Minggu, 31 Mei 2009

Kepemimpinan Dalam Al-Qur'an (1)

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.



إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا (58) يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا (59)

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisa: 58-59)

Ini merupakan tema penting yang dikupas dalam pelajaran ini, selain penjelasan tentang tugas umat Islam di muka bumi. Tema tersebut adalah menetapkan prinsip-prinsip keadilan dan etika di atas dasar-dasar manhaj Allah yang lurus dan bersih.

Sebelumnya kami telah menjelaskannya secara global, maka mari kita memasuki nash-nash secara rinci.

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (an-Nisa: 58)

Inilah tugas-tugas komunitas muslim dan etika mereka: menyampaikan amanah kepada yang berhak dan memutuskan perkara di antara manusia dengan adil; sesuai manhaj dan instruksi Allah.

Berbagai amanah berawal dari amanah terbesar. Amanah yang disematkan Allah pada fitrah manusia. Langit, bumi dan gunung-gunung saja menolak amanah tersebt. Bahkan mereka gentar terhadapnya. Tetapi manusia berani memikulnya. Itulah amanah hidayah, ma’rifat dan iman kepada Allah atas dasar keinginan yang bebas, usaha dan orientasi. Inilah amanah fitrah insani secara khusus. Sedangkan segala sesuatu selain manusia itu diberi insting oleh Allah untuk beriman kepada-Nya, menemukan jalan-Nya, mengenal-Nya, beribadah dan menaati-Nya.

Allah meniscayaka untuk menaati aturan-Nya tanpa disertai jerih payah, tanpa ada maksud, kehendak, dan tujuan. Hanya manusia saja yang diserahi tugas untuk mendayagunakan fitrah, akal, pengetahuan, kehendak, orientasi, dan jerih payahnya untuk sampai kepada Allah, dan sudah barang tentu dengan bantuan dari Allah: “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami.” (al-’Ankabut: 29) Inilah amanah yang dipikul manusia, dan inilah amanah pertama yang harus ditunaikannya.

Dari amanah terbesar inilah lahir seluruh amanah yang diperintahkan Allah untuk dilaksanakan.
Di antara amanah-amanah tersebut adalah: amanah kesaksian terhadap agama ini. Kesaksian yang pertama adalah kesaksian dalam hati, dengan melakukan mujahadatun-nafs hingga mampu menerjemahkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terjemah yang hidup dalam perasaan dan perilakunya, hingga manusia dapat melihat bentuk iman di dalam jiwa, lalu mereka mengatakan, “Betapa indah dan bersihnya iman ketika ia mewarnai jiwa seseorang dengan akhlak dan kesempurnaan seperti ini!” Dengan demikian, kesaksian terhadap agama di dalam diri itu memengaruhi orang lain.

Yang kedua adalah kesaksian dengan mengajak orang lain untuk mengikuti Islam, menjelaskan keutamaan dan keistimewaannya—setelah mengejawantahkan keutamaan dan keistimewaan ini dalam diri dai. Karena seorang mukmin tidak cukup menyampaikan kesaksian terhadap iman dalam dirinya, apabila ia tidak mengajak orang lain untuk mengikutinya. Ia belum menjalankan amanah dakwah, tabhligh, dan penyampaikan informasi, yang merupakan salah satu dari sekian banyak amanah. Di susul dengan kesaksian terhadap agama dengan berusaha menancapkannya di bumi sebagai manhaj bagi komunitas yang beriman dan manhaj bagi seluruh umat manusia. Yaitu usaha dengan segenap sarana yang dimiliki individu dan jama’ah. Karena mengaplikasikan manhaj ini dalam kehidupan manusia merupakan amanah terbesar, sesudah amanah iman itu sendiri..Tidak ada satu individu atau kelompok pun yang terbebas dari beban amanah ini. Dari sini, “jihad itu terus berlangsung hingga hari Kiamat”, untuk menunaikan salah satu amanah..

Di antara amanah-amanah tersebut adalah amanah interaksi dengan sesama manusia dan mengembalikan amanah kepada mereka: amanah mu’amalah dan titipan materi, amanah nasihat kepada pemimpin dan rakyat, amanah membangun generasi, amanah memelihara kehormatan dan harta benda jama’ah, serta hal-hal yang dijadikan manhaj robbani sebagai kewajiban dan tugas dalam setiap ruang kehidupan secara keseluruhan..Inilah amanah-amanah yang Allah perintahkan untuk dilaksanakan, dan dikemukakan nash secara global tersebut.

Mengenai memutuskan perkara di antara manusia dengan adil, nash menyebut keadilan yang menjangkau semua manusia, bukan keadilan di antara sesama orang Islam, dan bukan keadilan di antara sesama Ahli Kitab. Keadilan adalah hak setiap manusia dalam kapasitasnya sebagai “manusia”. Label “manusia” inilah yang mengimplikasikan hak keadilan dalam manhaj Robbani, dan label inilah yang mempertemukan semua manusia: baik mukmin atau kafir, kawan atau lawan, hitam atau putih, Arab atau non-Arab.

Umat Islam berdiri membuat keputusan di antara manusia dengan adil—ketika ia memegang otoritas atas urusan mereka. Keadilan inilah yang belum pernah dikenal umat manusia sama sekali—dalam bentuknya yang demikian—kecuali di tangan Islam, kecuali dalam pemerintahan umat Islam, dan kecuali pada masa kepemimpinan Islam. Keadilan ini hilang sebelum dan sesudah kepemimpinan tersebut. Umat manusia sama sekali tidak merasakan keadilan dalam bentuk mulia seperti ini, yang diberikan kepada semua manusia karena mereka adalah “manusia”, bukan karena label tambahan lain di luar label yang menjadi milik bersama umat manusia ini!

Itulah dasar pemerintahan dalam Islam. Sebagaimana amanah—dengan setiap indikasinya—merupakan dasar kehidupan dalam masyarakat Islami.


baca selanjutnya

sumber : eramuslim.com

Sabtu, 30 Mei 2009

Teori Evolusi Ibnu Miskawaih

Teori ilmu pengetahuan yang telah kita pelajari tentang kehidupan yang selaluberkembang adalah teori evolusi. Teori itu menjelaskan bahwa dunia ini tidak bersifat statis, namun terus berubah. Sejak dibangku sekolah menengah, kita diperkenalkan dengan Charles Darwin (1809 M-1882 M) yang diklaim peradaban Barat sebagai pencetus teori evolusi. Sejatinya, peradaban Islam di era kekhalifahan telah mengenal teori evolusi. Sekitar sembilan abad sebelum Darwin mencetuskan teori itu, seorang Ilmuwan Muslim asal Persia bernama Ibnu Miskawaih (932 M-1030 M) telah mengungkapkan teori evolusi itu. Menurut Muhammad Hamidullah dan Afzal Iqbal dalam karyanya bertajuk The Emergence of Islam: Lectures on the Development of Islamic World-view, Intellectual Tradition and Polity, Ibnu Miskawayh merupakan orang pertama yang memaparkan ide tentang evolusi secara jelas dan gamblang.

Menurut Hamidullah, ide teori evolusi telah ditemukan dalam karya Ibnu Miskawah yang berjudul al-Fawz al-Asghar. Ibnu Miskawaih mengemukakan teori evolusi makhluk hidup yang secara mendasar sama dengan Ikhwan al-Shafa’.

Teori itu terdiri atas empat tahapan, yakni evolusi mineral, evolusi tumbuhan, evolusi hewan dan evolusi manusia.

Evolusi pertama adalah evolusi mineral, yakni bentuk kehidupan yang dihuni makhluk-makhluk rendah, misalnya batu, air, tanah. Dalam karya tersebut Ibnu Miskawaih mengungkapkan, "(Buku ini) menyatakan bahwa Allah merupakan yang pertama kali menciptakan zat dan diinvestasikan dengan energi untuk perkembangan. Zat diadopsi dari bentuk uap yang dianggap bentuk air karena waktu.''

Hamidullah menambahkan, dalam kitabnya itu, Ibnu Miskawaih juga menjelaskan tahapan selanjutnya dalam perkembangan adalah mineral kehidupan. Berbagai jenis batu dikembangkan oleh waktu. Bentuk tertinggi mereka berasal mirjan (karang/coral). Ini merupakan batu yang memiliki cabang di dalamnya seperti yang pohon. Setelah mineral kehidupan barulah perkembangan vegetasi dimulai.

Proses evolusi kedua yang dijelaskan Ibnu Miskawaih adalah evolusi tumbuhan, yang pada awalnya hanya rerumputan spontan yang muncul, kemudian barulah muncul tanaman, lalu pepohonan tingkat tinggi. Di antara tumbuhan dan hewan terdapat satu bentuk kehidupan tertentu. yang tidak dapat digolongkan tumbuhan maupun hewan, namun memiliki ciri-ciri tumbuhan dan hewan, yaitu koral, dan euglena.

Selain itu, papat Hamidullah, Ibnu Miskawaih juga mengatakan evolusi tumbuhan mencapai puncaknya dengan pohon yang menghasilkan hewan-hewan yang berkualitas. Ini adalah palem kurma. Ini terbagi menjadi jantan dan betina. Pohon itu tak akan layu jika semua cabangnya dipotong, tapi tanaman ini mati ketika kepalanya dipotong.

Ibnu Miskawaih menganggap pohon palem kurma sebagai pohon tertinggi di antara pohon lainnya dan mirip dengan bintang terendah, kemudian lahirlah bintang terendah. Setelah itu, papar Ibnu Misawaih, tahapan berikutnya muncullah evolusi hewan, dimana dicirikan oleh adanya daya gerak dan indera peraba dan pada hewan yang lebih tinggi mulai adanya inteligensi. Hewan paling tinggi adalah kera.

"Teori evolusi bukanlah dicetuskan Darwin, tapi Ibnu Miskwaih seperti yang ditulis di dalam Ikhwan al-Safa,'' papar Hamidullah. Pemikir Muslim dari abad ke-10 nitu menyatakan bahwa monyet berkembang menjadi jenis terendah dari seorang Barbar. Dia kemudian menjadi manusia yang unggul. Manusia menjadi seorang suci dan seorang nabi.

Ibnu Miskawaih mengatakan, semua mahluk bearasal dari Allah SWT dan semua kembali kepada-Nya," papar Hamidullah dan Iqbal. Karena hal itulah, tutur Ibnu Miskawaih, kemunculan evolusi manusia ditandai oleh adanya inteligensi dan daya pemahaman.

Hamidullah dan Iqbal menegaskan, manuskrip Arab al-Fawz al-Asghar yang ditulis Ibnu Miskawaih, telah tersedia di universitas-universitas Eropa pada abad ke-19 M. Karya itu diyakini telah dipelajari Charles Darwin.

Sepanjang hidupnya, Ibnu Miskawaih meninggalkan banyak karya penting, misalnya kitab tahdzibul akhlaq (kesempurnaan akhlak), tartib as-sa’adah (tentang akhlak dan politik), al-siyar (tentang tingkah laku kehidupan), dan jawidan khirad (koleksi ungkapan bijak).

Keruntuhan Teori Evolusi
Teori evolusi yang dikembangkan Charles Darwin dinilai penuh dengan kekeliruan dan kebohongan. Adalah intelektual Muslim dari Turki, Harun Yahya yang menentang teori yang dikembangkan Darwin itu. Lewat karyanya bertajuk The Evolution Deceit (Keruntuhan Teori Evolusi), Harun Yahya mengungkapkan fakta-fakta kekeliruan pemikiran Darwin, yang telah lama menjadi dasar bagi semua filsafat anti-Tuhan (Darwinisme).

"Darwinisme menolak fakta penciptaan, dan lebih jauh lagi, penciptaan Allah, dan selama 140 tahun terakhir filsafat ini telah membuat banyak orang meninggalkan kepercayaannya atau jatuh ke dalam keraguan. Oleh karena itu, sangat penting kiranya menunjukkan bahwa teori ini merupakan suatu kekeliruan dan penipuan, dan menyebarkannya kepada semua orang," tungkap Harun Yahya.

Harun menjelaskan bahwa teori evolusi bukan hanya sekedar konsep biologi, tapi juga memiliki pengaruh. "Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia," ujarnya menegaskan.

Filsafat tersebut, imbuh Harun, adalah materalisme, yang mengandung sejumlah pemikiran palsu tentang mengapa dan bagaimana manusia muncul di muka bumi. Apakah merupakan produk dari evolusi atau diciptakan?

Materialisme mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu pun selain materi dan materi adalah esensi dari segala sesuatu, baik yang hidup maupun tak hidup. Berawal dari pemikiran itu, Harun memaparkan bahwa materialisme mengingkari keberadaan Sang Maha Pencipta Allah SWT.

"Dengan mereduksi segala sesuatu ketingkat materi, teori ini mengubah manusia menjadi makhluk yang hanya berorientasi kepada materi dan berpaling dari nilai-nilai moral. Ini adalah awal dari bencana besar yang akan menimpa hidup manusia," ujarnya.

Menurut Harun, makhluk hidup muncul bukan akibat proses evolusi, melainkan muncul tiba-tiba dalam bentuk yang sempurna. Mereka diciptakan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, jelaslah bahwa "evolusi manusia" juga merupakan sebuah kisah yang tak pernah terjadi.

Para evolusionis menyusun skenario evolusi manusia dengan menyusun sejumlah tengkorak yang cocok dengan tujuan mereka, berurutan dari yang kecil hungga ynag terbesar, lalu menempatkan dinatara mereka tengkorak manusia yang telah punah.

Menurut skenario ini, manusia dan kera modern memiliki nenek moyang yang sama. Nenek moyang ini berevolusi sejalan dengan waktu. Sebagian dari mereka menjadi kera modern, sedangkan kelompok lain berevolusi melalui jalur yang berbeda, menjadi manusia masa kini.

"Akan tetapi, semua temuan paleontologi, anatomi dan biologi menunjukkan bahwa pernyataan evolusi ini fiktif dan tidak sahih seperti semua pernyataan evolusi lainnya. Tidak ada bukti-bukti kuat dan nyata untuk menunjukkan kekerabatan antara manusia dan kera. Yang ada hanya pemalsuan, penyimpangan, gambar-gambar serta komentar-komentar menyesatkan," jelas Harun.

Menurut Harun, catatan fosil mengisyaratkan kepada kita bahwa sepanjang sejarah, manusia tetap manusia, dan kera tetap kera. Sebagian fosil dinyatakan evolusionis sebagai nenek moyang manusia berasal dari ras manusia yang hidup hingga akhir-akhr ini sekitar 10 ribu tahun lalu dan kemudian menghilang.

Selain itu, banyak orang masa kini memiliki penampilan dan karakteristik fisik yang sama dengan ras-ras manusia yang punah, yang dinyatakan evolusionis sebagai nenek moyang manusia. "Semua ini adalah bukti bahwa manusia tidak pernah mengalami proses evolusi sepanjang sejarah," tuturnya.

Bukti terpenting lainnnya, kata Harun, adalah perbedaan anatomi yang besar antara kera dan manusia, dan tidak satupun di antara perbedaan tersebut muncul melalui proses evolusi.

Evolusionis Rusia, Alexander I Oparin dalam karyanya bertajuk "The Origin of Life" menyatakan teori evolusi Darwin tak bisa menjelaskan asal-usul sel. "Sayangnya, asal usul sel masih menjadi pertanyaan, yang merupakan titik tergelap dari teori evolusi yang utuh," paparnya.

Ketidakjelasan itu mengundang banyak evolusionis melakukan penelitian dan pengamatan untuk membuktikan bahwa sebuah sel dapat terbentuk secara kebetulan. Akan tetapi, setiap upaya hanya memperjelas desain sel yang kompleks sehingga semakin menggugurkan hipotesis mereka.

Profesor Kaluse Dose, kepala Institus Biokimia di Universitas Johanes Gutenberg menyatakan, "Percobaan tentang asal-usul kehidupan di bidang kimia dan evolusi molukuler selama lebih dari 30 tahun, menghasilkan persepsi yang lebih baik tentang kompleksitas asal usul kehidupan di bumi ini, dan bukannya memberikan jawaban yang mereka harapkan. Saat ini, semua diskusi mengenai teori-teori dasar dan penelitian di bidang ini berakhir dengan kebuntuan atau pengakuan atas ketidaktahuan."

Di sini jelas sudah bahwa evolusinis tidak mampu menjelaskan proses pembentukan sel. Baik hukum probabilitas, hukum fisika, mapun kimia tidak memberikan peluang sama sekali bagi pembentukan kehidupan secara kebetulan.

"Jika satu protein saja tidak dapat terbentuk secara kebetulan, apakah masuk akal jika jutaan protein menyatukan diri membentuk sel, lalu milyaran sel secara kebetulan pula menyatukan diri menjadi orga-organ hidup, lalu membentuk ikan, kemudian ikan beralih ke darat menjadi reptil, dan akhirnya menjadi burung? Begitukah cara jutaan spesies di bumi ini terbentuk," kata Harun. she/des/taq/RioL

sumber :swaramuslim.net

Jumat, 29 Mei 2009

KAJIAN PROBLEMATIKA AL QURAN

oleh :Bpermana

PENGANTAR

Sering sekali saya menemukan posting dari teman2 non muslim dengan mengkutip Al Quran untuk mendukung klaim2 mereka. Karena itu saya berfikir alangkah baiknya jika ada thread khusus utk membahas ayat2 Al Quran yg dianggap problematik agar kita semua dapat mendiskusikan maksud sebenarnya dari ayat tersebut.

Saya sendiri bukan ahli tafsir atau kajian Al Quran, saya hanya seorang pembelajar yang merasa perlu untuk menguatkan pemahaman ttg Al Quran melalui diskusi dengan teman2 di Forum ini. Karena itu, teman2 baik muslim maupun non muslim dipersilahkan untuk sumbang sarannya dengan menjawab permasalahan yg ditampilkan atau menampilkan ayat2 yg dianggap problematik tersebut.

Saya berharap thread ini menjadi thread yg positif, jauh dari saling hujat dan cemooh serta terhindar dari pembicaraan yg melenceng ke luar topik. Oleh sebab itu saya mohon bantuan Bang Moderator untuk mengedit atau bahkan mendelete posting2 yang bertentangan dgn tujuan tersebut.

Perlu saya ingatkan juga bahwa yg dibahas dalam thread ini adalah Al Quran, BUKAN HADIST, namun tentu hadist boleh ditampilkan dalam rangkan menjelaskan makna ayat Al Quran yg menjadi permasalahan.

-------------------------------------------

KASUS #01 ROH, ROH KUDUS DAN KEJADIAN ISA ALAIHISALAM

An Nisa 171
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

Al Anbiya 91
Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

At Tahrim 12
dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.

Ketiga ayat di atas semuanya membicarakan tentang proses kejadian Nabi Isa Alaihisalam atau yang oleh teman2 nasrani disebut YESUS KRISTUS. Yang menjadi pokok permasalahan di sini adalah bagian yang menyatakan bahwa Isa diciptakan dengan TIUPAN RUH DARI ALLAH.

"RUH DARI ALLAH" dalam An Nisa 171 merupakan terjemahan dari "WA RUUHU MIN HU", sementara dalam Al Anbiya 91 dan At Tahrim 12 adalah "MIN RUUHINA"

Perlu dipahami bahwa akhiran "-NA" yang ditambahkan ke kata benda menunjukkan milik, dalam hal ini "milik kami". Kesalahan tafsir yg sering dikemukakan adalah bahwa "RUUHINA" itu berarti ALLAH itu sendiri. Hal ini timbul karena ayat Al Quran ditafsirkan dengan terminologi Alkitab. Dalam Alkitab ALLAH memang digambarkan sebagai ROH yg dapat merasuki atau berinkarnasi kepada siapa saja. Tapi dalam terminologi Al Quran, ALLAH BUKAN ROH tetapi PENCIPTA dan PEMILIK SEMUA ROH.

Karena itu, ketika dikatakan bahwa Isa Putra Maryam dijadikan-Nya dengan Tiupan Roh dari-NYa, maka hal itu bermakna bahwa ISa dijadikan dari SALAH SATU ROH KEPUNYAAN ALLAH.

Pada dasarnya, proses tersebut tidak berbeda dgn proses kejadian Adam sebagaimana dinyatakan dalam ayat2 berikut:

Al-Hijr 28-29
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud."

Dan bahkan tidak beda dengan kejadian manusia keturunan Adam di dalam kandungan ibu mereka:

As Sajadah 8-9
Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

Lihatlah, dalam kejadian Adam dan manusia lainnya, Allah juga meniupkan Ruh dari-Nya sama seprti DIa meniupkan Ruh-Nya dalam proses kejadian Isa Putra Maryam.

Bagaimana dengan ayat2 berikut?

Al Baqarah
(87) Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada `Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?
(253) Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Al Maidah 110
(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israel (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata."

RUHUL KUDUS dalam terminologi AL QURAN adalah malaikat Jibril, salah seorang malaikat ciptaan Allah yang ditugaskan menjadi penghubung antara manusia dengan Allah. Adalah RUHUL KUDUS alias JIBRIL inilah yg menyampaikan Al Quran kepada Muhammad SAW:

An Nahl 102
Katakanlah: "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Qur'an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".

As Syuara 13
Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun.

Segala mukjizat yg dilakukan para Nabi adalah bentuk pertolongan Allah yg disampaikan melalui RUHUL KUDUS alias JIBRIL. Memang dalam kasus Isa Putra Maryam, Allah menganugerahkan banyak mukjizat kepada beliau yang melebihi mukjizat yg diberikan kepada sebagian nabi2 lainnya. Hal ini dimungkinkan karena Allah telah menugaskan JIBRIL untuk secara khusus mem-back up Isa pada saat itu. Inilah Makna dari "DIPERKUAT DENGAN RUHUL KUDUS" dalam ayat2 di atas.

Kesimpulan #01

ISA PUTRA MARYAM SEBAGAIMANA ADAM DAN MANUSIA LAINNYA DIJADIKAN DENGAN ROH YG DICIPTAKAN DAN DIMILIKI OLEH ALLAH SWT. PARA NABI DALAM MELAKUKAN MUKJIZAT2NYA DIBANTU OLEH ALLAH SWT DENGAN PERANTARAAN RUHUL KUDUS (MALAIKAT JIBRIL). JADI MENURUT AL QURAN, TIDAK BENAR ISA ITU INKARNASI ROH TUHAN KARENA TUHAN BUKANLAH ROH TAPI PENCIPTA DAN PEMILIK SEMUA ROH.

KASUS #2 APAKAH AL QURAN MEMERINTAHKAN BUNUH DIRI?

4:65. Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

4:66. Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),

ASBABUN NUZUL dari kedua ayat di atas adalah sebagai berikut:

Sebagaimana kita ketahui, setelah Muhammad SAW memegang tampuk pemerintahan di Makkah, Madinah dan daerah sekitarnya, orang2 Yahudi dan Nasrani yg ada di wilayah kekuasaan Islam dibiarkan hidup dgn Hukum dan Tatacara mereka sendiri dengan kewajiban untuk membayar jizya. Dalam suatu kejadian, ada sepasang laki2 dan perempuan Yahudi yg tertangkap basah berzina. Semestinya dalam hukum Taurat, keduanya harus dirajam sampai mati. Karena tidak tega, lalu pemuka Yahudi membawa keduanya ke hadapan Rasulullah dgn permintaan agar diadili berdasarkan hukum Al Quran (dalam Al Quran keduanya akan dihukum dera lalu dibuang, bukan dirajam sampai mati). Namun kemudian turun Firman Allah kepada Muhammad:

5:43. Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.

Berdasarkan ayat di atas, Muhammad SAW memutuskan bahwa kedua pasangan Yahudi tsb tetap harus diadili berdasarkan Hukum Taurat. Tentu saja para pemuka yahudi itu menjadi kecewa dan mengatakan yg tidak2 ttg Muhammad. Tindakan mereka ini kemudian dikecam oleh Allah dalam kedua ayat di atas dengan cara mengingatkan mereka ttg kejadian di Zaman Musa ketika Kaum Yahudi yg ditinggalkan Musa melakukan penyembahan berhala. Musa yg mendapati penyimpangan tersebut memerintahkan kepada siapa saja di kalangan Yahudi yg telah melakukan penyembahan berhala utk melakukan bunuh diri sebagai tanda pertobatan. Namun ternyata yg mau melakukannya hanya segelintir.

PEMBAHASAN MAKNA kedua ayat di atas sebagai berikut:

Harus dipahami bahwa Al Quran diturunkan tidak hanya untuk kaum muslimin tetapi utk seluruh ummat manusia. Karena itu di dalamnya banyak sekali ayat yg ditujukan kepada seluruh manusia. Di samping itu, banyak pula ayat yang ditujukan untuk Kaum Yahudi dan Nasrani. Ayat 4:66-65 adalah ayat yg ditujukan kepada kaum Yahudi dimana Allah mengecam perilaku mereka yg secara tidak tulus mengangkat Muhammad sebagai Hakim (sekedar utk menghindari hukum rajam) dengan meninggalkan Hukum Taurat yg sebenarnya adalah hukum Allah juga, dengan demikian mengadu-domba antara Muhammad dgn Hukum Allah. Terbukti ketika Muhammad yg diberitahu Allah ttg niat mereka yg tidak tulus memutuskan agar perkara diselesaikan menurut Hukum Taurat, orang2 Yahudi tsb berpaling dari Muhammad.

Inti ajaran dalam kedua ayat ini: LAKSANAKANLAH HUKUM ALLAH SECARA TULUS, JANGAN MENGGUNAKAN SATU HUKUM ALLAH UTK MEMBATALKAN (MENGAKALI) HUKUM ALLAH YG LAIN.

Kamis, 21 Mei 2009

‘PENEBUSAN DOSA’ DALAM AJARAN ISLAM


Terlepas dari adanya perbedaan tentang konsep dosa, ajaran Islam dan Kristen punya kesamaan bahwa dalam menjalani kehidupan ini, manusia tidak terlepas dari dosa. Kristen mengajarkan gara-gara kesalahan yang dilakukan nenek-moyang manusia Adam dan Hawa, maka seluruh umat manusia ‘terjebak’ dalam ‘kuasa dosa’ sehingga dosa adalah sesuatu yang melekat dalam diri manusia. Kristen juga mengajarkan, satu-satunya cara agar manusia terlepas dari dosa adalah melalui penebusan yang dilakukan Yesus Kristus yang rela mati ditiang salib. Bagi yang percaya (sebagian bilang beriman) maka dosanya sudah ditebus, sehingga mendapat keselamatan dan berkumpul dengan Tuhan di surga nanti.

Kurang-lebih sama dalam ajaran Islam, yang dinamakan ‘kuasa dosa’ tersebut diistilahkan ‘potensi berbuat dosa’. Allah menciptakan manusia dalam kondisi yang netral, tidak berdosa dan tidak juga berpahala, karena dosa dan pahala muncul dari ‘perbuatan yang disadari’. Seorang bayi belum dihitung telah berbuat dosa maupun berbuat kebaikan yang menghasilkan pahala, demikian juga seorang yang tidak waras (gila) perbuatan apapun yang dilakukannya tidak bisa dikatakan baik atau buruk karena ketidak-warasannya.

[4:28] Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.

[7:179] Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

[10:92] Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.

[11:118] Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat,


Banyak ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang menceritakan tentang kelemahan manusia sehingga terjerumus dalam berbuat dosa. Lalu bagaimana caranya agar dosa-dosa manusia bisa dihapus..?? sehingga ketika saat tiba kelak, manusia bersih dari dosa dan bisa bertemu dengan Tuhan di surga..?? Umat Islam tidak ‘seberuntung’ rekannya yang Kristen, yang sudah punya ‘oknum pencuci dosa’, maka proses penghapusan dosa dalam ajaran Islam tergantung dari ‘mekanisme’ yang telah diciptakan Tuhan.



Segala perbuatan manusia, baik atau jahat/dosa, umumnya dibagi atas 2 hal sekalipun secara mutlak diantara keduanya tidak bisa dipisahkan, yaitu perbuatan terhadap Allah dan perbuatan terhadap sesama makhluk. Perbuatan baik terhadap Allah berupa ritual penyembahan yang sudah ditentukan Allah dan bukan dikarang-karang sendiri. Umat Islam menyembah Allah dengan cara yang dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW seperti shalat, puasa, haji, dll. Dalam hal ini berlaku kaedah 'semua ritual penyembahan adalah haram dilakukan kecuali apa yang diperintahkan', jadi umat Islam sangat ketat dalam 'karang-mengarang' tata-cara ibadah dan tidak boleh mengada-ada. Selain itu ada juga perbuatan baik kepada sesama makhluk, itu juga banyak dicontohkan oleh Rasulullah dan dalam hal ini berlaku kaedah 'semua perbuatan terhadap sesama makhluk adalah baik kecuali apa yang dilarang', namun disini berlaku prinsip 'berhati-hati' dan lebih baik meninggalkan perbuatan yang kira ragu terhadapnya. Sebaliknya tidak melakukan apa yang diperintahkan (sehubungan dengan Allah) dan mengerjakan apa yang dilarang (sehubungan dengan sesama makhluk) dinamakan dengan dosa/maksiat/jahat/salah. Dalam menjalani kehidupan manusia selalu akan menjalani ini. Kadang kesadaran muncul, maka hasilnya adalah ketaatan, besok kembali lupa lalu mengakibatkan kesalahan dan dosa. Itu selalu terjadi pada siapapun.

Ada yang perlu kita perhatikan disini, bahwa dosa terhadap sesama manusia kemungkinan besar anda lakukan terhadap ORANG-ORANG DISEKITAR ANDA DAN ORANG-ORANG YANG TERDEKAT DENGAN ANDA. seperti orang-tua, istri/suami, anak, saudara, tetangga. Kecil kemungkinan anda pernah berbuat dosa kepada Mr. Black di Amerika yang tidak anda kenal, atau Yamamoto-san di Tokyo yang tidak pernah berhubungan dengan anda. maka berhati-hatilah, diakherat nanti kemungkinan besar justru orang-orang terdekat anda inilah yang bisa menyeret anda keneraka karena perbuatan zalim anda terhadap mereka. Anda akan dipertemukan dengan mereka dan semua akan bersaksi terhadap segala perbuatan anda. Apakah anda akan mengira orang-tua, anak, istri anda akan membantu anda disana nanti..?? :

[23:101] Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.


Di akherat semua manusia mempertanggung-jawabkan dirinya sendiri..

Mekanisme penghapusan dosa dalam ajaran Islam bisa dirumuskan kepada hal berikut :

1. Meminta ampun dan melakukan taubat nasuha (taubat dengan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut), namun sebagai manusia kadang kita kembali lupa lalu melakukan dosa lagi, maka kita diharuskan kembali meminta ampun. Kondisi seperti ini sudah dinyatakan Allah dalam Al-Qur'an :

[3:135] Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

[7:153] Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[4:110] Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Lihatlah ayat tersebut, tidak dijelaskan BERAPA KALI DOSA YANG KITA LAKUKAN agar taubat kita diampuni Allah. Artinya bisa saja kita melakukan dosa berkali-kali, dan ketika kita minta ampun, Allah akan mengampuni kita berkali-kali juga. Namun disini ada peringatan, jangan sampai anda punya pikiran :”Nahh..gampang khan..?? tiap berbuat dosa kita langsung minta ampun, toh..Allah bakalan mengampuni kita…”. Karena ada ayat ini :

[6:70] Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quraan itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.


Disamping juga tidak ada seorang manusiapun yang tahu pasti kapan nyawanya akan dicabut, maka kelakuan ‘menganggap enteng’ perbuatan dosa tersebut bisa mencelakakan diri sendiri.

2. Selain meminta ampun kepada Allah, kita juga diwajibkan meminta maaf kepada orang lain atas kesalahan kita terhadap mereka. Al-Qur'an mengajarkan bahwa memberi maaf atas kesalahan orang lain adalah suatu keutamaan :

[4:149] Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Kuasa.

[5:13].. dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

[15:85] Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.

[42:37] Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.


Coba anda perhatikan bunyi ayat diatas, fokus ajaran soal 'maaf-memaaf' ini ternyata ada pada pihak yang MEMBERI maaf, bukan pada yang MEMINTA maaf, karena memang memberi maaf jauh lebih berat daripada meminta maaf sehingga petunjuk Allah ditujukan bagi pihak yang memberi maaf. Dalam hubungan antar manusia, tidak ada seorangpun yang tidak punya salah dan dosa kepada orang lain, maka perintah memaafkan sesuai ayat diatas berarti juga ‘dimaafkan’ oleh orang lain.

3. Dalam kondisi kita sudah meminta ampun kepada Allah, sudah berusaha untuk meminta maaf kepada sesama manusia, maka selanjutnya tindakan kita adalah memperbanyak amal saleh kita dan menjauhi perbuatan dosa, gunanya ketika sampai waktunya hari penghakiman, saat amal baik dan dosa kita ditimbang, kita ada dalam kondisi 'surplus' amal baik. Perbuatan baik tersebut seyogyanya terkait dengan kesalahan apa yang kita lakukan, seorang koruptor misalnya, selain meminta maaf kepada orang-orang yang dirugikannya, juga harus diikuti perbuatan baiknya untuk menyerahkan harta yang telah dikorupsinya dan jangan sampai punya pikiran :”Yang penting khan sudah minta maaf, harta yang terlanjur sudah saya ‘kumpulkan’ menjadi milik saya donk…”, berhati-hatilah karena bisa-bisa taubat dan permintaan maaf anda tidak ada artinya. Perbuatan baik akan menghapus dosa anda :

[11:114] Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.


Yang harus diingat adalah perbuatan baik dan dosa jangan dilihat dari sisi kuantitasnya saja, kita mungkin punya pikiran :"Hari ini saya sudah berbuat baik 10 kali, dosa yang saya lakukan cuma 3 kali, Alhamdulilaaahh..masih 'surplus' dan masih aman bisa masuk surga..". Perbuatan baik dan dosa juga harus dilihat dari sisi kualitasnya, bisa saja 1 dosa menghapus perbuatan baik anda yang telah dilakukan bertahun-tahun. Mungkin anda punya pikiran, hanya dosa kecil ketika anda memaki orang lain, atau iseng membuang sebuah paku dijalanan, padahal makian anda bisa merusak hati orang seumur hidupnya, atau sebiji paku yang anda tempatkan dijalan bisa membunuh puluhan orang apabila dilindas sebuah bis yang sarat penumpang. Sebaliknya perbuatan baik yang anda anggap sepele justru bisa mengapus dosa anda yang dilakukan bertahun-tahun, dalam hadist Rasulullah diriwayatkan bagaimana seseorang yang memberi minum seekor anjing yang kehausan diganjar Allah dengan surga dan dihapus dosa-dosanya.

Maka setiap Muslim yang ingin menjalankan ajaran Islam dengan baik seharusnya berhati-hati setiap saat, tidak menganggap sepele setiap perbuatan..

4. Pertanyaan muncul : bagaimana kalau ketiga hal tersebut sudah dilakukan, namun ternyata kita masih 'tekor' di akherat..?? segala perbuatan baik kita tidak juga mampu mengapus dosa-dosa yang kita lakukan. Perlu diketahui bahwa segala perbuatan kita punya ‘harga yang pantas’ diakherat nanti, tidak ada dari perbuatan kita yang luput dari penilaian Allah :

[4:40] Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar.

[99:7] Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. [99:8] Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.


Ketika pahala anda ternyata tidak cukup ‘mengkompensasikan’ dosa yang anda perbuat maka keadilan Tuhan akan menjebloskan anda ke neraka, tujuannya adalah untuk 'mencuci dosa', anda akan disiksa sesuai dosa-dosa yang anda lakukan. Bagi orang yang beriman (Kristen menyebutnya : percaya tapi tidak beriman) yang amal salehnya tidak sanggup menghapus dosanya, setelah mendapat hukuman yang setimpal baru kemudian dikeluarkan dari neraka untuk dimasukkan ke surga.

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Sungguh, aku benar-benar tahu penghuni neraka yang keluar terakhir dari sana dan penghuni surga yang terakhir masuk ke dalamnya, yaitu seorang yang keluar dari neraka dengan merangkak. Lalu Allah berfirman: Pergilah, masuklah ke dalam surga. Dia pun mendatangi surga, tapi terkhayal padanya bahwa surga itu penuh. Maka ia kembali dan berkata: Ya Tuhanku, aku temukan surga telah penuh. Allah berfirman: Pergilah, masuklah ke dalam surga. Dia mendatangi surga, tapi terkhayal padanya bahwa surga itu penuh. Maka ia kembali dan berkata: Ya Tuhanku, aku temukan surga itu penuh. Allah berfirman: Pergilah, masuklah ke dalam surga, karena sesungguhnya menjadi milikmu semisal dunia dan sepuluh kali kelipatannya atau, sesungguhnya bagimu sepuluh kali lipat dunia. Orang itu berkata: Apakah Engkau mengejekku (atau menertawakanku), sedangkan Engkau adalah Raja? Abdullah bin Masud berkata: Aku benar-benar melihat Rasulullah saw. tertawa sampai kelihatan gigi geraham beliau. Dikatakan: Itu adalah penghuni surga yang paling rendah kedudukannya.

(dari Shahih Bukhari jilid IV)
1761. Dari Anas bin Malik r.a dari Nabi saw, beliau bersabda: "Keluar satu kaum dari neraka, sedang kulit mereka telah hitam karenanya. Mereka masuk ke dalam surga, sedang isi surga menamakan mereka "orang2 dari jahannam".
1762. Dari Abu Sa'id Al Khudri r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:"Setelah isi surga masuk ke dalam surga dan isi neraka masuk ke dalam neraka, Tuhan berfirman:"Siapa yang ada keimanan dalam hatinya barang seberat biji sawi, hendaklah kamu keluarkan dari neraka." Lalu mereka dikeluarkan, sedang kulit merekan telah terbakar menjadi bara. Kemudian mereka dijatuhkan ke dalam sungai kehidupan, maka bertumbuhlah mereka sebagai tumbuhnya bibit di atas sampah banjir. Nabi saw berkata:"Bukankah sudah kami lihat, tumbuhnya kuning dan bengkok?"


Para ulama umumnya menggolongkan kondisi manusia di akherat kedalam 3 kelompok :

1. Orang-orang saleh yang seumur hidupnya selalu istiqamah (konsisiten) dalam menjalankan perbuatan baik berdasarkan keimanan kepada Allah, mereka akan diganjar surga. Dosa yang mereka lakukan tidak ada artinya dibandingkan keimanan dan amal saleh yang telah mereka perbuat.

2. Orang-orang kafir, musyrik yang menyangkal Allah dan mempersekutukan Allah dengan makhluk lain, disini juga termasuk Iblis yang sekalipun beriman (anda bilang percaya tapi tidak beriman) tapi justru memilih untuk berbuat hal yang melawan perintah Allah dan sengaja menyesatkan orang lain agar ikut melawan Allah, akan diganjar neraka selama-lamanya. Orang kafir sekalipun banyak berbuat baik selama hidup di dunia, diibaratkan : pegawai Telkom mau minta gaji ke PLN, atau pembantu di rumah tetangga mau minta upah kepada anda, sekalipun mereka bekerja dengan baik namun tentunya upah/gaji harus diberikan oleh majikan masing-masing. Celakanya di akherat nanti hanya Allah-lah satu-satunya majikan, yang selama ini dianggap majikan ternyata hanyalah makhluk Allah yang lemah juga dan tidak mampu memberi gaji.

3. Yang terbanyak adalah golongan 'semua ada' seperti saya ini, perbuatan baik ada, ibadah banyak, dosa juga banyak, maka keselamatan di akherat tergantung timbangan.

Khusus pada waktu penghakiman nati diakherat, Rasulullah menyampaikan hadist tentang adanya manusia yang ‘bangkrut’ di akherat kelak :

"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bertanya : Tahukah kamu semua siapakah orang yang muflis itu ? Maka mereka ( para sahabat ) menjawab : orang yang muflis di antara kita adalah orang yang tidak mempunyai uang dan harta. Maka Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam menerangkan : orang yang muflis dari ummatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan (pahala) solat, puasa dan zakatnya, namun dia datang dan (dahulu di dunianya) dia telah mencela akan si polan, menuduh (berzina) akan si polan, memakan harta si polan, menumpahkan darah si polan dan telah memukul orang lain ( dengan tiada hak ), maka diberikan pada si polan tersebut kebaikan orang yang membawa banyak pahala ini, dan si polan yang lain diberikan sedemikian juga, maka apabila kebaikannya sudah habis sebelum dia melunasi segala dosanya ( kepada orang lain ), maka kesalahan si polan yang dizalimi di dunia itu dibebankan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke api neraka. HR. Muslim.


Anda bisa lihat bahwa ketika seseorang masuk surga, tidak ada lagi dosa yang melekat pada dirinya, semuanya sudah dihapus dengan berbagai cara, dan hanya itulah jalan agar bisa bertemu dengan Allah. Lalu apakah akibatnya ‘mekanisme’ penebusan dosa tersebut bagi manusia..??

Konsep tersebut menghasilkan pengaruh positif dalam kehidupan di dunia :

1. Setiap Muslim menjadi berhati-hati dalam berbuat, selalu memperbanyak ibadah penyembahan kepada Allah, memperbanyak perbuatan baik dan menjaga diri dari dosa sekecil apapun karena akan berpengaruh terhadap keselamatan.
2. Setiap waktu meminta ampun kepada Allah (dalam Al-Qur'an ada panduan cara-cara meminta ampun dan kata-kata yang harus diucapkan) karena kodrat manusia, selalu tergelincir dalam kesalahan. Sekarang bertaubat dan beriman (sesuai istilah anda artinya percaya dan diikuti perbuatan baik) besok lupa lagi dan tergelincir lagi, dan kita tidak tahu kapan kita mati, sehingga mendorong Muslim setiap waktu meminta ampun kepada Allah.
3. Berhati-hati dalam berbuat terutama terhadap orang-orang yang ada disekeliling, orang-tua, istri/suami, anak, saudara, tetangga dan lingkungan karena kezaliman kita terhadap mereka akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan kita.
4. Mempunyai sikap yang tegas terhadap kecenderungan penyakit masyarakat yang mengarah kepada kehancuran, prostitusi, homoseksual. dll dan bersikap tegas terhadap orang-orang yang MEMULAI menyerang ajaran Islam.
5. Berhati-hati dalam mengelola lingkungan karena berbuat kerusakan terhadap lingkungan merupakan dosa yang besar akibat menyengsarakan banyak orang, berhati-hati menjadi pemimpin, karena pemimpin yang zalim juga akan menyengsarakan banyak orang (anda bisa bayangkan ratusan juta orang yang disengsarakan nantinya akan balik menuntut, amal saleh yang anda kumpulkan di dunia bakal tidak ada artinya)

Semuanya karena penebusan dosa dalam ajaran Islam dilihat dari ‘proses’ bukan dari ‘hasil’. Tidak bisa dosa anda dicuci hanya karena anda mulai beriman atau percaya, lalu digembar-gemborkan ‘terlahir baru’. Ketika anda menclaim diri anda sudah beriman atau terlahir baru maka bukan otomatis anda terlepas dari ‘kuasa/potensi dosa’, karena potensi tersebut masih melekat selama anda masih menjalani kehidupan dan besok lusa ketika keimanan anda ‘turun’, anda bisa kembali berbuat dosa. Proses penebusan dosa dalam ajaran Islam terjadi setiap waktu, setiap hari, setiap detik kehidupan anda tergantung dari kesadaran anda yang dekat dengan Tuhan.

Minggu, 17 Mei 2009

POKOK-POKOK AJARAN KRISTEN

Kristen, putri Sion, banyak menyerap tradisi Yahudi dan menerõma sepenuhnya Kitab Perjanjian Lama. Pendiri Agama Kristen, Yesus Kristus, adalah seorang Yahudi dan tidak pernah mengingkari Iman dan ajaran Yahudinya, bahkan dia selalu mematuhi upacara-upacara keagamaan dan pesta-pesta Yahudi dengan tekun. Dia juga pergi ke Yerusalem untuk menghadiri. pesta-pesta besar sebagaimana yang disyaratkan sebagai seorang Yahudi Ortodoks. Tetapi orang-orang Yahudi dan orang Kristen berbeda pendapat mengenai sifat (hakikat) Yesus; orang-orang Yahudi yakin bahwa dia adalah seorang manusia yang baik, atau barangkali seorang nabi dengan suatu pesan dari Tuhan, tetapi tidak lebih dari itu; sebaliknya, orang Kristen menganggap bahwa Yesus adalan Kristus (orang yang diurapi), Mesias Tuhan sebagaimana dijanjikan dalam Kitab Perjanjian Lama. Bukan saja dia merupakan utusan Tuhan, tetapi dia adalah anak Tuhan, dan oleh karena itu menempati suatu hubungan yang unik dengan Tuhan. Dia mempunyai hakikat yang sama dengan Tuhan, dari sejak permulaan waktu telah ada bersama-sama dengan Tuhan, dan diutus ke bumi oleh Tuhan; lihat Injil yang ditulis oleh Santo Yahya dalam Yahya 1:1-2, 14: "Pada mulanya, Firman itu (Kristus) telah ada. Firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan Tuhan itu sendirilah Firman itu. Maka Firman itu telah sejak semula bersama-sama dengan Tuhan ... Maka Firman itu telah menjadi daging (manusia); Dia datang untuk tinggal bersama-sama dengan kita, dan kita melihat kemuliaannya, seperti kemuliaan yang diperoleh sebagai anak tunggal bapak, penuh dengan anugerah dan kebenaran." Dia dianggap dikandung dari seorang dara (perawan), yakni Perawan Maria, melalui kekuasaan Tuhan, dan oleh karena itu Dia sekaligus sebagai manusia dan sebagai Tuhan, suatu keberadaan yang menurut keyakinan orang Kristen tidak dapat dipahami secara logika, tetapi merupakan sesuatu yang harus diterima dengan iman dan dengan menyadari bahwa bagi Tuhan segala sesuatunya adalah mungkin, walaupun di luar jangkauan pengertian manusia. Iman Kristen menerima bahwa melalui kematiannya di kayu salib, Yesus mati untuk semua orang, dan bahwa semua orang dapat mencapai keselamatan melalui dia, suatu doktrin yang dijelaskan untuk pertama kalinya dan selengkapnya oleh Santo Paulus. Bagaimana ini dapat dimengerti? Pertama-tama kita harus menelusuri kembali iman Yahudi, karena tanpa memahami pemikiran orang atau bangsa Yahudi, maka argumen Kristen tidak akan dapat dimengerti. Menurut ajaran Yahudi, jalan satu-satunya untuk berdamai dengan Tuhan dan untuk mencapai keselamatan dari Tuhan adalah dengan menaati semua aturan-aturan hukum (hukum Tuhan), selain juga mematuhi tafsiran dan penjelasan dari hukum tersebut yang telah dikembangkan secara lisan selama berabad-abad. Jika seseorang tidak mematuhi semua ketentuan hukum (Taurat) tersebut, maka dia dihukum -lihat ulangan (Musa 5) 27:26- "Suatu kutukan bagi orang yang tidak memenuhi hukum dengan melakukan semua yang telah ditentukan dalam hukum itu." Tetapi Paulus menyadari bahwa hal tersebut tidaklah mungkin, karena tidaklah ada manusia yang mampu memelihara semua kaidah-kaidah dan peraturan-peraturan tersebut, dan akibatnya semua orang menjadi akan dihukum. Adakah jalan keluarnya? Ya. Yesus diutus oleh Tuhan, yang suci dan tidak berdosa, merupakan satu-satunya orang yang dapat bersatu dengan Tuhan melalui kesempurnaan hidupnya. Namun, walaupun tidak ada kesalahan dalam dirinya (ketidakbersalahan Yesus dinyatakan berulang-ulang oleh penulis-penulis Injil), tetapi dia disalibkan, yang berarti bahwa dia seperti semua orang, dihukum sesuai (menurut) hukum. Hal ini dijelaskan berdasarkan Kitab Ulangan 21:22-23: "Bila seseorang didakwa melakukan kejahatan besar dan dijatuhi hukuman mati, maka kamu harus menggantung dia pada sebuah kayu; tetapi tubuhnya jangan dibiarkan tergantung sampai bermalam; kamu harus menguburnya pada hari itu juga, karena seorang manusia yang digantung adalah terkutuk di hadapan Tuhan ..." Namun demikian, Yesus berdamai dengan Tuhan, dia telah mematahkan rintangan hukum melalui kebangkitannya. Jadi bila seorang manusia, walaupun dikutuk berdasarkan hukum, akan dapat didamaikan dengan Tuhan, maka semua orang melalui iman dan melalui pengidentifikasian (peniruan) orang yang satu tersebut (Yesus) dapat didamaikan dengan Tuhan sebagaimana Yesus adanya. Oleh karena itu apa yang penting bagi keselamatan bukanlah sepenuhnya terletak pada ketaatan pada hukum secara kaku dan mutlak (walaupun Paulus menegaskan bahwa hukum atau Taurat itu baik, yang telah diturunkan oleh Tuhan, dan harus ditaati sebisa mungkin -Roma 7:12) tetapi lebih dari itu adalah iman terhadap Kristus yang menjadi intinya, karena melalui iman dalam Yesus, orang Kristen yakin bahwa mereka akan diarahkan pada Tuhan sebagaimana Yesus Kristus itu sendiri. Dengan demikian maka kiranya jelaslah apa yang menjadi perbedaan antara agama Yahudi dan agama Kristen. Agama Kristen, sebagaimana juga agama Yahudi, adalah merupakan suatu kepercayaan monoteis, yang menganggap bahwa Tuhan adalah Maha Pencipta dan Penopang dunia, yang memelihara, mencintai, dan melindungi umat manusia. Tetapi kepercayaan Kristen ini adalah suatu bentuk monoteisme yang berbeda: Kristen menerima suatu "Trinitas," di mana bersama Tuhan dan Yesus Kristus ada suatu pihak ketiga yang seperti Kristus yang inti (esensi)nya sama dengan Tuhan tetapi terpisah, yakni Rohul Kudus. Roh Kudus inilah yang bekerja, dan demi kebaikan manusia. Dalam kamus Kecil Oxford mengenai Gereja Kristen (ed. E.A. Livingstone) Rohul Kudus didefinisikan sebagai berikut: "Rohul Kudus. Dalam Teologi Kristen, pribadi ketiga dalam Trinitas, berbeda dari bapak dan anak, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan mempunyai sifat yang sama dan merupakan pelengkap dari sifat keilahian." Dengan demikian, maka Rohul Kudus itulah yang menuntun nabi-nabi, rasul, dan para penyebar ajaran Tuhan dalam melaksanakan missinya. Walaupun bukan termasuk bagian dari Trinitas, tetapi Perawan Maria menempati suatu kedudukan yang sangat penting dalam iman banyak orang Kristen, khususnya yang beragama Katolik. Dia dipandang sebagai seorang perantara antara umat dengan Kristus. Orang Kristen menganggap atau menerima Perjanjian Baru sebagai sumber pengetahuan mereka mengenai kehidupan dan pengajaran Kristus. Ada empat Injil. Masing-masing dari keempat Injil ini menyoroti kehidupan Yesus dari sudut pandang yang berbeda-beda. Hal inilah yang menjadi salah satu sebab kenapa sepertinya ada ketidakcocokan di antara keempat uraian Injil tersebut. Perjanjian Baru adalah merupakan bagian kedua dari Alkitab, dan bagian ini tidak diterima oleh agama Yahudi. Selain keempat Injil tersebut, Perjanjian Baru juga memuat Kitab Kisah Rasul-Rasul, Surat-surat Apostel Paulus, dll., serta diakhiri dengan wahyu, yakni suatu cerita yang bersifat visi mengenai Hari Penghakiman dan Kedatangan Kedua Kristus. Ide kedatangan kedua (Parousia) ini sangat penting dalam Gereja yang pertama, karena jemaat (pengikut Kristus) pada saat itu menganggap bahwa Kristus akan segera kembali lagi dalam bentuk jasmaniah dan waktunya tidak akan lama, yakni semasa pengikut-pengikut awalnya masih hidup. Ketika dia kembali lagi, pikir mereka, dia akan mengumandangkan akhir zaman dan Hari Kiamat, dimana semua akan mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing. Yang baik ke surga, yang jahat ke neraka.

selesai...

The History of Christian Doctrine
Sejarah Perkembangan Ajaran Trinitas
L. Berkhof
Penerbit CV. Sinar Baru
Cetakan pertama: 1992

sumber :media.isnet.org
Bandung

baca sebelumnya

ASAL USUL DAN SEJARAH KRISTEN

Pendiri agama Kristen adalah seorang Yahudi bernama Yesus, yang lahir di Betlehem, Palestina, antara tahun 8 hingga 4 SM. Tradisi biasanya menyebutkan bahwa dia lahir dalam bulan Desember tahun pertama era Kristen yaitu, tahun 1 M, akan tetapi telah diketahui sekarang bahwa hal ini salah. Dalam catatan-catatan yang menyangkut Yesus -yakni Injil, empat di antaranya terdapat dalam perjanjian baru yang ditulis Matius, Markus, Lukas, dan Yahya- kita diberi tahu bahwa dia lahir selama berkuasanya Raja Herodes dan pada saat Kerajaan Romawi melaksanakan sensus penduduk. Kerajaan Romawi melaksanakan sensus penduduk empat belas tahun sekali. Sensus pertama berlangsung tahun 6 M; ini berarti bahwa sensus sebelumnya dimulai tahun 8 SM, selama pemerintahan Kaisar Augustus dan tanah Judea diperõntah Kerenius yang dapat kita baca dalam Lukas 2:1-5. Kita juga diberi tahu tentang bintang yang menuntun orang Majus ke tempat Yesus berada, dan astronom Keppler, menghitung bahwa timbul konjungsi antara Saturnus, Jupiter, dan Mars kira-kira tahun 7 SM yang menampakkan kesan sebagai bintang baru yang terang benderang. Semua data ini mendukung kesimpulan bahwa Yesus lahir antara tahun 8 hingga 4 SM. Kita juga dapat menentang pendapat bahwa Yesus lahir bulan Desembers karena dalam Injil Lukas terdapat gembala yang menggembalakan ternaknya pada malam hari (2:8). Namun di Palestina pun cuaca dingin dan turun sadju, jadi saat kelahiran itu pastilah di luar musim dingin karena para gembala tidak akan keluar pada saat tersebut. Musim yang lebih mungkin adalah musim semõ atau musim rontok. Penganut ajaran Kristen percaya bahwa ibu Yesus, yakni Maria, melahirkan Yesus dalam keadaan masih perawan dan belum bersetubuh dengan suaminya yaitu Yusuf. Anak tersebut lahir karena kekuasaan Tuhan melalui roh kudus. Kaum Katolik bahkan berkeyakinan bahwa Maria tetap perawan setelah kelahiran Yesus. Saudara laki-laki dan perempuan Yesus yang disebutkan dalam Markus 6:1-6 adalah anak-anak Yusuf dari perkawinannya yang terdahulu. Tidak banyak yang kita ketahui tentang Yesus di masa kanak-kanak; kisahnya mulai banyak diungkapkan untuk perjalanan hidupnya setelah berusia tigapuluhan, saat dibaptis oleh Yahya. Yahya membaptis manusia sebagai persiapan mereka untuk menerima kedatangan "juru selamat;" pada waktu Yesus datang, dia menolak membaptis Yesus dengan menyatakan bahwa Yahya tidak pantas membaptis Yesus, bahkan sebaliknya dialah yang pantas dibaptis. Namun Yesus tetap meminta Yahya membaptis dirinya; setelah dibaptis dia mengasingkan diri selama 40 hari dan memikirkan "juru selamat" yang bagaimanakah sebenarnya. Selama itu iblis menggoda dia, membujuk Yesus agar menjadi pahlawan bagi bangsa Yahudi, atau memenangkan dukungan bangsanya lewat perbuatan kegaiban atau dengan memenuhi kepuasan material bangsa Yahudi. Yesus menolak godaan ini, karena Dia sadar bahwa Dia haruslah "juru selamat" yang menderita, yang akan mati demi bangsanya. Setelah meninggalkan gurun, dia memilih dua belas orang sebagai teman dan muridnya. Murid-murid ini mempunyai latar belakang yang beragam: Petrus dan Andreas adalah bersaudara dan nelayan miskin; Yacob dan Yahya, juga bersaudara, adalah nelayan juga, namun lebih makmur; Matius (atau Levi) adalah pengumpul pajak yang bekerja bagi orang Romawi; ada anggota kelompok Zealot yang fanatik; dan Yudas Iskariot, orang yang pada akhirnya mengkhianati Yesus dan menyerahkannya kepada musuhnya. Dari kedua belas muridnya, Petrus, Yacob dan Yahya merupakan teman Yesus yang paling dekat. Dalam Markus 6:1-6 Yesus disebut "tukang kayu," dan dari sini diasumsikan bahwa sebelum terkenal, Yesus meneruskan profesi ayahnya sebagai tukang kayu. Kita tidak mengetahui latar belakang pendidikannya walaupun mungkin dia memperoleh pendidikan dari cendekiawan monastik Yahudi, yakni kaum Essenes, yang ajarannya banyak mirip dengan ajaran Kristen. Namun dari kitab-kitab Injil dapat kita lihat bahwa dia adalah manusia yang cerdas, arif dan penuh humor. Ajarannya dia sampaikan lewat perumpamaan, dongeng, kisah-kisah pendek yang mengandung makna mendalam. Teknik pengajaran seperti inilah yang ditempuh para rabbi karena lebih mudah menangkap makna lewat kisah-kisah pendek dibandingkan lewat kisah-kisah panjang, atau lewat diskusi formal yang panjang. Kisah-kisah atau perumpamaan Yesus adalah sederhana dan langsung kena, kisah yang mudah disimak oleh siapa pun. Akan tetapi, dia juga menggunakan kotbah, dan kotbah yang terkenal adalah kotbah bukit (kotbah ini bukanlah satu kotbah panjang, melainkan adalah intisari yang diambil dari ucapan-ucapan Yesus dalam berbagai kejadian). Di samping memberikan ajaran, Yesus juga menyembuhkan banyak penyakit dan bahkan menghidupkan kembali orang mati. Perlahan-lahan namanya termasyhur ke seluruh negeri dan orang mulai berbisik-bisik mempersoalkan siapakah dia. Pertama kali Yesus mengaku sebagai "juru selamat" yang telah lama dinanti-nantikan di Caesarea Phillippi. Setelah dia menanyakan kepada murid-muridnya tentang siapakah dia disebut khalayak ramai, dia bertanya tentang siapakah dia di mata para muridnya? Petrus, yang merupakan orang pemberani, menjawab, "Engkau adalah juru selamat." Semenjak itu Yesus mulai memperkenalkan ajaran-ajaran dan perintah-perintahnya kepada kedua belas muridnya tentang tujuan kedatangannya. Lalu dia diberi nama Kristus yang berarti "orang yang diurapi." Segera setelah pengakuan oleh Petrus tentang dia (Yesus) sebagai "juru selamat," dia mengajak Petrus, Yahya dan Yacob ke suatu bukit, di mana pakaian dan wajah Yesus menjadi bercahaya putih mengkilap dan dia berkomune dengan Nabi Elisa dan Musa. Peristiwa ini disebut Transfigurasi (perubahan tubuh). Namun selama tiga tahun misi Yesus, tantangan terhadap ajarannya meningkat terutama dari pihak Parisi dan Saduki. Kaum Saduki adalah kelompok kecil aristokrat yang sangat berpengaruh yang mengaku sebagai keturunan Sulaiman. Kelompok Parisi terbentuk pada saat Kekaisaran Yunani ingin menanamkan pengaruhnya di Palestina, dan Kaum Parisilah yang sangat menentang pengaruh (Helenisasi) ini. Kedua kelompok ini, dengan alasan yang berbeda, memusuhi Yesus; kaum Parisi menolak karena ajaran-ajaran Yesus menentang sikap kaum Parisi. Kita tahu orang Yahudi sangat berpegang erat kepada 10 perintah Allah, sementara Yesus memperbaharui penafsiran tentang makna kesepuluh perintah tersebut. Selama bertahun-tahun hukum itu berubah menjadi doktrin yang mendasari ajaran Yudaisme, yang menjadi dasar bagi orang Yahudi untuk mengasihi Tuhan dan sesamanya. Bagi kebanyakan orang Parisi, tradisi lebih penting daripada hukum, dan Yesus sangat lantang menentang sikap orang Parisi ini. Kaum Saduki menentang Yesus karena mereka bekerja sama dengan bangsa Romawi, dan karena itu mereka sangat berpengaruh dan menikmati hak-hak istimewa. Mereka khawatir Yesus bisa menimbulkan kesulitan yang berakhir pada situasi yang mengancam pada prestise dan kekuasaan mereka. Setelah kira-kira tiga tahun, Yesus pergi ke Yerusalem menunggang keledai dan disambut sebagai pembebas dan "juru selamat," karena saat itu bertepatan dengan berlangsungnya pesta paskah dan Yerusalem dipadati oleh banyak manusia. Paskah adalah hari yang ditunggu-tunggu bagi kedatangan "juru selamat" bangsa Yahudi, sehingga suasana saat Yesus memasuki kota amatlah eksplosif. Lalu dia masuk ke Bait Allah dan mengusir semua pedagang, pembunga uang dan orang-orang lain yang dia anggap mengotori tempat suci tersebut. Penduduk menunggu tindakannya yang selanjutnya, yakni hal mengumumkan dirinya sebagai Raja yang akan mengusir penjajah Romawi; namun tindakan yang ditunggu-tunggu itu tidak pernah muncul. Sebaliknya Yesus mengadakan perjamuan dengan murid-muridnya, yang dinamakan perjamuan terakhir (sebagian cendekiawan menyebutnya perjamuan paskah), sesudah itu dia pergi ke Taman Getsemane. Di sana dia ditangkap serdadu yang dipimpin oleh Yudas Iskariot. Pertama kali setelah ditangkap, Yesus diajukan ke hadapan para imam dan dituduh menghujat Allah, suatu kejahatan besar dalam hukum Yahudi, namun karena mereka tidak dapat menjatuhkan hukuman mati, keputusan mereka harus disahkan oleh penguasa Romawi. Lalu Yesus dihadapkan kepada penguasa, Pontius Pilatus, dan dituduh melakukan pemberontakan subversi dan menghindari pajak; Pilatus tidak ingin menghukum orang yang tidak bersalah, namun disebabkan tekanan para imam dan amarah bangsa Yahudi -yang merasa tertipu kalau Yesus tidak memperlihatkan dirinya sebagai "juru selamat" dalam arti penuh kemenangan dalam peperangan- dia terpaksa membuat keputusan yang tidak menyenangkan dan Yesus dihukum dengan penyaliban. Putusan itu dilaksanakan, dan Yesus mati setelah penuh penderitaan selama tiga jam di kayu salib. Akan tetapi, bagi Gereja Kristen, itu bukanlah akhir, melainkan adalah awal. Tiga hari kemudian Yesus bangkit dari kematian (tiga hari berdasarkan perhitungan Yahudi -Yesus meninggal hari Jumat dan bangkit hari Minggu). Para wanita yang pergi ke makamnya pada Minggu pagi menemukan makamnya sudah kosong, namun pakaiannya masih terlipat di dalam kubur. Kemudian Yesus sendiri menampakkan dirinya kepada mereka; kemudian mereka berlari untuk memberitahukan hal itu kepada murid-murid Yesus yang sebelumnya meragukan kebangkitan Yesus; namun kemudian mempercayainya. Beberapa saat kemudian Yesus mengajak mereka ke suatu bukit, memberkati mereka lalu mereka terangkat ke surga. Semenjak itu Yesus tidak pernah menampakkan diri lagi di bumi ini. Sementara itu murid-murid Yesus tidak bisa menentukan langkah-langkah mereka seterusnya. Namun pada hari Pantekosta, pada saat mereka semua berkumpul di Yerusalem, Roh Kudus turun dari surga dan hinggap pada masing-masing mereka. Sejak itu mereka diubahkan, tidak lagi cemas dan takut, melainkan sudah menjadi rasul-rasul yang berani yang menjelajahi dunia ini untuk menyampaikan kabar gembira tentang Tuhan Yesus Kristus. Pada awalnya mereka berharap Yesus segera muncul kembali, namun hal itu tidak terjadi demikian. Iman baru ini segera menyebar di seluruh dunia lama. Hebatnya, misi penyebaran Injil yang paling spektakuler bukanlah oleh salah satu murid Yesus melainkan adalah oleh Saul (Paulus) dari Tarsus, yang mengalami pertobatan pada saat dia dalam perjalanan ke Damascus untuk menangkapi orang-orang Kristen; sebagai hasil pertobatan ini, dia banyak melakukan perjalanan untuk pekabaran Injil, mengalami penderitaan yang berat, bahkan mati martir demi imannya Dia menuliskan banyak surat nasihat dan penguatan iman kepada gereja-gereja baru yang dia dirikan, dan dokumen-dokumen ini, yang terdapat dalam PerjanJian Baru, sangat penting karena merupakan salah satu tulisan Kristen pertama yang kita miliki. Pada tahun-tahun awal tersebut, ajaran baru ini masih dianut orang Yahudi, namun ternyata agama baru ini segera menghilang dari antara orang-orang Yahudi dan dianut oleh orang-orang di luar Yahudi. Pemisahan antara ajaran Yahudi dan Kristen mulai nyata dan akhirnya tak dapat dihindarkan; para penganut Kristen tidak lagi merayakan hari-hari besar Yahudi serta tidak mempertahankan tradisi dan budaya Yahudi. Pemisahan ini diakui pada Dewan Yerusalem pada tahun 48 M, pada saat pembatasan-pembatasan Yudaistis terhadap orang-orang Kristen yang bukan Yahudi diberlakukan. Mula-mula dengan enggan diberi toleransi oleh Kerajaan Romawi, faham Kristen di bawah masa pemerintahan Kaisar Nero yang sangat membenci ajaran Kristen. Nero berusaha memojokkan orang Kristen dengan menuduh bahwa kebakaran besar kota Roma disebabkan oleh orang Kristen (64 M), serta membunuh orang-orang Kristen, di antaranya Petrus dan Paulus. Banyak orang Kristen berkeyakinan bahwa dengan kematian rasul-rasul ini, dan kematian orang-orang yang secara pribadi mengenai Kristus, perlu dibuat rekaman tertulis tentang kehidupan Kristus. Selama empat puluh tahun berikutnya masih banyak tulisan tentang Yesus, namun hanya empat di antaranya diakui dalam Perjanjian Baru. Akan tetapi tindakan pembunuhan ini bukanlah yang terakhir, bahkan meningkat selama pemerintahan Kaisar Domitian (81-96 M). Selama dua ratus tahun ajaran Kristen merupakan doktrin yang ilegal hingga akhirnya Kaisar Konstantin, setelah melihat cahaya terang di malam hari sebelum melakukan suatu pertempuran, yang meliputi salib dengan tulisan "dengan tanda ini kamu ditaklukkan," memberikan hak legal kepada orang-orang Kristen pada tahun 313 M dan menjadikan agama Kristen sebagai agama negara Kekaisaran Romawi. Apa yang terjadi kepada gereja muda ini selama masa yang penuh kesulitan tersebut? Tantangan muncul dari berbagai arah, namun penyebarannya makin pesat. Walaupun pada mulanya Yerusalem dianggap sebagai pusat suci, namun sikap permusuhan yang diperlihatkan orang-orang Yahudi yang menguasai Yerusalem mendorong pemindahan pusat Kristen; mula-mula ke Antiokia, bergeser ke Roma. Selama periode Konstantine, Agama Kristen makin kuat dan melembaga. Salah satu masalah pertama yang harus dipecahkan adalah masalah Trinitas, keyakinan umat Kristen akan Bapak, Anak, dan Roh Kudus, yang pada hakikatnya identik namun terpisah satu sama lain. Banyak pendapat yang berbeda diajukan untuk menjawab masalah Trinitas, dan tahun 325 Konstantin meminta Dewan Pertama Nicaea untuk membahas masalah ini dengan saksama, yakni 'Aryan Heresy' yang menyatakan bahwa Kristus diciptakan Tuhan untuk membantu dalam penciptaan dunia ini, dan menerima status ketuhanan dari Tuhan, jadi tidak sama esensinya dengan Tuhan. Status ketuhanannya dapat dicabut Tuhan. Dewan ini melahirkan Nicene Creed suatu bentuk yang digunakan hingga dewasa ini dan mencakup kata-kata: - Kami percaya akan satu Tuhan, Tuhan Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi, yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. - Kami percaya akan Yesus Kristus, anak tunggal Allah, yang diturunkan oleh Allah Bapak, bukan diciptakan, yang satu dengan Allah Bapak. - Kami percaya akan Roh Kudus, Tuhan, pemberi kehidupan, yang diturunkan dari Allah Bapak dan anak. Lalu gereja dihadapkan dengan sekumpulan masalah, terutama masalah intern. Romawi Barat dan Timur mulai terpisah semakin jauh dan akhirnya benar-benar terpisah. Memang sebab pemisahan ini bukan hanya hal di atas, karena masih banyak titik-titik perpecahan antara Barat dan Timur. Dibandingkan dengan Kristen Barat, Kristen Timur lebih menekankan ikon-ikon. Ikon merupakan gambar flat pada kayu, gading atau bahan-bahan lain, yang memperlihatkan Yesus, Perawan Maria, atau orang suci yang lain dan melembaga dalam Gereja Yunani. Selama abad kedelapan, ikon-ikon dilarang oleh Kaisar Leo III, namun protes keras menyebabkan larangan ini dicabut pada Sidang Umum ketujuh yang berlangsung di Nicaea tahun 787. Ini tampaknya merupakan kemenangan Gereja Timur. Namun perpecahan di antara keduanya tidak akan diatasi oleh sidang tersebut dan masalah ini mengemuka pada abad ke 11 pada waktu Roma menerima pemberian suatu tambahan ke dalam Nicene Creed, suatu hal yang tidak disetujui Gereja Timur. Tambahan itu adalah "dan anak" setelah frasa "kami percaya dalam Roh Kudus, Tuhan pemberi kehidupan, yang diturunkan dari Allah Bapak ..." Jadi, Gereja-gereja Timur tidak menerima bahwa Roh Kudus diturunkan dari Allah Bapak dan Anak, melainkan hanya dari Allah Bapak. Tentang masalah ini Timur dan Barat sama sekali tidak mempunyai titik temu dan menimbulkan pemisahan tahun 1054, karena wakil Paus menempatkan surat-surat ekskomunikasi pada altar St. Sophia di Konstantinopel. Sejak itulah muncul Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Yunani. Unsur-unsur doktrinal membuat mereka tetap terpisah: Gereja Katolik dipimpin oleh satu tampuk pimpinan yang disebut Paus, sementara Gereja Ortodoks menyerahkan kepemimpinan di tangan para bishop atau patriark; pandangan tentang Roh Kudus juga berbeda, Gereja Ortodoks tetap memberikan kedudukan penting bagi ikon-ikon dalam pemujaan, para pelayan gerejanya dibolehkan menikah, dan lain-lain. Segera kemudian, yakni tahun 1096, Paus Urbanus II mengorganisasi Gereja Katolik ke dalam satu pola seragam yang bertahan selama hampir 200 tahun -tentara salib. Mula-mula dibentuk untuk dua tujuan, yakni mengurangi tekanan Turki atas Kekaisaran Timur dan untuk menjamin keamanan para peziarah yang berkunjung ke Yerusalem, tentara salib segera mengalami degradasi cita-cita; mereka ingin membebaskan Yerusalem dari kekuasaan Muslim. Gereja Katolik tetap berperan penting hingga abad pertengahan. Berpusat di Roma, Paus memegang kekuasaan tertinggi, yang melampaui kekuasaan raja dan ratu. Namun sejak akhir abad keempat belas mulailah timbul tantangan terhadap kekuasaan Paus yang begitu besar. Timbullah gerakan reformasi yang dimulai Lollards dan Hussites; gerakan ini berubah menjadi ancaman serius terhadap supremasi Gereja Katolik ketika tahun 1617, seorang imam bernama Martin Luther menentang keras penjualan surat aflat oleh gereja. Dia lalu menolak supremasi Paus, menyangkal transubstantiation, serta mendorong para bangsawan Jerman untuk memberontak dan memisahkan kekuasaan mereka. Para bangsawan, yang sebelumnya terdisilusi dengan kontrol oleh Gereja dan Paus, membutuhkan sedikit dorongan dan banyak di antara mereka segera bergabung dengan Martin Luther. Tindakan Luther merupakan awal tumbuhnya berbagai sekte yang didasari kepada doktrin pokok Luther namun berkembang sesuai dengan jalan yang ditempuh masing-masing sekte. Pandangan Luther mendapat formalisasi dalam Gereja Lutheran yang tumbuh subur di Jerman, Skandinavia dan Amerika. Namun Luther pun bertentangan dengan bekas sekutunya menentang Paus. Salah satu bekas pendukungnya, Zwingli, mengembangkan pandangan Eukaristi yang menyebabkan Luther dan Zwingli berpisah. Pengaruh Reformasi menyebar ke seluruh Eropa. Pembaharu yang lain, John Calvin, memisahkan diri dari Gereja Katolik Roma tahun 1533. Pandangannya hampir sama dengan Luther, namun dia yakin akan adanya karunia tertentu untuk kelompok tertentu. Pengikut Calvin menyebar di Jerman, Negeri Belanda, Skotlandia, Swiss, Amerika Utara dan cukup berpengaruh di Inggris. Inggris juga mengikuti anjuran para pembaharu namun dengan motif yang agak berbeda. Tahun 1521 Raja Henry VIII telah mengeluarkan suatu traktat yang menyerang Luther yang menyebabkan dia mendapat titel 'Pembela Iman" dari Paus. Akan tetapi Raja Henry VIII sangat ingin menikahi putri Anne Boleyn namun sebelum bisa menikahi Anne, dia harus menceraikan Catherine of Aragon. Sayangnya Paus tidak merestui perceraian itu (Roma dipengaruhi oleh saudara-saudara Catherine yang ada di Spanyol, negeri asal Catherine) dan Henry terpaksa mengabaikan kekuasaan Paus pada tahun 1534. Lalu dia menyatakan dirinya sebagai kepala Gereja Inggris, dan dapat membatalkan perkawinannya dengan Catherine. Ajaran "Tiga puluh sembilan pasal," yang menyangkut hal-hal yang kontroversial serta mengungkapkan bagaimana kedudukan Gereja Inggris mengenai masalah perceraian tersebut, dikeluarkan tahun 1571 selama pemerintahan Ratu Elizabeth I, anak perempuan Henry. Gereja Inggris mengakui kerajaan sebagai kepala gereja, bukan Paus, juga menolak transubstantiation, meniadakan biara serta menggantikan bahasa Latin dengan bahasa Inggris untuk dipakai di Gereja. Tetapi reaksi terhadap Roma masih belum mencapai bentuknya yang paling ekstrim. Dalam abad ketujuh belas, George Fox, dari Leicestershire (Inggris), mulai menyebarkan ajaran bahwa manusia dapat berhubungan dengan Tuhan tanpa melakukan suatu 'hiasan' (upacara) ritualis yang ditetapkan oleh gereja-gereja Katolik, dan bahwa gereja-gereja yang telah diperbaharui belum cukup jauh melangkah dalam penolakan mereka terhadap upacara dan hierarki gerejawi. Seorang kristen, menurut George Fox tidak membutuhkan imam atau pendeta/pastor, dan juga tidak membutuhkan bait suci. Tidak ada gunanya ketujuh sakramen Gereja Katolik; tidak dibutuhkan suatu sakramen apa pun. Fox lalu mulai menyebarkan ajarannya dan melakukan berbagai perjalanan ke daerah-daerah pedalaman. Pada umumnya, saat berdirinya gerakan Fox ini dianggap terjadi pada tahun 1652, yakni saat terjadinya kebaktiannya yang sangat berhasil untuk pertama kalinya. Pengikutnya disebut "Quakers," atau "Perkumpulan Sahabat-sahabat." Sampai sekarang juga mereka tidak mempunyai bait suci kecuali rumah-rumah kebaktian, dan dalam kebaktian mereka tidak ada liturgy, tetapi sebaliknya, setiap orang dapat berbicara bila mereka merasa bahwa mereka mempunyai sesuatu yang bermanfaat untuk diutarakan, tanpa memperhatikan atau mempedulikan berapa usia yang mau berbicara tersebut dan apa kedudukannya dalam masyarakat. Berbagai perkembangan baru telah terjadi di Inggris pada periode setelah Perang Saudara. Banyak orang merasa tidak senang dengan penyatuan gereja dan negara yang dilakukan oleh Henry VIII, tetapi selama periode persemakmuran (Commonwealth period) di Inggris, mereka menjadi lega melihat bahwa kedua hal tersebut (gereja dan negara) telah dipisahkan kembali. Akan tetapi, dengan naiknya Charles II menjadi pangeran, Undang-undang Uniformitas dikeluarkan pada tahun 1662 yang memulihkan status quo tersebut dan memerintahkan semua pastor untuk menerima "Buku Doa Bersama." Imam-imam yang menolak untuk menerima (oleh karena itu disebut Non-Conformis) ketentuan-ketentuan Undang-undang ini akan dikeluarkan dari Jemaah mereka dan dianiaya. Hal ini berlangsung sampai dengan keluarnya Undang-undang Toleransi pada tahun 1689 yang memberikan mereka beberapa hak hukum (legal). Akibatnya, perkembangan Gereja Baptis dan Gereja Reformasi bersatu mengalami perkembangan cepat. Gereja Baptis, yang didirikan oleh John Smith, menganggap bahwa pembaptisan bayi adalah melawan perintah Alkitab. Hanya orang dewasa yang telah mengerti makna sumpah yang diucapkannyalah yang dapat dibaptis. Mereka juga mencoba untuk meyakinkan bahwa jemaat ikut aktif dalam perjalanan Gereja, dan mencontoh Kisah rasul-rasul dengan mengangkat deakonis dari antara jemaatnya (lihat Kisah Rasul-Rasul 6: 1-6) untuk membantu mengarahkan dan menuntun gereja tersebut. Gereja Reformasi Bersama adalah suatu koalisi dari GereJa Presbiterian Inggris (yang dikembangkan dari ajaran Calvin) dan gereja-gereja Jemaat Inggris dan Wales yang didasarkan pada ajaran-ajaran dari tokoh pembaharu lainnya yang telah menyebarkan ajarannya pada zaman Calvin, yakni Robert Browne (1550-1633). Terlepas dari pandangan-pandangan mereka yang sangat sama, tetapi usaha-usaha untuk menyatukan kelompok-kelompok ini barulah berhasil pada tahun 1972 dengan pembentukan Gereja Reformasi Bersatu. Gereja Metodis pada mulanya adalah merupakan suatu gerakan dalam Gereja Inggris. Pendirinya, John Wesley (1703-1791), tetap menolak untuk berpisah dari gereja induknya. Akan tetapi, setelah kematiannya, disadari bahwa Gereja Metodis tidak dapat lagi dimasukkan dalam Gereja Inggris, dan lalu memisahkan diri pada tahun 1795. John Wesley dan saudaranya Charles, melalui studi mereka yang ketat dan metodis terhadap InJil (sehingga mereka disebut dengan nama Metodis), merasa bahwa keselamatan diperoleh hanya karena kasih dan karunia Tuhan, bukan karena suatu perbuatan atau kebaikan manusia. Menjelang akhir abad kesembilan belas, ada gelombang atau kegairahan lain mengenai perhatian keagamaan. Hal ini sebagian disebabkan penemuan-penemuan ilmiah dalam abad tersebut yang mengancam berbagai keyakinan yang hingga waktu itu telah diterima sebagai kebenaran religius yang tidak dapat dibantah (misalnya, mengenai taman firdaus dan masalah penciptaan). Dalam hal ini, reaksi dari Pencerahan (Enlightement) dalam tahun-tahun sebelumnya turut berperan. Akibatnya adalah bermunculannya banyak sekte yang memisahkan diri dari gereja induk mereka, sebagaimana yang terjadi dalam Reformasi yang memunculkan gereja-gereja yang diperbaharui yang memisahkan diri dari iman Katolik. Di Inggris, Bala Keselamatan berkembang sebagai suatu kekuatan besar, bukan saja karena ketaatan beragamanya, tetapi juga karena reformasi dan bantuan sosialnya. Di bawah kepemimpinan William Booth (1829-1912), Bala Keselamatan tersebut memisahkan diri dari gereja Metodis dalam tahun 1865 dan membentuk sendiri suatu organisasi yang bergaya militer karena kelompok tersebut menganggap dirinya sebagai laskar perang Tuhan dan memerangi ketidakadilan sosial. Dibandingkan dengan kebanyakan sekte Gereja, mereka sangat sedikit memperhatikan sakramen, walaupun mereka menerima bahwa beberapa orang Kristen mungkin melihat sakramen itu merupakan pertolongan dan bantuan. Di Amerika juga terjadi suatu gejolak keagamaan yang demikian. Pada tahun 1830, Mormon, atau Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Hari Terakhir, dibentuk oleh Joseph Smith (1805-1844) yang mengklaim telah mengalami suatu wahyu Tuhan, menemukan tablet-tablet emas yang tertulis dalam Buku Mormon, yakni yang merupakan kitab suci penganut Mormon. Pada mulanya ajaran Mormon ini terlarang karena pandangan-pandangan mereka yang menyimpang dari ajaran Kristen dan praktek poligami mereka, tetapi Mormon ini merayap ke seluruh Amerika dan akhirnya menetap di Salt Lake City, tempat markas mereka terletak hingga kini. Aliran spiritual mulai ada tahun 1848 ketika dua orang perempuan, yakni saudara perempuan Fox yang berumur dua belas dan lima belas tahun, menyebabkan suatu kegemparan di antara, penduduk kota mereka, Arcadia, New York State, dengan mengklaim bahwa mereka telah dapat berkomunikasi dengan roh-roh. Walaupun ada yang menyatakan bahwa suara-suara gaduh tersebut adalah suara gabungan dari suara kedua anak perempuan tersebut, tetapi mereka (penduduk kota tersebut) berkumpul sedemikian banyak mendukung supaya Gereja Spiritual didirikan. Penganut aliran Spiritual yakin, selain pada pandangan-pandangan Kristen biasa, bahwa, melalui mereka, nasihat dan tuntunan dapat diperoleh. Advent Hari Ketujuh juga mulai ada di Amerika, yang membangun reputasinya dalam tahun 1860, dan setelah itu sekte ini cepat menyebar ke seluruh dunia. Berbeda dengan sekte-sekte Kristen lainnya, mereka membuat hari ketujuh sebagai Sabat (yaitu, mereka menjalankannya seperti yang dilakukan oleh orang Yahudi, dimulai dari saat matahari terbenam pada hari Jumat sampai matahari terbenam hari Sabtu). Sama seperti Gereja Baptis, mereka hanya membaptis orang-orang dewasa, dan juga membuat pembatasan-pembatasan mengenai apa yang dapat dimakan dan diminum oleh jemaatnya. Misalnya, mereka tidak boleh minum alkohol dan memakan makanan kerang-kerangan. Sebelum mengakhiri ulasan ini, tiga kelompok Kristen lainnya harus disebut yakni: Christian Science, Saksi Jehova, dan gerakan Pantekosta. Christian Science didirikan oleh Mrs. Mary Baker Eddy pada tahun 1879, yang mempertahankan bahwa satu-satunya realitas hanyalah pikiran dan semua yang lainnya adalah illusi. Oleh karena itu penyakit jangan dirawat dengan obat, tetapi harus disembuhkan dengan mempraktekkan pemikiran yang benar. Saksi Jehova, yang didirikan oleh C.T. Russell, yakin bahwa kedatangan kedua kalinya Yesus serta akhir dunia ini akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi, dan bila hal itu terjadi maka hanya suatu kelompok elit saja yang selamat, yaitu kelompok Saksi Jehova itu sendiri. Mereka mempunyai Al-Kitab dengan terjemahan mereka sendiri dan mereka menyisihkan banyak waktu, usaha, dan uang untuk kegiatan-kegiatan missionaris. Yang terakhir, yakni gerakan Pantekosta, yang bermula dari suatu missi di Los Angeles dalam tahun 1906 yang dilakukan oleh W.J. Seymour, mengajarkan bahwa setiap orang Kristen dapat mengalami kehadiran Rohul Kudus dalam diri mereka sendiri dan menerima hadiah-hadiah roh. Oleh karena itu kebaktian Pantekosta adalah merupakan upacara yang sangat emosional, di mana jemaatnya menjadi dirasuki oleh Rohul Kudus dan tampak berbicara dalam lidah (berbahasa roh), sebagaimana yang dilakukan oleh murid-murid Yesus yang pertama. Walaupun gerakan Pantekosta telah mempunyai gereja sendiri, tetapi gerakan ini telah juga mempengaruhi aspek-aspek lain dari Gereja (Kristen), dan dalam GereJa Katolik gerakan tersebut juga berpengaruh dengan munculnya apa yang disebut gerakan Karismatik, orang-orang Katolik bermaksud menerima Rohul Kudus dalam diri mereka sendiri. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mengulas secara mendalam sekte-sekte Kristen, bahkan tulisan ini tidak menyebut semua sekte yang ada, karena ada banyak gerakan-gerakan dan aliran-aliran pemikiran yang berbeda dalam Gereja Kristen. Penulis hanya mencoba untuk menempatkan dalam latar belakang historis dan teologis sekte yang paling menyebar.

The History of Christian Doctrine
Sejarah Perkembangan Ajaran Trinitas
L. Berkhof
Penerbit CV. Sinar Baru
Cetakan pertama: 1992
Bandung


sumber :media.isnet.org

baca sebelum

KONTROVERSI KRISTOLOGIS

KONTROVERSI KRISTOLOGIS


Masalah Kristologis dapat didekati dari segi teologi dan
dari segi soteriology. Walaupun Bapak Gereja yang terdahulu
tidak kehilangan pandangan mengenai landasan soteriologis
mengenai doktrin Kristus, tetapi mereka tidak menonjolkan
hal tersebut dalam pembahasan-pembahasan pokoknya. Napas
dari kontroversi trinitarian merupakan landasan pendekatan
studi mengenai Kristus dari segi teologi saja.
Keputusan-keputusan yang menimbulkan kontroversi
trinitarian, yakni bahwa Kristus sebagai putra Allah (Allah
anak) adalah konsubstansial dengan Father (Allah Bapak) dan
oleh karena itu merupakan very God, hal ini menimbulkan
pertanyaan mengenai hubungan antara ketuhanan dan
kemanusiaan dalam Kristus

Kontroversi Kristologis yang terdahulu tidak menyajikan
suatu pembaharuan yang mendatangkan kebaikan. Nafsu sering
dituruti, intrik-intrik yang tidak layak juga sering
memainkan suatu bagian penting, dan bahkan kekerasan juga
kadang-kadang dilakukan. Jadi dapat dilihat bahwa suasana
seperti tersebut di atas hanya dapat menimbulkan error, dan
kontroversi ini menimbulkan suatu formulasi mengenai doktrin
dari person of Christ yang masih dianggap sebagai standar
sekarang ini. Holy Spirit (Rohul Kudus) telah membimbing
Gereja, ke dalam suasana kebenaran yang nyata, walaupun
bimbingan tersebut sering shame dan confuse (membingungkan).
Ada beberapa klaim bahwa Gereja tersebut terlalu banyak
berusaha mendefinisikan atau menjelaskan misteri yang
berasal dari seluruh definisi terdahulu. Namun demikian,
akan lahir dalam pemikiran bahwa early Church (Gereja
terdahulu) tidak mengklaim mampu untuk menembus kedalaman
dari doktrin yang maha besar ini, dan tidak berpura-pura
untuk memberikan suatu solusi mengenai masalah inkarnasi
dalam rumusan Chalcedon. Hal tersebut hanya merupakan
kebenaran terhadap kesalahan teori saja, dan untuk
memberikan suatu rumusan mengenai konstruksi kebenaran yang
sejati.

Gereja melakukan penelitian mengenai konsepsi tentang
Kristus, yang dipertimbangkan terhadap hal-hal berikut:

(a) Kebenaran tentang kematian Kristus;
(b) Kebenaran mengenai kemanusiaan Kristus;
(c) Gabungan dan kematian dan kemanusiaan dalam
satu person, dan
(d) Perbedaan nyata dari kematian dan kemanusiaan
dalam satu person.

Jelas bahwa sepanjang requirement ini tidak dipenuhi atau
hanya sebagian dipenuhi maka konsepsi mengenai Kristus akan
menjadi tidak sempurna (defective). Seluruh bid'ah
Kristologis yang timbul dalam Gereja terdahulu berasal dari
kegagalan untuk menggabungkan seluruh elemen-elemen ini
dalam doctrinal statement mengenai kebenaran. Ada beberapa
orang yang menyangkal secara keseluruhan atau sebagian
mengenai kebenaran kematian Kristus, dan ada yang membantah
secara keseluruhan atau sebagian mengenai kebenaran dari
kemanusiaan Kristus. Beberapa orang menekankan keesaan dari
person dengan mengorbankan dua nature lainnya, dan yang
lainnya menekankan perbedaan karakter dari dua nature dalam
Kristus dengan mengorbankan keesaan dari person.

1. Kontroversi Tahap Pertama

a. Latar Belakang

Kontroversi ini juga mempunyai akar-akar di masa lalu.
Monarki-monarki Ebionites, Alogi, dan Dynamic membantah
kematian Kristus, dan monarki Docetae, Gnostics serta
Modalests menolak kemanusiaan Kristus. Secara sederhana
mereka menolak salah satu bentuk problem. Sedangkan yang
lainnya, yang kurang radikal, membantah baik kematian maupun
kemanusiaan yang sempurna dari Kristus. Bangsa Aria
membantah bahwa Son-Logos , yang berinkarnasi dalam diri
Kristus, memiliki Ketuhanan yang mutlak. Sebaliknya
Apollinaries, yang merupakan seorang Bishop dari Laodicea
(390 dc), membantah kebenaran kemanusiaan dari Yesus
Kristus. Dia (Apollinaries) membuat konsep mengenai man
(manusia) yang terdiri atas raga, jiwa dan roh, dan
merupakan solusi masalah mengenai dua nature dalam Kristus
menurut teori yang ditempatkan Logos pada human pneuma
(spirit). Menurut pendapatnya lebih mudah untuk
mempertahankan keesaan dari person of Christ, jika Logos
diakui sebagai orang yang lebih banyak menempatkan prinsip
rasional dalam man. Terhadap Arius dia mempertahankan
kebenaran dari ketuhanan Kristus, dan mempertahankan atau
memperkokoh ketidakberdosaan Kristus dengan jalan
mensubstitusi Logos pada human pneuma yang dianggapnya
sebagai tempat dosa. Menurut pendapatnya suatu human nature
yang lengkap secara alamiah haruslah sinfulness (penuh
dengan dosa). Lagi pula, dia berusaha untuk membuat
inkarnasi yang dapat dipikirkan dengan jalan mengasumsikan
suatu kecenderungan eternal pada kemanusiaan dalam Logos
himself sebagai archetypal man. Tetapi solusi dari
Apollinares ini tidak memuaskan, oleh karena sebagaimana
yang dikatakan Shedd "bilamana bagian rasional dipisahkan
dari bagian manusia, maka manusia tersebut menjadi idiot dan
brutal." Namun demikian tujuannya dapat dipuji dalam hal
usahanya untuk memperkokoh keesaan dari person dan
ketidakberdosaan Kristus.

Akan tetapi ada oposisi terhadap solusi permasalahan yang
diajukan oleh Apollinaries. Cappadocians dan Hilary of
Poitiers mempertahankan bahwa jika logos tidak dianggap
human nature dalam integritasnya, maka dia tidak mungkin
menjadi redeemer yang sempurna bagi kita. Sejak seluruh
orang yang berdosa diperbaharui (ditebus), maka Kristus
dianggap sebagai human nature secara keseluruhan, dan bukan
merupakan bagian sederhana yang tidak penting dari human
nature tersebut.

Mereka juga menunjukkan bagian atau unsur docetic dalam
pengajaran Apollinaries. Jika tidak ada real human dalam
diri Kristus, maka tidak akan ada real probation dan tidak
ada real advance dalam kemanusiaan Kristus. Akan tetapi,
para penentang Apollinaries bahkan menekankan kemanusiaan
yang lengkap dari Kristus, membuat konsep atau menganggap
hal ini sebagai yang tertutupi oleh bayang-bayang Ketuhanan
dari Kristus. Gregory of Nyssa berkata bahwa daging Kristus
telah diubah dan hilang seluruh sifat-sifat awalnya karena
bersatu dengan Ketuhanan.

Salah satu hasil dari preliminary dari kekecauan ini adalah
bahwa Synod of Alexandria pada tahun 362 menunjukkan adanya
jiwa manusia dalam Kristus. Kata "jiwa" (soul) dipergunakan
oleh Synod sebagai unsur nasional yang inklusif, yang
disebut oleh Apo,llinaries sabagai pneum atau nous.

b. Pembagian Kontroversi

1. Nestorian Party

Beberapa di antara Gereja terdahulu mempergunakan ekspresi
yang tampaknya menyangkal adanya dua nature dalam Kristus
dan mempostulasikan suatu nature yang tunggal yakni
"inkarnasi yang menarik." Dari segi pandangan ini Maria
sering dinamakan sebagai theotokos, ibu dari tuhan. Sekolah
Alexandria khususnya menolak kecenderungan ini. Sebaliknya,
sekolah Antioch berada pada kutub pandangan yang lain.

Hal ini khususnya terjadi dalam pengajaran dari Theodore of
Mopsuestia. Dia mengambil titik awalnya dalam kemanusiaan
yang utuh dari Kristus serta realita sempurna dari
pengalaman kemanusiaan Kristus. Menurut pendapatnya
(Theodora), sebenarnya Kristus berjuang dengan human
passion, melalui berbagai godaan, dan keluar sebagai
pemenang. Dia (Kristus) mempunyai kekuasaan untuk mencegah
dirinya dari dosa atau membebaskan dirinya dari dosa melalui
(a) kelahirannya yang suci, dan (b) kesatuan dari
kemanusiannnya dengan ketuhanan Logos. Theodora menyangkal
perlunya indwelling dari Kristus, dan membolehkannya hanya
untuk indwelling moral. Dia tidak melihat adanya perbedaan
yang penting tetapi hanya ada perbedaan derajat antara
indwelling of God dalam Kristus dan yang percaya (believer).
Pandangan ini benar-benar mensubstitusi inkarnasi moral
indwelling pada Logos dalam diri Yesus. Meskipun begitu,
Theodore enggan untuk membuat kesimpulan apakah pandangannya
tak dapat dihindarkan, bahwa ada personalitas yang ganda
dalam Kristus, dua person di mana terdapat suatu gabungan
moral. Dia berkata bahwa gabungan tersebut sangat erat
sehingga kedua-duanya dapat berbicara sebagai satu person,
sebagaimana halnya suami dan istri dapat disebut satu tubuh.

Pengembangan logika dari pandangan Antiochian dapat dilihat
dalam Nestorianism. Nestorius mengikuti jejak Theodore yang
menyangkal bahwa bentuk theotokos dapat benar-benar
diterapkan pada Maria dengan alasan yang sederhana bahwa dia
hanya melahirkan seorang anak laki-laki yang telah
ditetapkan oleh Logos. Walaupun Logos tidak melukiskan
kesimpulan yang layak bahwa diikuti dari posisi ini, namun
penentangnya yaitu Cyril memberikan kepadanya tanggung jawab
atas kesimpulan tersebut. Dia menunjukkan bahwa, (a) jika
Maria bukan theotokos, yakni ibu seorang, dan orang itu
adalah tuhan maka asumsi dari seorang human being tunggal
pada fellowship dengan Logos disubstitusikan dari inkarnasi
dari God; (b) jika Maria bukan theotokos, maka hubungan
antara Kristus dengan kemanusiaan akan berubah, dan dia
tidak lebih dari redeemer of mankind. Para pengikut
Nestorius tidak ragu-ragu untuk membuat kesimpulan tersebut
di atas.

Nestorianism adalah defektif (tidak sempurna),
ketidaksempurnaan ini bukan dalam doktrin dari dua nature
dalam Kristus, tetapi dalam satu person. Baik kebenaran dari
kematian ataupun kebenaran dari kemanusiaan adalah diakui,
tetapi kedua hal tersebut tidak dikonsep dengan suatu cara
sebagaimana halnya membentuk suatu kesatuan yang nyata dan
mengkonstitusi seorang person yang tunggal. Kedua nature
tersebut juga merupakan dua person. Pentingnya perbedaan
antara nature sebagai substansi yang dimiliki secara umum
dan person sebagai suatu substansi yang relatif independen
dari nature tersebut, adalah benar-benar tidak diakui.

Perihal perpaduan dua nature (sifat) dalam kesadaran akan
diri yang tunggal, maka Nestorianism menempatkan perpaduan
tersebut berdampingan dengan setiap lainnya tanpa melebihi
gabungan moral dan simpatik di antaranya. The man Christ
bukanlah God, tetapi God-bearer, theophoros, yaitu pemilik
Godhead. Kristus dipuja, bukan karena Kristus adalah God,
tetapi karena God ada dalam diri Kristus. Pendirian
Nestorianism yang kuat ini yaitu pendirian yang melakukan
pencarian keadilan sepenuhnya akan kemanusiaan Kristus. Pada
waktu yang bersamaan tersebut pendirian itu bertolak
belakang dengan seluruh scriptural proofs untuk kesatuan
person dalam mediator. Pendirian tersebut mengabaikan Gereja
dengan contoh agung akan kesalehan sejati dan moralitas akan
human person of Yesus, tetapi menggali pendirian divine
human Redeemer, menggali sumber seluruh kekuasaan atau
kekuatan spiritual, keagungan, dan penyelamatan.

2. The Cyrillian Party

Oponen Nestorianism yang paling menonjol adalah Cyril of
Alexandria. Menurutnya Logos mengasumsikan sifat itu dalam
keesaannya, agar mendapatkan kembali, walaupun demikian
hanya membentuk personal subject dalam Godman.
Terminologinya tidak selalu jelas atau benar. Di salah satu
pihak dia menjelaskan kesederhanaan bahwa Logos
mengasumsikan sifat kemanusiaan, agar ada dua sifat dalam
diri Kristus, yang menyimpulkan gabungan mereka yang tak
dapat dipisahkan dalam satu person of the logos, tanpa
adanya perubahan dalam sifat-sifat tersebut. Tetapi dia juga
menggunakan pernyataan dengan menekankan kesatuan dua sifat
dalam Kristus dengan menggunakan mutual communication of
attributes, dan penjelasan akan person of Christ seakan-akan
merupakan keesaan resultan. Pengertiannya ini sungguh jelas
menentang Nestorianism, karena dia menekankan keesaan person
of Christ. Sesungguhnya tiga ketentuan di atas yang dia
jelaskan tersebut sesuai dengan catholic doctrine of the
day, yaitu: (a) the inseparable conjunction of the two
natures; (b) the impersonality and dependence of the
manhood, di mana Logos menggunakannya sebagai His
instrument; dan (c) keesaan dan keabadian person in Christ.
Walaupun kadang-kadang dia menyatakan, untuk
mempertimbangkan kesalahan Eutychian selanjutnya. Dia
menggunakan istilah phusis (nature) hanya pada Logos, dan
tidak pada kemanusiaan Kristus, sehingga penggunaannya
sebagai sinonim hypostases. Ini memberikan beberapa
kesempatan untuk menggunakan doktrinnya, setelah inkarnasi,
yaitu hanya ada satu sifat divine human Kristus dan
memungkinkannya bagi Monophysites mempertimbangkan dirinya,
apabila mereka ingin untuk membuktikannya, sebagaimana
adanya hanya satu person, maka oleh karena itu ada juga
hanya sifat mediator yang tunggal. Mereka melanjutkan
pertimbangan atas dirinya walaupun penolakan kuat akan
beberapa gabungan sifat tersebut.

The Council of Ephesus melakukan suatu kompromi dengan
mempertahankan bahwa di satu pihak theotokos dapat
diberlakukan bagi Maria dan di lain pihak menegaskan doktrin
mengenai dua nuture Kristus yang berbeda.

3. Eutycian Party

Banyak di antara pengikut Cyrill merasa tidak puas. Banyak
di antara mereka yang tidak menghargai doktrin mengenai dua
nature yang berbeda. Eutyches mendukung penyebab dari teolog
Alexandrian di Konstantinopel, Euthyches merupakan seorang
rahib tua yang mempunyai pendirian yang tidak seimbang dan
merupakan seorang antinestorian. Menurut Theodora dia
mempertahankan pengaruh atribut manusia yang berassimilasi
dengan Tuhan dalam Kristus baik dengan jalan penyerapan
human nature dalam Ketuhanan maupun fusi dari dua nature
tersebut, dengan demikian maka dia (Kristus) punya tubuh
tidak konsubstansial dengan apa yang kita miliki (tubuh) dan
dia (Kristus) bukan merupakan human yang seperti dalam
pengertian sehari-hari. Dia memohon kepada Leo yang
merupakan seorang Bishop di Roma karena dia dihukum
(dikucilkan) oleh Council of Constantinople pada tahun 448.
Setelah Leo menerima laporan lengkap mengenai kasus ini dari
Flavian yang merupakan Bishop Konstantinopel dan telah
mengemukakan pendapatnya maka dia mengalamatkan atau
menunjukkan celebrated tome-nya kepada Plavian. Oleh karena
tome ini sangat berpengaruh kepada formula Kaledonia, maka
perlu diketahui poin-poin utamanya yakni sebagai berikut:

(a) Ada dua nature dalam Kristus, kedua nature ini berbeda
secara permanen;
(b) Kedua nature tersebut bersatu dalam satu person, masing-
masing nature tersebut memiliki fungsi sendiri-sendiri
dalam kehidupan inkarnasi;
(c) Dari kesatuan nature dalam person tersebut terjadi
komunikasi (comunicatio idio-matum);
(d) Pekerjaan atau tugas penebusan membutuhkan suatu
mediator baik manusia dan Tuhan, passible dan impassible,
mortal dan immortal. Inkarnasi merupakan suatu tindakan
merendahkan diri dari Tuhan, tetapi dalam merendahkan
diri tersebut Logos tidak berlaku seperti very God.
Forma servi tidaklah mengurangi atau menurunkan formadei;
(e) Kemanusiaan dari Kristus adalah permanen,
dan penyangkalannya mengimplikasikan suatu
penyangkalan docetic yang realitas dari penderitaan
Kristus. Hal ini benar-benar merupakan suatu ikhtisar
dari Kristologi Barat.

4. Keputusan dari Council Chalcedon

Setelah beberapa Council lokal menemukan, membenarkan, dan
menyalahkan Eutyches, maka ecumenical Chalcedon
(Council-nya) melakukan sidang pada tahun 451, dan
permasalahan utama dalam sidang tersebut adalah doktrin
mengenai person of Christ. Hal ini dibaca sebagai berikut:

"Kita, pengikut Holy Father's seluruhnya dengan satu
consent, mengajar orang untuk mengakui satu dan Same Son
yakni Yesus Kristus (Tuhan Yesus Kristus), yang sempurna
dalam Godhead dan juga sempurna dalam manhood; dia merupakan
truly God dan juga merupakan truly man, karena mempunyai
jiwa dan tubuh; konsubstansial dengan Father menurut
Godhead, dan konsubstansial dengan kita menurut manhood;
dalam segala hal dia sama dengan kita, tapi dia tanpa dosa;
diperanakkan sebelum all ages dari Father sesuai dengan
Godhead, dan pada hari-hari terakhir ini, untuk kita dan
untuk keselamatan kita, maka dia dilahirkan dari perawan
Maria, yakni Mother of God, sesuai dengan manhood; one and
the same Christ, Son, Lord, (hanya diperanakkan untuk berada
dalam dua nature, inconfusedly (assugutos), kekal (tidak
berubah-ubah/atreptos), tak dapat dipisahkan (adiairetos),
inseparable (tidak dapat dipisahkan = archoristos),
perbedaan dari nature tersebut tidak berarti oleh karena
mereka bersatu, tetapi sifat-sifat dari masing-masing nature
tetap tampak dan bergabung dalam satu person dan satu
substansi, tidak terpisah atau terbagi dalam dua person
tetapi hanya dalam one and the same Son, yang hanya
dilahirkan, God the Word, the Lord Yesus Christ sebagai
rasul telah diberitakan dari sejak mula, dan Lord Yesus
Christ Himself memikirkan manusia dan Creed of Holy Fathers
telah menurunkan dia untuk kita!"

Implikasi-implikasi yang paling penting dalam statement ini
adalah sebagai berikut:

(1) Sifat-sifat dari kedua nature tersebut disandang oleh
satu person, misalnya keterbatasan pengetahuan dan
kemahatahuan.
(2) Penderitaan dari Godman dapat dianggap sebagai
penderitaan yang truly dan really infinited,
sedangkan menurut nature ketuhanan hal tersebut
tidaklah mungkin;
(3) Yang merupakan dasar dari basis yang membentuk
personalitas Kristus adalah divinity (ketuhanan)
bukan humanity (kemanusiaan);
(4) Logos tidak bersatu dalam seorang human individual
yang berbeda, tetapi bersatu dengan satu human nature.
Tidak ada seorang individual man yang pertama dengan
siapa second person dalam Godhead bersatu dalam diri-Nya.
Kesatuan tersebut dipengaruhi dengan substansi humanitas
dalam diri perawan.

2. Kontroversi Tahap Kedua

a. Kekacauan setelah keputusan Council

Council Chalcedon tidak menetapkan akhir dari perselisihan
Kristologis, berbeda dengan Council of Nicaea yang berhenti
pada kontroversi trinitarian. Mesir, Syria dan Palestina
merupakan tempat tinggal banyak di antara pengikut fanatik
dari penentang Eutychian, sedangkan Roma bahkan semakin
menjadi pusat Orthodoxy. Dalam kenyataannya, proses
perkembangan dogmatis pertama-tama berasal dari Timur dan
berkembang ke Barat. Setelah Council Chalcedon mengikuti
Cyrill dan Eutychus, maka mereka disebut Monophysites, oleh
karena mereka mengakui union Christ mempunyai suatu nature
yang komposit, tetapi menolak bahwa Kristus mempunyai dua
nature karena mereka menganggap bahwa dua nature yang
berbeda tersebut haruslah melibatkan suatu dualitas person.

Ada suatu perjuangan yang berkepanjangan dan berliku-liku
antara kedua pihak yang berbeda ini. Bahkan kaum Monophisit
tidak seluruhnya sepakat atau sependapat dengan mereka
sendiri. Oleh karena itu mereka terbagi-bagi dalam beberapa
sekte, yang mempunyai nama sendiri-sendiri kata Dr. Orr,
"hal tersebut telah cukup memberikan cold shifer kepada
seseorang." Theophaschisitis menekankan kenyataan bahwa God
menderita; Phthartolatrists adalah sekte yang paling dekat
dengan formulasi Chalcedon, dan menekankan fakta bahwa human
nature dari Kristus sama dengan human nature yang kita
miliki yaitu yang dapat menderita, dan oleh karena itu
dikatakan bahwa merupakan human nature dapat disuap; dan
sekte Aphthartodocetists adalah sekte yang mewakili
pandangan sebaliknya, katakanlah bahwa pandangan tersebut
menganggap human nature dari Kristus tidak konsubstansial
dengan human nature kita tetapi merupakan human nature yang
diberkati dengan nama tuhan, dan oleh karena itu merupakan
human nature yang tidak berdosa, imperishable dan tidak
dapat disuap.

Yang paling gigih mempertahankan Teologi Chalcedon adalah
Leontius of Bizantium. Dia menambahkan suatu unsur ke dalam
konstruksi dogmatis dari doktrin Kristus, hal ini lebih
banyak dilakukan oleh John of Damascus. Point-point dari hal
tersebut adalah penolakan atas Nestorianism akan menimbulkan
ide mengenai adanya impersonal independent dalam human
nature dari Kristus. Hal tersebut dilaksanakan dengan
menggunakan bentuk-bentuk Anuposthasis dan Anupostesia. Oleh
karena itu Leontias menegaskan bahwa human nature dari
Kristus adalah Enupostasia, bukan impersonal tetapi
inpersonal, memiliki substansi personalnya dalam Person of
the Son of God dari inkarnasi yang singkat.

Pada tahun 553 kaisar Justinianus memanggil oikumene
(konsultannya) ke V di Konstantinopel, yang merupakan
monophisites dalam pengucilannya dalam tulisan Theodore,
tetapi tidak disukai karena dikutuk oleh penganggap bahwa
konsul Kaledonia melakukan hal yang sangat salah dengan
pengucilan tersebut.

b. Asas tunggal yang bertentangan

Di dalam asas tunggal selalu ada pertentangan-pertentangan,
pada lembaga-lembaga tersebut terdapat tanda yang menjadikan
di sekitar itu adanya suatu percakapan atau diskusi yang
tidak harmonis. Setiap pertanyaan yang penting tidak dapat
dijawab, bukan saja mengenai alam tetapi juga masalah
pembangkitan di dalam Kristen, masalah ini yang harus
dipecahkan di setiap pertanyaan yang seringkali disampaikan
oleh seseorang dan sering pula yang disampaikannya itu
tentang alam.

Dalam hubungan ini atau keadaan yang semacam ini sangat
penting pertanyaan tersebut selalu dilontarkan sekalipun
yang sudah lampau apalagi yang baru terjadi, hal ini adalah
suatu pertanyaan yang wajar meskipun di sana terdapat dua
Kristen (KP-KK), apabila kita yang mengatakan hal semacam
itu berarti sama saja dengan merampas hak mereka (jemaat
Kristen) yang betul-betul sudah ada dalam asasi itu, lagi
akan mempengaruhi dan merindukan terhadap alam tersebut.
Itulah salah satu hal kemanusiaan Kristen yang telah
menjadikan suatu inkarnasi pada Tuhan.

c. Bentuk doktrin yang dicetuskan oleh John of Damascus

John Damascus adalah seorang ahli agama dari gereja Yunani
dan dia mencapai puncaknya dalam perkembangan sesuatu agama
yang terpenting untuk dibuat sebagaimana yang telah
dilakukan dari doktrin pribadi Kristen. Menurut dia bahwa
logos itu adalah salah satu pemasukan dari kemanusiaan alam
dan tidak ragu-ragu bahwa Yesus bukan pemasukan dari logos
(bukan simbol), artinya logos itu adalah satu formalitas
untuk mengoreksi pada kesatuan dari dua alam tadi, Logos
juga bukan pemasukan dari kemanusiaan perorangan dan bukan
pemasukan kemanusiaan alam yang utama, akan tetapi,
merupakan suatu kemanusiaan pribadi, kemanusiaan alam
tatkala seseorang yang jiwanya belum berkembang atau sebagai
hipotesis mereka, melalui persatuan pada Logos tadi adalah
sesuatu kekuatan kepada orang bahwa Logos itu datangnya dari
Bunda Maria. Kemudian kekuatan wujud manusia dalam diri
Kristus mempunyai kemerdekaan pribadi bagi mereka, wujud
pribadi itu melalui Logos dan ilustrasi dua alam tersebut
dalam Kristen.

Menyatukan badan dengan jiwa pada seseorang, itulah asal
mulanya ibadah dalam kemanusiaan Kristen yang menghubungkan
tanda-tanda ibadah pada perikemanusiaan alam kelak kemudian
mereka boleh berkata bahwa Tuhan itu yang menghukum atau
mengazab disebabkan ibadah tersebut.

Alam perikemanusiaan itu hanya mempunyai efek yakni
mendapatkan kemurnian secara pasif (ibadah yang tidak sampai
karena kurang khusuk, anak Tuhan itu mempunyai suatu hal
yang lengkap dalam pribadi kemanusiaannya, maka dia itu
adalah menjadi pujian atau pujaan dalam Gereja. Menurut
pendapat itu adalah suatu ikatan yang besar dari kemanusiaan
pada Yesus bagaikan kedudukan suatu organ, hal itu diizinkan
atau disepakati oleh dua kajian alam tadi dimana
undang-undang dari salah satunya akan menyangkut pada setiap
alam dan hal ini pula segala sesuatu yang ada di dalam agama
Kristen adalah hak kemanusiaannya. Selain dari itu, kedua
yang sama tadi dianggap benar oleh Prosodium Nastarion.

Akibatnya atau hasil permasalahan itu akan membangkitkan
atau membuahkan ilmu "Asas Tunggal" sebagai indikasi mereka
yang memulai dari satu persatuan pribadi menjadi sesuatu hal
yang dikehendakinya. Doktrin ini juga mengambil dari bentuk
kemanusiaan yang akan dianugerahkan sebagai tanda ucapan
terima kasih di dalam memuja kelak kemudian hari, maka
ucapan itu akan mendapat pahala atau diterima jika
benar-benar dan akan ada sanksinya jika salah atau tidak
khusuk, hal itu adalah suatu cara dari mereka beribadah yang
mengandung perikemanusiaan, ilmu dari asas tunggal itu
disebut Duothlites. Hal itu mereka ambil dari dua keyakinan,
keyakinan alam dan keyakinan yang terpilih pada waktu
sekarang dalam dua keinginan atau anugerah dalam Kristen.
Jadi ilmu dari asas tunggal tadi adalah suatu peluang dari
mereka untuk mempersatukan dari kehidupan seseorang dalam
umat Kristen.

Pada suatu waktu, bentuk kekuatan yang dipakai dalam
kontroversi dalam penyempurnaan kehendak hal itu akan segera
menjelma sebagai bentuk yang lebih definitif, hal itu akan
timbul di dalam pikiran tetapi, kata-kata will (kabul)
dipakai dalam hayalan di luar dugaan segeralah diucapkan
artinya kabul atau will itu merasa sudah menjelma untuk
menentukan hal itu, maka kita pilih di antara benar dan
salah. Sekalipun sering kali menggunakan istilah will di
luar hayalan semata-mata hanyalah untuk mengisi insting,
nafsu biasa atau juga nafsu yang berlebihan, yang membawa
efek bagi mereka itu terserah mana yang ingin dilakukannya.
Semuanya itu diliputi dalam bentuk rasa selalu dikabulkan,
pada kontroversi kuno dengan demikian akan menimbulkan suatu
pertanyaan, apakah Kristen itu sempurna sepanjang zaman,
tidak menakutkan atau mengagetkan dalam penderitaan dan
mati. Di dalam jenis kemanusiaan maka Kristen itu akan
memberikan perikemanusiaan di dalam tingkah laku mereka.

Pada abad ke 6 salah satu lembaga di Konstantinopel (680)
merupakan salah satu anjuran dari Pastur di Roma, dia
mengadakan doktrin tentang dua keinginan dan dua kekuatan
sebagaimana kedudukan pada masa Ortodox, akan tetapi juga
diputuskan bahwa kemanusiaan harus selalu disamakan sebagai
induk ibadah. Pendapat yang dicetuskan di dalam kemanusiaan
atau persatuan ini dengan ibadah tidak menjadi kurang dalam
kemanusiaan tetapi tingkat kesempurnaannya dari persatuan
itu pun selalu menjadi pemegang peranan untuk menyempurnakan
keharmonisan.

d. Ilmu kekristenan dalam Gereja Barat

Perbandingan Gereja Barat masih kurang sempurna tanpa adanya
kajian oleh bangsa Timur. Seluruh pemikiran Barat tidak
memuaskan di dalam hubungannya baik di waktu mendiskusikan
pertanyaan-pertanyaan yang perlu dijawab secara mendalam
oleh berbagai macam ahli filosof Barat yang terampil dan
tidak diragukan keaktifannya beribadah di dunia Barat.
Perpindahan baru dari ilmu Kristen telah ditemukan dan
timbul di Spanyol pada abad ke 7 & 8, namanya disebut
Adoptionist Controversy, bentuk itu memaparkan keakraban
orang Prancis sejak utusan dari Toloda mengumumkan pada
tahun 676, bahwa Kristen adalah salah satu perintis
pengangkatan Doktrin Kelix, salah seorang Pastur dari
Urgela, dia mengatakan bahwa Kristen merupakan pelaksanaan
ibadah manusia secara alami (agama tauhid) bahwa itu adalah
Logos. Dia hanya sebagai anak dari Tuhan dalam bayangan alam
saja tetapi Kristen adalah kemanusiaan di samping anak Allah
yang diangkat atau dinobatkan. Kini ia dicari oleh
sekelompok manusia atau oleh perorangan pribadi dan pada
kenyataannya merupakan suatu penekanan dari waktu ke waktu,
padahal, kenyataannya dia itu adalah anak manusia dan
diambil sebagai pribadi anak Allah. Teori ini membuat suatu
perdebatan di antara alam dan anak Allah dahulu, jadi hal
ini dapat dijelaskan tujuan mereka itu adalah untuk
melestarikan yang dua tadi, agar dirinya diakui sebagai anak
Allah. Di dalam tuntunan naskah yang menunjukkan bahwa
Kristen itu adalah seorang anak kepada ayahnya dan pada
kenyataannya kepercayaan itu dijadikan anak pada ayah dan
selalu disebut persaudaraan atau persahabatan pada Kristen.
Umumnya di dalam Kristen disebut anak Allah dan itu hanya
bayangan belaka, supaya penerangan tersebut dapat dimengerti
dan diterima. Dan supaya menerangkan dalam arti lebih lanjut
serta menimbulkan rasa kepercayaan atau keyakinan pada umat
manusia, tatkala Kristus dilahirkan di Betlehem dan sebagai
tempat kelahirannya agama itu maka pada waktu itu pula
dibaptis; Baptisan itu mengandung pengertian bahwa Kristus
diangkat sebagai anak Allah.

The History of Christian Doctrine
Sejarah Perkembangan Ajaran Trinitas
L. Berkhof
Penerbit CV. Sinar Baru
Cetakan pertama: 1992

sumber:media.isnet.org
Bandung



BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box