Jumat, 02 April 2010

Siapa Sebenarnya Yang Mengajarkan Kekerasan dan Radikalisme?

Alhamdulillah seluruh agama yang mau melihat dan mempelajari Islam dari sumbernya maka sungguh pasti akan mendapatkan bahwa Islam adalah agama yang menyebar kasih sayang dan agama yang mengajarkan keteraturan serta kedisiplinan. Apa yang dimaksud dengan sumbernya? sumber agama Islam adalah AlQur’an dan Sunnah Yang Mulia Nabi Besar Muhammad Sallallahu alaihi wa sallam.

Bahkan para pemeluk islampun apabila kita perhatikan, maka kita akan dapati mereka adalah cermin AlQur’an dan Sunnah, mereka adalah manusia-manusia yang mengenal kasih dan sayang, manusia-manusia yang mengenal keteraturan dan kedisiplinan, mereka adalah orang yang terbaik dari segala suku bangsa dan agama. Kami kaum muslim tidak meminum minuman keras yang dampak akibatnya sangat berbahaya bagi suatu masyarakat. Mengapa? karena agama kami melarang kami untuk mengkomsumsinya. Kami kaum muslim tidak berzina. Mengapa? karena agama kami yang dibawa oleh Yang Mulia Baginda Besar Nabi Muhammad melarang kami, bahkan melarang kami untuk mendekati segala yang menjurus kepada perzinaan. Kami adalah orang santun, orang yang sopan, orang yang sangat toleran, dan tidak pernah mengenal kekerasan, serta tidak pernah memaksakan agama kepada yang lain. Ketika kami menjadi mayoritas suatu masyarakat, kenyataan menyatakan bahwa minoritas terayomi dan terlindungi. Anda dapat membuktikan di seluruh negara yang mayoritasnya umat Islam.

Tapi sungguh tidak sebaliknya, belum tentu ketika kami menjadi minoritas suatu masyarakat kami akan terayomi oleh mayoritas. Lihat Spanyol, Italia, Roma, Vatican, Thailand, Cina, Amerika, Singapura dsb. Betapa banyak tekanan-tekanan yang dilancarkan oleh pemerintah negara-negara tersebut terhadap umat Islam yang minoritas di negara mereka. Anda dapat buktikan hal ini jika anda melihat keadaan dan sejarah pada masa lalu hingga kini. Bahkan selama berabad-abad islam berjaya di bumi indonesia, agama kristen dll tetap berkembang. Mengapa? karena kami tidak pernah memaksakan kehendak dan agama. Bahkan di berbagai penjuru negeri yang dahulu dipimpin oleh pemerintahan Islam, sejak saat itu sampai sekarang masih banyak di dalamnya orang-orang non muslim. Mengapa? sebab kami tidak pernah memaksakan kehendak dan kami tidak bersifat radikal.

Mungkin anda akan membantah perkataan ini karena anda melihat bahwa teror bom dan kekerasan yang terjadi belakang ini di Indonesia tidak lain karena orang-orang islam. Kami katakan bahwa sebaiknya anda tidak menghukum dan menghujat Islam dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dan kita semua menyaksikan bahwa sebagian besar mereka yang dituduh sebagai pelaku, sampai saat ini tidak ada bukti yang akurat. Dan beberapa yang memang terbukti bersalah, tidak lain hanyalah sekelompok oknum yang tidak memahami Islam yang dari sumbernya. Walaupun demikian, lantas apakah betul menilai kebobrokan suatu masyarakat karena keberadaan 0,1% orang yang bobrok? Saya yakin setiap orang yang terpelajar akan berpendapat sama dengan saya. Sebab kalau memang penilaian yang demikian dapat dijadikan titik ukur, maka saya katakan bahwa betapa banyak teroris kelas kakap internasional di Italia, Meksiko, Amerika, bahkan di Roma dan Inggris adalah orang yang beragama Kristen? Tanyakan kepada seluruh dunia dan tanyakan kepada orang-orang Yahudi, Siapa Hitler? Apakah ia seorang Muslim? Hindu? Budha? Ataukah ia seorang Kristiani? betul, ia adalah seorng Kristiani yang pidatonya dapat meluluhkan gunung yang keras. Dan semua mengetahui bahwa Hitler di dalam pidatonya sering kali menyebut tentang Yesus, pengabdiannya untuk Yesus, dsb. Dia adalah seorang Kristiani yang berpegang teguh kepada keyakinannya. Tetapi lihat, berapa puluh juta yang telah dibunuh oleh Hitler? Apakah oleh karenanya kita akan menilai seluruh orang Kristen adalah teroris? Tentu tidak. Dan saya yakin anda akan setuju dengan hal itu. Akan tetapi nilailah mereka dari sumber agama mereka. Apakah agama mereka mengajar kekerasan? apakah agama mereka mengajar sikap radikal? apakah agama mereka mengajar sikap terorisme? dan saya menyerukan kepada seluruh kaum kristiani apabila anda mengatakan bahwa Islam agama yang mengajarkan kekerasan, radikal, memaksakan, maka buktikan dari sumbernya, yaitu dari AlQur’an dan Sunnah. 1400 tahun seruan yang sama telah diserukan oleh kaum Muslim kepada umat Kristiani. Dan sampai saat ini kami masih tetap menunggu jawaban.

Tantangan yang sama apabila kaum Kristiani menujukannya kepada kaum Muslim, yaitu membuktikan apakah agama Kristen adalah agama yang mengajarkan kekerasan? maka kami akan menjawab dari sumber Kristen sendiri. Dan kami katakan bahwa agama Kristen memang mengajarkan kekerasan di dalam agamanya bahkan mengajarkan pemaksaan di dalam memeluk agamanya. Dari mana kami dapat menyatakan hal ini? Tentu saja dari Bible umat Kristiani. Dari awal kitab Perjanjian Lama yaitu kitab Kejadian sampai akhir dari Perjanjian Lama, anda akan mendapati dua hal yang banyak dibahas oleh Perjanjian Lama dan bahkan merupakan kebanggaan yang terbesar.

1. Peperangan
2. Seks bebas yang fulgar

Tentang peperangan, anda akan dapati para pahlawan-pahlawan Tuhan, yang diabadikan oleh Tuhan nama mereka dalam Kitab SuciNya, adalah orang-orang yang sangat luar biasa dalam peperangan, mengatur strategi, memimpin dsb. Sehingga mereka dipuji, dimuliakan, dan diabadikan oleh Tuhan nama mereka.

Sebelum saya meneruskan, saya bertanya kepada setiap manusia yang berakal, khususnya “Anak-anak Tuhan” yaitu orang kristiani. Mengapa nama mereka diabadikan oleh Tuhan? Sejarah mereka diabadikan oleh TUHAN? Apakah hanya untuk sekedar dongeng? Omong kosong? Komik? Atau dibalik itu terdapat suatu pelajaran dari Tuhan yang sangat-sangat berharga? Di balik setiap huruf dan kata terdapat pelajaran dari Tuhan yang sangat-sangat berharga? Saya mengatakan bahwa di balik apa yang dinyatakan Tuhan dalam Kitab SuciNya dari sejarah mereka para orang-orang pilihan, terdapat suatu pelajaran dari Tuhan yang amat sangat berharga. Bahkan di balik setiap huruf dan kata terdapat pelajaran dari Tuhan yang sangat berharga. Dan saya yakin setiap orang berakal akan sependapat dengan saya dalam hal ini, walau saya tidak tahu dogma apa yang telah ditanam di hati umat Kristiani akan hal ini. Kemudian apakah pelajaran tersebut hanya sebatas untuk diketahui dan selesai, tidak lebih dari itu? Atau pelajaran yang dapat dijadikan pedoman hidup? Pelajaran yang dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari? Tentu saja adalah pelajaran yang untuk dijadikan pedoman hidup dan untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekarang kita akan kembali membahas tentang para pahlawan perang yang dimuliakan Tuhan. Dalam Perjanjian Lama Tuhan menceritakan tentang peperangan yang dipimpin oleh para pahlawanNya. Tetapi anda dan setiap orang yang berakal dan mau berfikir, akan mendapati kekejaman-kekejaman yang sangat-sangat tidak manusiawi yang dilakukan oleh para pahlawan Tuhan. Kekejaman yang tidak pernah dilakukan oleh pemimpin kejam manapun, bahkan Hitler teroris besar Kristen pun tidak sampai melakukan apa yang dilakukan oleh para pahlawan Tuhan. Saya akan mengutip 3 kejadian kejam yang dilakukan oleh Tuhan dan oleh para pahlawan pilihan tuhan yang diabadikan Tuhan dalam Kitab Sucinya. Dan saya mampu memberikan 20 cuplikan yang sangat kejam yang dilakukan oleh Tuhan dan para pahlawan Tuhan yang di puji oleh tuhan, Insya Allah dalam tulisan yang lebih luas dari ini.

1. Kitab 1 Samuel pasal 15 ayat 1 s/d ayat 3

Berkatalah Samuel kepada Saul: “Aku telah diutus oleh Tuhan untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman Tuhan. Beginilah firman Tuhan alam semesta: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan jangan ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai. (1Samuel 15:1-3)
Lihatlah kekejaman yang diajarkan Tuhan Umat Kristiani, Tuhan Trinitas yang Yesus termasuk salah satu dari ketiga oknumnya. Sangat tidak mengenal kasih. Mungkin laki-laki dan perempuan bersalah, tapi apa kesalahan dari kanak-kanak dan anak-anak yang menyusui? Bahkan binatangpun tidak mendapatkan bagian dari kasih sayang Tuhan umat Kristiani. Bahkan yang aneh Saul lebih mengenal kasih daripada Tuhan umat Kristiani. Dalam pasal yang sama dari 1Samuel dijelaskan pada ayat 9 bahwa Saul tidak membunuh hewan dan lembu. Rupanya Saul masih lebih mengenal kasih dan HAB (Hak Asasi Binatang) dari pada Tuhan Trinitas. Oleh karena Tuhan menyesal menjadikan Saul sebagai raja karena tidak mejalankan perintah Tuhan sabagaimana dalam ayat 10 dinyatakan penyesalan Tuhan.

2. Kitab Hosea pasal 14 ayat 1

“Samaria harus dihukum karena memberontak melawan Aku. Rakyatnya akan tewas dalam pertempuran; anak-anak bayinya akan digilas, dan wanita-wanita hamil dibelah perutnya.” Diseluruh Alkitab kita mendapati Tuhan menghancurkan mereka yang tidak percaya kepadaNya dan tidak mengikuti perintahNya. Di sini kita mendapatkan gambaran yang sangat fantastis tentang bayi-bayi yang digilas dan perempuan hamil yang dibelah perutnya. Mungkin seorang ayah dan ibu yang membangkang pantas mendapat hukuman. Tapi alangkah kejamnya Tuhan Trinitas umat Kristiani yang sampai harus menggilas bayi-bayi yang tidak berdosa. Bukankah Yesus membawa kasih? Dan bukankah menurut pendapat umat kristiani bahwa Yesus adalah salah satu dari oknum Trinitas? sungguh Hitler atau Jenkiskhan lebih mengenal kasih dari Tuhan Trinitas dan dari agama umat Kristiani. Bahkan sebejat apapun seorang wanita apakah harus kita belah perut mereka ketika hamil? Katakan mereka wanita-wanita sundal, akan tetapi bukankah menurut Kitab Suci anda Yesus seorang keturunan sundal. Bukan saya yang menyatakan, akan tetapi alkitab sendiri menyatakannya. Di dalam Kitab Matius pasal 1 ayat 3 tentang silsilah Yesus dinyatakan bahwa Yesus adalah keturunan Peres. Ayat tersebut berbunyi: “Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram”. Kemudian dalam Kitab Kejadian pasal 38 ayat 1 s/d 30, anda dapat membaca dan membuktikan bahwa Zerah dan Peres dilahirkan oleh ibu mereka yang bernama Tamar karena hasil dari persundalan (pelacuran) antara Tamar dengan mertuanya sendiri yaitu Yehuda. Anda dan seluruh umat Kristiani dan seluruh dunia berhak untuk membuktikan. Dan kalau memang anda dan agama yang anda anut adalah agama yang benar, mengapa anda tidak memberitakan kabar gembira dan kebenaran itu kepada dunia? Khususnya kepada para pelacur? Dan mengapa perut Tamar yang sedang hamil karena pembangkangan dan pelacuran tidak dibelah? dan mengapa Peres yang menjadi anak haram dan moyang dari pada Yesus keturunan sundal tidak digilas? bahkan dimuliakan untuk menjadi moyang dari pada Tuhan Yesus salah satu dari tiga oknum Trinitas. Sungguh ini adalah lelucon yang sangat menjijikkan ketika kita dapati Tuhan Trinitas yang mencipta alam semesta adalah keturunan pelacur. Dan alangkah kejam dan hinanya agama kristen yang mengajarkan kekejaman.

3. Kitab Lukas pasal 19 ayat 11 s/d ayat 27

Anda dapat membaca ayat-ayat tersebut yang merupakan perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus. Dalam ayat 27, Yesus mengungkapkan suatu ungkapan yang sangat berbeda dengan apa yang disampaikan oleh umat Kristiani tentang pribadi Yesus yang diutus untuk menebar kasih. Ayat tersebut berbunyi: “Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka kemari dan bunuhlah mereka di depan mataku”. Ungkapan demikian secara jelas mengajarkan kekerasan dan pembunuhan. Bukankah Yesus mengajarkan kasih dan cinta? Tetapi mengapa ungkapannya berbeda dengan apa yang selama ini disampaikan oleh orang Kristen? Mungkin anda akan mengatakan bahwa Yesus tidak mengatakan demikian. Yang disampaikan oleh Yesus adalah suatu perumpamaan. Saya katakan apa yang diungkapkan oleh Yesus adalah apa yang terpendam dalam benaknya. Pepatah Arab mengatakan “Ma fika yadzhar ‘ala fika” artinya “Apa yang terpendam dibenakmu terlihat dalam ucapanmu”. Sebagai contoh lukisan yang indah apabila dilihat oleh seorang seniman maka sudah barang tentu sang seniman akan berbicara tentang lukisan dan keindahannya. Berbeda dengan seorang tukang kayu, seorang tukang kayu tidak akan pernah berbicara tentang lukisannya, tetapi ia pasti akan melihat dan berbicara tentang bingkai kayunya. Demikian pula seorang penata ruangan ketika melihat lukisan itu, ia tidak akan berbicara tentang lukisan atau bingkai kayunya, tetapi ia akan berbicara tentang posisinya dan penempatannya. Dan apa yang diungkapkan Yesus tidak lain adalah apa yang terpendam dibenaknya. Dan Yesus adalah raja yang tidak pernah diterima oleh bangsanya sebagaimana yang diungkapkan dalam Injil Yohanes pasal 1, dan sebagaimana yang Kahlil Gibran katakan dalam judul bukunya “Raja yang terpenjara”. Anda pasti tidak akan pernah setuju dengan hal ini. Tetapi apakah pantas bagi seorang Yesus penebar kasih, yang selalu berusaha mengasihi segalanya bahkan berusaha agar debu yang di hadapannya mendapatkan bagian dari kasihnya, memberikan perumpamaan yang menggambarkan suatu kekerasan dan kekejaman? Bahkan ia pun pernah menyatakan secara jelas dan pasti bahwa ia datang dengan membawa perpecahan, perselisihan, kekerasan, pedang, sikap radikal dan terorisme. Di dalam Kitab Matius pasal 10 ayat 34,35,36 Yesus berkata:
“Jangan kamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya. Dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya”. Lihatlah apabila ajaran Yesus dengan orang-orang yang satu atap adalah demikian, yaitu perselisihan, permusuhan, pertentangan bahkan pedang. Maka bagaimana dengan orang-orang yang beda atap? Tetangga? Berbeda kampung? Berbeda negara serta berbeda bangsa?

Apakah ini ajaran kasih atau ajaran terorisme dan kekerasan? Apakah ini agama cinta atau agama pedang dan kejahatan? Inikah agama yang mengaku mengenal toleran atau agama yang memaksakan? Mungkin apabila umat Kristiani sekarang ini memiliki kemampuan dan kebebasan untuk berbuat kejam, Maka kami yakin mereka akan membunuh semua orang yang tidak mengakui Yesus sebagai raja dan tuhan sebagaimana yang diungkapkan yesus dalam perumpamaannya. Dan Sungguh sejarah telah mencatat ribuan manusia yang mati disiksa, dianiaya, wanita-wanita yang diperkosa bahkan anak-anak yang ditindas, bahkan ribuan manusia yang dibakar hidup-hidup oleh pendeta dan penguasa Kristen, padahal mereka tidak memiliki dosa melainkan hanya dosa menggunakan akal sehat mereka ketika tidak mempercayai Yesus sebagai Tuhan. Silahkan anda dan seluruh umat Kristiani dan seluruh manusia di dunia ini melihat sejarah. Dan saya yakin setiap yang berakal akan setuju dengan saya. Para ilmuanpun setuju dengan pendapat ini. Dan sampai saat ini mereka masih dendam dengan apa yang dilakukan oleh umat Kristiani terhadap tokoh-tokoh ilmuan besar. Tanyakan kepada dunia kemana Galileo? Apakah ia mati karena acungan pedang orang Islam atau karena orang-orang Kristen yang tidak pernah mau menggunakan akal yang dianugrahkan Tuhan?

Saya menyerukan kepada seluruh dunia agar mau berfikir, bukan hanya menelan mentah-mentah dogma-dogma yang hanya bisa dicerna oleh orang gila. Kita manusia yang berakal bukan binatang atau orang gila. Yang membedakan kita dengan binatang dan orang gila adalah akal yang kita gunakan untuk berfikir. Sekali lagi saya menyerukan kepada seluruh dunia untuk mengkaji agama Kristen dengan akal sehat, dan hendaknya selalu berani menyatakan kebenaran. Ini yang dapat saya sampaikan dan insya Allah pembahasan tentang Trinitas dan Penyaliban yang anda permasalahkan akan saya bicarakan dalam tulisan saya yang lain. Dan semoga kebenaran tetap tinggi.. Semoga kedamaian selalu menyertai mereka yang mengikuti petunjuk Allah alam semesta.. Dan semoga Allah membalas kebaikan, jasa, didikan, ajaran, serta kasih dan pengorbanan Baginda Besar Yang Mulia, Manusia Pilihan, yang mengajarkan kedamaian dan kecintaan, mengajarkan cara menghormati para utusan Allah, manusia yang mengajarkan akhlak dan budi pekerti, Raja Damai dan Penghibur serta Nabi Yang dijanjikan, kunci dari kerajaan Allah yang dinanti-nanti, Baginda Besar Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wa sallam.. Dan semoga Allah selalu membimbing kita kepada seluruh kebenaran, Amin Ya Rabbal Alamin. (Habib Ahmad bin Novel/hotarticle.org)

sumber :forum-swaramuslim.net

ALLAH BERSUMPAH DEMI MAKHLUK

Oleh Archa (forum-swaramuslim.com)

Pertanyaan ini juga sering diajukan oleh netters Kristen di forum ini. Biasanya dalam pertanyaan tersebut ada nuansa gugatan :”Koq bisa Tuhan yang Maha Kuasa bersumpah demi sesuatu yang lebih rendah..?? karena sumpah seharusnya dilakukan demi hal yang lebih tinggi..”. Dari beberapa kali diskusi, saya menemukan suatu kesimpulan adanya persamaan persepsi dari netters Kristen, ketika terjadi sumpah demi sesuatu, maka sesuatu tersebut diposisikan sebagai pihak yang berkuasa untuk menghakimi si pembuat sumpah apabila isi sumpah yang diucapkan tersebut tidak benar, atau pihak yang bersumpah tidak menepati apa yang disumpahkannya. Jadi ketika mereka menemukan dalam Al-Qur’an, Allah bersumpah demi matahari, bulan, bintang, waktu, langit, dll, maka pertanyaannya :”Mana mungkin matahari berkuasa untuk menghakimi Tuhan, apabila Tuhan tidak menepati apa yang telah disumpahkan-Nya..?”.

Dalam Al-Qur’an kita sering menemukan ayat tentang Allah bersumpah demi sesuatu, baik dengan kalimat yang mencantumkan kata ‘bersumpah’ maupun kata tersebut tersembunyi dan hanya mencantumkan ‘demi sesuatu’. Kedua cara ini adalah sama, bahwa Allah telah bersumpah (soal ini terkait dengan pemakaian kaedah tata-bahasa Arab, dimana sumpah disampaikan dengan memakai 3 alternatif huruf : 'waw', 'ba' dan 'ta'.

Pengertian Sumpah dalam Al-Qur'an

Kata ‘sumpah’ berasal dari kata Arab ‘qasam’ yang akar katanya disusun oleh huruf ‘qaf-sin-mim’, kata ini menurunkan beberapa pengertian : to divide, dispose, separate, apportion, distribute..

http://www.studyquran.org/LaneLexicon/Volume8/00000242.pdf

Kata ‘qasam’ diartikan ‘bersumpah’ misalnya terdapat pada ayat :

falaa uqsimu bimawaaqi'i alnnujuumi
[56:75] Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quraan.

falaa uqsimu bialsysyafaqi
[84:16] Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,

laa uqsimu bihaadzaa albaladi
[90:1] Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),


Namun kata ‘qasam’ dengan derivasinya juga diartikan membagi, memisahkan, misalnya terdapat pada ayat :

wa-idzaa hadhara alqismata uluu alqurbaa waalyataamaa waalmasaakiinu faurzuquuhum minhu waquuluu lahum qawlan ma'ruufaan
[4:8] Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.

Faalmuqassimaati amraan
[51:4] dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan

tilka idzan qismatun dhiizaa
[53:22] Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.


Muncul pertanyaan :”Lalu apa hubungannya bersumpah dengan membagi atau memisahkan..??”, apa sebenarnya arti bersumpah ketika ada kalimat ‘Tuhan bersumpah demi makhluk’..?? bagaimana sebenarnya posisi makhluk tersebut dalam sumpah tersebut..?? apakah benar posisinya sebagai pihak yang berkuasa untuk menghakimi pihak yang bersumpah..?? bagaimana halnya ketika Allah bersumpah demi diri-Nya sendiri..??

Kata ‘qasam’ sendiri dalam bahasa Arab setara dengan istilah lain :

Dalam bahasa Arab sumpah disebut dengan al-aimanu, al-halfu, al-qasamu. Al-aimanu jama’ dari kata al-yamiinu (tangan kanan) karena orang Arab di zaman Jahiliyah apabila bersumpah satu sama lain saling berpegangan tangan kanan. Kata al-yamiinu secara etimologis dikaitakan dengan tangan kanan yang bisa berarti al-quwwah (kekuatan), dan al-qasam (sumpah). Dengan demikian pengertian al-yuamiinu merupakan perpaduan dari tiga makna tersebut yang selanjutnya digunakan untuk bersumpah. Dikaitkan dengan kekuatan (al-quwwah), karena orang yang ingin mengatakan atau menyatakan sesuatu dikukuhkan dengan sumpah sehingga pernyataannya lebih kuat sebagaimana tangan kanan lebih kuat dari tangan kiri.

http://bs-ba.facebook.com/topic.php?uid=53744579012&topic=7485

sehingga selain arti kata : membagi atau memisahkan, ‘bersumpah’ juga mengandung unsur : menguatkan, mengukuhkan.

Yang perlu diperjelas disini adalah, ketika Allah bersumpah dengan nama makhluk-Nya, maka tidak ada suatu kesan yang muncul dari umat Islam, bahwa Allah telah ‘menyerahkan kekuasaan untuk menghakimi’ sumpah-Nya tersebut kepada benda tersebut. Baik didasar sumpah ataupun tidak, ataupun sumpah tersebut dilontarkan oleh siapapun, maka pihak yang berkuasa untuk menghakimi hanyalah Allah. Kalau begitu bagaimanakah sebenarnya ‘status’ makhluk/benda yang terdapat dalam sumpah itu..?? maka posisi makhluk/benda tersebut adalah sebagai SAKSI atas sumpah tersebut, saksi yang dikesankan independen, berdiri sendiri dan terpisah dari pihak yang bersumpah, berfungsi untuk menguatkan dan mengukuhkan bahwa apa yang disampaikan dalam sumpah tersebut benar adanya. Ini terkait dengan tujuan suatu sumpah dilontarkan, yaitu untuk meyakinkan pihak lain atas kebenaran apa yang disumpahkan, dimana pihak lain tersebut ragu-ragu atau tidak percaya. Kesan terpisah ini sejalan dengan tujuan disampaikannya sumpah, sehingga seolah-olah Allah mengatakan ;”Sekalipun Aku adalah Tuhan Yang Maha Berkuasa, namun makhluk/benda yang Aku jadikan objek sumpah-Ku, dipersilahkan memutuskan sendiri kesaksiannya. Apabila Aku telah berbohong atau sumpah-Ku tidak benar, maka Aku sendiri yang akan menghakimi diri-Ku..”.

Pengertian ‘qasam’ ini juga berlaku dalam hal Tuhan bersumpah atas diri-Nya sendiri. Pemisahan diibaratkan ‘posisi’ Tuhan sebagai pihak yang bersumpah dan sebagai pihak yang bersaksi merupakan dua hal yang seolah-olah terpisah, sehingga kesaksian Tuhan adalah adli, kuat dan benar. Ini memenuhi tujuan untuk apa sumpah tersebut dilontarkan, yaitu untuk meyakinkan pihak lain yang tidak percaya dan ragu-ragu. Disinilah kesetaraan antara istilah ‘qasam’ dan ‘aimanu’, yaitu kemandirian sebagai saksi menunjang pengukuhan dan penguatan sumpah yang disampaikan.

Berdasarkan penjelasan ini, pertanyaan dari pihak Kristen sudah bisa dijelaskan, apa yang mereka gugat tentang sumpah Allah yang terdapat dalam Al-Qur’an karena mereka memakai ukuran sendiri tentang apa yang dimaksud dengan sumpah dan subjek sumpah, mengartikan bahwa makhluk/n]benda yang terdapat dalam sumpah adalah sebagai pihak yang berkuasa untuk menghakimi, dan bukan sebagai saksi yang akan memberikan kesaksian terhadap kebenaran sumpah tersebut. Dalam istilah Islam, terlihat bahwa posisinya bukanlah demikian, karena yang berkuasa untuk menghakimi tetap saja ada ditangan Allah, makhluk/benda berfungsi sebagai saksi..

Sekarang muncul pertanyaan : lalu apakah seorang Muslim bisa bersumpah juga demi/dengan nama makhluk selain Allah..?? Terus-terang saya sama sekali tidak menemukan adanya larangan dalam Al-Qur’an tentang ini. Larangan bersumpah demi/dengan/atas mana selain Allah terdapat dalam hadist :

Umar bin Khaththab mendengar seorang laki-laki mengatakan,”Demi Ka’bah” maka ia mengatakan, “Janganlah bersumpah dengan selain Allah, sesungguhnya aku mendengar rasulullah saw bersabda, ‘barangsiapa bersumpah dengan selain Allah, maka ia telah kufur atau syirik’” (HR Abu dawud, at-Tirmidzi dan Ahmad)

Dari Umar bin Khaththab, ia berkata; Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah melarang kalian bersumpah dengan nenek moyang kalian” (HR Muslim)

Dan hadits Abu Hurairah r.a., bahwasanya Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang berkata dalam sumpahnya, Demi Latta dan Uzza hendaklah ia menebusnya dengan mengucapkan, 'Laa Ilaaha Illallaah'."


Namun ternyata dalam riwayat yang lain, diungkapkan juga bahwa Rasulullah pernah bersumpah demi makhluk selain Allah :

sabda Nabi kepada seorang Arab Badui, "Demi ayahnya, beruntunglah ia jika benar katanya. Demi ayahnya, niscaya ia masuk Jannah jika benar katanya." (HR Bukhari dan Muslim)

Dan jawaban beliau kepada orang yang bertanya tentang shadaqah, "Demi ayahmu, engkau akan diberitahu tentang hal itu." (HR Bukhari dan Muslim)


Dari sini sebenarnya bisa kita simpulkan bahwa yang dimaksud larangan bersumpah demi nama selain Allah adalah dalam konteks : menjadikan sesuatu selain Allah tersebut sebagai pihak yang berkuasa untuk menghakimi sumpah kita, makanya dalam hadist tersebut dikatakan sebagai syirik, apalagi disampaikan contoh bahwa nama lain selain Allah tersebut adalah Latta dan Uzza, berhala yang sebelumnya disembah oleh kaum musyrik Makkah.

Namun tentu kita harus mensikapinya dengan cara ‘mengambil jalan yang paling aman’, daripada menjadikan makhluk/benda sebagai saksi sumpah kita, akan lebih baik kalau Allah-lah yang kita jadikan saksi, sekaligus pihak yang berkuasa menghakimi sumpah kita. Selain itu jalan yang paling aman, juga terkesan kita sungguh-sungguh melakukan sumpah agar pihak lain yang tidak percaya menjadi yakin dengannya, siapa lagi pihak yang kesaksiannya kuat dan bisa dipercaya melebihi Allah..?? bukankah memang itu tujuan seseorang melakukan sumpah..??

ANTARA PAUS DAN MARTIN LUTHER

Oleh : Archa (forum.swaramuslim)

Kita berimajinasi tentang apa yang terjadi pada sejarah gereja :

Pada mulanya adalah Petrus yang dikasih wewenang untuk memegang kunci surga oleh Yesus Kristus :

Mat 16:18-19 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Merasa memegang amanah suci, Petrus meneruskan ‘hak waris’ pemegang kunci surga ini kepada penerusnya, maka muncul-lah dinasti Paus di Katolik Roma yang mewarisi hak pemegang kunci surga. Masalahnya : ternyata Paus-Paus tersebut adalah manusia biasa yang tidak terlepas dari dosa, dan ironisnya sebagai pemegang kunci surga juga punya hak untuk menghapus dosa, seperti tercantum dalam kitab suci :

Yoh. 20:23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."

Bayangkan, para Paus ini bisa menentukan seseorang masuk surga atau tidak, dia bilang anda selamat maka anda akan selamat, dia bilang anda tetap berdosa maka anda akan tetap berdosa, tidak ada jalan lain untuk menghapus dosa anda. Namun Paus tentu tidak sendirian, karena gereja adalah suatu lembaga yang di isi oleh banyak perangkat dan orang, tidak mungkin Paus bisa menjalankan ‘roda administrasi’ memegang kunci surga sendirian, maka Paus dibantu oleh para Uskup, Kardinal, Pastor yang dilimpahkan ‘cipratan’ wewenang untuk menghapus dosa. Celakanya semua perangkat gereja tersebut manusia biasa juga yang tidak luput dari dosa.

Lalu Paus yang berdosa bilang sama Uskup :"Sekarang saya yang pegang kunci surga dan dikasih kuasa untuk menghapus dosa, mau nggak dosa anda saya hapus..??", tentu saja si Uskup mau, lalu Paus bilang :"Tapi nanti kunci surganya saya delegasikan ke kamu yaa..?? supaya kamu juga menghapus dosa saya...", nah...win-win solution namanya, dua-duanya happy.. Lalu Paus kongkalingkong sama Uskup :" Kita bikin proyek penghapusan dosa yuk..., umat khan banyak yang butuh, lhaa..namanya mereka manusia biasa pasti banyak dosa dan ingin supaya dosanya dihapus juga..", ada demand ada bisnis, maka gereja katolik mengarang-ngarang ritual untuk menghapus dosa, karena namanya proyek tentu harus ada dukungan dana, si jemaat yang memang butuh supaya dosanya dihapus nggak bakalan mikir untuk mengeluarkan biaya berapapun agar dosanya terhapus dan melenggang masuk surga. Semua happy, Paus dan Uskup kenyang, gereja bisa berjalan, si jemaat juga puas.

Lalu datang Matin Luther, sebagai orang yang cerdas dia melihat ini sudah menyimpang dari kebenaran, surga sudah dikangkangi oleh gereja dan oknum-oknumnya, ternyata wewenang pemegang kunci surga yang diberikan Yesus Kristus mengakibatkan, bukan malah menghasilkan kebaikan dan keselamatan bagi semua orang, sebaliknya justru dijadikan alat untuk membuat dosa-dosa baru, yang kemudian bisa dihapus oleh gereja. Setali tiga uang dengan kelakuan gereja sendiri, merasa sebagai pemegang kunci surga, perbuatan dosa makin menjadi-jadi, toh..bisa saling menghapus dosa. Maka Martin Luther mengeluarkan ajaran : semua orang berhak untuk menghapus dosanya sendiri, tidak ada itu wewenang gereja untuk menentukan kita berdosa atau tidak, yang menentukan adalah Tuhan sendiri, keselamatan adalah semata-mata merupakan anugerah Tuhan, dan itu didapat karena adanya iman dalam dada. Kelakuan gereja Katolik sami mawon dengan kelakuan Yahudi dalam menentukan keselamatan mereka, Luther juga punya dasar alkitabiyah :

Gal. 3:12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.

Rm. 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Ef. 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,


Tidak masuk akal para manusia berdosa seperti Paus dan Uskup bisa memegang kunci surga. Apa bedanya gereja Katolik dengan Yahudi kalau begitu..?? apa bedanya para Paus dan Uskup dengan Imam Yahudi, dua-duanya sama-sama memonopoli keselamatan melalui ritual yang harus dijalankan. Lalu bagaimana caranya..?? Sayang sekali Martin Luther waktu itu tidak melirik kepada ajaran Islam yang mengajarkan keseimbangan antara iman dan amal baik sebagai syarat masuk surga, bahwa keselamatan diperoleh karena adanya ‘interaksi’ antara anugerah Tuhan dan usaha manusia :

http://forum-swaramuslim.net/more.php?id=43751_0_15_0_M

Luther bereaksi terhadap kebobrokan gereja Katolik, bergerak dari satu titik ekstrim ke titik ekstrim lain. Hasil pikiran ini menghasilkan ajang bisnis baru di dunia Kekristenan : Proyek Iman. Kalau memang surga didapat hanya karena iman, lalu bagaimana menentukan bahwa kita saat ini benar-benar sudah beriman..?? ketika seseorang telah menyatakan dirinya sudah beriman maka dikatakan orang tersebut sudah ‘terlahir baru’, berubah dari manusia berdosa menjadi orang yang selalu dibawah naungan Tuhan. Cuma masalahnya : sebagai manusia tetap saja edan-eling, kadang sadar, dilain waktu ngawur lagi, emang sih…kuantitas dan kualitas perbuatan dosa sudah jauh berkurang dibandingkan ‘masa jahiliyah’ dulu, tapi hati tetap bertanya : saya ini sudah selamat apa belum yaa..?? Pengikut Martin Luther butuh kepastian, maka : ada demand tentu ada bisnis. Muncul-lah orang-orang yang mengaku sudah terlahir baru dan menyatakan bisa mengukuhkan dan memastikan seseorang sudah beriman atau belum. Karena ini menyangkut objek yang abstrak dan tidak bisa diuji secara eksak, maka sulit untuk menentukan ‘standard keselamatan’. Orang-orang ini bikin gereja sendiri, sewa ruko atau rukan, yang punya modal cukup, bisa bikin bangunan megah dan menyewa stasiun televisi untuk menyebarkan kemampuannya mengukuhkan iman. Ini semua memerlukan dana yang tidak sedikit untuk sewa atau beli bangunan, bayar sound system dan sewa jam tayang ditelevisi, termasuk tentunya buat gaji si pengelola untuk nafkah hidup dia dan keluarganya. Maka teknik-teknik berkhotbah dipelajari dan didalami supaya bisa meraup banyak pengikut, kalau perlu sedikit demonstrasi mukjizat, boleh pakai sulap atau trik-trik lainnya semisal orang lumpuh tiba-tiba bisa jalan. Tentu saja hal ini ditangkap oleh pengikut Kristen yang memang membutuhkan kepastian keselamatannya. Uang bukan masalah untuk membeli keselamatan, terjadi lagi win-win solution, si pendeta happy, jemaat juga senang. Nasib umat Kristen Ibarat : “Keluar dari mulut harimau, masuk mulut buaya”.

Umat Islam sebenarnya prihatin melihat nasib yang dialami saudara-saudara mereka ini, terlihat adanya kebingungan dan kesesatan, bahkan sekalipun dilihat dari sisi akal sehat, namun saudara-saudara Kristen mereka ini banyak yang tidak menyadarinya, atau ada juga sebagian sebenarnya punya kesadaran telah tersesat, namun gengsi untuk mengakui, lalu bersikap ‘pura-pura tidak tersesat’. Ini juga sikap yang menimbulkan keprihatinan karena yang dipertaruhkan adalah nasibnya kelak di akherat, dan yang akan mengalaminya tentu si Kristen itu sendiri.

APAKAH SANG ISTRI AKAN BERTEMU KEMBALI DENGAN SUAMINYA DI SURGA..??

Ustadz kondang di Bandung, bp. Athian Ali, pernah menyampaikan dalam satu kesempatan ceramahnya, sering pertanyaan ini disampaikan oleh ibu-ibu majelis taklim :”Apakah saya bisa kembali bertemu dan hidup bersama suami saya di surga nanti..??”, sambil tertawa meledek pak ustadz lalu melanjutkan bahwa sudah puluhan tahun dia menjadi ustadz, belum pernah sekalipun ada pertanyaan yang sama datang dari bapak-bapak. Tentu saja hal ini kemudian mengundang ketawa para pendengarnya, terutama para bapak-bapak yang hanya bisa nyengir. Pertanyaan ini juga berkaitan dengan ‘serangan-serangan’ yang dilakukan oleh netters Kristen di forum ini :”Ketika laki-laki Muslim disediakan 72 bidadari di surga, lalu wanitanya bisa apa..??, apa cuma bengong melihat kaum laki-lakinya ‘berpesta-pora’..??. Terdapat kesamaan antara pertanyaan yang diajukan oleh ibu-ibu majelis taklim tersebut dengan apa yang digugat oleh netters Kristen, sekalipun dengan sudut-pandang yang berbeda. Persamaannya adalah : keduanya sama-sama menilai kondisi yang ada di akherat berdasarkan apa yang mereka alami di dunia, sedangkan perbedaannya, bagi ibu-ibu majelis taklim, pertanyaan didasari oleh kecintaan mereka kepada suami-suami mereka, sedangkan pertanyaan dari netters Kristen berdasarkan sikap dengki dan sinis terhadap ajaran Islam.

Al-Qur’an mengajarkan bahwa hubungan antar manusia di akherat kelak berbeda dengan apa yang ada di dunia ini :

[23:101] Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.


Di dunia ini kita harus menjalani kehidupan dengan ikatan yang saling kait-berkait dengan individu lainnya, kita terlahir dari rahim seorang ibu yang mengandung karena dibuahi oleh seorang ayah, maka otomatis kita sudah terlahir mempunyai orang-tua, lalu dari hubungan anak dan orang-tua tersebut muncul hak dan kewajiban yang ditetapkan oleh ajaran agama. Demikian pula ketika kita beranjak dewasa dan sudah cukup umur, kita lalu menikah, maka hubungan pernikahan tersebut membuat kita terkait dengan individu lain yang juga memunculkan adanya hak dan kewajiban yang diatur oleh ajaran agama. Hubungan tersebut diciptakan Tuhan dengan dibungkus oleh perasaan : antara cinta dan benci, terpaksa dan sukarela, suka dan tidak suka, semuanya berproses silih berganti yang menjadi dasar adanya dinamika peradaban manusia. Lalu disaat Tuhan membangkitkan semua manusia diakherat untuk diminta pertanggung-jawabannya terhadap apa yang dilakukan mereka sehubungan dengan hak dan kewajiban dunia tersebut, maka semua ikatan termasuk perasaan yang melandasinya akan dihapus. Jangan anda kira ketika anda sebagai seorang ayah/ibu yang sedang dituntut atas segala perbuatan anda di dunia, lalu anak-anak anda akan melakukan pembelaan karena ‘tidak tega’ melihat anda diadili, demikian pula sebaliknya. Semua individu akan mempertanggung-jawabkan diri mereka sendiri :

[6:94] Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa'at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).


Bukan cuma manusia lain yang dulunya punya hubungan nasab dengan kita, bahkan sesuatu yang kita jadikan sandaran kita di dunia juga tidak bisa berbuat apa-apa, sandaran tersebut bisa berbentuk : Tuhan yang lain, atasan, penguasa, guru, kiyai, pendeta, dll, semuanya menghadap Allah mengurus diri sendiri. Bahkan bisa saja terjadi, seorang anak yang di dunia telah kita terlantarkan, atau seorang istri yang tidak pernah kita didik untuk patuh dan taat kepada Allah, bersaksi terhadap segala kezaliman kita tersebut, dan kesaksian mereka akan menyeret kita masuk neraka.

[16:111] (Ingatlah) suatu hari (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah dikerjakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan).


Bagaimanakan cara kita menggambarkan perasaan dan ikatan kita satu sama lain nantinya di akherat..?? apakah kita bisa membayangkan perasaan kita terhadap anak kita yang saat ini kita sayangi, atau suami/istri yang kita kasihi, ketika nanti dikaherat semua perasaan tersebut sudah dihapus..??. Sebenarnya apa yang diinformasikan oleh Al-Qur’an ini bisa kita jelaskan melalui akal sehat kita. Kalaulah perasaan yang melandasi hubungan kita satu sama lain di dunia masih berlaku di akherat kelak, maka seorang ayah/ibu yang masuk surga tidak akan merasa nyaman dan tenteram disana ketika ternyata anaknya bernasib sial masuk neraka, demikian pula sebaliknya, bagaimana mungkin seorang istri yang sangat mencintai suaminya ‘sampai ke pojok surga’ bisa hidup bahagia ketika mengetahui ternyata si suami yang didambakan dijebloskan di neraka..??. Maka keputusan Allah untuk menghilangkan hubungan nasab dan perasaan yang melandasinya di akherat tersebut merupakan suatu keniscayaan dan bisa diterima akal sehat kita, karena memang demikianlah seharusnya. Allah menjelaskan bagaimana perasaan manusia nanti di surga :

[7:43] Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka;
[15:47] Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.


Tidak ada lagi perasaan tersinggung, cemburu, sakit hati terhadap perilaku penghuni surga yang lain.

Al-Qur’an menyuruh kita untuk berpikir soal ini dengan cara memperbandingkannya dengan kehidupan kita di dunia :

[56:60] Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan, [56:61] untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui. [56:62] Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?


Ayat tersebut menginformasikan bahwa bagaimana persisnya keadaan kita di akherat kelak merupakan suatu yang tidak bisa kita bayangkan karena belum pernah ada bandingannya di dunia ini. Ibarat kita menyodorkan kalkulator kepada masyarakat primitif, mereka tentu saja punya alat untuk melakukan penghitungan seperti batu dan ranting kayu, lalu ketika diberikan kalkulator untuk melakukan penghitungan, maka pastilah mereka akan kebingungan karena buat kaum primitif, kalkulator merupakan benda ‘yang tidak pernah terbayangkan’ sebelumnya, sekalipun kalkulator merupakan penyempurnaan dari sarana berhitung yang ada pada mereka. Demikian juga dengan manusia, saat ini kita punya tubuh dan pranata/sistem yang kita kenal dalam menjalani kehidupan, apakah kita mampu membayangkan bagaimana persisnya bentuk tubuh dan sistem kehidupan yang merupakan penyempurnaan dari apa yang kita miliki saat ini..?? Namun secara cerdas, ayat Al-Qur’an tersebut menggiring kita untuk memikirkannya, ketika Allah menyatakan ‘Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran’, artinya Allah menyuruh kita untuk melihat perumpamaannya. Kita bisa membayangkan kalau seandainya kita dilahirkan kembali ke dunia, memulai lagi proses kelahiran dari rahim seorang wanita, lahir, menjadi bayi dan tumbuh dewasa, apakah kita akan berusaha mengulangi kembali kehidupan kita yang dahulu..?? apakah kita akan mencari-cari istri yang kita cintai pada kehidupan terdahulu..?? apakah kita akan berusaha kembali mengumpulkan anak-anak yang kita sayangi dulu..?? Apakah kita akan 'dibakar api cemburu' ketika tahu istri kita dahulu yang telah menitis kepada sosok yang lain ternyata menemukan jodohnya yang lain pula, atau marah-marah melihat anak kita di kehidupan terdahulu ternyata menitis menjadi anak orang lain..?? Anda juga bisa memakai perumpamaan ini untuk periode sebaliknya, jika kehidupan anda saat ini adalah titisan dari hidup anda sebelumnya, apakah saat ini anda sedang mencari-cari dimana istri anda dulu..?? atau berusaha menemukan ayah-ibu anda dahulu..??

Tentu saja tidak demikian, kita akan berproses sesuai jalur kehidupan yang sudah ditentukan, mencari jodoh sesuai takdir kita, melahirkan anak yang berbeda. Demikianlah desain hidup kita dahulu, maka itu juga yang berlaku bagi kita pada kehidupan selanjutnya.

Perintah untuk berpikir melalui perumpamaan tersebut sebenarnya sudah bisa memberikan gambaran bagaimana nantinya kita di akherat terkait hubungan antara manusia, bahwa kita akan menjalani kehidupan yang baru sebagai bentuk penyempurnaan kehidupan kita di dunia..

Jadi bagi ibu-ibu majelis taklim, jangan khawatir terhadap suami anda nantinya, apakah masih bersama anda atau sudah ‘dibajak’ oleh para bidadari. Yang sebaiknya anda lakukan adalah mendo’akan suami dan anak-anak agar mereka selalu dilindungi Allah dan mendapat kebaikan kelak di akherat, memastikan apakah suami dan anak-anak selalu bisa menjalankan apa yang diperintah oleh Allah, disamping tetap berusaha untuk memperbaiki diri terus-menerus, menjadi istri yang salehah. Suami dan keluarga adalah sarana anda untuk berbakti kepada Allah, menjadi ‘medan tempur’ yang bisa anda manfaatkan untuk meraup pahala sebanyak-banyaknya. Mencintai suami sepenuh jiwa dan raga tentu saja merupakan sikap yang mulia, namun hal tersebut tetap harus dikaitkan dengan kecintaan anda kepada Allah semata. Bagi netters Kristen yang sinis dan dengki, mudah-mudahan tulisan ini bisa menjawab dan menghapus penyakit yang ada dalam hati anda dalam melihat kebenaran dan keagungan ajaran Islam, bahwa pertanyaan yang selama ini anda ajukan, hanya datang dari kebekuan hati sehingga tidak mampu lagi menuntun pikiran anda melihat persoalan secara jernih.

Benarkah Menurut Bible Yahweh Tidak Menciptakan Kejahatan?

Dalam berbagai diskusi, rekan-rekan Christian mengclaim bahwa Yahweh tidak menciptakan kejahatan, tapi menurut ayat bible dibawah ini Yahweh menciptakan kejahatan atau tidak??

Alkitab versi Terjemahan Baru
Isaiah 45:7 yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang??????; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

Lain lagi dengan versi Terjemahan Lama.
Isaiah 45:7 yang mengadakan terang dan menjadikan gelap, yang mengadakan selamat dan menjadikan jahat, bahwa Aku ini Tuhan, yang membuat segala perkara ini. TL.
(Christian para pembaca Alkitab yang keburu meninggal dunia sebelum membaca versi TB, tentunya meyakini versi TL ini)

dan King James Version (KJV)

45:7 I form the light, and create darkness: I make peace, AND CREATE EVIL: I the LORD do all these things. KJV

evil = kejahatan
http://en.wikipedia.org/wiki/Evil

‎Terjemahan mana yang benar?

Check "sumber aslinya" Isaiah 45:7 dalam Hebrew


יוצר אור ובורא חשך עשה שלום ובורא רע אני יהוה עשה כל-אלה

Translit

Yotzer owr wa bore` choseka oseh shalom wa בורא bore’ (kal participle poel) רע ra’ anniy yahweh oseh kol elleh.



ברא
bore'- bara' a primitive root; (absolutely) to create; (qualified) to cut down (a wood), select, feed (as formative processes):-- choose, create (creator), cut down, dispatch, do, make (fat).

Bandingkan dengan Gen 1: 1

בראשית ברא אלהים את השמים ואת הארץ

Translit

bere’syit ברא bara` (kal preterite) elohim et ha samayim wa et ha aretz

1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. TB

רע
ra` from 'ra`a`' ; bad or (as noun) evil (natural or moral):-- adversity, affliction, bad, calamity, + displease(-ure), distress, evil((- favouredness), man, thing), + exceedingly, X great, grief(-vous), harm, heavy, hurt(-ful), ill (favoured), + mark, mischief(-vous), misery, naught(-ty), noisome, + not please, sad(-ly), sore, sorrow, trouble, vex, wicked(-ly, -ness, one), worse(-st), wretchedness, wrong. (Incl. feminine ra'ah; as adjective or noun.).

Bandingkan dengan Genesis 2:9

ויצמח יהוה אלהים מן-האדמה כל-עץ נחמד למראה וטוב למאכל ועץ החיים בתוך הגן ועץ הדעת טוב ורע


2:9 wa yatsamach yahweh elohim min ha adama kol etz nechamad lemaro`eh wa thowb lema akal wa etz chayyim betowka ha gan wa et ha da'at thowb wa רע ra'

2:9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

So, menurut yang tertulis dalam Hebrew bible Yahweh menciptakan kejahatan.

Kurang yakin?

Check bagaimana pembaca PL menterjemahkan ayat itu dalam kitab Septuagint yang diyakini sebagai terjemahan PL tertua.

45:7 εγω ο κατασκευασας φως και ποιησας σκοτος ο ποιων ειρηνην και κτιζων κακα εγω κυριος ο θεος ο ποιων ταυτα παντα

Translit

EGO O KATASKEUASAS FOS KAI POIESAS SKOTOS O POION EIRENEN KAI KTIZON KAKA EGO KURIOS O THEOS O POION TAUTA PANTA.

I am he that prepared light, and formed darkness; who make peace, and create evil; I am the Lord God, that does all these things. (EC Marsh)


ktizon -ktizo probably akin to ktaomai (through the idea of proprietorship of the manufacturer); to fabricate, i.e. found (form originally):--create, Creator, make.

Bandingkan


Mark 13:19 εσονται γαρ αι ημεραι εκειναι θλιψις οια ου γεγονεν τοιαυτη απ αρχης κτισεως ης εκτισεν ο θεος εως του νυν και ου μη γενηται


Translit.

Mark 13:19 esontai gar ai emerai ekeinai thlipsis oia ou gegonen toiaute ap arches ktiseos es ektisen o theos eos tou nun kai ou me genetai

13:19 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.


kaka - kakos apparently a primary word; worthless (intrinsically, such; whereas poneros properly refers to effects), i.e. (subjectively) depraved, or (objectively) injurious:--bad, evil, harm, ill, noisome, wicked.

Matt 24:48

24:48 εαν δε ειπη ο κακος δουλος εκεινος εν τη καρδια αυτου χρονιζει ο κυριος μου ελθειν

translit.

ean de eipe o kakos doulos ekeinos en te kardia autou chronizei o kurios mou elthein

24:48 Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, (Perhatikan - kurios= tuan bukan Tuhan)


So, jelas menurut apa yang tertulis dalam Septuagint Kurios O Theos menciptakan kejahatan.

KEHAMILAN PERAWAN MARIA; VERSI ALKITAB DAN AL-QUR’AN

Oleh : Archa (forum swaramuslim)

Dari diskusi dengan netters Kristen di forum ini tentang proses kehamilan Maria dan kelahiran Yesus, ada pernyataan standard yang selalu dikemukakan, bahwa julukan ‘anak Tuhan’ kepada Yesus bukanlah seperti halnya yang terjadi pada manusia biasa, contoh terakhir dari pernyataan tersebut misalnya diajukan :

mulai dari zaman para rasul sampai kiamat, orang2 Kristen tak pernah percaya dan beriman bahwa Allah beranak seperti halnya perempuan melahirkan...
kalau al quran menuliskan bahwa orang2 Nasrani mengatakan "Tuhan beranak", maka, maaf saja, al quran salah duga.


http://forum-swaramuslim.net/threads.php?id=43763_45_15_0

lalu biasanya dilanjutkan dengan tuduhan balik, bahwa apa yang disebutkan dalam Al-Qur’an karena ajaran Islam sudah salah mengartikan apa yang dimaksud dengan istilah ‘anak Tuhan’ tersebut, ayat yang dimaksud adalah :

[2:116] Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.

[10:68] Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempuyai anak". Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?

[19:35] Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.

[23:91] Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,

[37:152] "Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.


Dari rentetan ayat tersebut, jelas Al-Qur’an menyatakan penyangkalan tentang status ‘anak Tuhan’, termasuk seperti yang terdapat dalam ajaran Kristen, karena status ‘anak Tuhan’ memang merujuk kepada ‘Tuhan beranak’ seperti halnya manusia atau binatang beranak. Lalu apakah bisa dikatakan Al-Qur’an telah salah tafsir terhadap apa yang yang dimaksud dengan ‘Yesus anak Tuhan’..?? Satu-satunya jalan untuk mengujinya adalah dengan melihat penjelasan alkitab tentang proses kelahiran Yesus, lalu kita akan kemukakan bagaimana Al-Qur’an yang turun sesudahnya berusaha ‘membersihkan’ cerita tersebut dari nuansa-nuansa yang terkesan sangat merendahkan Tuhan, karena dalam alkitab Tuhan digambarkan telah melakukan ‘sesuatu’ tindakan untuk menghamili Maria.

Cerita disekitar kehamilan Maria dimulai dengan penggambaran yang seolah-olah hampir sama sama antara alkitab dan Al-Qur’an, kisahnya dimulai ketika malaikat datang kepada Maria lalu memberikan informasi :

Luk 1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.


Disitu jelas dikatakan bahwa Maria akan ‘mengandung’ dan ‘melahirkan’ anak laki-laki dan kehamilan Maria tersebut disebabkan oleh ‘kasih karunia’ Tuhan, suatu pernyataan yang merujuk kepada proses biologis seperti yang terjadi pada makhluk biasa, hewan dan manusia, bahwa kehamilan seorang wanita dan kelahiran anak disebabkan oleh kasih karunia dari pasangannya. Lalu penjelasan malaikat selanjutnya makin memperkuat bagaimana hubungan antara anak yang akan dilahirkan dengan Tuhan yang telah memberikan ‘kasih karunia’ nya kepada Maria :

Luk 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi.

Dari sumber Al-Qur’an, pernyataan malaikat tersebut adalah :

idz qaalati almalaa-ikatu yaa maryamu inna allaaha yubasysyiruki bikalimatin minhu
[3:45] (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya,


idz = ketika
qaalati = berkata
almalaaikatu = para malaikat
yaa maryamu = wahai Maryam
inna = sungguh
Allaaha = Allah
yubasysyiruki = menghibur kamu
bikalimatin = dengan kalimat
minhu = dari-Nya

Atau dalam ayat yang lain :

qaala innamaa anaa rasuulu rabbiki li-ahaba laki ghulaaman zakiyyaan
[19:19] Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci".


qaala = dia berkata
innamaa = sungguh hanyalah
anaa = aku
rasuulu = utusan
rabbika = Tuhan kamu
li-ahaba = untuk aku memberi
laki = kepada kamu
ghulaaman = seorang anak laki-laki
zakiyyan = yang suci

Kedua ayat ini menyimpulkan bahwa terjadinya kehamilan Maryam karena kalimat dari Allah yang diberikan oleh sesuatu yang mengaku utusan dari Allah. Sekalipun kita mau menafsirkan secara 'nyeleneh' atas kata 'li-ahaba = memberikan', katakanlah kita mau tafsirkan dengan suatu kegiatan seksual, maka tetap saja kegiatan tersebut tidak merujuk kepada Allah, melainkan kepada utusan yang telah diutus. Menurut saya, ini merupakan sinyal ilmu pengetahuan tentang proses kelahiran nabi 'Isa Almasih, bagaimana detailnya suatu 'kalimah' dari Allah yang diberikan oleh 'sesuatu' yang disebut sebagai 'ruh yang diutus Allah yang menyerupai manusia yang sebenarnya' [QS 19:17]. Tapi jawaban Maryam terhadap kata 'li-ahaba' ini kelihatannya jauh dari kesan si utusan akan melakukan kegiatan seksual terhadap dirinya, karena Maryam menyatakan :

[19:20] Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"


Tanggapan ini serupa dengan ucapan Maryam ketika diberitahukan oleh para malaikat bahwa Allah akan menghibur dia dengan kalimat-Nya pada QS 3:45 :

[3:47] Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun."


Kedua informasi ini mengindikasikan bahwa apa reaksi Maryam tidaklah terkait dengan persoalan 'kalimat Allah' ataupun 'utusan yang akan memberikan', tapi merupakan reaksi manusia biasa yang mendengar bahwa dia akan hamil dan melahirkan anak secara manusiawi, bahwa kehamilan dan kelahiran anak hanya bisa terjadi kalau dia melakukan hubungan seksual dengan seorang laki-laki. Kalaulah Maryam beranggapan si utusan akan melakukan suatu aktifitas seksual terhadapnya sudah pasti jawabannya tidak demikian.

Apa yang diceritakan dalam alkitab kelihatannya persis sama :

Luk 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"

Ketika kita kaitkan dengan perkataan malaikat sebelumnya yang memberikan informasi kehamilan Maria dengan nuansa seksual, maka reaksi Maria terlihat bukan datang dari 'pengetahuan standard' seorang manusia tentang kehamilan, tapi sedikit-banyak dipengaruhi oleh ucapan malaikat yang memang mengarah kepada adanya suatu aktifitas seksual.

Kisah selanjutnya memberikan garis batas yang jelas buat kita, bagaimana Al-Qur'an kemudian 'bersimpang-jalan' dengan alkitab :

Luk 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Menanggapi ayat alktab ini, Ahmad Deedat dalam bukunya 'The Real Truth, Meruntuhkan Pilar-pilar Iman Kristiani' menyatakan :

"Dengan demikian, tahukan anda jika ini bisa menjadi tongkat pemukul yang bisa digunakan oleh orang atheis, skeptis dan antagonis untuk bisa menyerang anda. Mengenai hal ini, orang-orang tersebut pasti akan bertanya-tanya :"Bagaimana cara Roh Kudus turun atas Maria..?? bagaimana cara Allah Yang Mahatinggi melindunginya..?", Padahal kita tahu secara literal, ini tidak berarti bahwa merupakan satu konsepsi yang sempurna, tetapi bahasa yang digunakan tersebut hambar..".

Sebaliknya Al-Qur'an memberikan jawaban :

[3:47]...Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia.


atau dalam ayat lainnya :

[19:21] Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan".


Terdapat satu hal penting dari kedua penjelasan ini, alkitab terlihat memposisikan Tuhan sebagai 'substitusi' dari kegiatan seksual yang disangkakan oleh Maria, bahwa Tuhan dan Roh Kudus melakukan 'kerjasama' yang mengakibatkan Maria hamil. Alkitab sama sekali tidak menyangkal atau menyalahkan persangkaan Maria bahwa terjadinya kehamilan seorang wanita semata-mata hanya karena adanya aktifitas seksual dari laki-laki, Tuhan seperti yang diceritakan alkitab telah 'mengambil-alih' perbuatan tersebut dengan 'turun diatas Maria dan menaunginya'. Sebaliknya Al-Qur'an terlihat memberikan sanggahan terhadap apa yang dipersangkakan Maryam, bahwa kehamilan tidak harus terjadi karena seorang wanita didekati dan disentuh oleh laki-laki, malaikat ataupun utusan (oleh sebagian besar ahli tafsir dikatakan adalah malaikat Jibril) menyatakan bahwa dengan kehendak dan kuasa Allah, seorang wanita bisa saja hamil tanpa disentuh laki-laki, lebih lanjut Al-Qur'an menjelaskan pada ayat lainnya :

[3:59] Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia.


Al-Qur'an yang turun ratusan tahun setelah alkitab memposisikan dirinya sebagai sesuatu yang 'membersihkan' gambaran Tuhan disekitar peristiwa ini, alkitab jelas telah 'kurang-ajar' menghina Tuhan karena menggambarkan-Nya telah melakukan suatu aktifitas 'seperti manusia' sehingga menyebabkan Maria hamil, Al-Qur'an meluruskan ke-sembrono-an ini dengan kembali menempatkan Allah sebagai Tuhan yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak, Dia bisa melakukan apapun yang diinginkan-Nya sekalipun keluar dari yang hal semestinya terjadi.

Apakah alkitab berhenti sampai disini..?? kelihatannya kekurang-ajaran ini masih berlanjut, dalam ayat lain dikatakan :

1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Matius, si penulis alkitab yang diakui mendapat wangsit dari Roh Kudus menjelaskan soal asal-usul Yesus Kristus, setelah pada ayat sebelumnya berkali-kali menyampaikan soal 'anak yang diperanakkan', suatu penjelasan tentang kelahiran manusia yang terkait dengan proses hubungan seksual, lalu akhirnya menyatakan bahwa Yesus lahir karena ibunya 'mengandung DARI Roh Kudus'. Apa maksud Matius menempatkan kalimat tersebut dalam konteks silsilah yang penuh nuansa 'anak yang diperanakkan'..?? Apa yang ada dalam pikiran anda ketika kita sedang bicara soal anak keturunan yang lahir dari si anu dengan bapak dan ibunya si anu, lalu diakhiri dengan pernyataan bahwa si anu lahir karena ibunya mengandung DARI bapaknya..?? Tidak heran kalau kemudian Billy Graham, seorang evangelis terkenal di Amerika Serikat pernah menggambarkan :

"Billy Graham dari Amerika Serikat mendramatisir ayat ini di depan 40.000 orang di King Park, Durban dengan menggunakan gerakan tangan untuk meyakinkan pendengarnya, dia berkata :"Roh Kudus telah datang dan menghamili Maria..".

(The Real Truth, Meruntuhkan Pilar-pilar Iman Kristiani - Ahmed Deedad), selanjutnya Ahmed Deedad memberikan argumentasi yang 'memerahkan telinga' setiap penganut Kristen :

"Yesus adalah satu-satunya anak yang diperanakkan Tuhan, diperanakkan bukan diciptakan", kata-kata ini adalah sebuah tambahan dari katekismus ortodoks yang mendapat sedikit dukungan dalam ayat ini :

Yoh 3:16 : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak yang diperanakkan-Nya yang tunggal, supaya setiap orang percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (terjemahan Bahasa Indonesia dari Authorized Version)

Tidak seorang pendetapun yang mengutip kalimat 'satu-satunya anak yang diperanakkan' ketika mengajar calon pemeluk agamanya. Akan tetapi penulisan 'diperanakkan' sekarang telah dihilangkan oleh para perevisi alkitab, tanpa permintaan maaf. Mereka diam dan tidak menarik perhatian pembacanya terhadap penghilangan kata secara sembunyi-sembunyi yang mereka lakukan".


Armansyah, dalam satu tulisannya menyatakan :

Ketika kemudian ada pihak Kristen menyangkal bahwa penunjukan Allah dalam al-Qur'an terhadap adanya makna anak biologis terhadap Yesus oleh kaum Kristiani adalah sesuatu yang salah, maka secara otomatis orang-orang seperti ini telah mengingkari akan konsepsi ketuhanan dalam wujud daging yang diperanakkan oleh manusia (artinya daging diperanakkan oleh daging) yang lalu dagingnya itu sendiri kekal (tidak menjadi binasa).

Kisah Para Rasul 2:31 : "Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan".


http://islamic.xtgem.com/ibnuisafiles/list/nov08/favo/armansyah/07.htm

Alkitab telah menggiring pembacanya untuk berpikiran bahwa Yesus memang lahir akibat adanya hubungan 'yang mirip dengan hubungan seksual' antara Maria dengan Tuhan sehingga Yesus Kristus dikatakan 'Tuhan yang berbentuk/menjelma menjadi daging', sekalipun daging Yesus dikatakan berbeda dengan daging manusia biasa, namun tetap saja itu adalah merupakan daging, suatu benda yang melekat sifat-sifat biologis dan terlahir akibat adanya suatu kegiatan yang bernuansa biologis juga.

Penyangkalan netters Kristen tentang proses kehamilan Maria dan status 'anak Tuhan' yang disematkan pada diri Yesus Kristus menunjukkan adanya sikap 'dibawah sadar' bahwa sebenarnya penganut Kristen merasa malu menerima ajaran tentang 'Tuhan yang berproses menjadi daging', mereka lalu berusaha mencari penghalusan-penghalusan untuk menutupinya, lalu lahirlah pernyataan yang 'jauh panggang dari api' terhadap ayat alkitab, lain yang disampaikan alkitab, lain pula yang diungkapkan dalam pernyataan yang disampaikan..

Jadi pernyataan Al-Qur'an terhadap alkitab tidaklah meleset, Al-Qur'an seolah-oleh 'menguliti' hati nurani setiap pemeluk Kristen terhadap ajaran mereka sendiri, sekalipun mulut mereka menyangkalnya..

BERITA DAN REFLEKSI




  1. CERAMAH AKHIR TAHUN HIJRIYAH 1429

  2. RENUNGAN 1 MUHARRAM 1430 H

  3. Refleksi Ibadah Haji Penangkal Jeratan Sistem Dajj…

  4. Teologi Apologetik dalam Membaca “Kitab Suci”

  5. Memilih Pemimpin

  6. "Dualisme"

  7. Propaganda ”Lintas Agama” yang Kian Canggih

  8. SEMANGAT BARAT

  9. Ribuan Manuskrip Islam Kuno Tersimpan di Perpustakaan...

  10. Invasi Gaza:"Operasi Cast Lead", bagian Dari Sebuah konpirasi...

  11. Antara Kebenaran dan “Pembenaran”

  12. "Kaum Yahudi dan Perusakan Agama”

  13. Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun...

  14. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [2]...

  15. Meninjau Kembali Gerakan Religio-Politik Islam [1]...

  16. "Tuhan" Filsafat

  17. Mengambil Hikmah Dari Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

  18. Adakah Jarak antara Agama dan Ilmu Pengetahuan? (1)

  19. Kumpulan Artikel M. Syamsi Ali

  20. Virus-Virus Akidah

  21. ZEITGEIST the movie

  22. Penemu Sirkulasi Pernapasan Ibn Al-Nafis atau Harv...

  23. TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN

  24. Mengapa saya masuk Islam?

  25. Pendahuluan Kuliah Tauhid

  26. TAWHID dan KEMERDEKAAN

  27. SYIRIK dan MUSYRIK

  28. KISAH KETA’ATAN DAN KEMUNGKARAN DALAM AL-QUR’AN;

  29. SEJARAH YANG SELALU BERULANG…

  30. Madu Lebah Obat Luka Akibat Diabetes di Amerika

  31. HAL-HAL YANG MENGURANGI ATAU MERUSAK SIKAP TAUHID

  32. Proyek Rahasia Dibalik Agresi Brutal Israel ke Jalur gaza...

  33. Virus Merah Jambu, Bernama St Valentine

  34. Proyek Isa, Mengajak Muslim Menuju Kristiani

  35. VALENTINE DAY = Hari Raya Pagan Mengenang Pendeta

  36. Didukung Perusahaan Raksasa, Satukan Kekuatan Seba...

  37. Ribuan Media Misi Hadiri Konvensi Media Kristen International...

  38. Gereja Anglikan Inggris Setujui "Kristenisasi"

  39. Presiden Turki: Perpecahan Kelompok Sumber Utama Kekalahan...

  40. Musibah tanggul Situ Gintung

  41. Vatikan akan Boikot Film 'Angels & Demons'

  42. Waspadai Dendeng/Abon Sapi mengandung Babi

  43. Pesan Islam Dalam Game Nintendo, AS Gempar!

  44. Uskup Perancis: Kenapa Masjid Penuh dan Gereja Koson.

  45. Vatikan: Perbankan Barat Harus Melihat Sistem Keua...

  46. Terapi Musik Dalam Peradaban Islam

  47. what is name ?

  48. Orientalism, , kesalahan informasi dan Islam



BERITA MUSLIM

  1. 4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida

  2. Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

  3. Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa

  4. MER-C Usulkan Tangani Pengungsi Rohingya ..

  5. Tim kesehatan dari "Medical Emergency Rescue Commitmen...

  6. Presiden: Indonesia Bisa Jadi Pusat Perbankan Syar...

  7. Muslim Brazil Membangun Institute Imam Dan Da'i

  8. Selamatkan Muslim Rohingya

  9. Manusia Perahu Rohingnya dan Warga Yang Dilupakan

  10. Rohingya, Nestapa Minoritas Muslim Myanmar

  11. Pengungsi Rohingya Enggan Kembali Ke Myanmar

  12. Satu Lagi Perahu Rohingya Berlabuh di Aceh

  13. AS Akhirnya Bersuara Atas Nasib Rohingya

  14. Muslim Korsel Sulit Peroleh Makanan Halal

  15. Ragam Etnis Komunitas Muslim Korea

  16. Muslim India Makin Tercekik Diskriminasi

  17. Muslim India Menentang Penyiksaan

  18. Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir...

  19. Aksi Hari Solidaritas Kashmir

  20. Komunitas Cina Muslim : Minoritas di Antara Minoritas...

  21. Tuduhan Ekstrimis Bagi Yang Meyakini Iman Islam di Inggris...

  22. Organisasi Muslim AS Ancam Boikot FBI

  23. Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA...

  24. Inggris Miliki Asuransi Mobil Islam Pertama

  25. Strategi Baru Anti-Teror Inggris Sudutkan Muslim

  26. Dakwah Islam di Penjara-Penjara AS, Banyak Tahanan...

  27. Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

  28. Suku Indian Cherokee dahulu adalah muslim

  29. Kapolda Beri Hak Jilbab, Media Asing dan Kaum Libera.

  30. Wanita Berjilbab Pimpin Distrik di Belanda

  31. HRW Soal Larangan Jilbab: Jerman Diskriminatif...

  32. Sekolah Bulgaria Larang Jilbab

  33. Norwegia Batalkan Keputusan Pemakaian Aparat Berji...

  34. Jilbab di Kesatuan Polisi Norwegia

  35. Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab

  36. Bilqis, Muslimah Berjilbab Pertama ,bola basket

  37. Tuna Netra Palestina Menemukan Metode Baru .

  38. Jamaah Thawaf, Awan Lafaz Allah Muncul

  39. Sekolah Islam Diterima, Muslim Australia Gembira

  40. Bagaimana Sikap Rakyat Palestina Terhadap Hamas?

  41. Islamic Center di Moskwa Dibuka, Dihadiri Mufti ...

  42. Mujahid Al Qassam "Diselamatkan" Al-Quran

  43. Syekh Zayed, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

  44. Sekolah Islam menjamur di Sacramento

  45. Madrasah Islam di Virginia, Sarana Dakwah Islam di...

  46. Subhanallah, acara Maulid Nabi DI RS Katolik

  47. Filipina Amandemen UU Otonomi Muslim Mindanao

  48. Membangun Lingkungan dan Masa Depan Islam di Amerime.

  49. Fakta Baru, Israel Dalang Serangan 11 September

  50. Muslim Jepang Rindu Bimbingan Agama

  51. Diskriminasi dan Rasisme Terhadap Muslim di Kepolisi.

  52. Ilmuwan Malaysia Ikut Rancang Perluasan Masjidil H...

  53. 1,1 Juta Muslim Italia Ingin Didengar

  54. Keamanan Lebih Parah Bagi Muslim Xinjiang

  55. Kebijakan Memata-matai Kaum Muslim Picu Kemarahan

  56. Proyek perluasan Masjidil haram

  57. Muslim di Filipina Minoritas di Negeri Sendiri

  58. Inggris 'Mengemis' Agar Muslim Perkuat Militer

  59. Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

  60. Ratusan Orang Dihalangi untuk Shalat Jumat di Al-Aqs.

  61. CIA Akan Rekrut Intel Muslim

  62. Kepala Babi Di Masjid Lejitkan Ketenaran Partai Na...

  63. Gerakan Muslim Malawi Lawan Kekerasan Domestik


BERITA MUALAF



  1. Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian...
  2. Meningkatnya Mahasiswa Muallaf AS Paska Tragedi WTC...
  3. Stephen Schwartz, Jurnalis Amerika yang Bersyahada...
  4. Muslimah Rusia Bangun Masjid dari Kocek Sendiri
  5. Profesor Jeffrey Lang Temukan Hidayah melalui Pera...
  6. Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Is...
  7. Vicente Mota Alfaro: Dari Mualaf Sampai Menjadi Im...
  8. Michael: Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam...
  9. Tolak Blokade Israel, Mahasiswa Inggris Duduki Kam...
  10. Islam Tumbuh Pesat di Inggris
  11. Kisah Yesus Tingkatkan Muallaf Spanyol!
  12. Alvero, Kisah Seorang Spanyol yang Memeluk Islam
  13. Kaci Starbuck Bangga Jadi Muslimah
  14. Hj Vera Pangka, Ibunya Para Muallaf
  15. Yusuf Islam Donasikan Lagu untuk Gaza
  16. Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
  17. Memeluk Islam, Pelukis Rusia Ekspresikan Keimanann...
  18. Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat ...
  19. Luna Cohen, Yahudi Maroko Menemukan Kebenaran Isla...
  20. Katlin Hommik Terkesan Puasa Ramadhan
  21. Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam...
  22. Saudi: 510 Warga Asing Menyatakan Masuk Islam
  23. Dalam Sehari, 10 WN JEPANG Masuk Islam
  24. 14.200 Warga Kulit Putih Inggris Masuk Islam, Keba...
  25. Erik Meijer: Islam Itu Bisa Diterima Logika
  26. Tiap Tahun 3600 Warga Prancis Masuk Islam
  27. Kyrgyzstan Menjauhkan Anak-Anak Dari Islam
  28. Bantuan ke Jalur Gaza Capai 36 Trilyun
  29. HRW: Larangan Jilbab Mendiskriminasi Wanita Muslim...
  30. Penggalangan Dana Peduli Muslim Rohingya di Arena ...
  31. Selamat dari Kecelakaan Maut, Muslimah Rusia Bangu...
  32. Mengenal Islam Melalui Musik Underground
  33. Aria Desti Kristiana : Kenapa Tuhan Harus Disalib?...
  34. Di AS : Seorang Pendeta Menyatakan Masuk Islam "Di...
  35. Pelaksanaan Ajaran Islam Semakin Meningkat,.
  36. STEVEN KRAUSS
  37. PROFESOR JEFREEY LANG,PROFESOR MATEMATIKA
  38. ALEXANDER PERTZ
  39. VICENTE MOTA ALFARO
  40. MICHAEL DAVID SHAPIRO
  41. STEPEN SCHAWARTZ
  42. ISLAM TUMBUH PESAT DI INGGRIS
  43. KISAH YESUS TINGKATKAN MUALAF DI SPANYOL
  44. EASY ASHBY MEMELUK ISLAM USIA 13 TAHUN
  45. KACI STARBUCK
  46. Hj VERA PANGKA,IBUNYA PARA MUALAF
  47. GADIS ISLANDIA TEMUKAN ISLAM
  48. AL HAJ LORD HEADLY AL FAROOQ
  49. MOHAMMAD ASAD
  50. JOSEPH COHEN ,YAHUDI PINDAH KE ISRAEL MASUK ISLAM
  51. PEMUDA PERANCIS DAPAT HIDAYAH DI INGGRIS
  52. MOHAMMAD ALEXANDER RUSSEL WEBB
  53. SIR JALALUDIN LOUDER BRUNTON
  54. MUHAMMAD AMAN HOBOHN
  55. PROF HAROON MUSTAPA LEON
  56. ALI SELMAN BENOIST
  57. Dr. UMAR ROLF BARON EHRENFEL
  58. Dr. ABDUL KARIM GERMANUS
  59. Dr. HAMID MARCUS
  60. WILLIAM BURCHEL BASYIR PICKARD
  61. KOLONEL DONALD S ROCKWELL
  62. Mr. R.I. MELLEMA
  63. MISS MAS'UDAH STEINMANN
  64. FRIDA T MARAMIS
  65. YUSUF ROGER MARAMIS , Dari Evangelis Menjadi Dai
  66. H. Muhammad Zulkarnaen (d/h Eddy Crayn Hendrik)
  67. THERESIA DELLI SURJARMI
  68. SANDRINA MALAKIANO
  69. RUDY MULYADI FOORSTE S.TH
  70. DUA KALIMAT SYAHADAT MEMBISIK DI TELINGAKU
  71. CHRISTIAN GUSTAV
  72. AMY PEREZ
  73. TORQUATO CARDELLI
  74. TIA 'AFI'
  75. ALICIA
  76. SEORANG WALIKOTA DI AS MEMUTUSKAN MASUK ISLAM
  77. MUHAMAD RAMADHAN (STENDLY DELON)
  78. DARI SEORANG NEO NAZI MENJADI SEORANG MUSLIM
  79. PELATIH SEPAK BOLA ASAL PRANCIS MEMILIH MASUK ISLAM
  80. MIHAI BRESCARO
  81. ESTANISLAO SORIA(MANTAN PENDETA KATHOLIK FILIPHINA)
  82. PAQUITA WIDJAYA
  83. Molly
  84. IVONNE RIDLEY
  85. JESSICA,PUTRI SURIAH
  86. KATHY,WANITA AMERIKA
  87. PENDETA SENIOAR DI AFRIKA
  88. PROF DR HUBERTUS MYNAREK (PASTOR DAN TEOLOG)
  89. CHRISTIAN SCIENE MONITOR
  90. LAKSAMANA TNI (PURN SUDOMO)
  91. SUDOMO :SAYA MURTAD SELAMA 36 TAHUN
  92. OKTO RAHMAT TOBING
  93. KI MANTEP SUDHARSONO
  94. TAN PING SIEN (MUHSIN)
  95. G.M. SUDHARTA
  96. LIEM TJENG LIE
  97. ALEXANDRA GOTTARDO
  98. JIP HENJY JANA P, M.B.A.
  99. H. BURHAN NAPITULU
  100. OEY KIAM TJENG
  101. WS RENDRA
  102. AHMAD IHSAN (LIEM TJOE SAN)
  103. JAW MEI HWA
  104. NAOKO KASAI
  105. MUHAMMAD MU’MIN
  106. ANNA MARCELIA
  107. IRENI (Ny. Han Hoo Lie)
  108. STEFANUS R SUMANGKIR (EX PENDETA)
  109. RAHMAT PURNOMO (EX PENDETA)
  110. HANDOKO EX AKTIFIS GEREJA
  111. KWIK DYIT SOEN
  112. RICHELLE SANTOS,GADIS FILIPHINA
  113. WILLIBORDUS ROMANUS LASIMAN
  114. SYEIKH YUSUF ESTES EX PENGINJIL
  115. AISHA CANLAS
  116. SAYA INGIN MENJADI BAGIAN ORANG ISLAM
  117. KH. Drs. ALIFUDDIN EL ISLAMI (d/h Siong Thiam )
  118. PEREMPUAN JERMAN BERBONDONG-BONDONG MEMELUK ISLAM
  119. AMIRAH BOURABA
  120. PEMUDA ARGENTINA TEMUKAN ISLAM LEWAT INTERNET
  121. Ayesha
  122. GADIS KOLOMBIA BERSYAHADAH LEWAT INTERNET
  123. "JORDIE ROSENBAUM,PUTRI YAHUDI”
  124. BRITNEY SPEARS
  125. RUQAYYAH WARIS MAQSOOD
  126. GADIS AMERIKA BERSYAHADAH DI BIS KOTA
  127. MARGARITA
  128. Dr YAHYA YOPIE WALONI
  129. MICHAEL JAKSON
  130. DELANCE ,PERJALANAN SPIRITUAL
  131. MARMADUKE PICKTHALL
  132. SARA BOKKET,MANTAN MODEL
  133. AMIRA MAYORGA
  134. PENDETA KATHOLIK FILIPHINA YANG MENEMUKAN ISLAM
  135. MASUK ISLAM KARENA IKLAN BUS
  136. MUALAF LATIN DI AMERIKA
  137. ANAKKU DIRAMPAS KARENA “AKU MEMILIH ISLAM”
  138. TERTARIK KONSEP KETUHANAN
  139. HIDAYAH TAK KENAL WARNA,BANGSA DAN MASA
  140. PENGACARA YAHUDI PELUK ISLAM SETELAH 9/11
  141. DIANGGAP GILA SETELAH MENEMUKAN ISLAM
  142. TUHAN TELAH MEMILIKAN SAYA
  143. AKU BAHAGIA DIDALAM ISLAM
  144. ISLAM BUKAN TERORIS
  145. TERBIMBING MENUJU ISLAM
  146. OH TUHAN,TUNJUKANLAG BAGAIMANA AKU,MENEMUKANMU
  147. BERANJAK DARI TITIK NOL
  148. BERAWAL DARI BENCI BERAKHIR DENGAN CINTA
  149. Kisah Pemuda Yahudi –menemukan Islam di Internet

  150. Wajah baru Islam

  151. Ribuan orang Terkemuka di Inggris ke pelukan Islam

  152. Mualaf berbicara tentang bagaimana menegakkan Islam

  153. Mualaf Rusia memperkenalkan Toleransi didalam Islam

  154. Increasing Number Of Germans Embracing Islam

  155. Orang Katholicyang beralih ke agama Islam meningkat

  156. Beberapa nasehat untuk Mualaf baru

  157. A CATHOLIC NUN:BAD EXPERINCE BUT BEATIFUL END

  158. Hungarian Convert to Islam: Sultan

  159. Khadega Pihan dari Jerman

  160. MUSLIMS AUSTRIA: THE EARLY RECOGNITION OF RELIG...

  161. Muslim Mualaf dokuomentasi Texas

  162. Perjalananku menuju Islam

  163. Iman (Monica) Aparicio dari Kristen ke Islam

  164. 73 Year old Italian Man and His Wife Convert to Is...

  165. Ibrahim Karlsson

  166. Christopher Shelton

  167. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  168. Rob Wicks

  169. Yahiye Adam Gadahn

  170. Cinta tak terbatas untuk sebuah pujian

  171. Shalawat untuk Muhammad Mustafa saw

  172. Indian Nobel Prize Nominee Embraces Islam

  173. Iman from Italy finds Islam

  174. A French Doctor of Medicine Narrates his Adherence...

  175. A Different Childhood

  176. Sir Abdullah Archibald Hamilton (England)

  177. Muhammad Aman Hobohm (Germany)

  178. Thomas Irving (Canada)

  179. Mavis B. Jolly (England)

  180. Miss Fatima Kazue (Japan)

  181. professor Haroon Mustapha Leon

  182. American Muslims Growing in Number Rapidly After...

  183. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  184. DISCOVERING ISLAM: A CANADIAN MUSLIMA'S STORY

  185. Karima Slack Razi

  186. Jewellee

  187. HEADLINE : WHY I CHOSE ISLAM, BY BRIDE JEMIMA

  188. C. Huda Dodge : My Path To Islam

  189. Afrah Alshaibani : Becoming Muslim

  190. Testimony of Ahmed Corpus (Formerly Marco Corpus)

  191. Dr. ALI SELMAN BENOIST

  192. Christopher Patrick Nelson : Islam Saved My Mental...

  193. FAUZUDDIN AHMAD OVERING

  194. CNN News: 1.5 Million Americans coverted to ISLAM ...

  195. NBC NEWS: 20000 Americans Convert To ISLAM Each Ye...

  196. Africa, the first refuge for Muslims

  197. List of converts to Islam from Dharmic religions a...

  198. List of converts to Islam from Judaism

  199. List of converts to Islam from Christianty

  200. 'Allah came knocking at my heart'

  201. Testimony of Ihsan Chua Gim Sam

  202. The Best Speech is the Speech of Allah,And the Bes...

  203. John Kirch, USA, "I went on a 20-year-long search ...

  204. Have you ever wondered what the name Tallahassee m...

  205. Abdul Hakeem Heinz: Islam Eventually Entered My He...

  206. MAVIS B. JOLLY, The Qur'an, I found, works silentl...

  207. Mike LoPrete, USA, 19 year old college student. "...

  208. My Conversion to Islam

  209. Sherif Quinn,Christianity: The Point of Departure

  210. Shive Prasad Demolished Babri Masjid That Day -

  211. TIM WEIS, I have European lineage. I am a Muslim. ...

  212. Walter 'Abdul-Walee' Gomez

  213. The Story of a Jewish Boy - Finding Islam in Cyber...

  214. Kimi from australian

  215. Tasha, I had been studying Islam ever since I was ...

  216. Finding My Way….Lynette Wehner's conversion to Isl...

  217. The conversation to Islam of (Yahya) Donald W. Flo...

  218. How We Came To Embrace Islam

  219. Somayyah, From a Bathing Suit to Hijab.

  220. God works in mysterious ways

  221. Rashida S. (Rachel Singer) daughter of a devout Ro...

  222. Jocelyn Wiener, Times Staff Writer. Young, Female ...

  223. InNoor's Testimony: sights into Women in Islam vs....

  224. ,Nakata Khaula,A Japanese Woman's Experience of Hi...

  225. Michelle, "I came from a Jewish family in New Yor...

  226. Maureen McCormick, Life is good for Muslim women

  227. Maryam Jameelah, Converts' Stories: Interview with...

  228. Maryam al-Mahdayah, There is no more conflict w...

  229. Madonna Johnson "..all of my turmoil and anxiety ...

  230. Dr. Kari Ann Owen.USA, Jewish, "I began to look .....

  231. Karen's Testimony. "If Jesus is God, then why did ...

  232. Haji Maryam Mohammed Ahmed, American Muslima, She ...

  233. Chahida Zanabi, Norway, "..i found [a belief that ...

  234. Asiya Abd al-Zahir,Australia, "..the only religion...

  235. Aminah Assilmi "I couldn't be a Muslim! I was Ame...

  236. Yvonne Ridley In the Hands of the Taliban: From C...

  237. Yusuf Islam (Formerly Cat Stevens) Famous ex-Roc...

  238. Wilfried (Murad) Hofmann, German Diplomat And NATO...

  239. PROF. UMAR MITA, Economist, Social Worker and Pre...

  240. Nuh Ha Mim Keller, From an American Catholic to on...

  241. Leopold Weiss,Statesman, Journalist, Author, and t...

  242. Muhammad Ali

  243. Dr. Maurice Bucaille,The author of: "The Quran and...

  244. Michael Wolfe

  245. Malcolm X - In His Own Words

  246. A Confession by Leo Tolstoy

  247. Kareem Abdul-Jabbar

  248. Johann Wolfgang v. Goethe Embraced Islam

  249. Jemima Goldsmith : Why I chose Islam, by bride Jem...

  250. Jermaine Jackson

  251. Dr. Jeffrey Lang

  252. German Pop Singer Finds Destination in Islam

  253. Lord Headley Al-Farooq (England)

  254. Hamza Yusuf (Mark Hanson)

  255. Lady Evelyn Zeinab Cobbold

  256. Dileep Kumar, Leaving Celebrity Status Behind

  257. Dr. Abu Ameenah Bilal Philips

  258. Testimony of Abdur-Raheem Greene (Formerly Anthony...

  259. Dr. Yahya A.R. Lehmann,(Former Roman Catholic Prie...

  260. Viacheslav Polosin - Former Archpriest of the Russ...

  261. S.M. SULAYMAN,(Former Baptist Church Minister), U....

  262. Selma A. Cook,An Australian Missionary’s Journey t...

  263. Ruba Qewar, Jordanian Missionary reverts to Islam

  264. Raphael Narbaez, Jr. ,From the Watchtower to the M...

  265. Rabbi Moisha Krivitsky of Makhachkala synagogue e...

  266. Muslima,The Former Catholic Missionary (Burundi)

  267. Khadijah 'Sue' Watson - Former pastor, missionary,...

  268. Ibrahim Khalil - Former Egyptian Coptic priest

  269. George Anthony - Former Catholic priest

  270. Dr. Gary Miller (Abdul-Ahad Omar) - Former mission...

  271. Anselm Tormeeda - 14th century CE scholar and prie...

  272. Anonymous Female Missionary Former Catholic missio...

  273. Abdullah al-Faruq - Formerly Kenneth L. Jenkins,

  274. Martin John Mwaipopo

  275. George Anthony - Former Catholic priest

  276. Drs. Alifuddin El-Islamy (d/h Siong Thiam ) :

  277. Cardinal Abu Ishaq

  278. Prof. Abdul Ahad Dawud

  279. Dr. Jerald F. Dirks

  280. Long journey toward Islam, a Muslim American

  281. Aisha Canlas, Peaceful Feeling Hearing Voices Adzan...

Download

    1. ebook : Masalah dan solusi (Shakwaa wa Hulul)

    2. Perlakuan terhadap minoritas menurut Kristen dan Islam

    3. Kisah perjalanan dari Kristen ISLAM

    4. Muhammad Saw dari A sampai Z

    5. Referensi Web Dunia : Quran Mp3

    6. Free ebook : Al-Quran dan Ilmu Astronomi

    7. Saya menyeru kepada Wanita dimana rasa malumu,Saudaraku?

    8. Tafsir Kalimat Tauhid

    9. Perjalanan Mencari Kebenaran (indonesia)

    10. Status Yesus didalam Islam

    11. download :Islamic CGI Scripts

    12. FREE EBOOK FROM pakdenono.com

    13. Download Al Quran dengan terjemahan bahasa urdu (1)

    14. download : E-Hadith Software E-book 2.0.1

    15. Screensaver Islami “ keajaiban Al qur’an

    16. download : INDAHNYA ISLAM KITA

    17. download : Muslim Explorer 2007

    18. Download : Software 1.0 Hadist

    19. download book : Wanita Dalam Pandangan Islam

    20. Kisah-Kisah para Nabi

    21. Cyber Salat

    22. Pentingnya sebuah hak

    23. Bacaan Al Quran : Abd AlWADOOD Haneef

    24. Islamic Screen Savers Downloads

    25. Divine Islam Software

    26. Internet Islamic Tools Downloads

    27. Hadith Downloads

    28. Quran Downloads

    29. Download : Piagam Madinah (language bahasa indones...

    30. HOLY QURAN - Chapter Wise - Beautifully Compiled

    31. Siapkah Kamu untuk Islam?

    32. Pertanyaan mu dan jawaban Al qur’an

    33. Islam – Jawaban kepada Non muslim

    34. Translation of the meaning of the Holy Quran

    35. Quran recitation by Sa'ad al-Ghamdi in MP3 format

    36. Arabic/English Quran in searchable (only English)




Gratis Download Ebook,Mp3 dan Software Islam's Fan Box