Minggu, 05 April 2009

Ringkasan Ilmu Al-Qur'an (Mukhtashar Ulumil-Qur'aan) (8)

Pembagian Al-Qur’an Ditinjau dari Muhkamat dan Mutasyabihaat

oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah


Al-Qur’an Al-karim ditinjau dari muhkamat dan mutasyabihaat dibagi menjadi tiga macam :

1. Muhkamaat (ihkam) yang umum yang menjadi karakteristik isi Al-Qur’an secara umum, seperti firman-Nya :

كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمّ فُصّلَتْ مِن لّدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ

”(Inilah) suatu Kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu” (QS. Huud : 1).

Dan Firman-Nya :

الَر تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْحَكِيمِ

”Alif Laam Raa. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung hikmah” (QS. Yunus : 1)

Dan firman-Nya :

وَإِنّهُ فِيَ أُمّ الْكِتَابِ لَدَيْنَا لَعَلِيّ حَكِيمٌ

”Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu di dalam induk Al-Kitab Lauh Mahfudh di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah” (QS. Az-Zukhruf : 4).

Makna Al-Ihkam (muhkamat) di sini adalah indah dan rapi baik dalam lafadh maupun maknanya, gaya bahasa dan uslubnya sangat fasih, semua khabarnya sarat dengan kebenaran dan manfaat, tidak mengandung unsure kedustaan, pertentangan, dan hal yang tidak bermanfaat. Hukum-hukumnya sarat dengan nilai keadilan, hikmah, bebas dari kepalsuan dan pertentangan, serta tidak ada hokum yang diskriminatif.

2. Tasyabbuh (mutasyabih) yang umum, yang menjadikan kharakteristik isi Al-Qur’an secara umum, seperti firman Allah ta’ala :

اللّهُ نَزّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَاباً مّتَشَابِهاً مّثَانِيَ تَقْشَعِرّ مِنْهُ جُلُودُ الّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبّهُمْ ثُمّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىَ ذِكْرِ اللّهِ

”Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Rabb-nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah” (QS. Az-Zumar : 23).

Makna Tasyabuh di sini adalah keseluruhan kandungan Al-Qur’an, bagian yang satu dengan yang lainnya serupa dalam hal kesempurnaan, keindahan, dan tujuan-tujuan yang terpuji.

أَفَلاَ يَتَدَبّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللّهِ لَوَجَدُواْ فِيهِ اخْتِلاَفاً كَثِيراً

”Kalau sekiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya” (QS. An-Nisaa : 82)

3. Muhkam yang khusus pada sebagian ayat Al-Qur’an dan Tasyabuh yang khusus pada sebagian yang lainnya, seperti firman Allah ta’ala :

هُوَ الّذِيَ أَنزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مّحْكَمَاتٌ هُنّ أُمّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمّا الّذِينَ في قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلاّ اللّهُ وَالرّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنّا بِهِ كُلّ مّنْ عِندِ رَبّنَا وَمَا يَذّكّرُ إِلاّ أُوْلُواْ الألْبَابِ

”Dialah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepada kamu. Diantara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat. Itulah pokok-pokok isi Al-Qur’an, dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang di dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata : “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Allah Rabb kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal” (QS. Aali Imran : 7).

Dan makna Al-Ihkam di sini adalah bahwa makna ayat sudah terang dan jelas, tidak ada hal yang tersembunyi atau kesamaran di dalamnya, seperti firman Allah ta’ala :

يَأَيّهَا النّاسُ إِنّا خَلَقْنَاكُم مّن ذَكَرٍ وَأُنْثَىَ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوَاْ

”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal” (QS. Al-Hujuraat : 13).

Dan firman Allah ta’ala :

يَاأَيّهَا النّاسُ اعْبُدُواْ رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ وَالّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلّكُمْ تَتّقُونَ

”Hai manusia, sembahlah Rabbmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu agar kamu bertaqwa” (QS. Al-baqarah : 21).

Dan firman-Nya ta’ala :

وَأَحَلّ اللّهُ الْبَيْعَ

”Padahal Allah telah menghalalkan jual beli” (QS. Al-Baqarah : 275).

Dan firman-Nya :
ِ
حُرّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالْدّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَآ أُهِلّ لِغَيْرِ اللّهِ بِه

”Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.....” (QS. Al-Maidah : 3).

Dan masih banyak contoh yang lain.

Makna Tasyabuh di sini adalah bahwa makna dalam ayat mengandung kesamaran, sehingga dimungkinkan ada orang yang menafsiri dan memahami ayat tersebut dengan pemahaman yang tidak layak bagi Allah ta’ala, kitab-Nya, atau Rasul-Nya; sedangkan orang-orang ‘alim dan kokoh ilmunya akan dapat memahami ayat tersebut dengan benar.

Sebagai contoh pemahaman salah atas firman Allah ta’ala berikut :

بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ

”Tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka” (QS. Al-Maaidah : 64).

Ayat ini dipahami bahwa Allah ta’ala mempunyai dua tangan seperti tangan-tangan yang dimiliki oleh makhluk.

Dan juga contoh yang berkaitan dengan Kitabullah, yaitu pemahaman yang mengatakan dalam Al-Qur’an itu terjadi pertentangan dan saling mendustakan antara ayat satu dengan yang lainnya, ketika Allah ta’ala berfirman :

مّآ أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللّهِ وَمَآ أَصَابَكَ مِن سَيّئَةٍ فَمِن نّفْسِكَ

”Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah. Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri” (QS. An-Nisaa’ : 79).

Dan Allah ta’ala berfirman pada ayat lain :

وَإِن تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُواْ هَـَذِهِ مِنْ عِندِ اللّهِ وَإِن تُصِبْهُمْ سَيّئَةٌ يَقُولُواْ هَـَذِهِ مِنْ عِندِكَ قُلْ كُلّ مّنْ عِندِ اللّهِ

Dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka berkata : “Ini adalah dari sisi Allah”; dan kalau mereka dirimpa bencana mereka berkata : “Ini (datangnya) dari sisimu (Muhammad)”. Katakanlah : “Semuanya (datang) dari sisi Allah” (QS. An-Nisaa’ : 78).

Dan contoh yang berkaitan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, yaitu salahnya pemahaman tentang firman Allah ta’ala :

فَإِن كُنتَ فِي شَكّ مّمّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ فَاسْأَلِ الّذِينَ يَقْرَءُونَ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكَ لَقَدْ جَآءَكَ الْحَقّ مِن رّبّكَ فَلاَ تَكُونَنّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

”Maka jika kamu (Muhammad) dalam keragu-raguan terhadap apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyalah kepada orang-orang yang membaca Al-Kitab sebelummu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Allah, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu” (QS. Yunus : 94).

Ayat tersebut di atas dipahami bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam ragu atas wahyu yang diturunkan kepadanya.

SIKAP ORANG-ORANG YANG KOKOH ILMUNYA DAN ORANG YANG CONDONG KEPADA KESESATAN TERHADAP AYAT MUTASYAABIHAAT


Sesungguhnya sikap orang-orang yang kokoh ilmunya dan sikap orang-orang yang condong kepada kesesatan terhadap ayat-ayat mutasyaabihaat telah dijelaskan oleh Allah ta’ala.

Tentang orang yang condong kepada kesesatan Dia ta’ala berfirman :

فَأَمّا الّذِينَ في قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ

”Adapun orang-orang yang di dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta’wilnya” (QS. Aali Imran : 7).

Tentang orang-orang yang kokoh ilmunya Dia ta’ala berfirman :

وَالرّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنّا بِهِ كُلّ مّنْ عِندِ رَبّنَا

Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata : “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Allah Rabb kami”. (QS. Aali Imran : 7).

Jadi, orang-orang yang condong kepada kesesatan itu mengambil sebagian ayat-ayat mutasyaabihaat ini sebagai sarana dan alat untuk mencela Kitabullah dan membuat fitnah bagi manusia dan menta’wilnya dengan pena’wilan yang tidak sesuai dengan maksud (kehendak) Allah dalam ayat tersebut. Maka mereka itu adalah golongan yang sesat dan menyesatkan.

Adapun orang-orang yang kokoh ilmunya, maka mereka beriman bahwa apa yang terdapat dalam Kitabullah adalah benar dan tidak ada perselisihan dan pertentangan antara ayat yang satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan karena Al-Qur’an itu datang dari Allah ta’ala.

وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللّهِ لَوَجَدُواْ فِيهِ اخْتِلاَفاً كَثِيراً

”Kalau sekiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya” (QS. An-Nisaa’ : 82).

Adapun terhadap ayat-ayat yang mutasyaabihaat, mereka mengembalikannya kepada ayat-ayat muhkamat agar seluruhnya menjadi muhkamaat.

Pada contoh pertama mereka (orang yang kokoh ilmunya lagi mendapat petunjuk) mengatakan : Sesungguhnya Allah ta’ala mempunyai dua tangan yang hakiki sesuai dengan kemuliaan-Nya dan keagungan-Nya, kedua tangan-Nya tidak seperti tangan makhluk, sebagaimana Dia mempunyai Dzat yang tidak seperti dzat-dzat para makhluk; karena Allah berfirman :

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السّمِيعُ الْبَصِيرُ

”Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia – dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (QS. Asy-Syuuraa : 11).

Dan pada contoh yang kedua mereka mengatakan : Sesungguhnya kebaikan dan keburukan semuanya terjadi dengan taqdir Allah ‘azza wa jalla. Akan tetapi kebaikan itu sebabnya adalah karunia dari Allah ta’ala atas hamba-hamba-Nya, sedangkan sebab keburukan itu datang dari perbuatan hamba itu sendiri, sebagaimana firman Allah ta’ala :

وَمَآ أَصَابَكُمْ مّن مّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُواْ عَن كَثِيرٍ
”Dan apa saja musibah yang menimpamu, maka adalah disebabkan akibat perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS. Yunus : 104).

Jadi, disandarkankannya keburukan kepada hamba merupakan bentuk penyandaran atas sesuatu kepada sebabnya, bukan penyandaran kepada yang mentaqdirkannya. Sedangkan disandarkannya kebaikan dan keburukan kepada Allah ta’ala, adalah merupakan bentuk penyandaran atas sesuatu kepada yang mentaqdirkannya. Dengan demikian, maka hilanglah apa yang dianggap bertentangan antara dua ayat tersebut.

Tentang contoh yang ketiga mereka berkata : Sesungguhnya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam tidak merasa ragu sedikitpun tentang wahyu yang diturunkan kepadanya. Bahkan beliau adalah manusia yang paling mengetahui dan paling kuat keyakinannya tentang semua itu, sebagaimana firman Allah ta’ala :

قُلْ يَأَيّهَا النّاسُ إِن كُنتُمْ فِي شَكّ مّن دِينِي فَلاَ أَعْبُدُ الّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللّهِ

Katakanlah : “Hai manusia, jika kamu berada dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah” (QS. Yunus : 104).

Maknanya : Jika kamu berada dalam keragu-raguan tentang agama, maka aku berada dalam keyakinan tentangnya. Oleh sebab itu aku tidak akan menyembah orang-orang yang kamu sembah selain Allah. Bahkan aku mengkufuri mereka dan aku menyembah Allah.

Dan firman Allah ta’ala :

فَإِن كُنتَ فِي شَكّ مّمّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ

”Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu” (QS. Yunus : 94).

Dari ayat di atas tidaklah mesti diartikan bahwa keraguan itu diperbolehkan bagi Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam atau keraguan itu menimpa beliau. Tidakkah kamu perhatikan firman Allah ta’ala :

قُلْ إِن كَانَ لِلرّحْمَـَنِ وَلَدٌ فَأَنَاْ أَوّلُ الْعَابِدِينَ

”Katakanlah : Jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu)” (QS. Az-Zukhruf : 81).

Apakah hal ini berarti keberadaan anak itu boleh bagi Allah atau Allah mempunyai anak? Sekali-kali tidak! Ini tidak bisa didapati dan tidak dibolehkan atas Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman :

وَمَا يَنبَغِي لِلرّحْمَـَنِ أَن يَتّخِذَ وَلَداً * إِن كُلّ مَن فِي السّمَاوَاتِ وَالأرْضِ إِلاّ آتِي الرّحْمَـَنِ عَبْداً

Dan tidak layak bagi Allah Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Allah Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba” (QS. Maryam : 92-93).

Dan dari firman Allah ta’ala :

فَلاَ تَكُونَنّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

Sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu” (QS. Al-Baqarah : 147).

Hal ini bukan berarti keraguan menimpa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, karena larangan terhadap sesuatu kadang-kadang ditujukan kepada orang yang tidak terjerumus ke dalam hal itu. Tidakkah kamu perhatikan firman Allah ta’ala :

وَلاَ يَصُدّنّكَ عَنْ آيَاتِ اللّهِ بَعْدَ إِذْ أُنزِلَتْ إِلَيْكَ وَادْعُ إِلَىَ رَبّكَ وَلاَ تَكُونَنّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

”Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, setelah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Rabb-mu dan janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah” (QS. Al-Qashshash : 87).

Dan yang sudah dimaklumi bahwa mereka tidak menghalangi Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dari ayat-ayat Allah, dan bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam tidak terjerumus kepada kesyirikan. Adapun tujuan ditujukannya larangan kepada orang yang tidak terkerumus kepada kesyirikan tersebut adalah sebagai kecaman dan peringatan dari orang-orang yang terjerumus dan sepak terjang mereka. Dengan demikian, hilanglah kesamaran dan sangkaan yang tidak patut ditujukan kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam.

MACAM-MACAM TASYABBUH DALAM AL-QUR’AN


Tasyabbuh (kesamaran) yang terdapat dalam Al-Qur’an ada dua macam, yaitu :

1. Tasyabbuh Hakiki, yaitu hal-hal yang tidak mungkin diketahui oleh manusia, seperti hakikat shifat-shifat Allah ‘azza wa jalla. Jadi, meskipun kita bisa mengetahui makna-makna dari shifat-shifat tersebut, akan tetapi kita tidak memahami hakikat dan kaifiyahnya, berdasarkan firman Allah ta’ala :

وَلاَ يُحِيطُونَ بِهِ عِلْماً

”Sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya” (QS. Thaahaa : 110).

Dan firman Allah ta’ala :

لاّ تُدْرِكُهُ الأبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الأبْصَارَ وَهُوَ اللّطِيفُ الْخَبِيرُ

”Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedangkan Dia dapat melihat segala penglihatan itu. Dan Dia Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-An’aam : 103).

Oleh sebab itu, ketika Imam Malik rahimahullah ditanya tentang firman Allah ta’ala :

الرّحْمَـَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَىَ

”(Yaitu)Allah Yang Maha Pemurah Yang bersemayam di atas ‘Arsy” (QS. Thaahaa : 5).

Bagaimana Allah beristiwa’ (bersemayam) ?; maka beliau (Imam Malik) menjawab :
الإستواء غير مجهول والكيف غير معقول والإيمان به واجب والسؤال عنه بدعة

”Istiwa’ itu tidak asing lagi, dan kaifiyahnya tidak diketahui oleh akal. Beriman kepadanya adalah wajib, dan bertanya tentangnya adalah bid’ah”.

Hal semacam ini tidak boleh ditanyakan tentang penjabarannya karena ada halangan untuk sampai kepada (jawaban)nya.

2. Tasyabbuh Nisbi; yaitu hal-hal yang tersamar bagi sebagian manusia, tetapi tidak samar bagi sebagian yang lain. Jadi, hal tersebut dapat dipahami oleh orang-orang yang kokoh ilmunya, tetapi tidak bisa dipahami oleh selain mereka. Hal semacam ini boleh ditanyakan penjabarannya dan penjelasannya, karena memungkinkan untuk sampai kepada (jawaban)nya. Sebab tidak ada sesuatupun di dalam Al-Qur’an ayat yang tidak dapat dipahami oleh anak manusia. Allah ta’ala berfirman :

هَـَذَا بَيَانٌ لّلنّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لّلْمُتّقِينَ

”(Al-Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS. Aali Imran : 138).

Dan Dia berfirman :

وَنَزّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَاناً لّكُلّ شَيْءٍ

”Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu” (QS. An-Nahl : 89).

Dan Dia berfirman :

فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتّبِعْ قُرْآنَهُ * ثُمّ إِنّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ

”Apabila Kami telah selesai membacanya, maka ikutilah bacaannya itu. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya” (QS. Al-Qiyaamah : 18-19).

Dan firman-Nya :

يَا أَيّهَا النّاسُ قَدْ جَآءَكُمْ بُرْهَانٌ مّن رّبّكُمْ وَأَنْزَلْنَآ إِلَيْكُمْ نُوراً مّبِيناً

”Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu petunjuk dari Rabb-mu, dan Kami menurunkan kepadamu cahaya yang terang” (QS. An-Nisaa’ : 174).

Dan contoh semacam ini banyak sekali, diantaranya adalah :

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السّمِيعُ الْبَصِيرُ

”Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia – dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (QS. Asy-Syuuraa : 11).

Hal itu membuat samar bagi ahli Ta’thil, sehingga mereka memahami ayat tersebut sebagai penafian sifat-sifat bagi Allah, dan mereka beranggapan bahwa itsbat (penetapan)nya akan berkonsekuensi kepada penyerupaan-Nya. Mereka berpaling dari ayat-ayat yang menunjukkan itsbat shifat bagi Allah ta’ala, karena itsbat (penetapan) dalam makna yang sama tidak berarti sebagai bentuk penyerupaan.

Dan diantaranya adalah firman Allah ta’ala :

وَمَن يَقْتُلْ مُؤْمِناً مّتَعَمّداً فَجَزَآؤُهُ جَهَنّمُ خَالِداً فِيهَا وَغَضِبَ اللّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدّ لَهُ عَذَاباً عَظِيماً

”Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan adzab yang besar baginya” (QS. An-Nisaa’ : 93).

Hal itu samar bagi orang-orang Wa’idiyyah (kaum Khawarij dan Mu’tazillah), sehingga mereka memahaminya bahwa orang yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja adalah kekal di dalam neraka, dan mereka menyamaratakan hukum tersebut bagi semua pelaku dosa besar. Dan mereka berpaling dari ayat-ayat yang menunjukkan bahwa semua dosa kecuali syirik adalah dalam kehendak Allah ta’ala (apakah Allah akan mengampuninya atau mengadzabnya).

Dan diantaranya adalah firman Allah ta’ala :

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنّ اللّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السّمَآءِ وَالأرْضِ إِنّ ذَلِكَ فِي كِتَابٍ إِنّ ذَلِكَ عَلَى اللّهِ يَسِيرٌ

”Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi? Bahwasannya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfudh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah” (QS. Al-Hajj : 70).

Hal itu samar bagi orang-orang Jabriyyah, sehingga mereka memahaminya bahwa hamba itu dipaksa atas amal-amalnya, dan mereka menganggap bahwa dia (hamba itu) tidak mempunyai iradah (kehendak) dan tidak pula qudrah (kekuasaan) atasnya. Dan mereka berpaling dari ayat-ayat yang menunjukkan bahwa seorang hamba itu mempunyai iradah dan qudrah, dan bahwa perbuatan hamba itu ada dua macam, yaitu ikhtiyari (ada ikhtiyar bagi hamba) dan ghairu ikhtiyari (tidak ada ikhtiyat bagi hamba).

Sedangkan orang-orang yang kokoh ilmunya adalah orang-orang yang memiliki akal. Mereka mengetahui bagaimana mereka mengeluarkan ayat-ayat mutasyaabihaat ini kepada makna yang benar bersama ayat-ayat lain, sehingga seluruh Al-Qur’an itu muhkam (jelas), tidak ada kesamaran di dalamnya.

HIKMAH AYAT MUHKAMAAT DAN MUTASYAABIHAAT DALAM AL-QUR’AN


Seandainya seluruh ayat dalam Al-Qur’an itu muhkamat,maka luputlah hikmah ujian atas pembagian tersebut, baik secara pembenaran maupun amalan, karena telah jelas maknanya dan tidak ada kesempatan untuk menyimpang dengan berpegang teguh kepada ayat-ayat mutasyaabihaat untuk tujuan firnah dan mencari-cari takwilnya.

Dan seandainya seluruh Al-Qur’an itu mutasyaabihaat, maka luputlah fungsinya sebagai penjelasan dan petunjuk bagi manusia, serta tidak memungkinkan untuk mengamalkannya dan membangun aqidah yang lurus di atasnya.

Akan tetapi Allah – dengan hikmah-Nya – menjadikan Al-Qur’an sebagiannya ayat-ayat muhkamat yang kepadanyalah dikembalikan ketika terjadi kesamaran; dan sebagian lainnya ayat-ayat mutasyaabihaat sebagai batu ujian bagi para hamba supaya membedakan orang-orang yang jujur imannya dari orang-orang yang dalam hatinya ada kesesatan. Maka jika dia jujur atau benar imannya, dia akan mengetahui bahwa Al-Qur’an seluruhnya adalah dari sisi Allah ta’ala, sedangkan apa-apa yang datang dari sisi Allah itu pasti benar dan tidak mungkin di dalamnya ada kebathilan dan pertentangan berdasarkan firman Allah ta’ala :

لاّ يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَلاَ مِنْ خَلْفِهِ تَنزِيلٌ مّنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ

”Tidak datang kepadanya (Al-Qur’an) kebathilan baik dari depan dan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Allah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji” (QS. Fushshilat : 42).

Dan firman Allah ta’ala :

وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللّهِ لَوَجَدُواْ فِيهِ اخْتِلاَفاً كَثِيراً

”Kalau sekiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya” (QS. An-Nisaa’ : 82).

Adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada kesesatan atau penyimpangan, maka mereka mengambil sebagian ayat-ayat mutasyaabihaat sebagai jalan untuk merubah yang muhkam dan mengikuti hawa nafsu dalam membuat keraguan tentang khabar-khabar dan menganggap berat atas hukum-hukum. Oleh karena itu kamu dapati kebanyakan orang yang menyimpang dalam hal aqidah dan amal, mereka itu berhujjah dengan ayat-ayat mutasyaabihaat ini.

sumber : postingan abu al-jauzaa di myquran.org

bersambung

baca sebelumnya

baca selanjutnya

Tidak ada komentar:

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Arsip Blog

Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box