannya tidak terbatas dalam sekedar menulis. Dari
zaman itulah bermula tulisan-tulisan parsial yang
tersebut dalam fasal-fasal sebelum ini, yakni
tulisan-tulisan yang penting untuk ditetapkan waktunya,
seperti nyanyian-nyanyian yang tersebut di atas,
kata-kata yang diucapkan oleh nabi Ya'kub dan nabi
Dawud, Sepuluh Perintah dan lebih umum lagi teks-teks
legislatif yang membentuk tradisi keagamaan sebelum
tersusunnya undang-undang. Teks-teks tersebut merupakan
bagian-bagian yang terpisah disana-sini dalam
bagian-bagian Perjanjian Lama.

Kemudian kira-kira abad X SM tersusunlah teks "Yahwist"
dari Pentateuque (Torat) yang merupakan lima fasal
pertama. Kemudian orang menambahkan kepada teks
tersebut, bagian-bagian yang dinamakan "versi Elohist"
dan versi "Sakerdotal". Teks Yahwist membicarakan
periode permulaan alam sampai matinya Yakob. Teks
tersebut berasal dari Kerajaan Selatan (Israel Selatan)
atau Yuda.

Pada akhir abad IX dan pertengahan abad VIII SM, dalam
Kerajaan Yahudi Utara (Israil)3 telah tersiar pengaruh
Elia dan Elisa; yakni dua orang nabi yang kita jumpai
tulisannya dalam Perjanjian Lama. Periode teks Elohist
lebih singkat daripada teks Yahwist; karena teks
Elohist hanya menceritakan kejadian-kejadian tentang
Abraham (Ibrahim), Yacob (Ya'kub) dan Yosef (Yusuf).
Kitab (fasal) Yusak dan Hakim-hakim juga berasal dan
zaman ini.

Abad VIII SM adalah abad nabi-nabi penulis, yaitu Amos
dan Hosea di Israil(Kerajaan Utara) dan Isaiah dan
Mikah dalam Kerajaan Selatan (Yuda)

Pada tahun 721 SM Kerajaan Samaria mencaplok negara
Israil, dan dengan begitu maka Kerajaan Yuda mengambil
alih warisan keagamaan. Kumpulan peribahasa tersusun
pada periode ini dan menunjukkan campuran antara teks
Yahwist dan Elohist. Dengan begitu tersusunlah kitab
Taurah. Penyusunan Kitab Ulangan juga terjadi dalam
periode ini.

Pemerintahan Yosias dalam pertengahan kedua abad VII SM
bersamaan dengan permulaan zaman nabi Jeremia, akan
tetapi karangan Jeremia ini baru berbentuk yang
definitif satu abad kemudian.

Kenabian- Zefanya, Nahum dan Habakuk terjadi sebelum
orang Israil dideportasi (diasingkan) ke Babylon pada
takun 598 SM, yakni karena Babylon menang atas Samaria
yang mencaplok Israil pada tahun 721 SM. Pada waktu itu
Nabi Yehezkiel sudah menyelesaikan tugas kenabiannya.
Deportasi kedua terjadi ketika Yerusalem jatuh pada
tahun 587 SM, dan pengasingan itu baru selesai pada
tahun 538 SM.

Kitab (fasal) Yehezkiel, seorang nabi Yahudi yang besar
pada zaman pengasingan ke Babylon baru dibukukan
setelah ia meninggal. Para penulis fasal Yehezkiel
tersebut juga menulis versi sakerdotal mengenai Kitab
Kejadian, yakni mengenai periode dari waktu Dunia
diciptakan oleh Tuhan sampai matinya Ya'kub. Dengan
begitu maka di antara teks Yahwist dan teks Elohist
telah diselipkan teks ketiga yang perbedaan umurnya
adalah empat dan dua abad lebih dahulu. Pada waktu itu
sudah terdapat kitab "Nudub" (tangisan) atau
Lamentation.

Karena perintah raja Persia, Cyrus yang mengalahkan
Babylonia, pengasingan ke Babylon diakhiri pada tahun
538 SM. Orang-orang Yahudi kembali ke Palestina dan
mendirikan lagi tempel mereka di kota itu. Nampak pula
nabi-nabi baru dan kitab (fasal) baru seperti kitab
(fasal) Hagai, Zakarya, Israil, Maleachi, Daniel dan
Baruch.

Setelah Bani Israil diasingkan ke Babylon terkumpullah
fasal-fasal dalam perjanjian lama sebagai berikut:
Amstal Sulaiman (Proverbs) kurang lebih pada tahun 480
SM, fasal Ayub pada pertengahan abad V SM, al Khatib
(Ecelesiaste atau chronick), pada abad III SM bersamaan
dengan nyanyian (song of Salomon), dua fasal Berita,
fasal Esdras, fasal Nehemia; eclesiastique atau
seracide baru muncul pada abad II SM, fasal
kebijaksanaan Sulaiman, dua fasal Maccabees ditulis
pada abad I SM, fasal Ruth Esther, Yunus; Tobias dan
Yudit adalah sukar untuk dipastikan abad penulisannya.
Keterangan-keterangan tersebut masih dapat berubah jika
ada riset-riset baru, oleh karena Perjanjian Lama
seluruhnya baru terkumpul pada abad I SM dan secara
definitif, baru pada abad I M

Dengan begitu maka Perjanjian Lama merupakan satu
monumen literatur bangsa Yahudi, yang terkumpul sedikit
demi sedikit sehingga periode Agama Nasrani.
Kitab-kitab (fasal-fasal) nya telah ditulis,
disempurnakan dan ditinjau kembali antara abad X dan
abad I SM. Faktor ini bukan sekedar pendapat saya
pribadi akan tetapi saya kutip dari Encyclopedia
Universalis, cetakan tahun 1974, jilld III halaman 246
- 253, ditulis oleh S.P Sandraz guru besar pada
fakultas dominikan di Soulchoir; untuk memahami apakah
Perjanjian Lama itu, kita harus ingat hasil-hasil
penyelidikan para spesialis yang sangat kompeten.

Suatu wahyu telah tercampur dengan tulisan-tulisan itu,
akan tetapi pada waktu ini yang kita miliki hanya
hal-hal yang ditinggalkan oleh orang-orang yang telah
merubah teks asli menurut situasi dan kondisi yang
dihadapi mereka.

Jika kita bandingkan hal-hal obyektif tersebut di atas
dengan hal-hal yang tersebut dalam mukaddimah atau kata
pengantar bermacam-macam Bibel yang dicetak untuk awam,
kita rasakan ada perbedaan. Dalam kata pengantar itu
tak disebutkan hal-hal yang mengenai pembukuan Bibel;
hal-hal yang samar-samar dan kabur tidak diberi
penjelasan sehingga membingungkan pembaca, dan banyak
soal-soal yang diperkecil sehingga memberi gambaran
yang salah. Dengan begitu maka pengantar-pengantar itu
banyak yang merubah kebenaran. Banyak kitab (fasal)
yang dirubah beberapa kali; seperti dalam kasus Taurah,
tetapi dalam edisi hanya diterangkan, mungkin ada
perinci-perinci yang ditambahkan. Kadang-kadang ada
pengarang yang mengadakan diskusi tentang sesuatu
bagian yang tidak penting, akan tetapi ia melupakan
bagian yang sangat penting dan menolak pembahasan yang
mendalam. Sungguh menyedihkan jika kita melihat hal-hal
yang tidak benar dilakukan oleh orang-orang yang
menyiarkan Bibel untuk awam.

kitab kitab perjanjian lama

Perjanjian Lama merupakan kumpulan fasal-fasal yang
panjangnya tidak sama dan isinya bermacam-macam,
ditulis selama lebih dari sembilan abad dalam beberapa
bahasa dan dimulai dengan tradisi lisan. Fasal-fasal
itu banyak yang telah dikoreksi dan dilengkapkan sesuai
dengan kejadian-kejadian atau kebutuhan-kebutuhan
tertentu, pada waktu-waktu yang berjauhan jaraknya
antara satu dengan lainnya.

Sangat boleh jadi bahwa munculnya literatur yang
melimpah ini terjadi pada permulaan monarki Yahudi pada
abad XI SM, yaitu pada waktu timbulnya kelompok
pegawai-pegawai Raja yang merupakan
sekretaris-sekretaris, yakni orang-orang pandai yang
pekerjaannya tidak terbatas dalam sekedar menulis. Dari
zaman itulah bermula tulisan-tulisan parsial yang
tersebut dalam fasal-fasal sebelum ini, yakni
tulisan-tulisan yang penting untuk ditetapkan waktunya,
seperti nyanyian-nyanyian yang tersebut di atas,
kata-kata yang diucapkan oleh nabi Ya'kub dan nabi
Dawud, Sepuluh Perintah dan lebih umum lagi teks-teks
legislatif yang membentuk tradisi keagamaan sebelum
tersusunnya undang-undang. Teks-teks tersebut merupakan
bagian-bagian yang terpisah disana-sini dalam
bagian-bagian Perjanjian Lama.

Kemudian kira-kira abad X SM tersusunlah teks "Yahwist"
dari Pentateuque (Torat) yang merupakan lima fasal
pertama. Kemudian orang menambahkan kepada teks
tersebut, bagian-bagian yang dinamakan "versi Elohist"
dan versi "Sakerdotal".

BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern
Dr. Maurice Bucaille

Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science
Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi
Penerbit Bulan Bintang, 1979
Kramat Kwitang I/8 Jakarta

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box